Articles

TOPOLOGICAL SORTING

Majalah Ilmiah Matematika Komputer 2006: MAJALAH MATEMATIKA KOMPUTER EDISI DESEMBER
Publisher : Majalah Ilmiah Matematika Komputer

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (726.776 KB)

Abstract

Misalkan sebuah proyek pekerjaan dibangun dari 25 Jenis tugas yang berbeda. Beberapa tugas dapat dikerjakan bila sesudah tugas sudah diselesaikan. Bagaimana urutan tugasdapat diselesaikan ? Untuk membuat model dari persoalan ini kita dapat membangunsuatu partial order pada himpunan tugas-tugas sedemikian sehingga a< b jika dan hanya jika a dan b adalah .lIgas-tugas dan tugas b tidak dapat dimulai sampai tugas a telahdiselesaikan. Untuk membuat jadwal dan proyek tersebut, kita memerlukan suatu urutanuntuk semua 25 tugas yang disebut urutan topological (topological sorting).

Antioxidant Activity of Flavonoid from Rhizome Kaemferia galanga L. Extract

ALCHEMY: Journal of Chemistry ALCHEMY (Vol. 4, No.2
Publisher : Department of Chemistry, Faculty of Science and Technology UIN Maulana Malik Ibrahim Malan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kaemferia galanga L. rhizome is a traditional crop which is widely used for herbal medicine.  This research is started from the extraction of maceration using ethanol 80% and partition with chloroform:water. 80 % ethanol extract and chloroform fraction tested antioxidant activity with DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl), phytochemicals with reagents, separation of the active compound by TLC (thin layer chromatography) analytical and preparative TLC, the identification of compounds with sliding reagent using UV-Vis. The test results on the antioxidant activity of 80% ethanol extract of 64,93% (100 ppm) and chloroform fraction of 54,9 % (100 ppm) with indigo IC50 of 13,07 mg/mL and 81,9 mg mL. 80 % ethanol extract and chloroform fraction has potential as a source of natural antioxidants. Phytochemical test showed 80% ethanol extract contains flavonoids, alkaloids and tannins. At the chloroform fraction extract containing flavonoids. The separation of the active compounds with analytical TLC using eluent PE: ethyl acetate (5: 1) resulted in 7 stain (Rf 0,06 to 0,96) and preparative TLC produce 8 spots (Rf from 0,19 to 0,83). Results from UV-Vis spectrum can be presumed that such a class of flavonoid compounds flavanones or dihidroflavonol. It can be seen from the wavelength range 210-285 nm in the bands I and 300-550 nm in band II. The addition of the reagent slide showed the presence of hydroxyl groups in ring A, B and C and O-hydroxy on ring A. Keywords: antioxidant activity, Kaemferia galanga rizhome, sliding reagent, Thin Layer Chromatography, 1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl 

PENGARUH PEMUPUKAN KALIUM TERHADAP PERKEMBANGAN POPULASI KUTU DAUN (Aphis glycines Matsumura) DAN HASIL KEDELAI

Jurnal Floratek Vol 9, No 2 (2014): Oktober 2014
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.827 KB)

Abstract

The research was aimed at studying effects of potassium on the development of Aphis glycines populations and soybean yield. The experiment was conducted in Village Rayeuk Naleung, Sub district Tanah Luas, District North Aceh from July to September 2013. The experiment was arranged in a randomized complete block design (RCBD) with 3 replicates. The treatment was without fertilizer, potassium fertilizer at a dose of 25 kg/ha K2O, 50 kg K2O/ha and 75 kg K2O/ha. The variables observed were populations of A. glycines and components of yield soybean. The results showed that potassium at doses of 75 kg K2O/ha can reduce populations of A. glycines and soybean yield increase as compared to potassium fertilization at a dose of 25 kg/ha K2O  and 50 kg K2O/ha.  

