Articles

PENINGKATAN PRODUKTIVITAS INDUSTRI CINCAU MELALUI PENERAPAN ALAT PEMERAS MEKANIS

Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2010): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 1 2010
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UKM / UD / Home Industri Cincau Jun-Jun merupakan industri penghasil cincau yang terletak di Desa Plantaran, Kaliwungu, Kabupaten Kendal dengan kapasitas produksinya hanya mencapai 468 kg (26 blok). UKM Cincau Jun-Jun merupakan industri cincau satu-satunya di wilayah Kendal, Semarang dan sekitarnya yang masih bertahan memproduksi cincau. Apabila tidak dilestarikan lama-kelamaan keberadaan cincau tersebut akan semakin langka. Produksi Cincau ini masih sangat sangat terbatas kualitas dan kuantitasnya, hal ini disebabkan karena masih sederhananya proses dan peralatan, minimalnya sumber daya manusia, serta permodalan yang terbatas dan dikelola secara konvensional. Permasalahan utama terhambatnya produktivitas UKM ini adalah pada proses produksi yang masih sangat sederhana, khususnya pada proses pengambilan ekstrak bahan baku. UKM tersebut hanya menggunakan saringan sederhana tanpa ada upaya pemerasan bahan baku. Sehingga untuk memisahkan ekstrak dan ampas, bahan yang sudah direbus hanya disaring begitu saja. Tidak mungkin bahan diperas secara manual dengan menggunakan tangan karena bahan tersebut dalam keadaan panas. Oleh karena itu ekstrak yang dihasilkan tidak maksimal karena sebagian ekstrak masih terkandung dalam ampas yang kemudian dibuang. Untuk mengatasi masalah tersebut, UKM memerlukan suatu alat pemeras mekanis dengan desain dan kondisi proses yang disesuaikan dengan keadaan UKM. Melalui alat pemeras mekanis tersebut, peningkatan produktivitas mencapai 6.8% per batch produksi. Selain itu dengan alat tersebut waktu pemisahan ekstrak menjadi 20 menit lebih cepat dibanding dengan pemisahan secara manual. Dengan adanya alat tersebut proses pengambilan ekstrak menjadi efisien dan optimal sehingga dapat meningkatkan produktivitas yang akan berpengaruh pada peningkatan kesejahteraan pemilik dan karyawan, serta memperluas lapangan pekerjaan dan memperluas pemasaran. Kata Kunci: Produktivita, Cincau, Pemeras

POLITIK PERKAWINAN DAN POLA PEWARISAN KEKUASAAN DI KONFEDERASI AJATAPPARENG, SULAWESI SELATAN

Paramita: Historical Studies Journal Vol 24, No 1 (2014): PARAMITA
Publisher : History Department, Semarang State University and Historian Society of Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study analyze the motivations of political marriage or marriage politics in South Sulawesi, especially in the five kingdoms that are members of the Ajatappareng Confederation. This paper also described how politics shape political marriage or a marriage if it is associated with the prevailing pattern of inheritance of power in the Confederation Ajatappareng. This study finds out that the kings in the Ajatappareng Confederation do not follow thepattern of  ideal Bugis marriage, that is a marriage pattern with close relatives.  A marriage of the kings in  Ajatappareng Confederation is motivated by power. Hence,  the kings married with the other king or the noble aristocrat from  Tomanurung generation, because just a man who has high rank of nobility can be a king. Keywords: political marriage, power inheritance, Ajatappareng Confederation, South Sulawesi Penelitian ini mengkaji motivasi dari perkawinan politik atau politik perkawinan di Sulawesi Selatan, khususnya di lima kerajaan Bugis yang menjadi anggota Konfederasi Ajatappareng. Selain itu dideskripsikan pula bagaimanakah bentuk perkawinan politik atau politik perkawinan jika dikaitkan dengan pola pewarisan kekuasaan yang berlaku di Konfederasi Ajatappareng. Kajian ini menemukan bahwa raja-raja di Konfederasi Ajatappareng tidak mengikuti pola perkawinan ideal Bugis yaitu pola perkawinan dengan kerabat dekat. Perkawinan raja-raja di Konfederasi Ajatappareng adalah bermotivasikan kekuasaan. Karena itu, para raja melakukan perkawinan dengan sesama raja atau bangsawaan yang murni generasi Tomanurung, karena hanya mereka yang derajat darah kebangsawanannya tinggi yang bisa dilantik menjadi raja. Kata Kunci: perkawinan politik, politik perkawinan, Konfederasi Ajatappareng, Sulawesi Selatan.

