Articles

Found 11 Documents
Search
Journal : Jurnal Penelitian Sains

Sintesis dan Karakterisasi Senyawa Polyoxometalate H4[Α-Siw12o40] Lesbani, Aldes
Jurnal Penelitian Sains Vol 11, No 1 (2008)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4050.066 KB)

Abstract

Telah dilakukan sintesa dan karakterisasi senyawa polyoxometalate H4[α-SiW12O40] melalui prinsip pertukaran oin menggunakan asam nitrat. Karaktersisasi senyawa polyoxometalate H4[α-SiW12O40] dilakukan dengan menggunakan spektroskopi F-IR, analisis termogravimetri dan 29Si MAS NMR. Spektrum infra merah senyawa polyoxometalate menunjukkan puncak-puncak serapan pada bilangan gelombang 980 cm-1 untuk gugus W = 0,926 cm-1 untuk gugus Si-O,881 cm-1, untuk  gugus W-Oc-W dan 786 cm-1 untuk gugus W-Oe-W. Analisis termogravimetri menunjukkan bahwa adanya 14  molekul air terkristal di dalam senyawa polyoxometalate H4[α-SiW12O40]. Adanya satu puncak pada pergeseran kimia -83 ppm dari analisis menggunakan 29Si MAS NMR menunjukkan bahwa hanya satu atom Si yang ada dalam senyawa polyoxometalate H4[α-SiW12O40].
Studi Kompetisi Interaksi Besi(II) dengan Seng(II) pada Asam Humat Lesbani, Aldes; Yusuf, Setiawati; Iswanti, Yeni
Jurnal Penelitian Sains Vol 16, No 1 (2013)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.88 KB)

Abstract

Telah dilakukan studi pemanfaatan asam humat yang diekstraksi dari tanah gambut Muara Kuang untuk kompetisi interaksi besi(II) dan seng(II). Selanjutnya studi interaksi dipelajari dengan menentukan jenis ikatan antara asam humat-besi(II) dan asam humat-seng(II) dengan metode desorpsi berurutan. Hasil peneli-tian menunjukkan bahwa seng(II) terikat lebih banyak dibanding besi(II) pada asam humat dengan konsentrasi awal yang sama. Jumlah seng(II) yang terikat sebesar 96,8% sedangkan besi(II) sebesar 74,6%. Desorpsi beru-rutan besi(II) dan seng(II) pada asam humat menunjukkan kedua kation terikat pada asam humat dengan ika-tan yang didominasi oleh ikatan ionik.
Karakterisasi Kitin dan Kitosan dari Cangkang Kepiting Bakau (Scylla Serrata) Lesbani, Aldes; Yusuf, Setiawati; Melviana, R.A. Mika
Jurnal Penelitian Sains Vol 14, No 3 (2011)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.042 KB)

Abstract

Telah dilakukan isolasi kitin dari cangkang kepiting bakau (Scylla serrata) melalui proses demineralisasi dan deproteinasi, serta transformasi kitin menjadi kitosan dengan proses deasetilasi. Kitin dan kitosan yang diperoleh dikarakterisasi dengan penentuan kadar abu, kadar air, serta kandungan logam yang ada didalamnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar abu untuk cangkang kepiting sebesar 70,493%(b/b) kadar air 8,725% (b/b), serta kandungan logam magnesium sebesar 1,136 mg/g, besi 27,36 mg/g, kalsium 0,260 mg/g, seng 0,669 mg/g, tembaga 0,004 mg/g, natrium 17,672 mg/g, dan silika oksida 0,018 mg/g. Kadar abu untuk kitin sebesar 40,368% (b/b), kadar air sebesar 7,862% (b/b) serta kandungan logam magnesium 1,1245(mg/), besi 12,478 mg/g, kalsium 0,038 mg/g, seng 0,6186 mg/g, tembaga 0,001 mg/g, natrium 13,95 mg/g, dan silika oksida sebesar 0,016 mg/g. Kitosan memiliki kadar abu sebesar 15,247%(b/b), kadar air sebesar 5,935% (b/b), serta kandungan logam magnesium sebesar 0,729 mg/g, besi 4,455 mg/g, kalsium 0,037 mg/g, seng 0,068 mg/g, tembaga 0,0003 mg/g, natrium 7,816 mg/g dan silika oksida sebesar 0,015 mg/g. 
Penggunaan Metoda Pembangkit Hidrid Sistem Batch Spektrofotometri Serapan Atom Untuk Analisa Timbal Pada Air Hujan di Kotamadya Palembang Lesbani, Aldes; Suheryanto, Suheryanto; Aslihayati, Aslihayati
Jurnal Penelitian Sains No 10 (2001)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (974.032 KB)

