Ira Kurniawati
Prodi Magister Pendidikan Matematika, Pascasarjana, FKIP – UNS

Published : 8 Documents
Articles

Found 8 Documents
Search

EKSPERIMENTASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MODEL PROBLEM SOLVING PADA SUB MATERI BESAR SUDUT- SUDUT, KELILING DAN LUAS SEGITIGA DITINJAU DARI AKTIVITAS BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII SEMESTER II SMP NEGERI 2 JATEN KARANGANYAR TAHUN PELAJARAN 2010/2

Jurnal Pendidikan Matematika SoLuSi ( Tersohor Luas dan Berisi ) Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan Matematika Solusi
Publisher : F.KIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.842 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) diantara model pembelajaran Problem Solving dan model pembelajaran konvensional, manakah yang dapat menghasilkan prestasi belajar matematika yang lebih baik pada sub materi besar sudut-sudut, keliling dan luas segitiga. (2) diantara kategori aktivitas belajar matematika siswa (tinggi, sedang, dan rendah), manakah yang dapat memberikan prestasi belajar matematika yang lebih baik pada sub materi besar sudut-sudut, keliling dan luas segitiga. (3) pada tiap-tap model pembelajaran, manakah yang mempunyai prestasi belajar matematika lebih baik diantara kategori aktivitas belajar matematika siswa (tinggi, sedang, dan rendah) (4) pada tiap-tiap kategori aktivitas belajar matematika siswa (tinggi, sedang, dan rendah), manakah yang memberikan prestasi belajar matematika lebih baik diantara model pembelajaran problem solving dan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini termasuk jenis penelitian eksperimental semu. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 2 Jaten Karanganyar tahun ajaran 2010/2011, yang terdiri dari 5 kelas. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari dua kelas yaitu satu kelas sebagai kelas eksperimen dan satu kelas sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa pada kelas eksperimen sebanyak 40 siswa sedangkan pada kelas kontrol sebanyak 42 siswa.  Pengambilan sampel dilakukan secara cluster random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah (1) metode dokumentasi untuk data kondisi awal siswa sebelum penelitian dan sebagai salah satu pertimbangan penelitian (2) metode angket untuk data aktivitas belajar matematika siswa (3) metode tes untuk data prestasi belajar matematika siswa materi besar sudut-sudut, keliling dan luas segitiga. Uji coba instrumen dilakukan di SMP Negeri 2 Mojolaban. Sebagai persyaratan penelitian dilakukan uji keseimbangan dengan uji-t. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis variansi dua jalan sel tak sama dengan uji persyaratan analisis data adalah uji normalitas dengan metode Liliefors dan uji homogenitas dengan metode Bartlett. Kata Kunci: Problem solving, konvensional, aktivitas belajar matematika.

EFEKTIVITAS PENDEKATAN PEMBELAJARAN OPEN-ENDED TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR MATEMATIS SISWA PADA MATERI TRIGONOMETRI DITINJAU DARI KREATIVITAS BELAJAR MATEMATIKA SISWA

Jurnal Pendidikan Matematika SoLuSi ( Tersohor Luas dan Berisi ) Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan Matematika Solusi
Publisher : F.KIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.687 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) manakah di antara pembelajaran dengan pendekatan open-ended dan pembelajaran dengan pendekatan konvensional yang menghasilkan kemampuan berpikir matematis yang lebih baik pada materi Trigonometri, (2) manakah di antara siswa-siswa dengan kreativitas belajar tinggi, kreativitas belajar sedang, dan kreativitas belajar rendah dalam pembelajaran matematika yang mempunyai kemampuan berpikir matematis yang lebih baik pada materi Trigonometri, (3) manakah di antara pendekatan open-ended dan pendekatan konvensional yang menghasilkan kemampuan berpikir matematis yang lebih baik pada siswa dengan kreativitas belajar tinggi, (4) manakah di antara pendekatan open-ended dan pendekatan konvensional yang menghasilkan kemampuan berpikir matematis yang lebih baik pada siswa dengan kreativitas belajar sedang, (5) manakah di antara pendekatan open-ended dan pendekatan konvensional yang menghasilkan kemampuan berpikir matematis yang lebih baik pada siswa dengan kreativitas belajar rendah. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Sukoharjo tahun ajaran 2011/2012 yang terdiri dari 10 kelas. Sampel penelitian ini adalah kelas X.3 sebagai kelas eksperimen dan kelas X.4 sebagai kelas kontrol. Uji coba instrumen dilaksanakan di SMA Negeri 1 Karanganyar. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan metode dokumentasi untuk memperoleh data tentang kemampuan awal siswa, metode tes untuk mengumpulkan data mengenai kemampuan berpikir matematis siswa, dan metode angket digunakan untuk memperoleh data mengenai kreativitas belajar matematika siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama. Dalam penelitian ini digunakan uji persyaratan eksperimen yaitu uji keseimbangan menggunakan uji-t. Sedangkan uji persyaratan analisis yaitu uji normalitas dengan metode Lilliefors dan uji homogenitas dengan uji F dan metode Bartlett.   Kata Kunci: Pendekatan Open-Ended, Kemampuan Berpikir Matematis

