Articles

Found 27 Documents
Search

Prototipe Laboratotium Bahasa Berbasis Komputer Menggunakan Model Arsitektur Three-Tier Rini, Dian Palupi; Stiawan, Deris; Lestari, Endang
Jurnal GENERIC Vol 4, No 2 (2009)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer - Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laboratorium bahasa adalah sebuah ruang yang berisi perangkat keras dan perangkat lunak yang berfungsi sebagai tempat para siswa untuk melatih dan mengujikemampuan bahasanya. Prototipe laboratorium bahasa  berbasis komputer adalah sebuah perangkat lunak yang mengadopsi fungsi dari sebagian atau keseluruhan sebuah laboratorium bahasa. Three-Tier adalah arsitektur client-server dimana masingmasing  user interface,  functional process logic (business rules), data storage dan  data access dikembangkan dan disusun sebagai modul-modul yang berdiri sendiri. "three-tier" atau "threelayer", adalah bagian dari  multitier architectures. Sistem  threetier yang diterapkan pada prototipe laboratorium bahasa berbasis komputer memberi kemudahan pada pengelolaan aplikasi perangkat lunak yang berada pada layer logik dan pengelolaan data pada layer data, karena perubahan yang terjadi pada layer logic dan layer data tidak akan memberi pengaruh pada layer presentasi.
KEBIJAKAN DEVIDEN PADA INDEKS SAHAM LQ45 DI BURSA EFEK INDONESIA Lestari, Endang; Sulistyawati, Ardiani Ika
Jurnal Akuntansi Indonesia Vol 6, No 2 (2017): JURNAL AKUNTANSI INDONESIA
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA), Faculty of Economics, Department of Accounting

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.943 KB) | DOI: 10.30659/jai.6.2.113-130

Abstract

This study to be analyze how the influence of Return On Equity , Debt to Equity Ratio , Asset Growth , Cash Ratio, Insider Ownership , and Total Asset Turn Over the companies listed in Indonesia Stock LQ45 in BEI 2010-2014.Sampling technique in this research is by using explanatory research using quantitative approach . Sample obtainedand used is 12 Integration with the observation period of 5 years . The data used in this research is secondary dataanalysis method used is multiple regression analysis.The results showed that the adjusted R -square value of 0.542 .Simultaneously F count 12.051 table 4.9 , it can be said that the variable Return On Equity significant influence withthe positive direction of the Dividend Payout Ratio . Variable Total Asset Turn Over a significant effect but with anegative direction of the Dividend Payout Ratio . While the variable Debt to Equity Ratio , Asset Growth , Cash Ratio, and Insider Ownership no significant effect on Dividend Payout Ratio.Keywords : Return On Equity, Debt to Equity Ratio, Asset Growth, Cash Ratio, Insider Ownership , Total AssetTurnover, Dividend Payout Rati .
Pengaruh Konsentrasi ZPT 2,4-D dan BAP terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Biji Dendrobium laxiflorum J.J Smith secara In Vitro Lestari, Endang; Nurhidayati, Tutik; Nurfadilah, Siti
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Sains dan Seni ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi Zat Pengatur Tumbuh 2,4 Dichlorophenoxyacetic Acid (2,4 D) dan 6-Benzylaminopurine (BAP) terhadap pertumbuhan dan perkembangan biji anggrek Dendrobium laxiflorum. Penelitian ini dirancang dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial dengan 2 faktor. Faktor pertama adalah konsentrasi 2,4-D yang terdiri dari 0 mg/l ; 0,1 mg/l ; 0,3 mg/l dan 0,5 mg/l dan faktor kedua adalah konsentrasi BAP, yaitu 0 mg/l ; 0,5 mg/l ; 1 mg/l ; 1,5 mg/l dan 2 mg/l. Pengamatan dilakukan 3 bulan setelah inokulasi. Hasil uji ANOVA menunjukkkan bahwa konsentrasi 2,4-D dan konsentrasi BAP serta interaksi antara kedua faktor tersebut berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan biji anggrek D. laxiflorum ( P ≤ 0,05). Persentase pertumbuhan dan perkembangan biji D. laxiflorum pada penelitian ini berkisar antara 0,76% - 36,34 %. 2,4-D 0,1 mg/l dengan BAP 2 mg/l menunjukkan persentase pertumbuhan dan perkembangan biji tertinggi (36,34 %)
Gender as a predictor for academic achievement Lestari, Endang
Health Science Journal of Indonesia Vol 1, No 1 Des (2010)
Publisher : Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | http://ejournal.litbang.depkes.go.id/index.php/HSJI/article/view/34