Abstract

Telah dilakukan analisis timbal pada smpel air hujan di Kotamadya Palembang pada bulan september-oktober 1998 dengan metode pembangkit hidrid sistem batch spektrofotometri serapan atom dengan menginjeksi cuplikan, asam dan oksidator setelah reduktor masuk kedalam reaktor hidrida. Dalam penelitian ini dipelajari faktor-faktor yang berpengaruh terhadap otomisasi timbul yang meliputi suhu pengatoman, konsentrasi asam laktat, konsentrasi kalium dikromat, konsentrasi natrium hidroksida dan konsentrasi natrium borohidrid. Keberhasilan metoda analisis ini dievaluasi dengan menentukan limit deteksi, sensitivitas dan kecermatannya, setelah itu digunakan untuk analisis sampel air hujan di Kotamadya Palembang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi pengatoman terbaik untuk analisis timbul dicapai pada suhu 550° C, konsentrasi asam laktat 5% (v/v), konsentrasi kalium dikromat 0,3% (w/v), konsentrasi reduktor natrium borohidrid 2% (w/v) dalam natrium hidroksida 0,4% (w/v). Metoda ini mempunyai sensitivitas sebesar 0,004 satuan absorbansi, limit deteksi sebesar 15,43 ng/mL serta kecermatan yang dinyatakan dalam relatif standar deviasi (RSD) sebesar 23,88% dan kadar timbal rata-rata keseluruhan di Kotamadya Palembang untuk bulan september-oktober 1998 adalah 16,97 ng/mL.
Sintesis Senyawa Kompleks Kobalt dengan Asetilasetonato Saria, Yosi; Lucyanti, Lucyanti; Hidayati, Nurlisa; Lesbani, Aldes
Jurnal Penelitian Sains Vol 15, No 3 (2012)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.42 KB)

Abstract

Telah dilakukan sintesis dan karakterisasi senyawa kompleks kobalt(II) dengan ligan asetilasetonato. Karakterisasi senyawa kompleks hasil sintesis dilakukan dengan penentuan rendemen hasil sintesis, titik leleh, air kristal, kandungan logam, bobot molekul, jumlah ion, sifat magnet, serta identifikasi menggunakan spektrofotometer infra merah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendemen hasil sintesis senyawa kompleks kobalt-asetilasetonato yakni 82,46% dengan titik leleh sebesar 160-162_C. Air kristal yang terkandung dalam senyawa kompleks sebesar dua mol/mol dengan kandungan logam kobalt didalam senyawa kompleks hasil sintesis sebesar 28,32%(b/b) dan berat molekul 192 g/mol. Senyawa kompleks hasil sintesis bersifat paramagnetik dengan tidak mempunyai ion. Vibrasi karbonil dari asetilasetonato pada senyawa kompleks hasil sintesis muncul pada bilangan gelombang 1500-1600 cm−1. Struktur senyawa kompleks hasil sintesis adalah Co(acac) 2H2O.
Studi Interaksi Seng(II) pada Asam Humat Muara Kuang serta Aplikasinya terhadap Limbah Industri Pelapisan Seng Samat, Samat; Lesbani, Aldes
Jurnal Penelitian Sains Vol 15, No 1 (2012)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1129.597 KB)

Abstract

Telah diekstraksi asam humat dari tanah gambut asal Muara Kuang dengan menggunakan natrium hidroksida dalam kondisi atmosfir nitrogen. Asam humat yang diperoleh dikarakterisasi dengan spektroskopi infra merah, kadar air dan kadar abu untuk selanjutnya digunakan sebagai material untuk mengikat kation seng(II) dalam medium air dan diterapkan untuk mengikat kation dalam limbah industri pelapisan seng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asam humat dari tanah gambut asal Muara Kuang mengandung gugus karboksilat (-COOH) dengan kadar abu sebesar 26,04% (b/b) dan kadar air sebesar 14,16%(b/b). Kation Zn(II) yang terikat pada asam humat hasil isolasi sebanyak 96,79%. Asam humat hasil isolasi dapat mengikat kation Zn(II) dari limbah industri pelapisan seng sebesar 8,814%.
Studi Interaksi Vanadium dan Nikel dengan Pasir Kuarsa Lesbani, Aldes
Jurnal Penelitian Sains Vol 14, No 4 (2011)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1399.082 KB)

