Triana Lestari
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

Hubungan antara Gaya Kepemimpinan dan Iklim Komunikasi Organisasi dengan Motivasi Kerja pada Perusahaan PT. CNTIC (China National Technical Import & Export Corporation) Lestari, Triana; Suprihatini, Taufik; Yulianto, Much; Lailiyah, Nuriyatul
Interaksi Online Vol 2, No 8 (2014): Wisuda Oktober
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian ini yaitu karyawan PT. CNTIC pebangunan PLTU Cilacapmelakukan demo secara berulang-ulang pada tahun 2013 dengan perumusan masalahpimpinan sangat menerapkan aturan safety first namun terjadi incident jatuhnya karyawandari ketinggian saat bekerja sampai meninggal dunia dan tuntutan karyawan mengenaitambahan gaji, makanan tambahan, tunjangan ketinggian tidak cepat direspon dengan baiksehingga waktu yang seharusnya digunakan karyawan untuk bekerja tersita untuk demo.Tujuan untuk mengetahui hubungan antara gaya kepemimpinan dan iklim komunikasiorganisasi dengan motivasi kerja karyawan pada perusahaan PT. CNTIC pembangunanPLTU Cilacap.Upaya menjawab permasalahan dan tujuan penelitian dilakukan dengan menggunakanteori X yang dilkembangkan McGregor (1967) dan teori ERG yang dikembangkan olehAlderfe (1972) dengan menggunakan metode kuantitatif. Obyek penelitian karyawanPT.CNTIC pembangunan PLTU Cilacap. Sampel sebanyak 152 responden, menggunakankuesioner sebagai teknik pengumpulan data dan selanjutnya data kuantitatif dianalisa melaluiStatistical Package For Socil Science (SPSS) dengan diwujudkan dalam mono tabel dantabulasi silang dan uji korelasi menggunakan Kendall TauHasil dari penelitian ini adalah gaya kepemimpinan memiliki hubungan yang lemahdengan motivasi kerja karyawan dengan korelasi sebesar 0,091, iklim komunikasi memilikihubungan yang emah dengan motivasi keja dengan hubungan sebesar 0,028, secara bersama-sama gaya kepemimpinan dan iklim komunikasi memiliki hubungan yang lemah denganmotivasi kerja yaitu sebesar 0,164 dengan koefisien determinasi 0,027 artinya variabel gayakepemimpinan dan iklim komunikasi dapat menjelaskan perubahan motivasi kerja sebesar2,7% sehingga 97,3% dipengaruhi oleh faktor lain.Disarankan untuk mendukung penerapan Safety First maka kebutuhan akan AlatPelindung diri dipenuhi, bila perusahaan menghadapi masalah dan belum dapat memenuhituntutan karyawan maka hendaknya dikomunikasikan dengan lebih terbuka karena karyawanterutama laki-laki bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga.Key Words : Gaya Kepemimpinan, Iklim Komunikasi, Motivasi kerja
EFEKTIVITAS STRATEGI PEMBELAJARAN SMART (STORIES METHOD AND RECALL TRAINING) TERHADAP PENINGKATAN MEMORI KERJA ANAK FASE SEKOLAH DASAR KELAS RENDAH Lestari, Triana; Nurihsan, Juntika
EDUHUMANIORA: Jurnal Pendidikan Dasar Vol 10, No 2: Juli 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.547 KB)

Abstract

Abstract:. This research aimed to examine the effectiveness of teaching strategy of SMART (Stories Method and Recall Training) in improving elementary children’s working memory. This strategy is designed to enable children to use their working memory efficiently through encoding (stories) and information retrieval training (recalling) in one series of cognition process. The research design applied is one group pretest-posttest design, using a group of subject of 15 elementary students at 7-9 years of age. The researcher used working memory instrument as the measurement of subject response which is developed by the researcher herself with five times of measurement and three times of treatments. The findings show that working memory capacity increases along as they age, and the SMART method improve children’s memory significantly. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas strategi pembelajaran SMART (Stories Method and Recall Training) terhadap peningkatan memori kerja anak fase sekolah dasar kelas rendah. Strategi ini dirancang agar anak dapat menggunakan memori lebih efisien melalui latihan penyandian (stories) dan perolehan kembali informasi (recalling) dalam satu rangkaian proses kognisi. Desain penelitian yang digunakan adalah one group pretest-posttest design, dengan menggunakan sekelompok subjek anak usia sekolah dasar kelas rendah rentang usia 7-9 tahun sejumlah 15 orang. Pengukuran respon subjek menggunakan insrumen memori kerja yang dikembangkan sendiri oleh peneliti, yang dilakukan sebanyak lima kali dengan tiga kali pemberian intervensi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kapasitas memori kerja meningkat seiiring dengan bertambahnya usia, dan pelatihan strategi pembelajaran SMART (Stories Method and Recall Training) efektif meningkatkan memori kerja anak
STRATEGI PENYANDIAN METODE STORIES DAN LOKASI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN HAFALAN ANAK Lestari, Triana
CAKRAWALA DINI: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 8, No 2 (2017): November 2017
Publisher : UPI Kampus Cibiru