Abstract

Latar belakang: Profesionalisme adalah hal penting yang harus diperhatikan oleh profesi dokter agar dapat menjaga kepercayaan masayarakat pada profesi ini. Mengembangkan atribut profesionalisme selama masa studi merupakan langkah yang dapat dilakukan oleh institusi pendidikan untuk mengembangkan profesionalisme siswa. Meskipun demikian, professionalism mungkin tidak hanya berpengaruh pada kinerjanya sebagai dokter kelak, namun juga akan berpengaruh pada kinerja ketika masih menjadi mahasiswa. Oleh karena itu, penelitian ini ditujukan untuk mengetahui hubungan antara faktor demografi dan atribut profesionalisme dengan keberhasilan akademik siswa. Metode: Subjek penelitian potong lintang ini terdiri dari mahasiswa tahun ke 4 Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sultan Agung (FK Unissula) Semarang semester Tahun ke empat. Data mengenai atribut profesionalisme dinilai dengan menggunakan inventory “Penilaian profesionalisme mahasiswa kedokteran”, yang disusun dengan menggunakan metode Delphi oleh beberapa ahli dari berbagai bidang. Data mengenai keberhasilan akademik siswa yang diketahui dari indeks prestasi akademik (IPK) dikumpulkan dari Unit IT FK Unissula. Data dianalisis memakai regresi Cox dengan waktu yang konstan menggunakan STATA versi 9. Hasil: Sebanyak 86.25% (207 dari 240) mahasiswa berpartisipasi dalam penelitian ini. Hasil akhir analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat satupun atribut profesionalisme yang merupakan prediktor keberhasilan akademik yang dicerminkan IPK. Meskipun demikian, gender merupakan faktor yang dapat memprediksi keberhasilan akademik mahasiswa FK Unissula. Mahasiswa perempuan dibandingkan mahasiswa laki-laki 35% lebih tinggi mendapat nilai IPK [risiko relatif suaian (RRa) = 1, 35; 95 interval kepercayaan (CI) = 1, 05-1, 74). Kesimpulan: Mahasiswa perempuan dibandingkan laki-laki lebih berhasil untuk mendapatkan nilai indeks prestasi kumulatif. (Health Science Indones 2010; 1: 43 - 50) Kata kunci: gender, atribut penting profesionalisme, keberhasilan akademik mahasiswa   Abstract   Background: Professionalism is central to maintaining public’s trust in medical profession. Building professionalism during their study time in medical education is possible method to equip students with core attributes of professional behavior of doctor. However, the professional practice might influence not only their future job, but also their recent performance as students. This study aimed to identify the correlation between students’ demographic factors and core attributes of professionalism related to good grade point average achievement. Methods: Fourth year students of Faculty of Medicine Universitas Islam Sultan Agung Islamic in Semarang Indonesia took part in this cross sectional study. The core attributes of professionalism were assessed using short inventory “Assessment of Medical Student Professionalism”, which was developed by some experts using Delphi method. The students’ grade point average (GPA) data were collected from the Information Technology Unit of the faculty. Analysis data using Cox-regression with constant time. Results: A total amount of 207 (out of 240) students participated in this study. Our final model indicates that none of the core attributes professionalism which predicts good grade point average (GPA) achievement. Female than male students had 35% increased to be good GPA achievement [adjusted relative risk (RRa) = 1.35; 95% confidence interval (CI) = 1.05-1.74]. Conclusion: Female but none of the core attribute of professionalism students was noted to increase academic grade point average. (Health Science Indones 2010; 1: 43 - 50)
Menumbuhkan Ketrampilan Kepemimpinan dan Team-Building serta Penghargaan terhadap Profesi Lain Melalui Interprofessional Education Analisis Kemungkinan Penerapannya Pada Fakultas Kedokteran di Indonesia Lestari, Endang
Jurnal Sains Medika Vol 3, No 1 (2011)
Publisher : Fakultas Kedokteran UNISSULA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menumbuhkan Ketrampilan Kepemimpinan dan Team-Building serta Penghargaan terhadap Profesi Lain Melalui Interprofessional Education Analisis Kemungkinan Penerapannya Pada Fakultas Kedokteran di IndonesiaMenumbuhkan Ketrampilan Kepemimpinan dan Team-Building serta Penghargaan terhadap Profesi Lain Melalui Interprofessional Education Analisis Kemungkinan Penerapannya Pada Fakultas Kedokteran di Indonesia
Determination of the Winner of Project Tender Using Analytical Hierarchy Process Supardi, Julian; Lestari, Endang
Jurnal GENERIC Vol 5, No 1 (2010)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer - Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Determination of the winner project tender is a fairly complex job. This is because the selection of winners is based on various criteria. On the other  hand Analytical Hierarchy Process (AHP) is one method frequently used in the development of Decision Makers System. The principle of AHP method is choice of a decision based on consideration of various criteria. Such conditions make the AHP method suitable to be applied in determining the winner of the tender project. In this research, AHP architecture uses seven criteria, and seven alternatives. The seven criteria are price, specification, time, support, warranty, experience, and the browser. Meanwhile, the company that the alternatives to be selected are companies that have passed the prequalification stage. The winner is determined based on the order of greatest priority value.
Problem based learning and involvement in off campus organization enhance students’ critical participation behavior Lestari, Endang
Medical Journal of Indonesia Vol 18, No 3 (2009): July-September
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.261 KB) | DOI: 10.13181/mji.v18i3.363