Abstract

Pasir kuarsa alam telah dimurnikan dari pengotornya yakni oksida-oksida dan senyawa organik dengan menggunakan asam nitrat. Pasir kuarsa alam dikarakterisasi menggunakan spektrofotometer FT-IR. Selanjutnya pasir kuarsa alam digunakan sebagai adsorben untuk ion vanadium dan nikel. Interaksi antara pasir kuarsa alam dengan ion logam dipelajari melalui proses adsorpsi desorpsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa proses pencucian pasir kuarsa alam dapat menghilangkan pengotornya. Interaksi vanadium dan nikel dengan pasir kuarsa merupakan interaksi fisik, yang diketahui dari pola isoterm adsorpsinya. Hasil desorpsi juga memperkuat hasil bahwa interaksi antara ion logam dengan pasir kuarsa adalah interaksi fisik.
Ekstraksi Selulosa dari Kayu Gelam (Melaleuca leucadendron Linn) dan Kayu Serbuk Industri Mebel Monariqsa, Dian; Oktora, Niken; Azora, Andriani; Haloho, Dormian A N; Simanjuntak, Lestari; Musri, Arison; Saputra, Adi; Lesbani, Aldes
Jurnal Penelitian Sains Vol 15, No 3 (2012)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.983 KB)

Abstract

Ekstraksi selulosa dari kayu gelam (Melaleuca leucadendron Linn) dan kayu serbuk industri mebel dilakukan dengan proses maserasi menggunakan metanol dan dilanjutkan dengan pengasaman dengan asam klorida. Pengasaman dengan asam klorida dilakukan pada variasi konsentrasi 1%, 3%, 5%, 7%, 9% dan 11% (v/v). Karakterisasi selulosa hasil ekstraksi dilakukan menggunakan spektroskopi FT-IR, penentuan kadar air dan kadar abu. Hasil penelitian yang dibandingkan dengan selulosa standar menunjukkan bahwa konsentrasi asam klorida optimum untuk ekstraksi selulosa dari kayu gelam dan kayu serbuk industri mebel adalah 5% (v/v). Kadar air masing-masing 2,35% (b/b) dan 2,74% (b/b) untuk selulosa dari kayu gelam dan kayu serbuk industri mebel. Kadar abu masing-masing yakni 1,26% (b/b) untuk selulosa dari kayu gelam dan 2,44% (b/b) untuk selulosa dari kayu serbuk serbuk industri mebel. 
Studi Interaksi Zat Warna Tekstil Auramin dengan Asam Humat dari Tanah Gambut Lesbani, Aldes; Miksusanti, Miksusanti; Yusuf, Setiawan
Jurnal Penelitian Sains No 12 (2002)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5393.748 KB)

Abstract

Telah dilakukan studi interaksi zat warna auramin pada asam humat yang diekstrksi dengan kondisi alkalis dari tanah gambut. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap interaksi auramin  dengan asam humat dipelajari meliputi: waktu interaksi dan konsentrasi awal auramin yang kemudian dilakukan identifikasi sifat interaksi secara spektroskopi di daerah infra merah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penetapan kinetika reaksi orde 1 didapat laju interaksi asam humat dengan auramin sebesar 4,29x102 menit-1 dengan koefisien korelasi  sebesar 0,96. Penerapan persamaan Langmuir pada konsentrasi awal auramin yang berinteraksi dengan asam humat menunjukkan kapasitas interaksi sebesar 1,725x10-2 mg/g. Hasil identifikasi secara spektroskopi dengan menggunakan spektroskopi FTIR menunjukkan bahwa secara umum spektra yang dihasilkan sebelum dan sesudah asam humat berinteraksi dengan auramin mempunyai pola spektra yang sama dengan perubahan yang terjadi yakni peningkatan intensitas dari vibrasi ulur –OH pada 3448,5 cm-1 setelah asam humat berinteraksi dengan auramin dibandingkan sebelum asam humat berinteraksi dengan auramin.
Analisis Timbal dengan Spektrofotometri Serapan Atom Non Nyala Pembangkit Hibrida Lesbani, Aldes
Jurnal Penelitian Sains No 14 (2003)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5699.072 KB)

Abstract

Telah dilakukan analisis timbal dengan spektrofotometri serapan atom (SSA) pembangkit hibrida dalam medium asam klorida-hidrogen peroksida dengan menggunakan generator hibrida yang terbuat dari penggabungan dua corong pemisah. Faktor-faktor yang mempengaruhi otomisasi timbal ditentukan meliputi: (1) suhu pengatoman, (2) konsentrasi asam klorida-hidrogen peroksida, serta (3) konsentrasi natrium borohidrid-natrium hidroksida. Keberhasilan metode analisis ditentukan dari limit deteksi serta sensitivitas metoda yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi pengatoman terbaik untuk analisis timbal dicapai pada suhu pengatoman 700° C, konsentrasi asam klorida 5% (v/v)-0,3%(v/v) hidrogen peroksida, konsentrasi natrium borohidrid 3%(b/v)-0,3%(b/v) natrium hidroksida. Hasil perhitungan limit deteksi memberikan harga 2,365 ng/mL dan sensitivitas sebesar 6,128 ng/mL.