PERSPEKTIF KONSTITUSI TENTANG PEMBERDAYAAN DAN PENJAMINAN ATAS HAK-HAK PEREMPUAN

Al-Ulum Vol 13, No 2 (2013): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.345 KB)

Abstract

Hak Asasi Manusia (HAM), adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan setiap manusia yang wajib dihormati, dijunjung tinggi, dan dilindungi oleh Negara, Hukum, Pemerintahan, dan setiap orang, demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia. Hak konstitusional warga negara yang meliputi hak asasi manusia dan hak warga negara yang dijamin dalam UUD 1945 berlaku bagi setiap warga negara Indonesia. Hak-hak tersebut diakui dan dijamin untuk setiap warga negara bagi laki-laki maupun perempuan. Pemberdayaan dan penjaminannya harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk menetukan pilihan dengan menolak asusmsi mengenai infeoritas perempuan dan mengahapus perbedaan berdasarkan gender yang diakui dalam hukum, maka perempuan sendiri menyadari pentingnya mengangkat isu hak perempuan sebagai salah satu jenis hak asasi manusia yang harus dapat diakui dan dijamin perlindungannya.------------------------Human Rights, is aset of rights inherent in the nature and existence of every human beings which must be respected, and protected by the state, law, government, and every person, for the respect and protection of human dignity. Constitutional rights of citizens which include human rights and citizens rights are guaranteed by the1945 Constitution which bound to every citizen of Indonesia. These rights are recognized and guaranteed to every citizen for men and women. The empowerment and quarantee should have the same opportunity to determine the option by rejecting any inferior asumsption and  erasing differences based on gender is legalized by law. Therefore, women themselves recognize the importance of raising the issue of women rights as one of the types of human rights that must be recognized and guaranteed.

AKUNTANSI PENILAIAN KELAYAKAN PEMENANG PELELANGAN PADA IRIGASI DAN RAWA I TAHUN ANGGRAN 2012

EKONOMIA Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : EKONOMIA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.031 KB)

Abstract

Permasalahan dari penelitian ini adalah apakah pemenang pelelangan pekerjaan konstruksi di Irigasi dan Rawa I Tahun Anggaran 2012 telah sesuai dengan Peraturan Presiden No.54 Tahun 2010 dan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No.07/PRT/M/2011.Dasar teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Akuntansi, Akuntansi  Manajemen. Hipotesis dalam penelitian ini adalah Akuntansi Penilaian Kelayakan Pemenang Pelelangan di Irigasi dan Rawa I Tahun Anggaran 2012 sudah sesuai dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 54 Tahun 2010 dan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No.07/PRT/M/2011.Alat analisis yang dipergunakan adalah nilai total harga penawaran terkoreksi dibandingkan dengan nilai total Harga Perkiraan Sendiri (HPS)Hasil penelitian untuk paket Pekerjaan Lanjutan Pembangunan Jaringan Irigasi DI. Pesap (550 Ha) Kabupaten Kutai Timur, diikuti sebanyak 7 (tujuh) perusahaan yang memasukkan dokumen penawaran, hasil evaluasi penawaran, 2 (dua) perusahaan tidak memenuhi syarat administrasi, 4 (empat) perusahaan dinyatakan gugur/tidak memenuhi syarat teknis dan 1 (satu) perusahaan yang memenuhi syarat administrasi, teknis, harga dan layak untuk dijadikan sebagai pemenang pelelangan yaitu PT. Della Bersaudara dengan penawaran terkoreksi sebesar Rp.6.769.951.000,00 adalah penawaran terendah yang memenuhi syarat setelah evaluasi penawaran sistem gugur dengan persentase 83,58 % lebih kecil dari Harga Perkiraan Sendiri (HPS).                Hasil penelitian untuk paket Pekerjaan Lanjutan Pembangunan Jaringan Irigasi DI. Tanah Abang (200 Ha)  Kabupaten Kutai Timur, diikuti sebanyak 7 (tujuh) perusahaan yang memasukkan dokumen penawaran, hasil evaluasi penawaran, 6 (enam) perusahaan dinyatakan gugur/tidak memenuhi syarat teknis dan 1 (satu) perusahaan yang memenuhi syarat administrasi, teknis, harga dan layak untuk dijadikan sebagai pemenang pelelangan yaitu PT. Satria Muda Balangan, dengan penawaran terkoreksi sebesar Rp.3.995.102.000,00 adalah penawaran terendah yang memenuhi syarat setelah evaluasi penawaran sistem gugur dengan persentase 79,90 % lebih kecil dari Harga Perkiraan Sendiri (HPS).Kesimpulan bahwa pelaksanaan pelelangan pengadaan jasa konstruksi pada Irigasi dan Rawa I tahun 2012 telah sesuai dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 54 Tahun 2010 dan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 07/PRT/M/2011.

