Articles

Found 5 Documents
Search

PERANCANGAN PENGUKURAN KINERJA PADA PT JAYA CELCON PRIMA DENGAN METODE PERFORMANCE PRISM DAN SCORING OMAX (OBJECTIVES MATRIX) Laricha, Lithrone; Agusman, Delvis; Agrida, Sanvy
Teknik dan Ilmu Komputer vol. 1 no. 4 Oktober-Desember 2012
Publisher : Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Celcon blocks produced by PT Celcon Jaya Prima are more commonly used in multistorey buildings such as offices, hospitals, hotels, industries, rather than in residential housing. To increase the stakeholders’ satisfaction and to be more competitive, PT Celcon Jaya Prima needs to develop further its products, one of which is by measuring the company’ performance. Performance measurement is done by determining the variables of KPI (Key Performance Indicator) by using Performance Prism method including stakeholder satisfaction, strategies, processes, capabilities, and stakeholders’ contributions. KPI calculation was done by AHP method. Performance measurement was performed by OMAX scoring after the weighting process completed. The results showed that PT Celcon Jaya Prima did not meet three of the KPI’s targets. It is proposed that the company employs KPI Process 5 as a way to expand its marketing strategy.  Keywords: celcon block, performance prism, KPI, AHP, OMAX
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN PUSKESMAS BERDASARKAN INDEKS KEPUASAN MASYARAKAT DAN IMPORTANCE PERFORMANCE MATRIX (Studi Kasus: Puskesmas 24 Jam Tingkat Kecamatan di Jakarta) Laricha, Lithrone; Andres, Andres; Dharma, Hilda Setia
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v6i2.4239

Abstract

Kesehatan adalah kebutuhan dasar setiap orang. Salah satu jenis pelayanan kesehatan dalam lingkup terkecil adalah Puskesmas. Pelayanan di Puskesmas terus ditingkatkan terutama dalam segi fasilitas sarana dan prasarana, tetapi beberapa masyarakat masih menganggap puskesmas kurang kompeten. Berdasarkan hal tersebut, penelitian dilakukan untuk mengetahui Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terhadap pelayanan di Puskesmas 24 jam tingkat kecamatan di Jakarta dari sisi lain selain fasilitas sarana dan prasarana dan juga untuk menentukan strategi pengembangan untuk meningkatkan kualitas pelayanan Puskesmas. Dari hasil kuesioner yang disebar kepada 384 responden di 42 Puskesmas tingkat kecamatan di Jakarta didapatkan nilai IKM sebesar 81,15 dan termasuk golongan Baik. Setelah didapatkan nilai IKM, maka selanjutnya data diolah dengan menggunakan Importance Performance Analysis sehingga didapatkan Importance Performance Matrix. Berdasarkan hasil Importance Performance Matrix, didapatkan unsur A1, A6, A10, dan A11 menjadi unsur yang harus lebih diperhatikan karena dianggap penting tetapi pelaksanaannya masih belum sesuai dengan harapan masyarakat. Strategi pengembangan akan dilakukan dengan menggunakan metode Hoshin Kanri.
PERANCANGAN SISTEM PAKAR UNTUK PENGENDALIAN KUALITAS PADA SPAREPART DENGAN SISTEM DIE CASTING (STUDI KASUS PADA PT. SJA) Ahmad, Ahmad; Laricha, Lithrone; Wijaya, Felisia
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 3, No 3 (2015): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v3i3.469

Abstract

Proses pengendalian kualitas dan pengawasan terhadap pengendalian kualitas harus ditangani oleh seorang pakar atau seorang ahli secara cepat dan tepat dalam mengatasi suatu masalah. Namun kenyataan di lapangan, seorang pakar tidak dapat hadir dan menyelesaikan semua masalah tepat waktu pada saat dibutuhkan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang dapat menyebabkan kecacatan produk, memberikan informasi tentang hal-hal yang harus diperhatikan dalam pengendalian kualitas pada bahan baku dan proses produksi, memberikan informasi berupa tindakan yang dilakukan dalam menghadapi masalah tentang pengendalian kualitas yang ada, memberikan usulan rancangan sistem pakar untuk mendukung proses pengendalian kualitas dengan menggunakan sistem pakar yang disesuaikan pada penyebab cacat yang terjadi, hal-hal yang harus diperhatikan pada pengendalian kualitas bahan baku serta proses produksi, dan upaya menghadapi cacat pada produk yang terjadi. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut maka dilakukan pengolahan data menggunakan peta kendali dan diagram pareto kemudian dilanjutkan dengan analisis penyebab cacat yang terjadi menggunakan fishbone diagram dan FMEA. Semua informasi yang didapat mengenai pengendalian kualitas untuk setiap prosesnya akan disajikan dalam bentuk sistem pakar. Dari penelitian ini dapat disimpulkan terdapat tiga jenis cacat yang ada pada PT. SJA, yaitu cacat visual. Keropos, dan dimensi. Masing- masing memiliki faktor penyebab yang berbeda-beda. Kata Kunci: Sistem Pakar, Pengendalian Kualitas, FMEA
ANALISIS SISTEM MANAJEMEN MUTU DENGAN MALCOLM BALDRIGE NATIONAL QUALITY AWARD DI PERUSAHAAN GLOBAL BERSTANDARISASI ISO 9001:2008 (STUDI KASUS : PT. ZEBRA ASABA INDUSTRIES) Kosasih, Wilson; Laricha, Lithrone; ., Hendrawan
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Teknik Industri (Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v4i2.492

