Articles

Found 33 Documents
Search

Analisis Spektrum Serapan Optis Polianilin Hasil Sintesis Polimerisasi Kimia Interfasial Agustiani, Erni; Malino, Mariana Bara’allo; Lapanporo, Boni Pahlanop
PRISMA FISIKA Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : PRISMA FISIKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.964 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi dopan asam klorida terhadap spektrum serapan polianilin yang diproses menggunakan polimerisasi kimia interfasial. Polimerisasi dilakukan dengan variasi konsentrasi dopan 0,5M, 1M, 1,5M, 2M dan 2,5M. Spektrum yang diperoleh dari hasil karakterisasi UV-Vis menunjukkan adanya perubahan sifat polianilin dari sifat isolatif menuju kearah konduktif yang diindikasikan oleh pergeseran serapan dari rentang ultraviolet menuju ke arah inframerah dekat dan oleh penyempitan celah energi optis pada polianilin yang telah didoping.
RANCANG BANGUN PENGONTROL SUHU OTOMATIS PADA SISTEM PEMANAS DAY OLD CHICKEN (DOC)BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA8 Syafitri, Nia; Arman, Yudha; Lapanporo, Boni Pahlanop
PRISMA FISIKA Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : PRISMA FISIKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1058.104 KB)

Abstract

Telah dirancang dan dibuat sistem pengontrol suhu tempat perkembangbiakan DOC berbasis mikrokontroler ATMega8. Sistem kontrol ini dapat mengendalikan suhu tempat perkembangbiakan DOC dengan setting suhu32°C dan 35°C. Mikrokontroler ATMega8 digunakan sebagai pengontrol sistem dan sensor suhu DS1822 sebagai pendeteksi suhu. Tampilan informasi suhu akan ditampilkan oleh LCD (Liquid Crystal Display) 16x2. Sistem ini menerapkan kontroler PI (Proporsional Plus Integral)dalam mengontrol kondisi suhu tempat perkembangbiakan DOC, agar tetap stabil di suhu 32°C dan 35°C.Dari hasil pengujian sistem secara keseluruhan didapatkan nilai konstanta kontroler PI berupa Kpdan Ki sebesar 100 dan 0,8, dapat menjaga kestabilan pada suhu 35°C, namun pada suhu 32°C menghasilkan error sebesar ± 0,06°C. Hal ini dikarenakan pada saat pengujian, suhu sistem hampir mendekati suhu ruangan yaitu sebesar 28,5°C.Kata Kunci: Mikrokontroler ATMega8,  Sensor Suhu DS1822,  Kontroler PI bidi7� ga@��ֿ>°C dan 35°C. Mikrokontroler ATMega8 digunakan sebagai pengontrol sistem dan sensor suhu DS1822 sebagai pendeteksi suhu. Tampilan informasi suhu akan ditampilkan oleh LCD (Liquid Crystal Display) 16x2. Sistem ini menerapkan kontroler PI (Proporsional Plus Integral)dalam mengontrol kondisi suhu tempat perkembangbiakan DOC, agar tetap stabil di suhu 32°C dan 35°C.Dari hasil pengujian sistem secara keseluruhan didapatkan nilai konstanta kontroler PI berupa Kpdan Ki sebesar 100 dan 0,8, dapat menjaga kestabilan pada suhu 35°C, namun pada suhu 32°C menghasilkan error sebesar ± 0,06°C. Hal ini dikarenakan pada saat pengujian, suhu sistem hampir mendekati suhu ruangan yaitu sebesar 28,5°C.
Uji Kualitas Minyak Goreng Berdasarkan Perubahan Sudut Polarisasi Cahaya Menggunakan Alat Semiautomatic Polarymeter Nuraniza, Nuraniza; Lapanporo, Boni Pahlanop; Arman, Yudha
PRISMA FISIKA Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : PRISMA FISIKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.731 KB)

