Tri Anggraeni Kusumastuti
Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada

Published : 20 Documents
Articles

Found 20 Documents
Search

Biaya Sosial Usaha Peternakan Ayam Broiler di Dataran Rendah dan Dataran Tinggi Kabupaten Sleman Rakhmawati, Dwi; Nurtini, Sudi; Kusumastuti, Tri Anggraeni
Buletin Peternakan Vol 30, No 1 (2006): Buletin Peternakan Vol. 30 (1) Februari 2006
Publisher : Fakultas Peternakan UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.931 KB) | http://journal.ugm.ac.id/index.php/buletinpeternakan/article/view/1194

Abstract

File lengkap ada dalam bentuk PDF dibawah ini
Analisis Peramalan Harga, Tren Konsumen dan Harga Riil Daging Ayam Daging di Daerah Istimewa Yogyakarta Kusumastuti, Tri Anggraeni; Guntoro, Budi
Buletin Peternakan Vol 25, No 4 (2001): Buletin Peternakan Vol. 25 (4) November 2001
Publisher : Fakultas Peternakan UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (873.223 KB) | http://journal.ugm.ac.id/index.php/buletinpeternakan/article/view/1446

Abstract

Artikel dalam bentuk PDF
Adoption of Innovative Technology of Tofu Industry and Livestock Waste Products in Rural Area Kusumastuti, Tri Anggraeni; Guntoro, Budi
Buletin Peternakan Vol 30, No 2 (2006): Buletin Peternakan Vol. 30 (2) Mei 2006
Publisher : Fakultas Peternakan UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.013 KB) | http://journal.ugm.ac.id/index.php/buletinpeternakan/article/view/1199

Abstract

File lengkap ada dalam bentuk PDF dibawah ini
PEMASARAN TERNAK SAPI POTONG DI KABUPATEN OGAN KOMERING ILIR, SUMATERA SELATAN Sumantri, Jaka; Kusumastuti, Tri Anggraeni; Widiati, Rini
Buletin Peternakan Vol 37, No 1 (2013): Buletin Peternakan Vol. 37 (1) Februari 2013
Publisher : Fakultas Peternakan UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.765 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi saluran pemasaran, menghitung margin pemasaran, berat taksir dan berat timbang ternak, gross margin peternak, pedagang desa, pedagang besar dan jagal serta menentukan kebijakan strategi pemasaran. Lokasi penelitian dipilih secara purposive sampling di tiga Kecamatan yaitu Lempuing, Lempuing Jaya dan Mesuji Raya, Kabupaten Ogan Komering Ilir. Penelitian dilaksanakan bulan Juli sampai dengan Agustus 2011. Responden adalah peternak sebanyak 60 orang, pedagang desa 15 orang, pedagang besar dan jagal masingmasing 5 orang. Obyek penimbangan adalah ternak sapi yang dijual di tingkat peternak, pedagang desa, pedagang besar masing-masing 60 ekor (30 jantan dan 30 betina) dan jagal 30 ekor jantan. Metode yang digunakan adalah survei dengan pengamatan langsung dan wawancara kepada responden. Analisis deskriptif untuk margin pemasaran dan analisis kuantitatif untuk membandingkan berat taksir dengan berat timbang ternak dengan uji t. Selanjutnya membandingkan gross margin peternak, pedagang desa, pedagang besar dan jagal menggunakan one way ANOVA yang dilanjutkan dengan Duncan Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian diperoleh ada 3 saluran pemasaran, saluran I dari peternak ke jagal melalui 2 pedagang yaitu pedagang desa dan pedagang besar, saluran II dari peternak ke jagal melalui 1 pedagang yaitu pedagang desa dan saluran III dari peternak langsung ke jagal. Margin pemasaran saluran I Rp2.562.835,00/ekor, saluran II Rp930.979,00/ekor dan saluran III Rp0,00/ekor. Tidak ada perbedaan nyata antara berat taksir sapi yang dipasarkan dan berat timbang. Terdapat perbedaan gross margin yang nyata (P<0,05) antara peternak (Rp873.833,00a/ekor) dengan pedagang desa (Rp1.783.213,00b/ekor) dan jagal (Rp3.256.898,00c/ekor), sedangkan dengan pedagang besar (Rp326.736,00a/ekor) tidak berbeda. Kebijakan strategi pemasaran untuk meningkatkan gross margin peternak melalui kebijakan saluran pemasaran yaitu memilih saluran yang paling menguntungkan peternak, kebijakan harga yaitu menentukan standar harga jual ternak dan kebijakan gross margin yaitu memberikan harga input dan output yang menguntungan peternak.(Kata kunci: Saluran pemasaran, Sapi potong, Margin pemasaran, Gross margin)
Estimasi Kemauan Masyarakat Membayar Biaya Lingkungan: Studi Kasus pada Kandang Kelompok Kambing Peranakan Etawah di Desa Girikerto, Turi, Sleman (Estimation of the People Willingness to Pay Environmental Cost: Case Study at Etawah Crossbreed Goat Group F Kusumastuti, Tri Anggraeni; (Masyhuri), Masyhuri; Suryantini, Any
Buletin Peternakan Vol 33, No 3 (2009): Buletin Peternakan Vol. 33 (3) Oktober 2009
Publisher : Fakultas Peternakan UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.01 KB) | http://journal.ugm.ac.id/index.php/buletinpeternakan/article/view/116

