Articles

Found 12 Documents
Search

PENERAPAN MODEL QUANTUM TEACHING SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN IPS KELAS V SD LAILA, NUR
KALAM CENDEKIA PGSD KEBUMEN Vol 3, No 1 (2014): Kalam Cendekia
Publisher : KALAM CENDEKIA PGSD KEBUMEN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.504 KB)

Abstract

Abstract: Application Of Quantum Teaching Models An Efforts To Increase The Learning Quality Social Studies Fifth Grade Elementary School. The aims of this research are: (1) to describe the steps in the application of quantum teaching models an effort to increase the learning quality social studies fifth grade elementary school (2) to increase the learning teaching social studies fifth grade elementary school; (3) to know the constraints and solutions in the application of quantum teaching models on learning social studies fifth grade elementary school. This research has the shape of colaboration Class Actions Research. This research was held in 3 cycles. There were 4 stages in each cycle. They were planning, implementation, observation, and reflection. Data collection tecnhniques using observation, testing, documentation, and questionnaires. Quality of teaching has increased from cycle 1 to cycle. The percentage of student activity cycle I 74,8% and cycle II 86,7%. The percentage of motivation learning student cycle I 80,6% and cycle II 87,5%. While mastery learning student cycle I 92,9% and cycle II 98%. Keywords: Quantum Teaching, Learning Quality, Social Studies Elementary School Abstrak: Penerapan Model Quantum Teaching Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Pembelajaran IPS Kelas V SD. Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsiskan langkah-langkah penerapan model quantum teaching sebagai upaya peningkatan kualitas pembelajaran IPS kelas V SD; (2) untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPS kelas V SD dengan model quantum teaching; (3) untuk mengetahui kendala dan solusi dalam penerapan model quantum teaching pada pembelajaran IPS kelas V SD. Penelitian ini berupa penelitian tindakan kelas kolaboratif yang dilak-sanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dokumentasi, dan kuesioner. Kualitas pembelajaran mengalami peningkatan dari siklus I sampai Siklus II. Persentase keaktifan siswa siklus I 74,8% dan siklus II 86,7%. Persentase motivasi belajar siswa siklus I 80,6% dan siklus II 87,5%. Sedangkan ketuntasan belajar siswa siklus I 92,9% dan siklus II mencapai 98%.   Kata Kunci: Quantum Teaching, Kualitas Pembelajaran, IPS SD
RANCANG BANGUN OPTIMASI KEBUTUHAN BAHAN BAKU MENGGUNAKAN ALGORITMA WAGNER-WHITIN Saikhu, Ahmad; Sarwosri, Sarwosri; Laila, Nur
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 7, No 4, Juli 2009
Publisher : Teknik Informatika, ITS Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lotting or purchasing raw materials is one step in Material Requirement Planning. Lotting technique that already known is the Wagner-Within algorithm. This algorithm is widely used because it provides optimal solutions for problem sizedeterministic dynamic reservation at a particular time period in which the needs of the entire period must be completed. It takes a application system of optimization planning raw material requirements using the Wagner-Whitin algorithm. The development of this process begins with building a power module of demand data using Arima method (1,1,1), then followed by forecasting modules of consumer demand for end product by using