Suhadi Lili
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

Published : 6 Documents
Articles

Found 6 Documents
Search

IMPLEMENTASI EDITOR MODEL DATA KONSEPTUAL DAN MODEL DATA FISIK DENGAN ROUND-TRIP ENGINEERING

JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 10, No 1, Januari 2012
Publisher : Teknik Informatika, ITS Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desain model basis data merupakan sebuah fase penting dalam pengembangan sebuah Aplikasi Sistem Informasi. Editor Model Data yang digunakan untuk melakukan desain basis data sangat diperlukan dalam dunia IT. Sebagian Editor yang ada saat ini belum menerapkan konsep round-trip engineering secara real time, sehingga perubahan yang terjadi pada satu data model membutuhkan event update untuk melakukan pembaharuan pada model data yang lainnya. Editor model data ini merupakan editor dengan round-trip engineering. Konversi bolak-balik dilakukan antara data model konseptual dan data model fisik. Editor ini dikembangkan dengan menggunakan C# .NET Framework dan implementasi desain pola pada Object Oriented. Dalam implementasi sebuah editor, yang merupakan bagian terpenting selain berjalannya seluruh fitur yang ada adalah tentang performa dan kenyamanan user ketika menggunakannya. Performa dan kenyamanan user menjadi penilaian tersendiri pada sebuah editor model data. Aplikasi yang dihasilkan diharapkan dapat digunakan untuk melakukan desain basis data dengan menerapkan metode konversi bolak-balik, sehingga tidak diperlukan proses perbaruan dari model data yang satu ke model data yang lain secara manual. Diharapkan dapat mengurangi satu proses update dan sinkronisasi dokumen perangkat lunak. Satu tahap mengurangi proses dalam pengembangan perangkat lunak, dan mempercepat dalam pengembangan.

Sistem Pencatatan Informasi Medis Berbasis Teknologi Microsoft .Net

Jurnal Informatika Vol 3, No 1 (2007)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the globalization era nowadays humans mobility is high, they are used to travelling to other regions in Indonesia or even to other country. One of the obstacles faced by someone travelling and requiring medical treatment unexpectedly is the distance to the medical centre that he visits regularly therefore the nearest medical centre is the only choice. As a new patient, he has to fill in his medical record before acquiring medical treatment, while he has been registered in the medical centre that he visits regularly. In this research we develop a system that can overcome this problem which was implemented by using Microsoft .NET. Web Service facility available in Microsoft .NET allows the system to interact with other systems. Web Service uses standard protocols (i.e., SOAP (Simple Object Access Protocol) and XML (Extensible Markup Language)) therefore makes communication with other systems possible. By using standards, strong integration can be achieved and access to the system can be controlled at business (service) level, not in data level. The result obtained is an online system capable of storing patient medical record data in a local database in a medical centre which can be accessed by other medical centres securely.

REKAYASA KOMPONEN WEB SERVICE GENERAL LEDGER BERBASIS MICROSOFT .NET

JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 3, No 1 Januari 2004
Publisher : Jurusan Teknik Informatika ITS, Fakultas Teknologi Informasi, Institut Teknologi Sepuluh N

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan akan akuntansi menjadi suatu kebutuhan yang begitu mendasar bagi perusahaan baik yang skala kecil, menengah sampai yang besar. Tak pernah terlepas sedikitpun kegiatan ekonomi di suatu perusahaan dari akuntansi dan bagian-bagian yang ada di dalamnya. Salah satu bagian dari akuntansi itu adalah General Ledger atau Buku Besar. General Ledger atau Buku Besar menjadi inti dan pokok dari akuntansi. Pada penelitian ini dikembangkan sebuah komponen yang dapat digunakan untuk membangun web service General Ledger, dimana fungsinya adalah untuk melakukan proses penjurnalan sehingga dapat secara otomatis menghasilkan laporan-laporan keuangan. Tahapan untuk membuatnya adalah dengan waterfall development model dimulai dari pencarian masalah, membuat model class, pengaturan layer hingga aplikasi dapat diimplementasikan. Dalam ujicoba yang dilakukan, komponen telah dapat berfungsi dengan baik pada saat diimplementasikan, dengan melakukan pengisian data master, pengisian jurnal dan pembuatan laporan-laporan akuntansi. Kata kunci : Komponen, Web Service, General Ledger, Akuntansi, Microsoft .NET