Periode Kritis Tanaman Padi (Oryza Sativa L.) Terhadap Kompetisi Gulma

SAMUDERA Vol 8, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui periode kritis tanaman padi terhadap persaingan gulma di lahan sawah. Penelitian dilaksanakan di lahan persawahan Gampong Lhok Iboeh Sampoyniet Kecamatan Baktiya Barat Kabupaten Aceh Utara dan Laboratorium Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Malikussaleh. Pelaksanaan penelitian dimulai pada bulan April 2013 sampai dengan Juli 2013. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu jenis perlakuan yaitu periode kompetisi gulma, dengan 14 taraf perlakuan yaitu periode bergulma (G) yang terdiri dari : G 0─2 MST (P1), G 0─4 MST (P2), G 0─6 MST (P3), G 0─8 MST (P4), G 0─10 MST (P5) dan G 0─12 MST (P6),  G 0─panen (P7) dan periode bersih gulma (BG) yang terdiri dari : BG 0─2 MST (P8), BG 0─4 MST (P9), BG 0─6 MST (P10), BG 0─8 MST (P11), BG 0─10 MST (P12), BG 0─12 MST (P13), BG 0─panen (P14). Setiap perlakuan diulang sebanyak tiga kali, sehingga terdapat 42 satuan percobaan. Peubah yang diamati meliputi komponen pertumbuhan vegetatif dan generatif tanaman padi dan komposisi gulma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa periode bergulma dan bersih gulma berpengaruh terhadap pertumbuhan vegetatif dan generatif serta komponen hasil padi varietas Ciherang. Semakin lama periode bergulma maka pertumbuhan vegetatif dan generatif serta komponen hasil padi semakin menurun. Sebaliknya semakin lama periode bersih gulma maka pertumbuhan vegetatif dan generatif serta komponen hasil semakin meningkat. Periode kritis tanaman padi varietas Ciherang terhadap kompetisi dengan gulma terjadi pada saat 2 MST hingga 6 MST. Implikasinya adalah pengendalian gulma pada pertanaman padi minimal dilakukan mulai 2 MST hingga 6 MST untuk menghindari penurunan hasil.

Pengaruh Pemberian Mulsa Organik Dan Pengendalian Gulma Terhadap Pertumbuhan Mentimun (Cucumis sativus)

SAMUDERA Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mempelajari pengaruh jenis mulsa organik dan teknik pengendalian gulma terhadap pertumbuhan tanaman mentimun. Penelitian dilaksanakan di desa Ujong Baroh Kecamatan Tanah Luas Kabupaten Aceh Utara, dari bulan Maret sampai bulan Juni 2010. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok pola faktorial dengan 2 faktor dan 3 ulangan. Ada dua faktor yang diteliti yaitu faktor jenis mulsa organik yang terdiri dari tiga taraf yaitu tanpa mulsa (M0), mulsa jerami padi 10 kg per bedeng (M1), mulsa eceng gondok 10 kg per bedeng (M2). Faktor pengendalian gulma terdiri dari dua taraf yaitu tanpa pengendalian gulma (G1) dan pengendalian gulma pada minggu ke 4 dan ke 6 setelah tanam (G2). Penelitian terdiri dari 6 kombinasi perlakuan dengan tiga ulangan sehingga terdapat 18 unit percobaan. Pengamatan meliputi karakteristik gulma yaitu populasi gulma, dan karakteristik pertumbuhan tanaman meliputi jumlah cabang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis mulsa organik berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman mentimun. Pertumbuhan terbaik dijumpai pada penggunaan mulsa eceng gondok 10 kg per bedeng. Pengendalian gulma berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman mentimun. Pertumbuhan terbaik dijumpai pada pengendalian gulma minggu ke 4 dan ke 6 setelah tanam. Terdapat interaksi antara jenis mulsa organik dan teknik pengendalian gulma terhadap pertumbuhan tanaman mentimun. Interaksi terbaik dijumpai pada penggunaan mulsa eceng gondok 10 kg per bedeng pada taraf pengendalian gulma minggu ke 4 dan ke 6 setelah tanam.

PENGARUH PARTISIPASI PEMAKAI DAN PERSEPSI KEBERMANFAATAN TERHADAP KEPUASAN PEMAKAI DALAM PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI KEUANGAN DAERAH (STUDI PADA PEMERINTAH PROVINSI JAMBI)