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.158 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dalam rangka mengembangkan model SMART (Stories Method and Recall Training) melalui teknik asosiasi konyol (Ridiculous Asociation) dalam sebuah cerita. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah apakah  metode stories dan lokasi dapat meningkatkan kemampuan hafalan siswa? Partisipan dalam penelitian ini  adalah anak sekolah dasar, kelas VI, dengan kisaran usia antara 12-14 tahun, atau berada pada tahap keempat dari perkembangan kognitif, yaitu tahap operasional formal (Hurlock,1978). Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen (one group pre-test-post-test design). Data yang dikumpulkan berupa catatan  (record) hafalan anak terhadap sekumpulan gambar yang ditampilkan. Data terdiri dari hasil pengukuran jumlah hafalan dengan metode konvensional dan dengan metode stories lokasi. Data yang terjaring dianalisis dengan t-test (paired sample t-test).  Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi penyandian metode stories dan lokasi dapat meningkatkan kemampuan hafalan siswa. Peningkatan skor ini signifikan, namun tidak menunjukan hubungan yang signifikan antara kemampuan hafalan siswa sebelum diberikan metode stories dan sesudah diberikan metode stories sehingga sumbangan metode terhadap peningkatan kemampuan hafalan siswa hanya sebesar 18% saja, sedangkan sisanya, 81% kemungkinan disebabkan faktor memori siswa, dikarenakan objek yang ditampilkan pada saat sebelum dan sesudah perlakuan adalah objek yang sama. Hasil penelitian ini merekomendasikan guru untuk menerapkan metode stories lokasi dengan harapan siswa mampu mengingat materi pelajaran dengan mudah dan tahan lama sehingga dapat meningkatkan prestasi belajarnya. Kata Kunci: Metode Stories & Lokasi, Kemampuan Menghafal Anak
KEPERCAYAAN DIRI DAN KECERDASAN MENGASIHI (LOVING INTELLIGENCE): KOMPETENSI GURU PAUD INKLUSI MASA KINI Lestari, Triana; Herawati, Nenden Ineu
CAKRAWALA DINI: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 9, No 2 (2018): November 2018
Publisher : UPI Kampus Cibiru

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1017.778 KB)

Abstract

Abstract:. This research stems from the latest phenomenon about the low results of the Teacher Competency Test as an impact of the teachers lack of confidence in making teaching patterns according to student needs. The teachers view of the quality of themselves and the ability to build relationships with students is the basis of this research, especially the belief that it is difficult to teach students with special needs. This study aims to look at the personal and social competencies of prospective teacher students as seen from their relationship / teacher-student relations with children with special needs in the inclusive school setting. The research method used was action research with a subject of 73 students of PAUD teacher candidates. Measurement uses a STRS (Student-Teacher Relationship Scale) instrument, to identify the level of relationship between prospective teacher and student students, especially students with Special Education Need (SEN). The results of the study indicate the low quality of student teacher relations with students, especially students with special needs in inclusive classes, this is reflected in the high conflict, high dependence beliefs and low aspects of closeness.Keywords: Self-confidence, Loving Love, Inclusive Teacher Abstrak: Penelitian ini bermula dari fenomena terkini tentang rendahnya hasil Uji Kompetensi Guru sebagai dampak dari minimnya kepercayaan diri guru untuk membuat pola pengajaran sesuai dengan kebutuhan siswa. Pandangan guru terhadap kualitas diri dan kemampuan membangun hubungan dengan siswa, menjadi landasan penelitian ini dilakukan, terutama keyakinan sulitnya mengajar siswa dengan berkebutuhan khusus. Penelitian ini  bertujuan untuk melihat kompetensi pribadi dan sosial mahasiswa calon guru yang terlihat dari hubungannya/ teacher-student relation dengan anak-anak berkebutuhan khusus di setting sekolah inklusi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan dengan subjek sebanyak 73 mahasiswa calon guru PAUD. Pengukuran menggunakan instrumen STRS (Student-Teacher Relationship Scale), untuk mengidentifikasi tingkat hubungan mahasiswa calon guru dan siswa terutama siswa dengan Special Education Need (SEN). Hasil penelitian menunjukkan rendahnya kualitas hubungan mahasiswa calon guru dengan siswa terutama siswa berkebutuhan khusus dalam kelas inklusif, hal ini tercermin pada tingginya konflik, keyakinan ketergantungan yang tinggi dan aspek kedekatan yang rendah.Kata Kunci: Kepercayaan diri, Kecerdasan mengasihi, Guru Inklusif