Abstract

Telah dilakukan uji kualitas minyak goreng dengan  parameter perubahan sudut polarisasi cahaya menggunakan alat semiautomatic polarymeter. Minyak goreng yang digunakan adalah minyak goreng dari kelapa sawit dan minyak goreng dari kelapa. Minyak goreng yang diuji, dipanaskan terlebih dahulu sampai suhu 200 °C, dengan variasi hingga lima kali pemanasan. Nilai sudut polarisasi yang diperoleh untuk minyak goreng dari kelapa sawit tanpa pemanasan yaitu 33,38°, dan untuk 5 kali pemanasan yaitu 37,51°, minyak goreng kelapa tanpa pemanasan sudut polarisasinya yaitu 26,83°, dan dengan 5 kali pemanasan yaitu 29,55°. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kualitas minyak goreng yang paling baik adalah minyak goreng dengan sudut polarisasi yang paling kecil. Hal ini dibuktikan dengan nilai bilangan peroksida pada minyak goreng yang cenderung meningkat setelah minyak goreng dipanaskan. Untuk minyak goreng dari kelapa sawit, bilangan peroksida sebelum minyak dipanaskan sebesar 7,26 MgO2/Kg, setelah 5 kali dipanaskan sebesar 10,27 MgO2/Kg. Untuk minyak kelapa sebelum dipanaskan bilangan peroksida adalah 0,63 MgO2/Kg, dan setelah 5 kali dipanaskan sebesar 12,20 Mg O2/Kg.   Kata kunci: Sudut Polarisasi, Minyak Goreng, Semiautomatic Polarymeter, Bilangan Peroksida.
Analisis Data Spektrum Spektroskopi FT-IR untuk Menentukan Tingkat Oksidasi Polianilin Aspi, Aspi; Malino, Mariana Bara’allo; Lapanporo, Boni Pahlanop
PRISMA FISIKA Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : PRISMA FISIKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13640.583 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menunjukkan salah satu pemanfaatan metode FT-IR yakni untuk menentukan tingkat oksidasi dengan contoh sampel adalah PANi. PANi disintesis menggunakan polimerisasi elektrokimia galvanostatis serta didoping oleh dopan HCl dengan variasi dopan 1,5 M, 1,75M,  2 M, 2,25 M, dan 2,5M. Spektrum transmitansi FT-IR menunjukkan peningkatan konsentrasi dopan HCl akan cenderung menurunkan intensitas transmitansi pada bilangan gelombang yang sama atau mendekati. Spektrum serapan FT-IR PANi menunjukkan keberadaan cincin kuinoid dan cincin benzoid, dan berdasarkan penentuan luasan kuinoid dan luasan benzoid diperoleh tingkat oksidasi optimum garam emeraldin yaitu 0,36 pada konsentrasi dopan 2 M.   Kata Kunci: Spektrum serapan FT-IR, Tingkat oksidasi, Polianilin, Elektrokimia galvanostatik, Dopan.
Penentuan Kadar Kering Karet (K3) Dan Pengukuran Konstanta Dielektrik Lateks Menggunakan Arus Bolak Balik Berfrekuensi Tinggi Sulasri, .; Malino, Mariana Bara; Lapanporo, Boni Pahlanop
PRISMA FISIKA Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : PRISMA FISIKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.435 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menentukan Kadar Kering  Karet (K3) dan mengukur konstanta dielektrik lateks menggunakan arus bolak-balik berfrekuensi tinggi. K3 diperoleh menggunakan metode gravimetri dengan memvariasikan lama waktu pengeringan lateks yakni 6 jam, 8 jam, 10 jam dan 12 jam. Konstanta dielektrik lateks diukur menggunakan rangkaian RLC. Nilai K3 optimum diperoleh dari lama waktu pengeringan 8 jam yakni sebesar 28,235% dan konstanta dielektrik lateks sebesar 0,374 untuk lama waktu pengeringan 6 jam,  0,123 untuk lama waktu pengeringan 8 jam,  0,159 untuk lama waktu pengeringan 10 jam dan 0,335 untuk lama waktu pengeringan 12 jam.  Konstanta dielektrik lateks menurun seiring pertambahan K3.   Kata kunci: kadar kering karet (K3), konstanta dielektrik, rangkaian RLC, lateks
Aplikasi Persamaan Einstein Hyperbolik Geometrik Flow Pada Lintasan Cahaya di Alam Semesta Risko, .; Hasanuddin, .; Lapanporo, Boni Pahlanop; Azwar, Azrul
PRISMA FISIKA Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : PRISMA FISIKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.96 KB)