Jurnal Vokasi Akuntansi Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Vokasi Akuntansi
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul pengaruh partisipasi pemakai dan persepsi kebermanfaatan terhadap kepuasan pemakai dalam pengembangan sistem informasi akuntansi keuangan daerah. Tujuan dari penelitian adalah (1) untuk mengetahui pengaruh Partisipasi Pemakai dan Persepsi Kebermanfaatan secara simultan terhadap Kepuasan Pemakai Sistem Informasi Akuntansi Keuangan Daerah. (2) untuk mengetahui pengaruh Partisipasi Pemakai dan Persepsi Kebermanfaatan  secara parsial terhadap Kepuasan Pemakai Sistem Informasi Akuntansi Keuangan Daerah  Penelitian ini berbentuk survey dengan menyebarkan kuisioner secara langsung kepada sampel. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Partisipasi Pemakai dan Persepsi Kebermanfaatan berpengaruh secara simultan terhadap Kepuasan Pemakai Sistem Informasi Akuntansi Keuangan Daerah, (2) Partisipasi Pemakai  dan Persepsi Kebermanfaatan berpengaruh secara parsial terhadap Kepuasan Pemakai Sistem Informasi Akuntansi Keuangan Daerah.

Correlation of Folic Intake and Internal Carotid Artery Intima-Media Thickness Changes In Post Ischemic Stroke Patients

International Journal of Science and Engineering Vol 8, No 2 (2015)
Publisher : Chemical Engineering Diponegoro University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.464 KB)

Abstract

The thickness of the carotid artery intima media / intima-media thickness (IMT) is one of atherosclerosis markers. Atherosclerosis is one of the causes of ischemic stroke. Some studies suggest that low folate intake is predicted to affect the atherosclerotic process, but this remains controversial. Our objective is to analyze the relationship between folate intake with changes in the internal carotid artery IMT after ischemic stroke patients.The study is one group pretest posttest design with 72 post ischemic stroke subjects from neurology polyclinic of Kariadi Hospital, from June to December 2013. Folate intake was measured by Food Frequency Questionnaire and the internal carotid artery IMT by duplex ultrasonography. Measurements were taken at two periods with 6 months interval. Other factors that affect atherosclerosis consisting of age, obesity, hypertension, dyslipidemia, diabetes mellitus. The analysis in this study using Spearman correlation, chi-square and logistic regression. Resultwas significant if the p value were <0.05.There were 44 male subjects (61.1%) and 28 female subjects (38.9%). The mean age was 61.6 (SD = 7.99) years. The mean intake of folate was 178.10 (SD = 38.875) mg / day. Median serum folic acid level 8.43 (4.96 to 55.01) NML / L. The mean change in ICA IMT was 0.10 (SD = 0.156) mm. Folate intake was not correlated with serum levels of folic acid. Serum folic acid levels are not correlated with changes in the internal carotid artery IMT. There was correlation between the risk factors of age, BMI, hypertension, diabetes and dyslipidemia with changes in the internal carotid artery IMT.

PENGARUH TEMPERATUR PADA REAKSI HIDRASI α-PINENA MENJADI α-TERPINEOL TERKATALIS ZEOLIT ALAM TERAKTIVASI

Jurnal MIPA Vol 38, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Jurnal MIPA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh temperatur pada reaksi hidrasi α-pinena menjadi α-terpineol pada sistem heterogen dengan katalis zeolit alam teraktivasi dan untuk mengetahui besarnya energi aktivasi pada reaksi yang terjadi. Penelitian diawali dengan aktivasi zeolit alam sebagai katalis, karakterisasi katalis serta aplikasi zeolit pada reaksi hidrasi α-pinena minyak terpentin menjadi α-terpineol pada temperatur 30, 40, 50, 60, 70 dan 80°C. Karakterisasi katalis meliputi penentuan luas permukaan, volume pori, dan rerata jejari pori menggunakan Gas Sorption Analyzer NOVA 1200e metode BET. Hasil reaksi hidrasi terbaik mengunakan katalis zeolit alam teraktivasi dianalisis menggunakan spektrofotometer IR, Gas Chromatography (GC) dan Gas Chromatography-Mass Spectroscopy (GC-MS). Hasil analisis IR menunjukkan adanya serapan gugus OH pada bilangan gelombang 3400cm-1, gugus C-H alifatik pada bilangan gelombang 2987,09cm-1, gugus C=C pada bilangan gelombang 1635,64cm-1, gugus C-O pada bilangan gelombang 1126,43 cm-1. Kesimpulan utama penelitian ini adalah kenaikan temperatur berpengaruh terhadap konversi (%) α-pinena menjadi α-terpineol. Hasil terbaik diperoleh pada temperatur reaksi 70°C dengan kadar 68,53% dan harga energi aktivasi pada reaksi hidrasi α-pinena sebesar 69,6546 kJmol-1.This study aims to determine the effect of temperature on the hydration reaction of α-pinene into α-terpineol in heterogeneous systems with activated natural zeolite catalysts and to determine the activation energy of the reaction that occurs. The study begins with the activation of natural zeolite as a catalyst, characterization and applications of zeolite catalysts in the hydration reaction of α-pinene from turpentine oil into α-terpineol at temperature of 30, 40, 50, 60, 70 and 80°C. Catalyst characterization includes the determination of the surface area, pore volume, and average pore by using NOVA Gas Analyzer 1200E sorption with BET method. The best result of hydration reaction with activated natural zeolite catalysts were analyzed by using IR spectrophotometer, Gas Chromatography (GC) and Gas Chromatography-Mass Spectroscopy (GC-MS). IR analysis results indicated the presence of OH group absorption at wave number 3400 cm-1, CH aliphatic at wave number 2987,09 cm-1, group C=C at wave number 1635,64 cm-1, the CO group at wave number 1126.43 cm-1. The main conclusion of this study is the rise in temperature associated with the conversion (%) α-pinene into α-terpineol. The best results obtained at a reaction temperature of 70°C with 68.53% in level and the activation energy on the hydration reaction of α-pinene is 69,6546 kJmol-1.