Abstract

Aim Developing students’ critical thinking and critical participation in solving patients’ as well as a community’s problem should become the concern of medical education. This study aimed to identify several factors related to medical students’ critical participation behavior.Methods The subjects consisted of students of Sultan Agung Medical School (Unissula), year entry 2005, 2006, and 2007. Critical participation behavior was assessed using modified EMI: Critical Thinking Disposition Assessment. Relative risks (RR) were calculated using Cox regression analysis with constant time.Results 64,6% (388 out of 600) of the students participated in this study. Those who were involved in PBL for two and three years, rather than one year, had twice as high good critical thinking behavior [adjusted relative risk (RR) = 2.07; 95% confidence interval (CI) = 1.37–3.14; and RR = 2.33; 95% CI = 155–3.49, respectively.] Students who were more involved in off-campus organizations had a good critical participation behavior; 75% higher than those who were not involved in off-campus organizations (RR = 1.75; 95% CI = 0.99–3.11).Conclusion Besides involving in PBL learning approach, students should be motivated to be involved in off-campus organizations in order to improve their critical participation behavior (Med J Indones 2009;18:215-20)Key words: critical participation behavior, PBL, off-campus organization
Prototipe Laboratotium Bahasa Berbasis Komputer Menggunakan Model Arsitektur Three-Tier Rini, Dian Palupi; Stiawan, Deris; Lestari, Endang
Jurnal GENERIC Vol 4, No 2 (2009)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer - Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laboratorium bahasa adalah sebuah ruang yang berisi perangkat keras dan perangkat lunak yang berfungsi sebagai tempat para siswa untuk melatih dan mengujikemampuan bahasanya. Prototipe laboratorium bahasa  berbasis komputer adalah sebuah perangkat lunak yang mengadopsi fungsi dari sebagian atau keseluruhan sebuah laboratorium bahasa. Three-Tier adalah arsitektur client-server dimana masingmasing  user interface,  functional process logic (business rules), data storage dan  data access dikembangkan dan disusun sebagai modul-modul yang berdiri sendiri. "three-tier" atau "threelayer", adalah bagian dari  multitier architectures. Sistem  threetier yang diterapkan pada prototipe laboratorium bahasa berbasis komputer memberi kemudahan pada pengelolaan aplikasi perangkat lunak yang berada pada layer logik dan pengelolaan data pada layer data, karena perubahan yang terjadi pada layer logic dan layer data tidak akan memberi pengaruh pada layer presentasi.
Determination of the Winner of Project Tender Using Analytical Hierarchy Process Supardi, Julian; Lestari, Endang
Jurnal GENERIC Vol 5, No 1 (2010)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer - Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Determination of the winner project tender is a fairly complex job. This is because the selection of winners is based on various criteria. On the other  hand Analytical Hierarchy Process (AHP) is one method frequently used in the development of Decision Makers System. The principle of AHP method is choice of a decision based on consideration of various criteria. Such conditions make the AHP method suitable to be applied in determining the winner of the tender project. In this research, AHP architecture uses seven criteria, and seven alternatives. The seven criteria are price, specification, time, support, warranty, experience, and the browser. Meanwhile, the company that the alternatives to be selected are companies that have passed the prequalification stage. The winner is determined based on the order of greatest priority value.
PENDIDIKAN KARAKTER MELELUI EKSTRAKURIKULER KUNTAU DI SMAN 1 TANJUNG KECAMATAN MURUNG PUDAK KABUPATEN TABALONG Lestari, Endang
Jurnal Socius Vol 4, No 1 (2015): JURNAL SOCIUS
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.115 KB) | DOI: 10.20527/jurnalsocius.v4i1.3281

Abstract

This study aims to determine whether the student's character can be formed through extracurricular kuntau. The method used in this research is descriptive qualitative issues related to character values contained in martial arts Kuntau. Data collected by the techniques, observation, interviews, and documentation. These results indicate that the character education through extracurricular activities Kuntau make a positive contribution to the formation and development of student character. Conditions that can develop extracurricular coaching is a mature site planning activities and a regular exercise schedule.Keywords: Character Education, Extracurricular, the Martial Arts Kuntau