Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Indonesian Journal of Chemical Science

Adsorpsi Logam Cr(VI) Dan Cu(II) Pada Tanah Dan Pengaruh Penambahan Pupuk Organik Wijayanti, Aris; Susatyo, Eko Budi; Sukarjo, Sukarjo; Kurniawan, Cepi
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 7 No 3 (2018)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyerapan ion logam Cu(II) dan Cr(VI) pada 3 jenis tanah yang berbeda yaitu jenis tanah Andisol yang berasal dari Magelang, tanah Inseptisol berasal dari Pati,  dan jenis Tanah Grumosol berasal dari Demak. 2 gram masing-masing sampel tanah ditambah dengan aquades, CaCl2 0,01 M dan larutan logam Cu(II) dan Cr(VI) dari konsentrasi 20 ppm hingga 200 ppm. Isoterm Langmuir dan isoterm Freundlich digunakan untuk menganalisis model isoterm adsorpsi yang sesuai. Data adsorpsi ion logam Cu(II) dan Cr(VI) pada ketiga jenis tanah lebih sesuai dengan model isoterm Freundlich dibandingkan dengan isoterm Langmuir. Dari ketiga jenis tanah tersebut persamaaan Freundlich lebih sesuai untuk menggambarkan proses adsorpsinya, baik pada ion logam Cu(II) maupun Cr(VI). Persamaan isoterm Freundlich yang dihasilkan dapat digunakan untuk menghitung kapasitas adsorpsi. Kapasitas adsorpsi tanah untuk ion logam Cu(II) dan Cr(VI) meningkat seiring dengan meningkatnya pH, kapasitas tukar kation dan jumlah fraksi liat dalam tanah. Kapasitas adsorpsi ion logam Cu(II) dan Cr(VI) tertinggi yaitu pada jenis tanah Grumosol kemudian Inseptisol dan terendah pada jenis tanah Andisol. Adsorpsi ion logam Cu(II) dan Cr(VI) pada tanah Andisol yang telah ditambahkan pupuk organik lebih mengikuti model persamaan Langmuir. Penambahan pupuk kandang dapat mempengaruhi kapasitas adsorpsi, dengan penambahan pupuk kandang kapasitas adsorpsi ion logam Cu(II) dan Cr(VI) pada tanah Andisol meningkat.  
Optimasi Epoksidasi Fatty Acid Methyl Esters (FAME) Berbasis Palm Olein sebagai Aditif Pemlastis Cat Irawati, Irawati; Kurniawan, Cepi; Harjono, Harjono
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang optimasi epoksidasi fatty acid methyl ester (FAME) berbasis palm olein sebagai aditif pemlastis cat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil optimum senyawa epoksi yang telah disintesis berdasarkan parameter bilangan oksiran dan bilangan iod. Sintesis senyawa epoksi dilakukan menggunakan FAME, asam asetat, katalis amberlit IR-120, asam peroksida 50%, dan pelarut toluen pada suhu 70 oC dan kecepatan pengadukan 100 rpm. Pada optimasi waktu 1, 3, dan 5 jam didapat waktu optimum sintesis pada 3 jam dengan nilai bilangan oksiran sebesar 4,17% dan bilangan iod sebesar 7,66%. Pada optimasi rasio dan penambahan katalis, didapat optimum sintesis pada rasio 1:2 dan penambahan katalis 3 gram dengan bilangan oksiran 4,26% dan bilangan iod sebesar 5,42%. Konversi sebesar 90% dan selektivitas sebesar 70%. Hasil karakterisasi menggunakan FT-IR diketahui bahwa senyawa hasil sintesis diduga mengandung senyawa epoksi. Analisis data menggunakan RSM menunjukkan korelasi yang tinggi antara variable bebas dengan respon berupa variable terikat sebesar 96%.