EFEKTIVITAS UNITED NATIONS MISSIONS ORGANIZATION IN THE DEMORCATIC REPUBLIC OF THE CONGO (MONUC) DALAM KONFLIK DI REPUBLIK DEMOKRASI KONGO

Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 1, No 1 (2014): WISUDA FEBRUARI 2014
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research describes effectiveness of MONUC while maintained their missions as peacekeeper in Democratic Republic of the Congo. It examines the missions that MONUC did during 1999 until 2010. MONUC is a peacekeeping mission authorized by United Nations Security Council. Its initial aims were to watch the implementation of Lusaka Ceasefire Agreement, ceasefire agreement of Congo War II. Later, its aims were expanded due to the complexity of conflicts in Democratic Republic of the Congo until June 2010. Its capability also changed from the traditional peacekeeper based on Chapter VI UN Charter became more robust mission, adopted from Chapter VII UN Charter. However, the presence of MONUC in Democratic Republic Congo was unable to prevent to massive victims of the sporadic conflicts. Mass murder, rape, looting, and other human right abusive acts, occurred in the country left MONUC had nothing much to do. This research is a qualitative research. It uses the library research method with that collecting secondary data from books, journals, and internet. It uses international organization theory and organization effectiveness to explain MONUC during working its mandates. The result of this research shows MONUC was ineffective on its missions. It failed to protect the civilians as protection is its ultimate goal in the country.Keyword: Democratic Republic of the Congo, effectiveness, MONUC, peacekeeping, rebellion

BACAAN-BACAAN DALAM SUJUD: SUATU KAJIAN TENTANG TANAWWU’ AL-’IBADAH

Tajdid Vol 11, No 2 (2012)
Publisher : Tajdid

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanawwu’ al- ‘ibadah ada/ah bagian darn upaya memahami hadis-hadis yang berhubungan dengan ibadah. Dalam metodologi hadis bahwa tanawwu’ ibadah perlu diketahui dan dipelajari dalam rangka memahami perbedaan-perbedaan dalam suatu ibadah, seperti: bacaan-bacaan sujud dalam sholat. Ada reakci yang berbeda-beda anlara hadis-hadis yang diriwayatkan abu hurairah r.a, Sa ‘ad ibn Ubaidah, ‘Uqubah ibn ‘Amir dan ‘Aisyah. Dalam menyikapi hal tersebut, para ulama ada yang pro dan ada pula yang kontra. Yang jelas perbedaan-perbedaan tersebut ada/ah fitrah yang mengandung kemudahan, sehingga dapat dipahami darn berbagai kalangan serta mudah untuk di hafal. Intinya bahwa bacaan-bacaan sujud dalam shalat ada/oh bagian dan tanawwu’ a!- ‘ibadah yang tetap ada dalam kehidupan metodologi hadis. Dan merupakan wajah baru dalam memahami hadis lebih dalam lagi. Kata Kunci : Bacaan-Bacaan Dalam Sujud, Tanawwu’ al-’Ibadah.

Ibnu Sabil dalam Perspektif Al-Quran

Tajdid Vol 10, No 2 (2011)
Publisher : Tajdid

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ibnu Sabil berasal dari bahasa Arab yang sudah menjadi bahasa Indonesia Ibnu Sabil dimaknai dengan orang yang musafir atau orang yang dalam perjalanan. Pembicaraan tentang Ibn Sabil dalam Al-Quran selalu di kaitkan dengan zakat atau harga ghanimah (Perampasan Perang). Artinya golongan Ibnu Sabil juga berhak memperoleh bagian zakat atau ghanimah. Bagian yang diperolehnya itu menurut perspektif al-Quran merupakan suatu kebaikan. Konsekwensi dari kebaikan itu adalah pahala bagi meraka yang mengerjakannya. KataKunci : Ibnu Sabil, Zakat, Ghanimah.

