Yaya S Kusumah
Jurusan Pend.Matematika

Published : 7 Documents
Articles

Found 7 Documents
Search

MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW Oktavien, Yelli; Kusumah, Yaya S; Dahlan, Jarnawi A
Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 17, No 2 (2012): Jurnal Pengajaran MIPA
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.025 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menelaah perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis antara siswa yang mendapatkan pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dan siswa yang mendapatkan pembelajaran  konvensional, serta sikap siswa terhadap pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw. Desain penelitian yang digunakan adalah Pretest-Postest Control Group Design. Kelompok eksperimen memperoleh pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dan kelompok kontrol memperoleh pembelajaran konvensional. Untuk mendapatkan data hasil penelitian digunakan instrumen antara lain; tes kemampuan pemecahan masalah matematis dan skala sikap siswa. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Menengah Atas dengan level tinggi. Populasi penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 1 Rengat Propinsi Riau dengan responden penelitiannya adalah siswa kelas X sebanyak dua kelas yang dipilih secara acak kelas dari delapan yang ada. Dari hasil pengolahan data dengan menggunakan SPSS 16 uji normalitas dan uji beda dua rerata (uji-t) menunjukkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis  siswa yang mendapat pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dan siswa yang mendapat pembelajaran konvensional. Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan model kooperatif tipe Jigsaw secara signifikan dapat lebih meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMA dibandingkan dengan pembelajaran konvensional.Kata kunci: kemampuan pemecahan masalah matematis, pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw
Learning with Abductive-Pictorial Strategy for Improving Mathematical Proofing Ability of Prospective Mathematics Teachers Muzaki, Ahmad; KUSUMAH, YAYA S; SABANDAR, JOZUA
International Journal of Science and Applied Science: Conference Series Vol 2, No 1 (2017): International Conference on Science and Applied Science 2017
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (790.345 KB)

Abstract

This study aims to improve the mathematical proofing ability of prospective mathematics teachers in IKIP Mataram using Abductive - Pictorial Strategy (which will be abbreviated as APS). This study used an explanatory sequential design, a combination of quantitative and qualitative methods in sequence. The first stage is done by quantitative method and the second stage with qualitative method. Quantitative method is used to obtain measurable data and qualitative method is used to explore the findings obtained from the quantitative stage. This research considers the Prior Mathematical Knowledge (PMK) factor of prospective teacher. The results showed that the improvement of students' mathematical proofing ability in high, medium, and low PMK categories with APS better than Conventional Learning (CL). The mean improvement of students' mathematical proofing ability in high PMK category which got learning with APS and PK included in medium category. The mean improvement of students' mathematical proofing ability in medium PMK category with APS included in medium category, with CL included in low category. The mean improvement of students' mathematical proofing ability in the low PMK category with APS and CL included in low category.
Interaksi Antara Faktor Tkam Dan Pembelajaran Terhadap Kemampuan Penalaran Deduktif Matematis Mahasiswa Calon Guru SD Beserta Kinerjanya Suarma, Dina Mayadiana; Kusumah, Yaya S
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 4, No 1: Januari 2012
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.284 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan disain kontrol pre dan post tes pada mata kuliah Bilangan terhadap 67 mahasiswa calon guru SD di suatu universitas di Bandung Tahun Akademik 2010/2011. Kelompok eksperimen mendapatkan perlakuan berupa pembelajaran dengan pendekatan induktif. Instrumen yang digunakan terdiri dari: Tes Kemampuan Awal Matematis (KAM), Tes Kemampuan Penalaran Deduktif Matematis (KPDM), pedoman observasi, kamera photo, dan wawancara. Analisis data menggunakan ANOVA dua Jalur. Berdasarkan analisis data diperoleh kesimpulan bahwa: (1) Tidak terdapat interaksi antara faktor TKAM dan pembelajaran terhadap KPDM dan (2) Kemampuan Induksi Matematis tergolong rendah.Kata kunci: Pembelajaran dengan Pendekatan Induktif, Penalaran Deduktif Matematis, Kemampuan Induksi Matematis, dan Mahasiswa calon guru SD.
Keterampilan mahasiswa dalam melakukan penelitian pendidikan matematika melalui pembelajaran berbasis riset Prahmana, Rully Charitas Indra; Kusumah, Yaya S; Darhim, Darhim
Beta: Jurnal Tadris Matematika Vol 9 No 1 (2016): Beta Mei
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