ANALISIS KESULITAN PEMBELAJARAN MAEMATIKA DENGAN PENGANTAR BAHASA INGGRIS PADA MATERI POKOK BENTUK LOGARITMA KELAS X IMERSI SMA NEGERI KARANGPANDAN KARANGANYAR 2012/2013

Jurnal Pendidikan Matematika SoLuSi ( Tersohor Luas dan Berisi ) Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan Matematika Solusi
Publisher : F.KIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.613 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) kesulitan-kesulitan apa yang dialami siswa dan guru dalam pembelajaran matematika materi pokok bentuk logaritma dengan pengantar bahasa Inggris pada program kelas imersi, (2) faktor-faktor apa yang menyebabkan siswa dan guru mengalami kesulitan dalam belajar matematika dengan pengantar bahasa Inggris pada materi pokok bentuk logaritma, (3) upaya apa yang dilakukan untuk meminimalisasikan kesulitan yang dialami dalam pembelajaran matematika dengan pengantar bahasa Inggris pada program kelas imersi terkait materi pokok bentuk logaritma. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subyek penelitian adalah siswa kelas X Imersi SMA Negeri Karangpandan Karanganyar. Sebagai sumber data adalah siswa kelas X Imersi 2 dan guru yang diobservasi. Dari sumber data tersebut dipilih 5 siswa sebagai informan. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, tes, dan wawancara. Validasi data dilakukan dengan triangulasi data yaitu dengan membandingkan data hasil observasi, hasil tes dan data hasil wawancara. Teknik analisis data menggunakan analisis data kualitatif yang meliputi tahap reduksi data, penyajian data, dan  penarikan kesimpulan.   Kata Kunci : Analisis kesulitan, Kelas Imersi, Pembelajaran matematika, Bentuk logaritma.

PENERAPAN PENDEKATAN OPEN-ENDED DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR MATEMATIS SISWA DITINJAU DARI RESPON SISWA TERHADAP PEMBELAJARAN TAHUN AJARAN 2011/2012

Jurnal Pendidikan Matematika SoLuSi ( Tersohor Luas dan Berisi ) Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan Matematika Solusi
Publisher : F.KIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.745 KB)

Abstract

ABSTRAK 1 Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) apakah pembelajaran matematika dengan pendekatan open-ended menghasilkan kemampuan berpikir matematis yang lebih baik daripada pendekatan konvensional pada materi trigonometri, (2) apakah siswa yang mempunyai respon tinggi mempunyai kemampuan berpikir matematis yang lebih baik daripada siswa yang mempunyai respon sedang, apakah siswa yang mempunyai respon sedang mempunyai kemampuan berpikir matematis yang lebih baik daripada siswa yang mempunyai respon rendah, dan apakah siswa yang mempunyai respon tinggi mempunyai kemampuan berpikir matematis yang lebih baik daripada siswa yang mempunyai respon rendah, (3) pada pembelajaran dengan pendekatan konvensional, siswa dengan respon manakah yang menghasilkan kemampuan berikir matematis yang lebih baik, sedangkan pembelajaran dengan pendekatan open-ended, siswa dengan respon manakah yang menghasilkan kemampuan berikir matematis yang lebih baik, (4)  pada siswa yang mempunyai respon tinggi, apakah pembelajaran matematika dengan pendekatan open-ended menghasilkan kemampuan berpikir matematis yang lebih baik daripada pendekatan konvensional pada materi trigonometri, sedangkan pada siswa yang mempunyai respon sedang, apakah pembelajaran matematika dengan pendekatan open-ended menghasilkan kemampuan berpikir matematis yang lebih baik daripada pendekatan konvensional pada materi trigonometri, dan pada siswa yang mempunyai respon rendah, apakah pembelajaran matematika dengan pendekatan open-ended menghasilkan kemampuan berpikir matematis yang lebih baik daripada pendekatan konvensional pada materi trigonometri, (5) bagaimana tingkatan kemampuan berpikir matematis siswa berdasarkan pendekatan pembelajaran, (6) bagaimana tingkatan kemampuan berpikir matematis siswa berdasarkan respon siswa terhadap pembelajaran. Penelitian ini termasuk jenis penelitian eksperimental semu. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Sukoharjo tahun ajaran 2011/2012, yang terdiri dari 10 kelas dengan banyaknya siswa 318. Sampel yang digunakan yaitu 2 kelas dengan jumlah total siswa kedua kelas tersebut adalah 62 siswa. Pengambilan sampel dilakukan secara cluster random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi untuk mengumpulkan data yang berupa data nilai ulangan harian matematika Semester II Kelas X tahun pelajaran 2011/2012, metode angket untuk data respon siswa terhadap pembelajaran dan metode tes untuk data kemampuan berpikir matematais siswa pada materi Trigonometri pokok bahasan aturan sinus dan cosinus. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama. Sebagai persyaratan analisis yaitu populasi berdistribusi normal  menggunakan uji Lilliefors/kolmogorov-smirnov dan populasi mempunyai variansi yang sama (homogen) menggunakan uji F  untuk dua populasi dan menggunakan metode Bartlett untuk tiga populasi. Kata Kunci: Kemampuan Berpikir Matematis, Pendekatan Open-Ended, Respon Siswa terhadap Pembelajaran

