Articles

Found 21 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN InSTAD TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF FISIKA DI SMA Erina, Richie; Kuswanto, Heru
Jurnal Inovasi Pendidikan IPA Vol 1, No 2: Oktober 2015
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran InSTAD terhadap: (1) keterampilan proses sains peserta didik, (2) hasil belajar kognif peserta didik, dan (3) proses sains dan hasil belajar kognitif peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan mengguna-kan desain kuasi eksperimen. Analisis data menggunakan Independent t-test dan MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan: (1) penerapan model pembelajaran InSTAD secara signifikan lebih berpengaruh positif terhadap keterampilan proses sains dibandingkan model pembelajaran inkuiri terbimbing, dan hal ini ditunjukkan dengan output (t= 7.47 dan 7.53) dengan signifikansi sebesar 0.00 (sigifikansi < 0.05); (2) penerapan model pembelajaran InSTAD secara signifikan lebih berpengaruh positif terhadap hasil belajar kognitif dibandingkan model pembelajaran inkuiri terbimbing, dan hal ini ditunjukkan dengan output (t= 4.41dan 5.00) dengan signifikansi sebesar 0.00 (sigifikansi < 0.05); (3) penerapan model pembelajaran InSTAD secara signifikan lebih berpengaruh positif terhadap keterampilan proses sains dan hasil belajar kognitif dibandingkan model pembelajaran inkuiri terbimbing, dan hal ini ditunjukkan dengan output (F= 26.36) dan signifikansi sebesar 0.00 (sigifikansi < 0.05). Kata Kunci: InSTAD, keterampilan proses sains, hasil belajar kognitif   THE EFFECT OF InSTAD LEARNING MODEL ON THE SCIENCE PROCESS SKILLS AND COGNITIVE LEARNING OUTCOMES IN PHYSICS IN SENIOR HIGH SCHOOL Abstract This study aims to find out the effect of InSTAD learning model on: (1) the science process skills of the students, (2) the cognitive learning outcomes of the students, (3) the science process skills and cognitive learning outcomes of the students. This study is a quantitative research using a quasi-experimental design. The data analysis used the Independent t-test and MANOVA. The results show that: (1) the implementation of InSTAD learning model gives a significantly more positive effect to the science process skills of the students than guided inquiry learning does, and it is shown by the output value of the t-test (7.47 and 7.53) at the significance level of 0.00. (significance < 0.05); (2) the implementation of InSTAD learning model gives a significantly more positive effect to the cognitive learning outcomes of students than guided inquiry learning does, and it is shown by the output value of the t-test (4.41and 5.00) at the significance level of  0.00 (significance < 0.05); (3) the implementation of InSTAD learning model gives a significantly more positive effect to the science process skills and learning outcomes of students than guided inquiry learning does, and it is shown by the output value of the F-test (26.36) at the significance level of 0.00 (significance < 0.05). Keywords: InSTAD, science process skills, cognitive learning outcomes
PENGEMBANGAN BUKU PEDOMAN GURU PADA PEMBELAJARAN FISIKA SMA MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM SOLVING LEVEL INKUIRI Setiyawati, Susi Fatikhah; Kuswanto, Heru
Jurnal Inovasi Pendidikan IPA Vol 1, No 2: Oktober 2015
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) menghasilkan buku pedoman guru untuk pembelajaran fisika SMA menggunakan model problem solving sesuai level inkuiri yang layak digunakan; (2) mendeskripsikan keberhasilan pembelajaran fisika menggunakan model problem solving (MPS) sesuai dengan level inkuiri sesuai dengan buku pedoman terhadap peningkatan aktivitas peserta didik dan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan, sesuai langkah yang dikembangkan oleh Borg & Gall. Subjek coba menggunakan delapan kelas. Pengumpulan data menggunakan angket respon peserta didik, lembar observasi keterlaksanaan proses pembelajaran, lembar observasi aktivitas belajar dan tes kemampuan berfikir kritis peserta didik. Teknik analisis data menggunakan uji multivariat (Manova). Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk yang dikembangkan ditinjau dari aspek materi, petunjuk umum buku, RPP & LKPD, dan perangkat penilaiam pembelajaran menurut ahli materi dan ahli media berkategori baik dan terdapat perbedaan peningkatan kemampuan berfikir kritis dan aktivitas belajar peserta didik yang signifikan antara keenam level inkuiri yang diujicobakan. Kata Kunci: model problem solving, level inkuiri, kemampuan berfikir kritis, aktivitas belajar   DEVELOPING A HANDBOOK FOR TEACHER IN TEACHERS HIGH SCHOOL LEVEL PHYSICS USE THE MODEL OF PROBLEM SOLVING LEVEL OF INQUIRY Abstract This study aims to: (1) to produce a handbook for teachers high school level physics use a model of problem solving with level of inquiry fit for use; (2) to determine the successful learning of physics using a model of problem solving in accordance with the level of inquiry to increase learning activities of learners and critical thinking abilities of learners. This research is the development, which refers to measures developed by Borg & Gall. The subject try consists of eight classes. Data collection using the questionnaire responses of learners, observation sheets learning process, observation sheet activities and critical thinking ability test learners. Data were analyzed using multivariate analysis (Manova). The results showed that the product is developed in terms of material aspects, the general guide book, subject specific paedagogy, students worksheet and the evaluation of learning by material experts and media experts categorized good and differences in the increase in critical thinking skills and learning activities of learners between the significant and simultaneous kenam inquiry levels tested. Keywords: model of problem solving, level of inquiry, activity of learners, critical thinking abilities
EVALUASI GURU DALAM PEMBELAJARAN SAINS PADA IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 Ariyanti, Dwi; Kuswanto, Heru
PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika Vol 5, No 3 (2014)
Publisher : PROSIDING : Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap kesiapan guru sains SMP di Kabupaten Pati dalam pembelajaran sains pada implementasi Kurikulum 2013 melalui penelitian evaluasi menggunakan pendekatan kuantitatif dengan didukung pendekatan kualitatif. Guru yang terpilih ada 12 dari enam SMP Negeri wilayah Kabupaten Pati yang ditunjuk sebagai pilot project meliputi SMP 3 Pati, SMP 1 Juwana, SMP 1 Batangan, SMP 2 Kayen, SMP 2 Pucakwangi dan SMP 1 Gabus. Pengumpulan data dilaksanakan melalui angket, wawancara, dan dokumentasi yang berasal dari RPP. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik deskriptif kuantitatif dengan model Rasch dan kualitatif dengan model interaktif dari Miles-Huberment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan guru IPA SMP di Kabupaten Pati masih kurang dalam melaksanakan pembelajaran sains sebagai implementasi Kurikulum 2013 dari domain pemahaman, motivasi, upaya, kemampuan yang disebabkan beberapa hambatan. Kata kunci : Evaluasi, Guru, Pembelajaran Sains, Kurikulum 2013
Visualisasi karakter gelombang dengan Excel Kuswanto, Heru
Prosiding SNPF (Seminar Nasional Pendidikan Fisika) 2017: Prosiding SNPF III "Etnosains dan Peranannya Dalam Menguatkan Karakter Bangsa"
Publisher : IKIP PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Etnosains memanfaatkan lingkungan sebagai sumber kajian. Gelombang merupakan gejala yang dapat ditemui dengan mudah di lingkungan. Pemahaman tentang gejala gelombang memiliki peranan yang sangat penting dalam memahami karaktersistik bahan, terutama pada saat interaksi antara gelombang dengan materi. Karakteristik akustik berkaitan dengan interaksi materi dengan gelombang mekanik, terutama pada rentang panjang gelombang audible. Karakteristik optik diperlukan untuk memahami periaku gelombang elektromagnetik, terutama pada rentang panjang gelombang infra merah hingga ultraviolet, saat berinteraksi dengan materi.  Oleh karena itu diperlukan upaya agar gejala ini dapat dipahami dengan mudah. Media yang mudah diperoleh adalah program Excel.
Pelatihan Pembuatan Perencanaan Pembelajaran IPA untuk Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di Kelas Sebagai Implentasi Kurikulum 2013 bagi Guru SMP se-Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman Prasetyowati, Rita; Katriani, Laila; NM, Rida Siti; Kuswanto, Heru
Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA dan Pendidikan MIPA Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpmmp.v1i2.15567