Abstract

Telah dilakukan sebuah kajian persamaan Einstein hyperbolic geometric flow dan aplikasinya pada lintasan cahaya di alam semesta. Solusi persamaan Einstein hyperbolic geometric flow menunjukkan bahwa dinamika alam semesta mengembang dan dipercepat tanpa batas yang sebanding dengan nilai . Berdasarkan solusi tersebut diketahui bahwa lintasan cahaya di alam semesta akan bergerak mengikuti arah pengembangan alam semesta yang berarti cahaya akan bergerak pada waktu tertentu dari  dan selanjutnya akan bergerak keluar sepanjang garis lurus secara radial dengan nilai  dan  konstan. Model tersebut menunjukkan bahwa lintasan cahaya bergerak sepanjang geodesiknya.   Kata kunci: persamaan Einstein hyperbolic geometric flow, persamaan geodesik, lintasan cahaya.
Optimasi Rangkaian dan Material Kumparan pada Rangkaian Transfer Listrik Tanpa Kabel Terhadap Jarak Jangkauan Pengiriman Energi Listrik Pynanjung, Pramushinta Arum; Lapanporo, Boni Pahlanop; Faryuni, Irfana Diah
PRISMA FISIKA Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : PRISMA FISIKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1879.55 KB)

Abstract

Telah dilakukan pengujian material dan diameter kumparan pada rangkaian transfer listrik tanpa kabel dengan prinsip resonansi. Pengujian meliputi perancangan rangkaian dan pengujian nilai persentase amplitudo tegangan puncak ke puncak pada kumparan. Tegangan referensi yang diberikan pada rangkaian uji coba transfer listrik yaitu sebesar ± 7 Volt dan frekuensi yang diberikan oleh rangkaian osilator ± 1,35 MHz. Berdasarkan pengujian kumparan, kemudian dilakukan optimasi pada rangkaian transfer listrik dengan menggunakan kumparan tembaga berdiameter 32 cm. Kumparan pada rangkaian transmitter dibuat Center Tapped dengan jumlah lilitan sebanyak 24 lilitan dan kumparan reciever 12 lilitan. Rangkaian ini mampu menghidupkan sebuah lampu LED sejauh 50 cm dengan tegangan referensi yang diberikan sebesar ± 12 Volt dan frekuensi yang diberikan oleh rangkaian osilator ± 107,105 kHz. Kata kunci : Optimasi, Resonansi, Kumparan, Transmitter, Receiver
Rancang Bangun Sistem Data Logger Alat Ukur Suhu, Kelembaban dan Intensitas Cahaya yang Terintegrasi Berbasis Mikrokontroler ATMega328 Pada Rumah Kaca Faurizal, .; Lapanporo, Boni Pahlanop; Arman, Yudha
PRISMA FISIKA Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : PRISMA FISIKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5235.065 KB)