PENERAPAN STRATEGI HEURISTIK DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYELESAIKAN SOAL CERITA PADA PENERAPAN PERBANDINGAN DI SMP

Paedagogia, Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 15, No 1 (2012)
Publisher : Paedagogia, Jurnal Penelitian Pendidikan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to improve students skills in solving story matter on the comparison application through stages of thinking sequence and to minimize students difficulties in solving story matter on the comparison application of in Junior High School. The subjects in this study were students in VII-E grade of SMP State 20th of Surakarta in academic year 2010/2011, which comprised 34 students with details of 16 male and 18 female students. The experiment was conducted with a class action approach is divided into three cycles, and the learning process takes place in late of September to mid of October 2011. The results showed that by applying heuristic learning strategies, students can solve story matter in comparison application with good and right, as indicated by the quiz in the end of grades as follows: value of 100 (2,94%), value of 90-99 (5,88 %), value of 80-89 (29,41%), value of 70-79 (8,82%), value of 60-69 (47,06%) and only 5,88% of students who scored below 60.

PENERAPAN STRATEGI ARCS DENGAN PEMBERIAN SCAFFOLDING : UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN MATEMATIKA DAN PEMBENTUKAN KARAKTER MAHASISWA PADA MATA KULIAH MATEMATIKA DASAR

Journal of Mathematics and Mathematics Education Vol 5, No 2 (2015): Journal of Mathematics and Mathematics Education
Publisher : Journal of Mathematics and Mathematics Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (803.228 KB)

Abstract

ABSTRACT                                                                                                       This research has purposes to increase mathematical understanding ability and build character of undergraduate in mathematics foundation which uses ARCS’s strategy with giving scaffolding. Mathematics foundation which has abstract’s characteristic and necessary from understanding ability both computational also fungtional become priority of researcher’s thought. Characteristic of mathematical concept which is pyramidal compel students to understanding basic concept correctly for the sake of understanding new concept.  Not only for understanding but also building character is one of affectionate factors priority to reach success in learning mathematics. Pay attention of developing character, undergraduate are wished to show positively character in learning so that gives positively implication to the results. This research is classroom activity research which gives some informations about the changes or increase that ae caused by an activity. This research uses undergraduate of physics education in year academic 2015/2016  as a subject. Technique of collecting data uses test and observation while learning and research’s instrument is developed by validation of professional judgment. The result from application of ARCS’s strategy with giving scaffolding in learning is exist an increase of mathematical understanding ability. It showed by the results of mathematical understanding ability’s test in first and second cycle which gave information that there exist an increase of completeness percentage for understanding mathematical concept which from 39, 5 % up to 77,4 % in first cycle then continued up to 82,6 % in second cycle. Like that, it also showed by the mean of the test’s result which gave an increase from 61 in first cycle up to 81,1 in second cycle. The application of ARCS’s strategy also increased the affectionate learning’s result. It showed by the results of observation in first and second cycle which showed that the mean percentage of    character building from indicators: honest, discipline, hardworking, creative, stand alone, has a curiosity, appreciate achievement, friendly, responsible which were developed. Those results increase from bottom category in pre-cycle became in middle and high category in second cycle. It means that   used motivation technique (attention, relevance, confidence and satisfaction) in learning activity of mathematics foundation gave fact that those technique fulfilled need of undergraduate for reaching optimal achievement. Keywords : understanding concept ability, character, ARCS’s strategy, scaffolding