the multiplicative decomposition forecasting methods, and ends with the development of Materials Requirement Planning module (MRP I) using the Wagner-Whitin algorithm. The results of the test system with test data is the generation of data will form the same pattern that is likely up from week to week. Forecasting results have high accuracy registration of 99.48%, 99.64% and 99.68%. Wagner-Whitin algorithm always produces the combination of weeks. Result of the combination in the first week will produces the minimum cost for the entire week of production.
Kelembagaan Kemitraan Hulu Hilir Untuk Pasokan Air Das Cidanau, Provinsi Banten Laila, Nur; Murtilaksono, Kukuh; Nugroho, Bramasto
Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan Vol 11, No 2 (2014): Jurnal Penelitian Sosial Ekonomi Kehutanan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perubahan Iklim dan Kebijakan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemitraan hulu hilir DAS Cidanau telah dibangun sejak tahun 2005 dengan pendekatan pembayaran jasa lingkungan (PJL). Stakeholder yang terlibat adalah PT Krakatau Tirta Industri (KTI) sebagai pemanfaat air baku dari sungai Cidanau untuk tujuan komersil membayar kepada penyedia jasa lingkungan (komunitas petani hutan) di hulu DAS terhadap perannya melakukan konservasi lahan. Komunitas hutan harus mempertahankan tegakan pohon sesuai dengan jumlah dan masa kontrak yang disepakati keduanya. Kemitraan ini difasilitasi oleh Forum Komunikasi DAS Cidanau (FKDC) yang anggotanya terdiri dari para pihak. Tujuan penelitian ini adalah merumuskan kelembagaan kemitraan untuk pasokan air DAS Cidanau. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan analisis data secara umum mengacu pada analisis pengembangan institusi (IAD) yang dikembangkan oleh Ostrom (2008). Informan/responden ditentukan secara sengaja (pur posive sampling) dan penentuan informan kunci dilakukan dengan teknik snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status kepemilikan lahan masyarakat yang masuk dalam mekanisme PJL mayoritas adalah hak milik pribadi (private property), dengan mata pencaharian pada umumnya merupakan petani yang menjual hasil tanamannya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Pada periode pertama kontrak (2005-2009) ada dua kelompok yang terputus kontrak dari empat kelompok tani yang menjalin kemitraan, yakni Kelompok Tani Karya Bersama dan Agung Lestari, sedangkan pada periode kedua (2010-2014) ada lima kelompok tani yang menjadi anggota PJL termasuk kelompok tani yang memperpanjang kontrak pada periode pertama yakni Karya Muda II. Untuk mewujudkan kelembagaan kemitraan DAS Cidanau selain pembenahan aturan main, hal penting yang harus dilakukan adalah penguatan kelembagaan FKDC. Agar kinerja pemutusan kontrak pada desa Cibojong dan Kadu Agung tidak terjadi pada kelompok tani lainnya, diperlukan : a) pendekatan individual untuk kelompok tani yang heterogen, b) pembentukan lembaga keuangan alternatif desa, c) adanya peluang penjarangan dengan jumlah dan diameter pohon tertentu, dan d) pengkajian jumlah pembayaran yang diberikan pada petani penyedia jasa lingkungan.
Kelembagaan Kemitraan Hulu Hilir Untuk Pasokan Air Das Cidanau, Provinsi Banten Laila, Nur; Murtilaksono, Kukuh; Nugroho, Bramasto
Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan Vol 11, No 2 (2014): Jurnal Penelitian Sosial Ekonomi Kehutanan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Sosial, Ekonomi, Kebijakan dan Perubahan Iklim