Abstract

Kegiatan PPM ini bertujuan untuk memberikan bekal bagi para guru IPA SMP dalam menyusun langkah-langkah konkret untuk  mengimplementasikan kurikulum 2013 dalam pembelajaran IPA SMP. Selain itu kegiatan PPM ini diharapkan dapat memberikan bekal bagi para guru IPA SMP dalam melakukan penyusunan perencanaan pembelajaran IPA terpadu sebagai implementasi kurikulum 2013. Pemecahan masalah tersebut dapat dilakukan dengan pelatihan yang meliputi berbagai langkah kegiatan, yaitu:  langkah pertama menyamakan persepsi dengan para guru sains tentang langkah-langkah dalam mengimplementasikan kurikulum 2013 dalam pembelajaran IPA, langkah kedua menganalisis SK, KD dan indikator, dan langkah ketiga melakukan penyusunan perencanaan pembelajaran IPA terpadu sebagai implementasi kurikulum 2013. Sebagian guru pada awalnya masih kesulitan dalam menyusun langkah-langkah konkret untuk mengimplementasikan kurikulum 2013 dalam pembelajaran IPA terpadu. Tetapi setelah ada kegiatan PPM, para guru mulai mampu menyusun langkah-langkah konkret untuk mengimplementasikan kurikulum 2013 dalam pembelajaran IPA terpadu. Sebagian guru  belum memiliki ketrampilan yang memadai menyusun perencanaan pembelajaran IPA terpadu sebagai implementasi kurikulum 2013. Tetapi setelah ada kegiatan PPM, para guru mulai mampu menyusun perencanaan pembelajaran IPA terpadu sebagai implementasi kurikulum 2013.
KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN FISIKA DENGAN KERJA LABORATORIUM DITINJAU DARI KETERCAPAIAN PEMAHAMAN KONSEP, SIKAP DISIPLIN, DAN TANGGUNG JAWAB SISWA SMA Sulistiyono, Sulistiyono; Mundilarto, Mundilarto; Kuswanto, Heru
COMPTON: Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Vol 6, No 1 (2019): COMPTON: Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan pembelajaran fisika dengan kerja laboratorium ditinjau dari ketercapaian pemahaman konsep fisika, sikap disiplin dan tangung jawab siswa SMA. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri Megang Sakti, dengan sampel 2 kelas MIA, yaitu kelas eksperimen yang diberikan perlakuan pengelajaran dengan menggunakan kerja laboratorium dan kelas kontrol dengan perlakuan penmbelajaran dengan demonstrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan capaian pemahaman konsep fisika, sikap disiplin dan tangung jawab siswa antara pembelajaran dengan kerja laboratorium dan demonstrasi. Berdasarkan hasil uji gain, pembelajran fisika dengan kerja laboratorium lebih efektif dibandingkan dengan demonstrasi untuk meningkatkan pemahaman konsep fisika, sikap disiplin dan tangung jawab siswa SMA.
THE EFFECTS OF PRESSURE AND TYPE OF FILLING GEL TOWARD THE INTENSITY OUTPUT IN PLASTIC OPTICAL FIBER Wati, Aisyah Ninda Kusuma; Kuswanto, Heru
Jurnal Penelitian Saintek Vol 23, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Institute of Research and Community Services, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jps.v23i1.21470