EFEKTIFITAS MODEL PEMBELAJARAN DIRRECT INSTRUCTION DENGAN STRATEGI MOTIVASI ARCS PADA MATERI GRAPH

Journal of Mathematics and Mathematics Education Vol 1, No 1 (2011): Journal of Mathematics and Mathematics Education
Publisher : Journal of Mathematics and Mathematics Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.435 KB)

Abstract

ABSTRACT Graph  materials  contains  declarative  knowledge  and  procedural knowledge.  In  Graph  subject  included declarative  knowledge  is  the  graph  terminology  while  those  included  procedural  knowledge  is  how  to determine  the  settlement  of  problems  by  using  the  algorithm  methods  associated  with  Graph.  Dirrect instruction  that  relies  on  principles  of  behavioral  and  social  learning  theory,  has  been  specifically designed to support students learning processes associated with procedural knowledge and declarative knowledge is well structured and can be taught with the pattern of activity that gradually, step by step. ARSC  motivation  strategies  (Attention,  Relevance,  Confidence,  Satisfaction)  is  a  strategy  that  can increase  the  motivation  on  learning  materials  and  learning  activities  of  students.  Application  of  direct instruction model with ARCS motivational strategies is one solution to resolve the issue. The purpose of this  study  was  to  determine  whether  the  aplication  of  direct  istruction  model  using  ARCS  strategy  on graph materials subject (1) the mastery learning is achieved, (2) students learning activities are effective, (3)  students  responses  are  positive,  and  (4)  the  effectiveness  of  model  is  reached.  This  research  is  a qualitative  descriptive  research.  The  subjects  of  this  research  are  students  who  take  Discrete Mathematics course in Educational Mathematics Program, Department of Educational Mathematics and Science,  FKIP,  Sebelas  Maret  University  Surakarta.  The  results  is  (1)  mastery  learning  achieved,  (2) learning  activities  are  effective,  (3)  students  response  considered  positive,  (4)  the  effectiveness  of interactive learning on graph is achieved. Keywords: Dirrect Instruction Model, Motivation Strategies ARCS, Discrete Mathematics, Graph

UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING (SFE) PADA MATERI PERSAMAAN GARIS LURUS BAGI SISWA KELAS VIII C SMP NEGERI 2 SUKOHARJO TAH

Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika SOLUSI Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika SOLUSI, Volume 1, Nomor 1, Januari
Publisher : F.KIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.323 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendiskripsikan pelaksanaan pembelajaran matematika dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Facilitator and Explaining (SFE) yang dapat meningkatkan aktivitas belajar dan prestasi belajar matematika siswa kelas VIII C SMP Negeri 2 Sukoharjo tahun 2016/2017. 2) mengetahui apakah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Facilitator and Explaining (SFE) dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas VIII C SMP Negeri 2 Sukoharjo tahun 2016/2017. 3) mengetahui apakah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Facilitator and Explaining (SFE) memberikan dampak terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VIII C SMP Negeri 2 Sukoharjo tahun 2016/2017.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII C SMP Negeri 2 Sukoharjo tahun pelajaran 2016/2017. Teknik pengumpulan data melalui observasi, tes dan dokumentasi. Teknik uji validitas data adalah triangulasi penyidik. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini adalah data aktivitas belajar siswa dan pelaksanaan proses pembelajaran melalui observasi, data prestasi belajar matematika siswa yang diperoleh melalui tes, dan data berupa foto dan video pembelajaran melalui dokumentasi.Dari hasil observasi pada siklus I, diperoleh rata-rata persentase aktivitas belajar siswa sebesar 65.75%, banyaknya siswa yang mencapai kategori aktivitas belajar siswa tinggi adalah 17 siswa (54.84%), dan dari hasil tes prestasi belajar matematika diperoleh presentase ketuntasan nilai tes sebesar 70.97%. Pada siklus II mengalami peningkatan rata-rata persentase aktivitas belajar siswa sebesar 9.17% menjadi 74.92%, banyaknya siswa yang mencapai kategori aktivitas belajar siswa tinggi meningkat sebesar 19.35% menjadi 74.19% atau sebanyak 23 siswa dan presentase ketuntasan nilai tes meningkat sebesar 6.45% menjadi 77.42%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Facilitator and Explaining (SFE) dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa dan prestasi belajar matematika siswa kelas VIII C SMP Negeri 2 Sukoharjo tahun pelajaran 2016/2017.