Budi Legowo
Jurusan Fisika, Fakultas MIPA

Published : 11 Documents
Articles

Found 11 Documents
Search

Learning Strategy of Role Playing in The Material Submission of The Nuclear Power Application Environmental Physics Subjects Legowo, Budi
International Journal of Active Learning Vol 1, No 1 (2016): April 2016
Publisher : International Journal of Active Learning

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.245 KB)

Abstract

Establishment controversy of the Nuclear Power Plant (NPP) that is delivered in the Environmental Physics course of Department of Physics of Faculty of Mathematic and Natural Science of Sebelas Maret University use the Role Playing strategy. This strategy brings active student playing the role of the government (policy makers), a group of scientists (neutral) and community groups who refused. Literature studies and group discussions conducted by its students to summarize back knowledge of nuclear power plants, according to the role that will be presented in lectures. The course made in the form of an open debate, where the lecturer acts as a moderator / facilitator. This strategy encourages students to hone the skills of independent learning (individual or group) and can help students to appreciate his knowledge either in small discussion (group) as well as the delivery of openly (public debate).How to CiteLegowo, B. (2016). Learning Strategy of Role Playing in The Material Submission of The Nuclear Power Application Environmental Physics Subjects. International Journal of Active Learning, 1(1).
Identifikasi Bidang Gelincir Pemicu Bencana Tanah Longsor Dengan Metode Resistivitas 2 Dimensi Di Desa Pablengan Kecamatan Matesih Kabupaten Karanganyar D, Darsono; Nurlaksito, Bambang; Legowo, Budi
INDONESIAN JOURNAL OF APPLIED PHYSICS Vol 2, No 02 (2012): IJAP VOLUME 02 ISSUE 02 YEAR 2012
Publisher : Department of Physics, Sebelas Maret University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Investigation of landslide slip surface has been conducted at Salaman Sub village, Pablengan Village, Matesih District, Karanganyar Regency, Central Java Province by using dipole-dipole array geoelectrical resistivity method. Data processing were using Res2Dinv version 3.45 (semi demo version) software. The interpretation result showed that at the research area was found lithology consist i.e. clay, wet clay, sandy clay until claysand, sand until breccia. The slip surface is a wet clay layer with resistivity value range from 19.3 Ω m to 36.6 Ω m, for one section was found with depth of 1.7 meter until 17 meters, and for two section was found with depth of 8.9 until 16.4 meters.
Interpretasi Data Geolistrik untuk Memetakan Potensi Air Tanah dalam Menunjang Pengembangan Data Hidrogeologi di Kabupaten Jombang, Jawa Timur Birlina, Serli; Darsono, Darsono; Legowo, Budi
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 9, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal Fisika dan Aplikasinya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.794 KB)

Abstract

Telah dilakukan pemetaan potensi air tanah dalam menunjang pengembangan data hidrogeologi di kabupaten Jombang, Jawa Timur dengan menggunakan metode geolistrik resistivitas sounding. Akuisisi data resistivitas menggunakan konfigurasi elektroda Schulmberger. Pengolahan data dan interpretasi data menggunakan software Progress Version 3 dan pemetaannya menggunakan software Surfer. Hasil pengolahan bahwa lapisan batuan keempat kecamatan tersebut tersusun lempung dengan nilai resistivitas 6 - 10 m, lempung pasiran 11 - 19 m, pasir dan pasir lempungan 20 - 90 m, serta pasir kerakalan 90 - 130 m. Akuifer (lapisan pembawa air) diduga berada pada lapisan penyusun pasir dan pasir lempungan. Hasil pemetaan menunjukkan daerah yang mempunyai sumber potensi air tanah besar terdapat kecamatan Mojowarno. Daerah yang berpotensi sumber air tanah sedang di kecamatan Bareng dan Mojowarno.
Identifikasi Batuan Dasar menggunakan Metode Seismik Refraksi untuk Pondasi Bangunan di Universitas Sebelas Maret Kentingan Surakarta Yohanella, Aisyah; Legowo, Budi; Darsono, Darsono
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 10, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Fisika dan Aplikasinya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.714 KB)