Abstract

PT Zebra Asaba Industries merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang produksi alat tulis kantor. PT Zebra Asaba Industries belum pernah melakukan pengukuran kinerja secara keseluruhan sebelumnya, pengukuran kinerja yang ada hanya dilakukan atas beberapa bidang saja. Berdasarkan penelitian ini, dilakukan penilaian terhadap kinerja di PT. Zebra Asaba Industries dari penerapan yang sudah dilakukan yakni ISO 9001 dan melakukan penilaian kesiapan dengan menggunakan referensi Malcolm Baldrige National Quality Award dan Analytical Hierarchy Process. Output yang diharapkan dari penelitian ini adalah kondisi kinerja perusahaan pada saat sekarang ini sehingga perusahaan dapat mengetahui posisinya sekarang ini dan dapat melakukan perbaikan–perbaikan untuk kemajuan perusahaan. Berdasarkan analisa dan penilaian, perusahaan telah mematuhi apa yang terdapat dalam ISO 9001, dan untuk pendekatan Malcolm Baldrige National Quality Award, perusahaan memperoleh nilai sebesar 698. PT. Zebra Asaba Industries ini berada pada kondisi “Industry Leader”, dan dapat dikatakan bahwa 80,68% perusahaan ini telah siap untuk menerapkan pendekatan Malcolm Baldrige National Quality Award. Dan dari metode Analytical Hierarchy Process, telah diketahui pembobotan berdasarkan ranking, dimana dari 7 kriteria, fokus pasar dan pelanggan memiliki bobot yang paling tinggi. Kata kunci: Penilaian Kinerja, Sistem Manajemen Mutu, Malcolm National Quality Award, ISO 9001, Analytical Hierarchy Process
ANALISIS KUALITAS LAYANAN PADA PERUSAHAAN JASA TRAVEL AGENT BERBASIS E-COMMERCE DENGAN METODE E-SERVQUAL DAN QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT Laricha, Lithrone; Saryatmo, Agung; Avilla, Lita
Business Management Journal Vol 13, No 2 (2017): Business Management Journal, Jurnal Manajemen
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (972.998 KB) | DOI: 10.30813/bmj.v13i2.919

Abstract

ABSTRACTInternet media used by individuals and companies for communication and business practice is known as e-commerce which recently has been growing rapidly in Indonesia, one of which is online travel agent. Therefore, this research is aimed to evaluate and improve the service quality of online travel agent company to determine appropriate strategics for achieving competitive advantages and increasing both customer loyalty and long-term profitability. Research data was obtained by reviewing literature and distributing questionnaires to appropriate respondents in Jakarta. The multiple linear regression generated the equation of Y=0,507+0,412X1+0,053X2-0,051X3 +0,048X4+0,134X5+0,184X6-0,038X7+0,096X8. Based on E-ServQual method, negative values obtained from 24-service attributes had not been in accordance with the customer expectation. Researcher obtained four attributes as improvement key-priorities by mapping each attributes into the IPA matrix. Meanwhile, by using Kano model for attributes categorization, researcher was able to derive eight attributes suitable in indifferent category, four attributes in must-be category, and twelve attributes in one-dimensional category. Finally, after integrating the results of E-ServQual and Kano model into QFD, researcher got the five technical responses with the largest percentage which is expected to better fulfill the customer desire and satisfaction.Keywords: Multiple Linear Regression Analysis, E-ServQual, Importance-Performance Analysis, Kano Model, Quality Function Deployment