Abstract

This study was aimed at determining the effect of applying pressure to changes in optical fiber output intensity, giving various kinds of filling gel on the connection to fiber optic output. The optical fiber used was Polymer Optical Fiber (POF) type SH-4001-1.3. This POF has a core refractive index of 1.49 and a cladding refractive index of 1.41. The gel was inserted between the optical fiber with a length of 1 cm in a small pipe, then given a variation of pressure so that it affected the intensity of the light. The optical power output from Polymer Optical Fiber was detected using Optical Power Meter (OPM). The light source used was the HeNe laser with a wavelength of 632.8 nm and an output power of 5 mW. The results show that the intensity of the optical fiber output light increases in line with the addition of pressure. Giving pressure on fiber optic joints using various types of gels show that the best light intensity output value was the yellow gel pen. The best sensitivity value on yellow pen gel at a distance of 0.5 cm with a gradient of (0.0035 ± 0.0028) dBm/cm. While the best linearity is in the type of clear pen gel with a distance of 0 cm which is equal to 0.99919.EFEK TEKANAN DAN JENIS GEL PENGISI SAMBUNGAN TERHADAP INTENSITAS KELUARAN PADA FIBER OPTIK PLASTIKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian tekanan terhadap perubahan intensitas keluaran fiber optik, pemberian berbagai macam gel pengisian pada sambungan terhadap keluaran fiber optik. .Fiber optik yang digunakan adalah Polymer Optical Fiber (POF) tipe SH-4001-1.3. POF ini memiliki indeks bias core sebesar 1,49 dan indeks bias cladding sebesar 1,41. Gel disisipkan di antara fiber optik sepanjang 1 cm di dalam pipa kecil, kemudian diberi variasi tekanan sehingga mempengaruhi intensitas cahaya. Daya optik keluaran dari POF dideteksi menggunakan Optical Power Meter (OPM). Sumber cahaya yang digunakan adalah laser HeNe dengan panjang gelombang 632,8 nm dan daya keluaran 5 mW. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas cahaya keluaran fiber optik mengalami penaikan seiring dengan penambahan tekanan. Pemberian tekanan pada penyambungan fiber optik dengan menggunakan berbagai jenis gel menunjukkan bahwa gel yang memiliki nilai keluaran intensitas cahaya terbaik yaitu gel pulpen dengan warna gel kuning. Nilai sensitivitas terbaik pada gel pulpen dengan warna gel kuning pada jarak 0,5 cm dengan gradien sebesar (0,0035 ± 0,0028) dBm/cm. Sedangkan linearitas terbaik terdapat pada jenis gel pulpen dengan warna gel bening pada perlakuan dengan jarak 0 cm yaitu sebesar 0,99919
Pengembangan blog sebagai media dalam pembelajaran berbasis proyek Latifah, Eni; Kuswanto, Heru
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 6, No 1 (2018): june 2018
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: mengetahui peningkatan  kemampuan pemecahan masalah dan keterampilan kerja sama peserta didik kelas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D) yang menggunakan model 4-D (four D model). Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas X MAN Yogyakarta III pada semester kedua tahun ajaran 2014/2015. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi dan tes. Teknik observasi digunakan untuk mengetahui keterampilan kerja sama peserta didik. Aspek keterampilan kerja sama yang diteliti adalah bekerja produktif, tanggung jawab dan fleksibilitas. Tes digunakan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah peserta didik pada pokok bahasan Alat-Alat Optik sebelum dan sesudah perlakuan. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik peningkatan gain, kemudian dilanjutkan dengan uji multivariate ( MANOVA).  Hasil penelitian ini menunjukan bahwa : Blog sebagai media dalam pembelajaran fisika dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan keterampilan kerja sama peserta didik.The Development of Blog as Media in Project-Based Learning AbstractThis study aims to:  know the increase of student’s problem solving skills and teamwork skills. The method used in this research was the Research and Development (R & D) using  4-D models. The population of this experiment were students of class X MAN Yogyakarta III in the second half of the school year 2014/2015. The data were collected through observation and test. The Observation technique was used to determine the student cooperation. Aspects of cooperation skills studied were working productively, responsibility and flexibility. The test was used to determine the problem solving ability of students in the subject Optical Devices before and after treatment. Data analysis technique used was the technique of the increase in gain scores, followed by multivariate test (MANOVA). These results indicate that: Blogs as a media-based learning PjBL can improve problem solving and teamwork skills.Keywords: development, learning devices, PjBL, teamwork skills, problem solving abilityAbstract This study aims to:  know the increase of student’s problem solving skills and teamwork skills. The method used in this research was the Research and Development (R & D) using  4-D models. The population of this experiment were students of class X MAN Yogyakarta III in the second half of the school year 2014/2015. The data were collected through observation and test. The Observation technique was used to determine the student cooperation. Aspects of cooperation skills studied were working productively, responsibility and flexibility. The test was used to determine the problem solving ability of students in the subject Optical Devices before and after treatment. Data analysis technique used was the technique of the increase in gain scores, followed by multivariate test (MANOVA). These results indicate that: Blogs as a media-based learning PjBL can improve problem solving and teamwork skills.
PENGEMBANGAN MODUL ELEKTRONIK BERBANTUAN ANDROID PEMBELAJARAN FISIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KREATIF Utami, Prabawati Budi; Kuswanto, Heru
Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 21, No 2 (2016): Jurnal Pengajaran MIPA - Oktober 2016
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v21i2.824

Abstract

This Research and Development (R & D) study develop an android-assisted electronic modules to study physics for eleventh grade students. Research subjects was students at one of senior highschools in Bantul. Critical and creative thinking skills average gain were 0.66 and 0.65 respectivto critical thinking skills and creative thinking skills respectively. There is a difference between the experimental class and control class with significance <0.05. This shows that the android-assisted electronic modules for learning the physics can be used to improve the critical and creative thinking skills students of class XI.
The Technology Pedagogy Knowledge (TPK) Teacher Using Worksheet 3D Pageflip Professional for Promoting Argumentation Skills’ High-Schools Students in Physics Learning Oktasari, Depi; Kuswanto, Heru; Ismet, Ismet; M.S., Sardianto
Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika Vol 4 No 2 (2018): JPPPF (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Fisika), Volume 4 Issue 2,
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/1.04210

Abstract

The demands of 21st-century skills highlighted the importance of cooperation between teachers and students to achieve the expected skill. The Pedagogical knowledge of teachers in teaching and technology into things that need to be developed. The pedagogic ability of teachers in the use of technology can be a potential to develop students' abilities argument. This study aims to develop students' ability argumentation through pedagogical knowledge of teachers in using technology. The technology used is the result of the development of student worksheets 3D PageFlip Impulse and Momentum topics. The purpose of this study to look at the ability of students through the application of scientific argumentation (Technological Pedagogic Knowledge) TPK teachers in the classroom. This research is descriptive research. The data collection capability student argumentation performed by administering a written test. The subjects were students of class X at SMAN 1 Yogyakarta Prambanan. Rate scientific argumentation ability of students refers to Toulmin Argumentation Pattern (TAP). The results showed that the complexity of argumentation ability of students still at low level. These results suggest that the ability of the student arguments need to be improved.