Abstract

Universitas Sebelas Maret Kentingan Surakarta dalam jangka waktu 2 tahun (2011-2012) sedang melakukan beberapa pembangunan gedung bertingkat diantaranya Gedung Pasca Sarjana, Masjid Nurul Huda, dan Fakultas Kedokteran. Suatu bangunan jika didirikan di atas batuan dasar dapat mengurangi resiko kegagalan gedung. Untuk dapat mengetahui keberadaan batuan dasar maka dapat dilakukan dengan cara survei metode seismik refraksi. Survei dilakukan di daerah GOR dengan 4 lintasan, teknik lapangan yang digunakan adalah in line,dengan 24 geophone, jarak antar geophone 2 meter dan panjang lintasan 69 meter. Data yang diperoleh kemudiandiolah dengan menggunakan software WinSism13 dan RockWorks15 untuk tampilan 3D. Hasil yang didapatkan berupa perkiraan struktur lapisan geologi di bawah permukaan berdasarkan nilai kecepatan di dalam medium tentang kecepatan penjalaran atau perambatan gelombang. Dari hasil pengolahan data di daerah GOR ditemukan batuan dasar hingga kedalaman 27 meter dan nilai kecepatan rambat gelombang pada batuan yang didapatkan mencapai 2000 m/s dengan jenis batuan penyusunnya adalah batuan lempung.
APLIKASI METODE GEOLISTRIK RESISTIVITAS KONFIGURASI SCHLUMBERGER UNTUK IDENTIFIKASI AKUIFER DI KECAMATAN PLUPUH, KABUPATEN SRAGEN Winarni, Eka Ayu Tyas; Darsono, Darsono; Legowo, Budi
Jurnal Fisika FLUX Vol 11, No 2 (2014): Jurnal Fisika FLUX Edisi Agustus 2014
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK. Identifikasi akuifer di Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen telah dilakukan dengan metode geolistrik resistivitas konfigurasi Schlumberger. Akuisisi data di lapangan dilakukan pada 8 titik sounding dengan panjang lintasan tiap titik adalah antara 250-400 m. Hasil akuisisi data lapangan menunjukkan nilai resistivitas semu (ρa), selanjutnya diolah dengan software IPI2win untuk memperoleh nilai resistivitas sebenarnya, kedalaman dan ketebalan tiap-tiap lapisan permukaan bumi. Dari hasil pengolahan ini kemudian nilai resistivitas dibandingkan dengan tabel nilai resistivitas literatur. Berdasarkan hasil interpretasi diperoleh lapisan akuifer dangkal pada kedalaman antara 2,23-27,6 m dengan ketebalan antara 2,42-70,7 m dan akuifer dalam berada pada kedalaman 32,6-124 m dengan ketebalan antara 13,6-80,4 m. Dari hasil interpretasi kemudian dibuat penampang 2 dimensi yang menghubungkan titik-titik sounding yang segaris dengan software Rockwork 15 untuk mengetahui persebaran akuifer. Kata Kunci: Akuifer, geolistrik, resistivitas
APLIKASI METODE GEOLISTRIK RESISTIVITAS KONFIGURASI DIPOLE-DIPOLE UNTUK IDENTIVIKASI POTENSI SEBARAN GALENA (PBS) DAERAH-X, KABUPATEN WONOGIRI Kinayung, Satria; Darsono, Darsono; Legowo, Budi
Jurnal Fisika FLUX Vol 11, No 2 (2014): Jurnal Fisika FLUX Edisi Agustus 2014
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK. Telah dilakukan penelitian identifikasi potensi galena menggunakan metode geolistrik resistivitas konfigurasi dipole-dipole di Daerah-X, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan alat Resistivity Meter OYO model 2119C McOHM-EL. Pengolahan  data  melalui  dua  tahapan  yaitu  dengan  menggunakan  software Res2Dinv  dan  RockWork.  Pengolahan inversi dengan software  Res2Dinv  menghasilkan penampang dua dimensi yang menunjukkan perbedaan resisitivitas batuan dengan perbedaan warna. Hasil pengolahan  software Res2Dinv  ini kemudian menjadi input pada Software Rockwork  sehingga  diketahui pola sebaran galena. Dari hasil pemodelan terdeteksi sebaran galena pada rentang lintasan 240 meter hingga 480 meter kedalaman 20 meter dengan nilai resistivitas sebesar 5-20 Ωm. Sebaran galena juga dimodelkan memanjang dari lintasan pertama sampai lintasan ketiga sepanjang 150 meter. Batuan lain yang terdapat pada lintasan antara lain andesit dengan resistivitas 75-200 Ωm, breksi dengan resistivitas 200-500 Ωm, batuan basal dengan 1.000-2.000 Ωm. Batuan basal juga banyak ditemukan dalam bentuk bongkahan pada pada semua lintasan. Kata Kunci: Galena, Resistivitas, Dipole-dipole, Wonogiri