Abstract

Telah dilakukan pembuatan alat ukur suhu, kelembaban dan intensitas cahaya pada rumah kaca berbasis mikrokontroler ATMega328. Perangkat ini menggunakan sensor suhu dan kelembaban SHT11, dan sensor intensitas cahaya BH1750FVI. Alat ukur ini terdiri dari beberapa bagian utama yaitu unit mikrokontroler ATMega328, SD Card, Bluetooth HC-06, LCD, RTC, sensor SHT11, dan sensor BH1750FVI. Metode yang digunakan merupakan metode eksperimen yang meliputi perancangan, pembuatan, dan pengujian perangkat. Setelah melakukan pengujian maka perangkat sistem sensor SHT11 dapat memantau suhu dan kelembaban, dan sensor BH1750FVI dapat memantau intensitas cahaya pada rumah kaca. Hasil pengujian alat ukur ini menunjukkan nilai selisih pembacaan (error) antara perangkat dengan alat ukur pembanding yaitu suhu sebesar 0,03%, kelembaban 0,23%, dan intensitas cahaya 0,35%.  Perangkat ini dilengkapi dengan sistem data logger yang dapat menyimpan data hasil pengukuran ke SD Card secara real time setiap 5 menit dengan format text document (*.txt). Data tersebut kemudian dikirim ke smartphone android melalui koneksi bluetooth pada jarak maksimal 26 meter.   Kata kunci : Data Logger, Mikrokontroler ATMega328, SHT11, BH1750FVI
Model Sederhana Gerak Meteor di Atmosfer yang Jatuh Tegak Lurus Terhadap Permukaan Bumi Fadhila, Nur; Arman, Yudha; Lapanporo, Boni Pahlanop
PRISMA FISIKA Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : PRISMA FISIKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1285.711 KB)

Abstract

Persamaan gerak meteor merupakan persamaan diferensial non liniear yang saling terkopel yang sulit diselesaikan secara analitik sehingga diperlukan metode lain. Pada penelitian ini persamaan gerak meteor diselesaikan menggunakan metode Runge Kutta orde-4 dengan penyederhanaan meteor dimodelkan dalam dua geometri yaitu silinder dan bola. Hasilnya model meteor dengan geometri silinder mengalami pengurangan massa lebih kecil dari model meteor dengan geometri bola sehingga kecepatan model meteor dengan geometri silinder pada saat sampai dipermukaan bumi lebih kecil dari model meteor dengan geometri bola.   Kata kunci  : Atmosfer, Meteor, Runge Kutta
PREDIKSI KONSENTRASI INOKULUM DAN UMUR FERMENTASI PADA TEMPE MENGGUNAKAN LARIK SENSOR GAS DENGAN METODE JARINGAN SYARAF TIRUAN Kamirul, .; Lapanporo, Boni Pahlanop
POSITRON: Berkala Ilmiah Fisika Vol 4, No 2 (2014)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Univetsitas Tanjungpura

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.885 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang prediksi konsentrasi inokulum dan umur fermentasi pada tempe menggunakan sistem larik sensor gas. Sistem larik sensor gas terdiri dari 3 subsistem yaitu pengindera, elektronik, dan pengolahan data. Subsistem pengindera dirancang menggunakan sensor MQ-3, MQ-4, dan MG-811 yang masing-masing peka terhadap perubahan kadar gas alkohol, metana, dan karbondioksida. Sebagai subsistem elektronik digunakan mikrokontroler ATMega328P yang berfungsi sebagai elemen pemroses data keluaran dari sensor gas. Sedangkan sebagai subsistem pengolahan data digunakan Jaringan Syaraf Tiruan (JST) propagasi balik sebagai salah satu metode prediksi yang akurat. Hasil simulasi menunjukkan bahwa model mampu mengikuti pola keluaran konsentrasi inokulum dan umur fermentasi tempe dengan korelasi yang sama yaitu 0,99, dengan MSE (Mean Squared Error) sebesar 1,78.10-4 dan  8,83.10-4. Nilai korelasi konsentrasi inokulum dan umur fermentasi menggunakan data pengujian masing-masing sebesar 0,98 dan 0,99 dengan MSE 8,92.10-5 dan 2,31. 10-3 .