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemitraan hulu hilir DAS Cidanau telah dibangun sejak tahun 2005 dengan pendekatan pembayaran jasa lingkungan (PJL). Stakeholder yang terlibat adalah PT Krakatau Tirta Industri (KTI) sebagai pemanfaat air baku dari sungai Cidanau untuk tujuan komersil membayar kepada penyedia jasa lingkungan (komunitas petani hutan) di hulu DAS terhadap perannya melakukan konservasi lahan. Komunitas hutan harus mempertahankan tegakan pohon sesuai dengan jumlah dan masa kontrak yang disepakati keduanya. Kemitraan ini difasilitasi oleh Forum Komunikasi DAS Cidanau (FKDC) yang anggotanya terdiri dari para pihak. Tujuan penelitian ini adalah merumuskan kelembagaan kemitraan untuk pasokan air DAS Cidanau. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan analisis data secara umum mengacu pada analisis pengembangan institusi (IAD) yang dikembangkan oleh Ostrom (2008). Informan/responden ditentukan secara sengaja (pur posive sampling) dan penentuan informan kunci dilakukan dengan teknik snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status kepemilikan lahan masyarakat yang masuk dalam mekanisme PJL mayoritas adalah hak milik pribadi (private property), dengan mata pencaharian pada umumnya merupakan petani yang menjual hasil tanamannya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Pada periode pertama kontrak (2005-2009) ada dua kelompok yang terputus kontrak dari empat kelompok tani yang menjalin kemitraan, yakni Kelompok Tani Karya Bersama dan Agung Lestari, sedangkan pada periode kedua (2010-2014) ada lima kelompok tani yang menjadi anggota PJL termasuk kelompok tani yang memperpanjang kontrak pada periode pertama yakni Karya Muda II. Untuk mewujudkan kelembagaan kemitraan DAS Cidanau selain pembenahan aturan main, hal penting yang harus dilakukan adalah penguatan kelembagaan FKDC. Agar kinerja pemutusan kontrak pada desa Cibojong dan Kadu Agung tidak terjadi pada kelompok tani lainnya, diperlukan : a) pendekatan individual untuk kelompok tani yang heterogen, b) pembentukan lembaga keuangan alternatif desa, c) adanya peluang penjarangan dengan jumlah dan diameter pohon tertentu, dan d) pengkajian jumlah pembayaran yang diberikan pada petani penyedia jasa lingkungan.
SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN DATA INVENTORY PADA TOKO BUKU STUDI CV. ANEKA ILMU SEMARANG Laila, Nur; Wahyuni, -
Jurnal Teknik Elektro Vol 3, No 1 (2011): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inventory is things or working equipment that is used in business management which isconducted or operational equipment of a company. Without an inventory, a business can not beperformed. Therefore, the exsistence of inventory is very important. CV. Aneka Ilmu Semarangconducts activities in producting and selling books. In managing its data, this company still usesmanual system, so that, the information that is produced is not quick and not careful. In on effort toimprove inventory information system which is formerly conducted manually to be a computerizedinformation system, planning and system analization are needed so that it will enable the company tomake information system from being manual into computerized.In compiling the final assignment, the writer performed effort to obtain concrete data which arereliable, so the objectives of the writing of this final assignment can be a chieved and this finalassignment can show a reliable informations in this observation, the writer used some methods whichare. Interview to some related section, the interview is conducted in oral questions or written ones,observation by performing observation to study objects, and literature study by compiling data and byreading relevant books which are related to observation matters.After the whole arrangement is made, it is kni\own that with inventory information system, thesearch for stock items will be easier and faster, because every transaction (buying or selling), availablestocks will be update (noted) automatically, so that ware house employee will find that he/she cancheck available stocks move easier and faster.Keyword : Information system, of inventory, data management
PELAKSANAAN SELF ASSESMENT SYSTEM MENURUT PERSEPSI WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI Laila, Nur; Mustaqim, Mustaqim
Jurnal Analisis Bisnis Ekonomi Vol 4 No 2 (2006): Volume 4, Nomor 2, Oktober 2006
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.105 KB)