EKSTRAKSI DAN KARAKTERISASI PEKTIN DARI BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi,L)

Jurnal Bahan Alam Terbarukan Vol 5, No 1 (2016): June 2016 [Nationally Accredited]
Publisher : Semarang State University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan ekstraksi pektin dari belimbing wuluhdengan variasi  suhu ekstraksi  60 dan 100°C, serta variasi waktu ekstraksi 30, 60, 90 dan 120 menit.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui suhu dan waktu ekstraksi terbaik. Proses ekstraksi dengan metode refluks menggunakan air destilatyang telah ditambahkan dengan asam klorida. Proses selanjutnya adalah pengendapkan,pencucian dan pengeringan. Pektin yang dihasilkan dianalisis kemudian pektin terbaik dipilih menggunakan perhitungan metode Bayes. Kondisi ekstraksi pektin terbaik adalah pada suhu 100°C dengan waktu ekstraksi 30 menit  dengan karakteristik sebagai beerikut: rendemen 0,38%, kadar abu 2,92%, kadar air 25,40%, berat ekivalen 650,77%, kadar metoksil 5,01%, kadar galakturonat 55,51%, derajat esterifikasi 51,25% dan viskositas 22cP. Pektin  hasil ekstraksi terbaik telah memenuhi standarInternational  Pectin Producers Assosiation (IPPA). Pektin terbaik memiliki warna coklat yang lebih gelap dibandingkan dengan pektin komersial. Hasil analisis FT-IR menunjukkan pektin terbaik dan pektin komersial  keduanya mengandung gugus fungsi O-H, C-H alifatik, C=O, CH3, dan C-O.

PENGARUH MODEL COOPERATIVE CLASS EXPERIMENT (CCE) TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT(TGT) PADA KBK DAN HASIL BELAJAR SISWA

Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 6, No 2 (2012): July 2012
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran yang masih menggunakan metode konvensional menyebabkan pencapaian kompetensi matapelajaran kimia masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Model Cooperative Class Experiment (CCE) tipe Team Games Tournament (TGT) pada KBK dan Hasil Be/ajar siswa SMA topik reaksi redoks. Penentuan sampel menggunakan teknik cluster random sampling dan menghasikan siswa kelas X8 sebagai kelas eksperimen dan kelas X7 sebagai kelas kontrol. Metode yang digunakan dalam pengambilan data adalah dokumentasi, tes dalam bentuk pilihan ganda dan essay berupa open-ended questions serta observasi. Hasil penelitian menunjukkan hasil analisis data tes KBK yaitu pencapaian kelima subindikator KBK pada kelas eksperimen mencapai rata-rata 73, 75% yang berarti siswa dapat mengembangkan KBK dengan kriteria baik, sedangkan kelas kontrol dengan rata-rata 64,68% dalam kriteria KBK cukup. Dari hasil analisis, diperoleh rb 0,51 dengan besarnya kontribusi 26,29%. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran Model Cooperative Class Experiment (CCE) Tipe Team Games Tournament (TGT) berpengaruh pada KBK dan hasil be/ajar siswa suatu SMA di Semarang pada pokok materi redoks dengan kontribusi sebesar 26,29%.Learning with the conventional method make competency achievement in chemistry subject is still low. This study aimed to determine the effect of Model Cooperative Class Experiment (CCE) type Team Games Tournament (TGT) on CBC and Learning Outcomes on high school students in the topic of redox reactions. Sample determination was using cluster random sampling technique, class X8 grade students is as the experimental class and X7 class is as control class. The method used in data collection is documentation, in the form of multiple choice test and an essay in the form of open-ended questions and observations. The results showed that analysis of CBC data test achieved fifth subindikator CBC in the experimental class gained an average of 73. 75%, which means that students can develop CBC with good criterion, while the control class with an average of 64.68% in the CBC is sufficient criteria. 7he analysis data obtained rb 0.51 with the contribution of 26.29%. The results of this study concluded that the implementation of Cooperative Learning Model Class Experiment (CCE) Study Team Games Tournament (TGT) type have signiffican effect on CBC and student learning outcomes in high school in Semarang on the redox subject with the contribution of 26.29%.

Co-Authors A. Viyandari, A. Adawiyah, Aprilla Agung Sasongko Agung Tri Prasetya Agus Imam Ghozali, Agus Imam Ahmad Cahyadi Alfiatun Nisa Andika Endah Valentina, Andika Endah Ariefin, Roesdi Fitra Arifin Arifin Arum Septiosari, Arum Ary Budiyanto Atika Rapierna, Atika Budi Prasetyo Cahyono, Kurniawan Andre Darusman Darusman Daud Pamungkas Dedi Saputra Dodik Tugasworo Dwi Pudjonarko Ella Kusumastuti, Ella Elok Kamilah Hayati Eni Nurhayati, Eni eri purwanti F. Widhi Mahatmanti Farida Nur Aziza, Farida Nur Fetty Anggarini, Fetty Fransiska Widhi Mahatmanti, Fransiska Widhi Hani, Umi Hayu, Rega Hendrival Hendrival Henny Welsa, Henny Herman Syah Hilda Chalimatus SC, Hilda Chalimatus Ida Nuraida Idawati Idawati Iskandar Iskandar Ismaniar Ismaniar Isnaini Isnaini K Siadi, K Katiah, Katiah Kissinger Kissinger Kusoro Siadi Kusuma, Nurhadi Larasati, Dinda Lilis Sugiarti Marlina, Lin Meilina Rahayu Utami, Meilina Rahayu Muhamad Yusuf Muhammad Khoirul Hidayat, Muhammad Khoirul Muhammad Khoirul Huda N Amilia, N Novita Rahmawati, Novita Nuni Widiarti Nur Hidayah Nurmalasari Nurmalasari Nury Ariani Wulansari, Nury Ariani Orina Orina, Orina Prameswari, Safira Putri, Melati Ayuning Rabiatul Adwiya, Rabiatul Rachmawati Ningsih Ratna Kurniyati, Ratna Risanti, Anindya Arma Rizki Imaniar, Rizki Rizky Aris Wijaya, Rizky Aris Rohmad Widodo, Rohmad Rohmawati, Iis Rose Fitria Lutfiana, Rose Fitria S. Priatmoko Singgih Hartanto SITI MARYAM Siti Sundari Miswadi Soeprodjo Soeprodjo, Soeprodjo Sri Handayani Sri Kadarwati Sri Mantini Rahayu Sedyawati, Sri Mantini Rahayu Sri Mantini Rahayu Setyawati, Sri Mantini Rahayu Sri Roikah, Sri Sri Wahyuni Suharti Suharti Sumaryono Sumaryono Supartono Supartono The, Hery Yanto Titis Sukma Adhiati, Titis Sukma Tjahyo Nugroho Adji Vevi Sunarti Wara Dyah Pita Rengga Warlan Sugiyo Waskita, Wisnu Agung Waskito, Wisnu Agung Winarni Patjojo, Winarni Woro Sumarni Yosi Pratama, Yosi Yudha Puspito, Yudha Zuhud, Evrizal AM