[Bahasa]: Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap kecenderungan lintasan belajar mahasiswa dalam melakukan penelitian pendidikan matematika, khususnya dalam kemampuan mendesain, melaksanakan, dan mempublikasikan hasil penelitian, dengan menggunakan model pembelajaran berbasis riset. Metode yang digunakan adalah design research dengan 3 tahapan, yaitu preliminary design, teaching experiment, dan retrospective analysis. Penelitian ini mendeskripsikan bagaimana lintasan belajar yang dikembangkan memberikan kontribusi dalam menumbuhkan keterampilan meneliti pada 9 mahasiswa pendidikan matematika di STKIP Surya, dengan mendeskripsikan kegiatan dosen, mahasiswa, dan melihat hasil akhir pembelajaran, selama kurun waktu 5 bulan. Hasilnya, 2 orang mahasiswa mampu memenuhi semua indikator keterampilan meneliti sampai tahapan publikasi karya ilmiah dalam jurnal yang terindeks Google Scholar, 1 orang mahasiswa sampai tahapan penulisan hasil penelitian (skripsi),  2 orang mahasiswa sampai tahapan pembuatan proposal penelitian dan sudah diseminarkan, 3 orang mahasiswa sampai tahapan pembuatan proposal penelitian, dan 1 orang mahasiswa masih dalam tahapan mendesain suatu penelitian. Selain itu, penelitian ini juga memberikan gambaran faktor-faktor penyebab keberagaman hasil yang diperoleh mahasiswa selama proses pembelajaran. [English]: This study aims to reveal the tendency of students learning trajectory in doing research in mathematics education, especially in the ability to design, implement, and publish the research result by using research-based learning model. The method used is design research with three phases, i.e., preliminary design, teaching experiment, and retrospective analysis. This study describes how the learning trajectory that was developed to contribute to enhancing the research skills of nine pre-service mathematics’ teacher at Surya College of Education with describing the activities of lecturer, students, and the final result of learning during five months. As a result, two students were able to meet all the indicators of researchs skill until publishing a scientific paper in journals indexed by Google Scholar. One student was able to the stage of writing the research result (undergraduate thesis). Two students were able to the stage of making a research proposal and already seminar. Three students were able to the stage of making a research proposal. One student is still in the stage of research design. Besides, this study also illustrates the diversity of the factors that cause results obtained by students during the learning process.
Peningkatan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Melalui Model Pembelajaran CORE dengan Pendekatan Scientific Deswita, Ria; Kusumah, Yaya S
Edumatika Vol 1 No 1 (2018): Mei
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training State Islamic Institute of Kerinci

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.832 KB)

Abstract

This research is motivated by the importance of mathematical communication ability. Mathematical communication ability of students is still low. In order that this problem can be solved, a learning model that can enhance mathematical communication ability of students is required. In this research, CORE model learning with scientific approach was selected. This study aims to analyze the enhancement of mathematical communication ability. This research was a quasi-experimental with nonequivalent control group design. The population was students in eighth grade in one of the junior high schools in Jambi.  The sample consisted of two classes which were selected by purposive sampling. The instrument of this research is a test of mathematical communication ability. The data were analyzed by using Independent t-test. Based on the data analyzed, it is found that: The enhancement of mathematical communication ability of students who received the CORE learning model with scientific approach is better than the enhancement of students who received conventional learning.
CARA IDENTIFIKASI PENGETAHUAN PROSEDURAL DAN PEMAHAMAN KONSEPTUAL MAHASISWA TERHADAP MATERI LIMIT Mulyono, Budi; Kusumah, Yaya S; Rosjanuardi, Rizky
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 13, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (734.354 KB)

Abstract

Limit merupakan materi utama dalam pembelajaran kalkulus yang telah dikenalkan dan dipelajari mahasiswa sejak jenjang sekolah menengah atas. Namun tidak sedikit mahasiswa masih mengalami kesulitan dalam mempelajari dan memahami materi limit di tingkat awal perguruan tinggi. Seorang mahasiswa tidak hanya harus memiliki pengetahuan prosedural saja, namun juga perlu memiliki pemahaman konseptual tentang limit. Artikel ini membicarakan tentang cara mengidentifikasi pengetahuan prosedural dan pemahaman konseptual mahasiswa terhadap materi limit. Adapun metode yang digunakan untuk mengidentifikasi pengetahuan prosedural dan pemahaman konseptual tersebut adalah dengan memberikan tes kepada mahasiswa berupa soal-soal yang berkaitan dengan materi limit. Soal-soal tes tersebut didesain sederhana dengan tujuan untuk menghindari kesalahan yang muncul disebabkan oleh tingkat kesulitannya. Temuan hasil tes dengan soal-soal yang telah didesain tersebut menunjukkan bahwa terdapat mahasiswa dapat menyelesaikan soal-soal limit dengan baik secara prosedural, namun mereka memiliki permasalahan dalam menyelesaikan soal yang berkaitan dengan pemahaman konseptual. Hal tersebut mungkin disebabkan pembelajaran tentang limit yang mereka dapatkan di jenjang sekolah menengah atas lebih berorientasi pada penyelesaian soal-soal limit secara prosedural saja.
PENINGKATAN KEMAMPUAN GEOMETRI SPASIAL SISWA SMP MELALUI PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERBANTUAN GEOGEBRA Siswanto, Rizki Dwi; Kusumah, Yaya S
Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika Vol 10, No 1 (2017): Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika Volume 10 Nomor 1 Februari 2017
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.458 KB)

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada permasalahan masih rendahnya kemampuan geometri spasial siswa dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan GeoGebra terhadap peningkatan kemampuan geometri spasial. Penelitian yang dilakukan merupakan studi kuasi eksperimen dengan desain berbentuk nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII salah satu SMP di Jakarta dan pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Penelitian ini terdiri dari dua kelompok, yaitu  kelompok dengan pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan GeoGebra dan kelompok dengan pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah tes kemampuan geometri spasial dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan geometri spasial siswa yang memperoleh pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan GeoGebra lebih baik secara signifikan daripada siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional. Kata kunci: Pembelajaran Inkuiri Terbimbing, GeoGebra, Kemampuan Geometri Spasial.