Abstract

The aim of this research is to investigate the empirical evidence about influence perception personal tax payer to bring about self assesment system. Self assesment system is system of tax collection that give to tax payer o calculate, to report, to Tx Servanter Office, and the deposite by him/hisself him/his taxses to Cash of State. This research was to examine whether are there influence perceptions between personal tax payer to bring about selt assesment system. The analysis is based on the answer from respondent where its data are gathered trough questionaires in which ita distribution at Magelang. The sample of this research are personality, who take from employee and official from governmental office. The respondents of this research are 40 respondents. Convenience sampling have used in this research. The method of analysis data are descriptive statistic, validity and reability, and regression, and partial t-test. Result showed that, the data in this research is valid and reliable. The results showed taht perception personal tax payer are influence to bring about self assesment system. The analysis perception personal tax payer to bring about self assesment system have influence with t-test 7.069 and p=0.000, p<0.05.
Peran Guru dalam Menstimulasi Kemampuan Menggambar pada Anak Usia Dini di Raudhatul Athfal Kuningan Jawa Barat laila, Nur; Ulfah, Maulidya; Yani, Ahmad
Journal of Studies in Early Childhood Education (J-SECE) Vol 1 No 1 (2018): Maret 2018, Number 1, Volume 1
Publisher : Prodi PG Pendidikan Anak Usia Dini, IKIP Veteran Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Drawing Activities is one form of learning that serve as aspects of early childhood development. This activity is often applied in RA Qurrata Ayun Kuningan. Drawing activities can run smoothly with stimulus provided by educators, so it is important for teachers to have a standard as a teacher who has creativity and has the ability to compete as a professional early childhood educator. This research is motivated by teachers who have difficulty in conditioning class, problems in this activity often occur because of lack of spirit and confidence of children to the work of drawing. This study aims to increase creativity in the development of childrens talent interest in childrens fine motor The type of research used is qualitative descriptive. Subjects in this study were children in RA Qurrata Ayun Kuningan. The means used to collect this using Observation techniques, interviews and documentation. The results of the research have shown that the role of teachers in stimulating childrens drawing ability, they have role as learning seminar, manager, facilitator, manager, demonstrator, mentor, motivator, evaluator, mediator. Evident from the results of the teachers assessment of the supervisor with a description of Good, the assessment is derived from the daily learning process of teacher which has been observed by the madrasah supervisor. From the results of the observed research, in the process of drawing activity in the children get the results well in the field of art competence. Although, among them there are some children who still find it difficult in drawing. But it can be concluded with the role of appropriate early childhood teachers will achieve the level of child development achievement, especially in the process of drawing activities to support the development of aspects of the development of art, motor and knowledge of what is seen and known that will be expressed through the art images in early childhood.   Keywords: teacher, stimulate, drawing and early childhood   Kegiatan Menggambar merupakan salah satu bentuk pembelajaran aspek perkembangan anak usia dini. Kegiatan ini diterapkan di RA Qurrata A’yun Kuningan. Kegiatan ini dapat berjalan lancar dengan diberikannya stimulus oleh pendidik, untuk itu guru harus memiliki standar kreatif dan kemampuan kompetensi sebagai pendidik anak usia dini yang profesional. Penelitian ini dilatar belakangi oleh guru yang mengalami kesulitan dalam mengelola kelas dan kepercayaan diri anak terhadap hasil karya menggambar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreatifitas dalam pengembangan seni  dan motorik halus anak. Jenis penelitian adalah dekriptif kualitatif. Subjek adalah anak di RA Qurrata A’yun Kuningan. Cara yang digunakan untuk mengumpulkan data ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran guru dalam menstimulasi kemampuan menggambar pada anak yaitu sebagai sember belajar, pengelola, fasilitator, pengelola, demonstrator, pembimbing, motivator, evaluator, mediator. Terbukti dari hasil penilaian guru dari pengawas dengan keterangan baik, penilaian tersebut diperoleh dari proses pembelajaran sehari-hari guru yang  telah diamati oleh pengawas madrasah. Proses kegiatan menggambar pada anak mendapatkan hasil dengan baik dalam bidang kompetensi seni. Dapat disimpulkan bahwa dengan adanya peran guru yang sesuai maka akan tercapainya tingkat capaian perkembangan anak khususnya dalam  proses kegiatan menggambar pada aspek perkembangan seni, motorik terhadap apa yang dilihat dan diketahui yang akan diekspresikan melalui seni gambar pada anak usia dini.     Kata Kunci: guru, stimulus, menggambar dan anak ssia dini
KELEMBAGAAN KEMITRAAN HULU HILIR UNTUK PASOKAN AIR DAS CIDANAU, PROVINSI BANTEN Laila, Nur; Murtilaksono, Kukuh; Nugroho, Bramasto
Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan Vol 11, No 2 (2014): Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Sosial, Ekonomi, Kebijakan dan Perubahan Iklim

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1995.412 KB)