Abstract

The aims of this study was to analyze the kind of people willingness to pay and the factors affecting the existence of Etawah crossbreed goat group farm. Girikerto Village, Turi, Sleman was chosen as research site because it was thecenter of Etawah crossbreed goat village system in Sleman. Samples of 40 people at surrounding area were determined purposively based on residence distance to the village group system location. To analyze the relation between the willingness to pay of people and its affecting factors Ordinal Logit Regression Analysis methods were used with STATA software version 6.0. Aid in labor form has higher value than material physical aid. It was due to in social institution role of social capital in form of voluntary work very much influent the existence of village group system. Model estimation with Ordinal Logit Regression, indicated that education, total income, distance of residence to village group system, salak plantation area, and occupation type had positively significant effect on people willingness to pay, while based on marginal effect calculation, all independent variables indicated negative tendency or low appreciation from people toward environment.(Key words: The willingness to pay of people, Ordinal Logit, Social capital, Marginal effect)
ECO EFFICIENCY OF ETAWA CROSSBRED GOAT CARRYING CAPACITY IN VILLAGE GROUP SYSTEM AT YOGYAKARTA IN INDONESIA Kusumastuti, Tri Anggraeni
Caraka Tani: Journal of Sustainable Agriculture Vol 24, No 2 (2009): October
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/carakatani.v24i2.14032