Pengaruh Konsentrasi Metilenbisakrilamida dalam Sintesis Komposit Poli(Asam Akrilat)-Kaolin dan Pengujiannya sebagai Superabsorben Rakhmawati, Indri; Kurniawan, Cepi; Harjono, Harjono
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada umumnya superabsorben terbuat dari polimer sintetis berbasis poliasam akrilat, tetapi penggunaan polimer jenis ini memiliki keterbatasan dalam menyerap air dan swelling karena karakteristik fisik yang kurang kuat dan tidak stabil. Mineral alam berupa kaolin ditambahkan untuk memperbaiki kelemahan ini karena memiliki gugus fungsional Si?OH sebagai penguat dalam pembentukan polimer komposit. Superabsorben komposit poli(asam akrilat)-kaolin telah dibuat dengan menggabungkan polimer dari monomer asam akrilat dengan kaolin melalui polimerisasi radikal bebas oleh inisiator amonium persulfat (APS) dan polimerisasi ikat silang oleh agen pengikat silang N,N?-metilenbisakrilamida (MBA). Pengaruh jumlah MBA dipelajari berdasarkan kapasitas absorpsi dan rasio swelling superabsorben. Hasil penelitian menunjukkan bahwa superabsorben yang dihasilkan memiliki nilai optimum pada 1% MBA terhadap Asam akrilat dengan waktu reaksi 3 jam, nilai kapasitas absorpsi air sebesar 1972,49 % (b/b) dan rasio swelling sebesar 19,7249 g/g. Semakin banyak MBA berpengaruh terhadap bertambahnya kapasitas absorpsi air dan rasio swelling dari superabsorben. Sedangkan semakin panjang waktu reaksi berpengaruh terhadap bertambahnya kapasitas absorpsi air dan rasio swelling superabsorben, tetapi mengalami penurunan kembali setelah tercapai titik optimum. Selain itu, pengujian recycle menunjukkan bahwa nilai kapasitas absorpsi air dan rasio swelling secara bertahap meningkat. Hasil SEM memperlihatkan adanya mikropori sebagai tempat permeasi air.Pengaruh Konsentrasi Metilenbisakrilamida dalam Sintesis Komposit Poli(Asam Akrilat)-Kaolin dan Pengujiannya sebagai Superabsorben.
Pengelupasan Lapisan Grafit secara Elektrokimia dalam Suasana Asam Ramadhan, Dinar Alghifari; Kurniawan, Cepi; Mahatmanti, F Widhi
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 8 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Grafen merupakan alotrop karbon yang paling diminati untuk diteliti dalam bidang ilmu material dikarenakan sifat khasnya. Seiring dengan aplikasi grafen, eksplorasi metoda preparasi yang sederhana terus dikembangkan. Kendala utama dalam preparasi grafen diantaranya adalah kebutuhan bahan kimia yang banyak dan tidak ramah lingkungan. Dalam penelitian ini dilakukan preparasi grafen menggunakan metode pengelupasan elektrokimia dalam dalam elektrolit asam fosfat. Sumber grafit yang digunakan adalah pinsil 6B dan konsentrasi asam fosfat 1M. reaksi pengelupasan elektrokimia dilakukan dalam tabung reaksi berbentuk U. Hasil pengelupasan berbentuk serbuk hitam halus, di bawah pengamatan SEM serbuk ini terlihat sebagai lembaran. Hasil pengujian FTIR menunjukkan adanya vibrasi pada daerah 1564 cm-1 yang merupakan vibrasi karakteristik dari gugus C=C dari grafen. Abstract Graphene is the most desirable carbon allotrope for research in the field of material science due to its characteristics. Along with graphene applications, simple exploration of preparation methods continues to be developed. The main constraints in graphical preparation include the need for many chemicals and not being environmentally friendly. In this study graphene preparation was carried out using the electrochemical exfoliation method in phosphoric acid electrolytes. The graphite source used is pencil 6B and 1M phosphoric acid concentration. the electrochemical exfoliation reaction is carried out in a U-shaped test tube. The exfoliation is in the form of fine black powder, under the observation of SEM the powder is seen as a sheet. The FTIR test results showed a vibration in the area of 1564 cm-1 which is a characteristic vibration of the C = C group of graphene.