PENGEMBANGAN APLIKASI MANAJEMEN PROYEK SECARA GRAFIS BERBASIS WEB MENGGUNAKAN METODE DIAGRAM PRESEDENSI

JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 3, No 2 Juli 2004
Publisher : Teknik Informatika, ITS Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam kegiatan manajemen proyek diperlukan koordinasi yang bagus dan kerjasama tim yang kompak antar divisi pelaksana proyek. Selama ini, secara kovensional untuk membuat perencanaan proyek maupun melakukan review dan evaluasi jalannya proyek, perlu diadakan rapat atau pertemuan langsung dari orang-orang yang berperan sebagai manajer dan perencana. Para manajer profesional ini seringkali adalah orang-orang yang mobilitasnya tinggi sehingga tidak selalu berada ditempat pada saat dibutuhkan, sehingga koordinasi proyek akan terhambat dan menjadi tidak efisien. Dengan adanya kemajuan teknologi pada saat ini khususnya internet, permasalahan tersebut sangat memungkinkan untuk diselesaikan dengan menyediakan perangkat lunak yang dikhususkan untuk manajemen proyek, yang bisa diakses online secara multiuser dengan pendekatan sifat real time sehingga para manajer dapat melakukan kolaborasi kerja di mana saja mereka berada selama tersedia perangkat komputer yang terhubung dengan internet. Penelitian ini bertujuan untuk membuat perangkat lunak tersebut. Dalam Teknik Informatika, aplikasi seperti ini merupakan aplikasi terdistribusi, karena itu idealnya harus dibuat bersifat portabel agar dapat berjalan pada semua sistim operasi komputer, dan tidak terhambat oleh restriksi internet (sering kali berupa firewall). Untuk mewujudkan sifat-sifat tersebut, aplikasi ini disusun dengan teknologi J2EE, Java, Web Service, dan untuk enkapsulasi data digunakan struktur XML karena fleksibel dan mampu merepresentasikan struktur hirarki data berbentuk tree. Dalam perancangan aplikasi ini digunakan bahasa UML untuk memodelkan aplikasi, sedangkan pemodelan data menggunakan Conceptual Data Model dan Physical Data Model Fitur utama yang dibuat untuk manajemen proyek pada aplikasi ini adalah komponen Gantt Chart yang menerapkan metode Diagram Presedensi. Komponen ini dapat membantu manajer untuk melakukan manajemen proyek dengan menyediakan fitur untuk menggambarkan secara visual pelaksanaan proyek dengan elemen-elemen Gantt Chart yaitu : Task Sheet, Diagram Pane, Time Line, dan Work Calendar. Dengan penerapan metode Diagram Presedensi akan mempermudah perencana proyek dalam penentuan jadwal start dan finish dari task-task penyusun proyek Aplikasi yang telah dibuat telah mengalami uji coba untuk berjalan secara multiuser, dan dari beberapa kali skenario uji coba yang dijalankan aplikasi sudah berjalan sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan. Kata Kunci : Project Management, Gantt Chart, Diagram Presedensi

PERANGKAT LUNAK PEMBANGKIT DOKUMENTASI MODEL DATA KONSEPTUAL DAN MODEL DATA FISIK DENGAN PENGGAMBARAN DIAGRAM RESOLUSI TINGGI

JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 10, No 2, Juli 2012
Publisher : Teknik Informatika, ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rancangan basis data berskala besar membutuhkan mekanisme penanganan penggambaran diagram ke halaman buku dokumentasi untuk menjaga kejelasan dan konsistensi informasi. Hal ini melatarbelakangi ide untuk membangun fitur pembangkit dokumentasi model data konseptual (CDM) dan model data fisik (PDM) pada CASE Tool dengan keluaran diagram model data beresolusi tinggi. Fitur ini dibangun di atas kerangka kerja .NET Framework 3.5 dan menggunakan pustaka tambahan Microsoft Office Interop Word 12.0. Hasil uji coba menunjukkan bahwa fitur pembangkit dokumentasi ini dapat menghasilkan buku dokumentasi berupa berkas Microsoft Word (*.doc atau *.docx). Diagram model data ditampilkan di bagian awal buku dokumentasi dengan resolusi tinggi dan informasi detil sebagai keterangan dari setiap objek model data ditampilkan di bagian akhir buku dokumentasi.

PERANGKAT LUNAK PENDUKUNG PROCUREMENT PADA B2B BILATERAL MENGGUNAKAN MICROSOFT.NET

Majalah Ilmiah Matematika Komputer 2006: MAJALAH MATEMATIKA KOMPUTER EDISI APRIL
Publisher : Majalah Ilmiah Matematika Komputer

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8447.282 KB)

Abstract

E-commerce memberikan wama baru dalam pengelolaan bisnis sekaligus menawarkan peluang bisnisbaru. Sistem e-commerce B2B yang ada selama ini banyak melibatkan pihak ketiga (broker) dalamtransaksi dan pengelolaan data. Dalam penelitian ini disajikan sebuah teknologi procurement B2Bbilateral menggunakan Microsoft .NET yang menjamin privacy anggota selama melakukan transaksidengan cara memberikan hak pengelolaan data kepada masing-masing buyer. Pengelola komunitashanya mengelola data keanggotaan dan katalog barang. Dalam penelitian ini, ASP.NET, VB.NET danXML Web Service dalam Micorsoft .NET Framework digunakan dalam proses pengembangansistem, Aplikasi web site dibuat dengan ASP.NET dengan VB.NETsebagai bahasa pemrogramannya.Komunikasi antar server menggunakan XML Web Service. Untuk memfungsikan web servicedilakukan dengan cara menempatkan file web service dalam sebuah virtual directory. Untukmembangun komunikasi dengan aplikasi dengan web service dibutuhkan sebuah proxy object class.Dengan melakukan reference pada lokasi web service, aplikasi yang dibuat dapat menjalankanmethod-method yang berada pada web service tersebut. Uji coba transaksi antara supplier-buyerdalam komunitas bisnis B2B bilateral menunjukkan buyer telah dapat melakukan pemesanan barangke satu atau lebih supplier yang menjadi rekanannya, supplier dapat langsung merespon dataperrnintaan dari buyer, dan buyerdapat memilih penawaran yang diajukan oleh para supplier.