Abstract

This research was conducted to describe condition of goat carrying capacity, with pen efficiency, tree leaves and water availibility so goat carrying capacity sustainability of Etawa Crossbreed goat at Yogyakarta can be known. It located in Nganggring, Kemiri Kebo and Sukorejo subvillage taken with purposive sampling method. Analytical tool used was table analysis. Limited labor in raising caused dominant management by head of household that make the goat cannot meet pen density standard. Tree leaves availibility in village group system is not sufficient for existed goats so farmer should look for tree leaves input from public area. Sandy land and often land slide make naturally uncontinuous water availibility. Although carrying capacity of goat in village group system pen, tree leaves, and water is not efficient, pen and tree leaves have met sustainability of Etawa crossbreed goat in village group system while water availibility have not supported sustainability.
ANALISIS MANFAAT BIAYA LINGKUNGAN USAHA TERNAK BABI: STUDI KASUS DI DESA AMBARKETAWANG KECAMATAN GAMPING KABUPATEN SLEMAN Kusumastuti, Tri Anggraeni; Irham, Irham
Jurnal Manusia dan Lingkungan (Journal of People and Environment) Vol 8, No 3 (2001)
Publisher : Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1.84 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan peternak dan kelayakan pengembangan usaha ternak babi secara finansial maupun ekonomi. Penelitian dilakukan di Kecamatan Gamping. Data yang digunakan adalah data primer dari responden peternak dan data sekunder dari instansi terkait. Analisis yang digunakan adalah analisis pendapatan metode R/C Ratio, NPV (Net Present Value), dan IRR (Internal Rate of Return) dengan umur ekonomis kandang selama 3 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis pendapatan secara finansial menghasilkan nilai lebih tinggi dibandingkan penilaian secara ekonomi. Jenis penggemukan memberikanpendapatan tertinggi secara finansial, sedangkan secaraekonomi, dengan memperhitungkan lingkungan, jenis kombinasi memberikan pendapatan tertinggi. Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa penurunan harga babi berpengaruh terhadap penurunan pendapatan peternak dibandingkan peningkatan harga pakan dan peningkatan biaya lingkungan. Jenis pembibitan paling peka terhadap analisis sensitivitas, sedangkan jenis kombinasi penggemukan dan pembibitan tidak begitu terpengaruhi.
NILAI EKONOMI TOTAL KAMBING PERANAKAN ETAWAH (PE) SISTEM KANDANG KELOMPOK DI DESA GIRIKERTO TURI SLEMAN Kusumastuti, Tri Anggraeni; Masyhuri, Masyhuri; Suryantini, Any
Jurnal Manusia dan Lingkungan (Journal of People and Environment) Vol 15, No 1 (2008)
Publisher : Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1.84 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis nilai ekonomi total yang menunjukkan besar aset sumberdaya Kambing Peranakan Etawah (PE) sistem kandang kelompok di Desa Girikerto Turi Sleman. Pengambilan sampel secara sensus pada tiga kelompok ternak yaitu "Mandiri" di Dusun Nganggring, "Pangestu" di Dusun Kemirikebo, dan "Sukorejo l" di Dusun Sukorejo sebanyak 116 sampel. Untuk menghitung nilai ekonomi total dengan mengidentifikasi manfaat sosial yaitu nilai guna langsung, nilai guna tidak langsung, maupun nilai pilihan. Selain itu juga mempertimbangkan biaya sosial meliputi biaya langsung atau operasional, biaya eksternal, dan biaya relokasi. Nilai manfaat dan biaya yang dapat dipasarkan (marketahle) menggunakan harga pasar, sedangkan yang tidak dipasarkan (no marketable) yaitu nilai pilihan (kemauan membayar atau willingness to Pay dari masyarakat dan peternak Kambing PE, sistem kandang kelompok) serta biaya relokasi (kemauan menerima tawaran alau Willingness to Accept peternak kambing sistem individu) menggunakan Contingent Valuation method (CIVM). Untuk mengetahui terjadinya perubahan di luar kondisi normal dengan menggunakan analisis sensitivitas meliputi perbaikan manajemen pemeliharaan, perubahan harga output clan input, serta perubahan lingkungan. Nilai ekonomi totaI pada kondisi normal untuk periode 5 tahun mendatang dengan asumsi tidak ada perkembangan populasi tiap tahunnya dalam satuan Unit Ternak (UT) sebesar 3.416.464.641 rupiah pertahun. Urutan prioritas kelayakan nilai ekonomi total Kambing Peranakan Etawah 5 tahun mendatang adalah penurunan mortalitas (4.111.611.671 rupiah pertahun), kenaikan harga jual ternak (3.814.291.873 rupiah pertahun), peningkatan produksi susu (3.756.830.268 rupiah pertahun). perbaikan kidding interval (3.536.780.715 rupiah pertahun), peningkatan harga susu segar (3.534.635.862 rupiah pertahun), penurunan harga pollard  (3.438.843.522 rupiah pertahun). peningkatan manfaat lingkungan (3.417.191.446 rupiah pertahun) dan peningkatan biaya lingkungan (3.438.843.522 rupiah pertahun). Hasil simulasi menunjukkan perbaikan manajemen pemeliharaan menjadi prioritas yaitu nilai ekonomi total pada peningkatan produksi susu, perbaikan kidding interval, dan penurunan mortalitas lebih tinggi dibandingkan pada kondisi normal.
ANALISIS MANFAAT DAN BIAYA SOSIAL LIMBAH INDUSTRI TAHU DAN LIMBAH PETERNAKAN DI DAERAH PEDESAAN Kusumastuti, Tri Anggraeni
Jurnal Manusia dan Lingkungan (Journal of People and Environment) Vol 12, No 1 (2005)
Publisher : Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1.84 KB)