Abstract

Kemitraan hulu hilir DAS Cidanau telah dibangun sejak tahun 2005 dengan pendekatan pembayaran jasa lingkungan (PJL). Stakeholder yang terlibat adalah PT Krakatau Tirta Industri (KTI) sebagai pemanfaat air baku dari sungai Cidanau untuk tujuan komersil membayar kepada penyedia jasa lingkungan (komunitas petani hutan) di hulu DAS terhadap perannya melakukan konservasi lahan. Komunitas hutan harus mempertahankan tegakan pohon sesuai dengan jumlah dan masa kontrak yang disepakati keduanya. Kemitraan ini difasilitasi oleh Forum Komunikasi DAS Cidanau (FKDC) yang anggotanya terdiri dari para pihak. Tujuan penelitian ini adalah merumuskan kelembagaan kemitraan untuk pasokan air DAS Cidanau. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan analisis data secara umum mengacu pada analisis pengembangan institusi (IAD) yang dikembangkan oleh Ostrom (2008). Informan/responden ditentukan secara sengaja (pur posive sampling) dan penentuan informan kunci dilakukan dengan teknik snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status kepemilikan lahan masyarakat yang masuk dalam mekanisme PJL mayoritas adalah hak milik pribadi (private property), dengan mata pencaharian pada umumnya merupakan petani yang menjual hasil tanamannya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Pada periode pertama kontrak (2005-2009) ada dua kelompok yang terputus kontrak dari empat kelompok tani yang menjalin kemitraan, yakni Kelompok Tani Karya Bersama dan Agung Lestari, sedangkan pada periode kedua (2010-2014) ada lima kelompok tani yang menjadi anggota PJL termasuk kelompok tani yang memperpanjang kontrak pada periode pertama yakni Karya Muda II. Untuk mewujudkan kelembagaan kemitraan DAS Cidanau selain pembenahan aturan main, hal penting yang harus dilakukan adalah penguatan kelembagaan FKDC. Agar kinerja pemutusan kontrak pada desa Cibojong dan Kadu Agung tidak terjadi pada kelompok tani lainnya, diperlukan : a) pendekatan individual untuk kelompok tani yang heterogen, b) pembentukan lembaga keuangan alternatif desa, c) adanya peluang penjarangan dengan jumlah dan diameter pohon tertentu, dan d) pengkajian jumlah pembayaran yang diberikan pada petani penyedia jasa lingkungan.
PENGARUH MOTIVASI TERHADAP KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU PAI PASCASERTIFIKASI MTS NEGERI SE-KOTA PALEMBANG TAHUN 2016 laila, Nur
Conciencia Vol 18 No 1 (2018): Conciencia
Publisher : Postgraduate of Raden Fatah State Islamic University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.311 KB)

Abstract

This study aims to provide an overview of multicultural approaches to the pedagogic competence of teachers PAI MTs Negeri pascasertifikasi as Palembang City. This research is a quantitative research used is explanatory survey method (explanatory survey method). The sample of 17 teachers of PAI consists of 9 teachers PAI M.Ts Negeri 1 and 8 teachers PAI M.Ts Negeri 2. Techniques of collecting data using tests, questionnaires, documentation. Validity and reliability. Data analysis techniques using descriptive analysis, bivariate analysis, The results showed pedagogical competence of teachers PAI (52.2%), included in the category of being. including high categories of 5 people (29.4%), and low category amounted to 12 people (70.6%). Hypothesis test concluded There is a significant influence of motivation factors on the pedagogic competence of teachers PAI MTs Negeri as Palembang City. Chi Square statistical test results obtained p value = 0.768, while the value of Odds Ratio (OR) obtained by 1,000 with the level of confidence interval 0.903 - 14.153.
Meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran IPS menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation Laila, Nur; Hariyono, Hariyono; Sumarmi, Sumarmi
Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS Vol. 1, No. 2
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.59 KB)

Abstract

This study aims to increase students' motivation in learning Social Sciences through the implementation of cooperative learning model Group Investigation. The method used in this research is the Classroom Action Research are implemented in the first cycle and the second cycle. Each cycle consists of five convened four meetings in the classroom one meeting outside of instructional hours. The type of action taken is learning social studies using cooperative learning model type Group Investigation. Results of research conducted showed an increase in student motivation in the first cycle the percentage reached 77% criterion of "High" and the second cycle the percentage reached 96% criterion of "Very High". Happened percentage increase of 19%. Thus cooperative learning model of Group Investigation proven to increase students' motivation in learning social studies class VIII H SMPN 01 Batu City.Keywords: Group Investigation, motivation http://dx.doi.org/10.17977/um022v1i22016p123