PEMETAAN KETEBALAN LAPISAN PENUTUP BATU GAMPING BAHAN BAKU SEMEN MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK KONFIGURASI SCHLUMBERGER Saputro, Setiyawan Adi; Darsono, Darsono; Legowo, Budi
Jurnal Fisika FLUX Vol 11, No 2 (2014): Jurnal Fisika FLUX Edisi Agustus 2014
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK. Penelitian geolistrik resistivitas untuk mengetahui struktur bawah permukaan serta kedalaman dari batu gamping di Daerah Paciran Kabupaten Rembang Jawa Tengah telah dilakukan menggunakan konfigurasi Schlumberger. Pengambilan data sebanyak sembilan belas titik sounding dengan bentangan AB/2 sejauh 150 m. Peralatan yang digunakan diantaranya yaitu seperangkat resistivitymeter OYO MODEL 2119C MCOHM-EL. Pertama pengolahan data yaitu menggunakan software IP2Win untuk mengetahui kedalaman dan ketebalan lapisan secara vertikal. Kedua, hasil interpretasi VES menjadi masukan software RockWork 14 dalam membuat cross section. Hasilnya menunjukan terdeteksi 3 lapisan batuan yang diduga sebagai top soil, batu gamping dengan kandungan MgO tinggi dan batu gamping dengan kandungan CaO tinggi. Lapisan top soil terdeteksi dengan ketebalan antara 0,140–1,53 m. Sedangkan lapisan kedua diduga sebagai lapisan batu gamping dengan kandungan MgO tinggi terdeteksi dengan ketebalan antara 2,16–10,3 m. Dengan demikian, kedalaman lapisan batu gamping dengan CaO tinggi terdeteksi pada kedalaman 2,30–10,3 m. Hal ini menunjukan pada bagian Timur kedalaman batu gamping dengan kandungan CaO tinggi lebih dalam dibandingkan bagian Barat. Namun kedalaman paling dalam pada bagian Timur Laut dan Tenggara. Pada bagian tengah kedalaman lebih dalam dari yang diperoleh pada bagian Barat pada lokasi penelitian, tapi tidak sedalam pada bagian Timur Laut dan Tenggara. Kata kunci: Geolistrik, batu gamping, Rembang
Bedrock identification using refraction seismic method in establishment location of Hospital Education Sebelas Maret University Rahmawati, Murteza Nur Isnani; Legowo, Budi; Sutomo, Artono Dwijo
INDONESIAN JOURNAL OF APPLIED PHYSICS Vol 4, No 01 (2014): IJAP Volume 04 Issue 01 Year 2014
Publisher : Department of Physics, Sebelas Maret University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A research of refraction methods in estabilishment location Hospital Education Sebelas Maret University has been done on October 31 2012 with P.A.S.I Seismograph Mod. 16S24 seismic refraction instruments with 24 geophone. This research in order to determine the depth of bedrock in the estabilishment location hospital education Sebelas Maret University. In this data acquisition, the travel time data was a distance function. Processing and interpretation data used Intercept Time Method. Intercept Time Method used value of intercept time concept from travel time curve. This interpretation which resulted P wave velocities and layer rocks thickness in three line which scattered in area of survey. The result was that we were able to obtain bedrock having the depth of 4 meters until 9 meters and heaving spreading velocity 1079 m/s – 1182 m/s is interpreted as talus deposits, sandstone, clay, loam, loess, sand and gravel.
