Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Sain Veteriner

Konsumsi, Kecernaan Nutrien, Perubahan Berat Badan dan Status Fisiologis Kambing Bligon Jantan dengan Pembatasan Pakan Suwignyo, Bambang; Wijaya, Ulil Amri; Indriani, Rieska; Kurniawati, Asih; Widiyono, Irkham; Sarmin, Sarmin
Jurnal Sain Veteriner Vol 34, No 2 (2016): Desember
Publisher : Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada bekerjasama dengan PB PDHI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.22146/jsv.27560

Abstract

This study were aimed to determine the dry matter and organic matter intake, nutrients digestibility, body weight gain and physiological status of male Bligon goats treated with feed restriction. Six Bligon goats average age of 12 months and an average body weight of 23.6 kg were fed 40% of peanut raughages (rendeng) and 60% concentrate. Goats were divided into two (2) treatment groups. Control goat treatment were fed diets based on dry matter (DM) requirements 3.5% of body weight, and feed restriction goat treatment were fed diets with 50% reduction of DM requirement. Feed restriction was conducted for 35 days. The variables measured were dry matter (DM) and organic matter (OM) intake, total digestibility nutrient (TDN) intake, body weigh gain, dry matter (DM) and organic matter (OM) digestibility, rectal temperature, respiration frequency, and heart rate. Data were analyzed by independent samples T-test. The results showed that the feed restriction significantly decreasedconsumption of DM (676.07 ± 14.76 into 372.30 ± 53.08) and OM (639.38 ± 15.89 into 349.88 ± 49.35), consumption of TDN (461.60 ± 10.23 into 253.99 ± 36.17), DM digestibility (74.39 ± 1.60 into 71.27 ± 0.89) and OM digestibility (79.42 ± 1.54 into 76.34 ± 0.24), but had no significant effect on body  temperature, respiration frequency and heart rate (pulsus) of male Bligon goat. Value of ADG was 55.24 g/day (P0) then increased to 131.43 g/day when the feed was filled back. A feed restriction up to 50% decreased goat production performance, but did not interfere with the health status of livestock (can be indicated from physiological status of goat still in the normal range).
PENGARUH PEMBATASAN PAKAN DAN PEMENUHAN KEMBALI PAKAN TERHADAP KONSUMSI NUTRIEN KECERNAAN NUTRIEN, STATUS FISIOLOGI DAN PERUBAHAN BERAT BADAN KAMBING BLIGON Suwignyo, Bambang; Wijaya, Ulil Amri; Indriani, Rieska; Kurniawati, Asih; Widiyono, Irkham; Sarmin, Sarmin
Jurnal Sain Veteriner Vol 34, No 2 (2016): Desember
Publisher : Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada bekerjasama dengan PB PDHI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jsv.11603

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecernaan nutrien pakan dan status fisiologi pada kambing Bligon yang diberi perlakuan pembatasan pakan (feed restriction). Enam ekor kambing Bligon jantan umur rata-rata 12 bulan dengan bobot badan rata-rata 23,6 kg diberi pakan yang terdiri dari hijauanjerami kacang tanah (rendeng)dan konsentrat. Kambing dibagi menjadi 2 kelompok perlakuan. Tiga ekor kambing untukperlakuan kontrol diberi pakan berdasarkan kebutuhan bahan kering (BK) 3,5% dari bobot badan, dan tiga ekor kambing untuk perlakuan pembatasan pakandilakukan pembatasan pakan dengan pengurangan pakan 50% dari kebutuhan bedasarkan BK selama 35 hari. Variabel yang diamati adalah konsumsi bahan kering (BK), konsumsi bahan organik (BO), konsumsi total digestible nutrients (TDN), perubahan berat badan, kecernaan bahan kering (BK), kecernaan bahan organik (BO), temperatur tubuh, frekuensi respirasi, dan frekuensi detak jantung. Data yang diperoleh dianalisis dengan independent samplesT-Test. Hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pembatasan pakan (feed restriction) berpengaruh nyata terhadap penurunan konsumsi bahan kering (BK), konsumsi bahan organik (BO), konsumsi total digestible nutrients (TDN), kecernaan bahan kering (BK) dan bahan organik (BO), tetapi tidak berpengaruh nyata pada temperatur tubuh, frekuensi respirasi, dan frekuensi detak jantung (pulsus) kambing Bligon. Pemenuhan kembali (refeeding) pakan berpengaruh nyata (P<0,05) menaikan kembali konsumsi BK dan konsumsi BO. Perubahan berat badan kambing mengikuti pola jumlah pemberian pakan. Saat pembatasan pakan, berat badan kambing perlakuan turun 55,24 g/hari dan ketika pakan dipenuhi kembali berat badannya meningkat 131,43 g/hari.