Abstract

Desa Sumber Mulyo, Kabupaten Gunung Kidul dikenal sebagai pusat industri tahu, dan berpotensi sebagai penyedia pakan ternak yang berasal dari limbah industri tahu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui biaya dan manfaat sosial pemanfaatan limbah terhadap total pendapatan rumah tangga. Data primer diperoleh dari produsen tahu dan non-produsen tahu, masing-masing 18 dan 22 responden dari produsen non-tahu. Analisis input-output digunakan untuk analisis penghasilan total rumah tangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi penggunaan limbah tahu dan pupuk terhadap penghasilan rumah tangga adalah kecil. Penghitungan depresiasi dengan pengukuran kualitas air menunjukkan penghasilan produsen tahu turun dari Rp.56.241.540,-/tahun menjadi 48.750.320,-/tahun. Hal tersebut mengindikasikan bahwa peternak sapi dan produsen tahu masih berada dalam usaha tradisional. Dampak negatif dari faktor eksternal dari usaha mereka tidak diperhitungkan.
ANALISIS PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KEBERADAAN AGROWISATA KANDANG KELOMPOK TERNAK KAMBING PERANAKAN ETAWAH DI DESA GIRIKERTO TURI SLEMAN YOGYAKARTA Kusumastuti, Tri Anggraeni
Jurnal Manusia dan Lingkungan (Journal of People and Environment) Vol 17, No 1 (2010)
Publisher : Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1.84 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar persepsi masyarakat sebagai pengguna dilihat dari sisi ekonomi, lingkungan , dan sosial. Penelitian dilakukan pada sentra usaha Kambing Peranakan Etawah sistem kandang kelompok di Desa Girikerto Turi Sleman. Pengarnbilan sampel secara purposive pada Dusun Nganggring, Dusun Kemirikebo, dan Dusun Sukorejo sebanyak 40 sampel. Persepsi dibagi menjadi 5 bagian yaitu skor I (sangat tidak setuju), skor 2 (tidak setuju), skor 3 (netral), skor 4 (setuju), dan skor 5 (sangat setuju). Uji validitas sampel menggunakan Analisis Faktor sedangkan reliabilitas menggunakan Alpha Cronbachs didukung software SPSS versi 13. Persepsi masyarakat berdasar pendekatan matematis dan statistik dengan one sample t test. Untuk mengetahui besar perbedaan persepsi menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dengan uji Latin of Square (LSD). Perhitungan rerata skor total masyarakat dari sisi ekonomi menyatakan respons tidak setuju terhadap keberadaan kandang kelompok Kambing PE. Dari sisi lingkungan dan sosial masyarakat ketiga dusun menyatakan setuju terhadap keberadaan kandang kelompok. Hasil keseluruhan menunjukkan bahwa terdapat kecenderungan apresiasi masyarakat terhadap keberadaan kandang kelompok Kambing PE adalah setuju. Hal ini menunjukkan potensi kandang kelompok sebagai agrowisata ternak dari sisi ekonomi perlu dipertimbangkan sedangkan dari sisi lingkungan dan sosial sudah mendatangkan manfaat bagi masyarakat.