Penentuan Tingkat Kerawanan Gempa Bumi Menggunakan Metode Refraksi Mikrotremor (ReMi) di Kota Surakarta Pratiwi, Sari; Legowo, Budi; Koesuma, Sorja
INDONESIAN JOURNAL OF APPLIED PHYSICS Vol 7, No 1 (2017): IJAP Volume 07 ISSUE 01 YEAR 2017
Publisher : Department of Physics, Sebelas Maret University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan informasi dari letak geografis dan struktur geologi, Kota Surakarta termasuk wilayah yang mengalami dampak gempa bumi[1]. Salah satu upaya untuk mengurangi dampak dari gempa bumi yaitu melakukan analisa tingkat bahaya seismik sebagai salah satu usaha mitigasi bencana gempa dengan metode mikrotremor yang dapat diketahui nilai amplifikasi dan periode dominan.  Pada penelitian telah dilakukan di Kota Surakarta menggunakan P.A.S.I Seismograph Mod. 16S24-P, 3D Borehole Geophone Model GFA 60/100. Interval pada setiap lokasi yaitu 1-3 km dengan 12 lokasi penelitian. Diperlukan waktu sekitar 20 menit dengan tiga kali pengulangan untuk perekaman data disetiap titik. Pengolahan data mikrotremor menggunakan software Geopsy dan Surfer 11. Amplifikasi rendah pada zona 1 merupakan zona yang cukup aman terhadap bahaya gempa bumi. Zona 1 berada di wilayah Mojo, Moewardi, Sangkrah, Dawung, SMPN 10, Mojosongo, Lapangan Banyuanyar, Laweyan, Karang Asem danTipes dengan amplifikasi 0,807314 sampai dengan 2,60402. Lokasi pada jenis I termasuk wilayah yang cukup aman terhadap gempa bumi karena memiliki ketebalan sedimen yang tipis daripada jenis II. Jenis I berada di wilayah Mojo, Moewardi, Sangkrah, SMPN 10, Manahan, Mojosongo, Lapangan Banyuanyar, Laweyan, Karang Asem, Jebres dan Tipes dengan  periode dominan antara 0,058978s sampai dengan 0,231411s. Sebaran tingkat kerawanan gempa bumi di kota Surakarta dapat dilihat pada peta zonasi berdasarkan nilai A0 dan T0 yang kemudian diklasifikasikan hasilnya pada zona atau jenis tertentu sehingga diperoleh informasi berupa tingkat kerawanan dan juga jenis batuan yang tersusun dibawah permukaan tanah berdasarkan parameter yang diukur.
Model Laboratorium Lapangan Identifikasi Limbah Cair Menggunakan Metode Cross-Hole Geolistrik Resistivitas Devianta, Reza; Legowo, Budi; Purwanto, Hery
INDONESIAN JOURNAL OF APPLIED PHYSICS Vol 3, No 02 (2013): IJAP VOLUME 03 ISSUE 02 YEAR 2013
Publisher : Department of Physics, Sebelas Maret University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

It has been done a cross-hole method of field laboratory geoelectrical resistivity to identify the wastewater in Grogol, Gatak, Delanggu, Jawa Tengah. Measurements were performed using McOHM 2119C-EL OYO Resistivity meter. The Anomaly of the object that has given of this research is wastewater. The data acquisition of cross-hole model use dipole-dipole geoelectrical configuration. The distance between the two boreholes is 3 m and spaced electrodes that used are 0,1 m; 0,2 m; 0,3 m and 0,4 m. The Data will be taken from the movement of saline water anomaly that mobiles on the ground and each taking every 4 days for 5 times of the data acquisition. A description of the result of the anomaly will be reviewed using RES2DINV 3.56software. The visualization of the movement of wastewater model on day 4th is at a depth of 0,4 m – 0,6 m at a distance x = 0,5 m - 2,5 m with resistivity 10 - 10,8 Ωm. On day 8th is located at a depth x = 0,5 m – 0,8 m, x = 0,5 m – 2,5 m with resistivity 10 - 14 Ωm. And on day 12th is located at a depth of 0,8 m – 1,2 m at a distance x = 0 m – 0,5 m, x = 2,5 m - 3,0 m and x =1,5m - 2,5 m with a resistivity of 12,4 - 15 Ωm.