PERBUDAKAN DALAM AL-QUR’AN : (Suatu Kajian Hukum dengan Pendekatan Tafsir Tematik)

Tajdid Vol 12, No 1 (2013)
Publisher : Tajdid

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Al-Qur’an telah menginformasikan perihal perbudakan yang termaktub dalam beberapa term yaitu ‘abad, ‘amah, raqabah dan mamluk. Masing – masing term secara umum mengandung artian yang berbeda sesuai dengan substansinya, namun visi dan misinya adalah adanya sikap kepatuhan, keta’atan dan ketundukan pada aturan – aturan perorangan, kelompok ataupun institusi tertentu tanpa dapat berbuat banyak (pasrah). Sikap pasrah inilah yang dikenal dengan perbudakan. Artikel ini hendak memberikan pemahaman baru terhadap ayat – ayat Al-Qur’an tentang perbudakan yang dianggap qathiyah yang tidak perlu ditafsirkan lagi. Di mana pemahaman baru dari artian perbudakan itu dapat dipahami dalam konteks orang – orang yang menjual jasa, seperti : pembantu, buruh kasar, TKW dan lain sebagainya. Karena, ketika hak – haknya tidak terpenuhi, kemudian dianiaya, dizalimi dan dikebiri, maka dapat dikategorikan kepada artian perbudakan. Kata Kunci : Perbudakan, Pendekatan Tafsir Tematik

PENGARUH PARTISIPASI ANGGARAN, KEJELASAN TUJUAN DAN EVALUASI TERHADAP KINERJA APARAT PEMERINTAH KABUPATEN GORONTALO

AL-Buhuts Vol 10, No 1 (2014): Al-Buhuts
Publisher : AL-Buhuts

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan membahas keterkaitan antara karakteristik anggaran yang meliputi partisipasi anggaran, kejelasan tujuan, dan evaluasi terhadap kinerja aparat Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo. Dari penelitian ini ketahui bahwa Partisipasi anggaran berpengaruh signifikan terhadap kinerja aparat Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo sesuai dengan keikutsertaan aparat dalam melakukan usulan kegiatan dari masyarakat, usulan SKPD, melaksanakan penyusunan anggaran dengan sungguh-sungguh, penanganan penyusunan anggaran, kebijakan umum anggaran dan hasil program kegiatan penyusunan anggaran. Kejelasan tujuan anggaran berpengaruh signifikan terhadap kinerja aparat Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo sesuai dengan kejelasan atas percepatan pelaksanaan program kegiatan, pelaksanaan kegiatan yang ditetapkan APBD, memuaskan masyarakat atas pelaksanaan kegiatan APBD, besarnya anggaran yang dikelola, keterbatasan sumber daya dan hasil kegiatan yang dicapai.

PERBUDAKAN DALAM AL-QUR’AN (Suatu Kajian Hukum dengan Pendekatan Tafsir Tematik)

Tajdid Vol 12, No 1 (2013)
Publisher : Tajdid

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Al-Qur’an telah menginformasikan perihal perbudakan yang termaktub dalam beberapa term yaitu ‘abad, ‘amah, raqabah dan mamluk. Masing – masing term secara umum mengandung artian yang berbeda sesuai dengan substansinya, namun visi dan misinya adalah adanya sikap kepatuhan, keta’atan dan ketundukan pada aturan – aturan perorangan, kelompok ataupun institusi tertentu tanpa dapat berbuat banyak (pasrah). Sikap pasrah inilah yang dikenal dengan perbudakan. Artikel ini hendak memberikan pemahaman baru terhadap ayat – ayat Al-Qur’an tentang perbudakan yang dianggap qathiyah yang tidak perlu ditafsirkan lagi. Di mana pemahaman baru dari artian perbudakan itu dapat dipahami dalam konteks orang – orang yang menjual jasa, seperti : pembantu, buruh kasar, TKW dan lain sebagainya. Karena, ketika hak – haknya tidak terpenuhi, kemudian dianiaya, dizalimi dan dikebiri, maka dapat dikategorikan kepada artian perbudakan.