Ari Kurniarum
Unknown Affiliation

Published : 9 Documents
Articles

Found 9 Documents
Search

FREKUENSI KUNJUNGAN SOLUS PER AQUA (SPA) BAYI KAITANNYA DENGAN KENAIKAN BERAT BADAN BAYI

Jurnal Terpadu Ilmu Kesehatan Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Terpadu Ilmu Kesehatan (INTEREST)
Publisher : Jurnal Terpadu Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.827 KB)

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to determine the relationship of the frequency of visits Solus Per Aqua (SPA) of the infant to infant weight gain. Methods This research is observational (non-experimental) with cross sectional design. The population is the number of mothers with infants aged 0-12 months who visit the health center Gantiwarno with sampling purposive sampling. Data analysis using the Spearman Rank. The results of the implementation process Solus Per Aqua (SPA) infants aged 0-6 months as many as 43 people (70.5%), educated mothers SMP 28 people (45.9%), and mothers who do not work 44 people (72%). There is a connection maternal attitudes and frequency of visits to the SPA infant weight gain Gantiwarno Klaten babies in health centers with p value = 0.001 (p <0.05). Conclusion there is a maternal attitude and frequency of visits Solus Per Aqua (SPA) infants with infant weight gain in the health center Gantiwarno Klaten with p value = 0.001 (p <0.05)Keyword: Visits Solus Per Aqua (SPA) Babies, Weight LossAbstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan frekuensi kunjungan Solus Per Aqua (SPA) bayi terhadap peningkatan berat badan bayi. Metode Jenis penelitian ini merupakan penelitian observasional (non eksperimental) dengan rancangan Cross Sectional. Populasi yang digunakan adalah jumlah ibu yang mempunyai bayi usia 0-12 bulan yang berkunjung di Puskesmas Gantiwarno dengan pengambilan sampel secara Purposive Sampling. Analisa data menggunakan Spearman Rank. Hasil Proses pelaksanaan Solus Per Aqua (SPA) bayi usia 0-6 bulan sebanyak 43 orang (70,5%), ibu yang berpendidikan SMP 28 orang (45,9%), dan ibu yang tidak bekerja 44 orang (72 %). Ada hubungan sikap ibu dan frekuensi kunjungan SPA bayi dengan kenaikan berat badan bayi di Puskesmas Gantiwarno Klaten dengan nilai p value = 0,001 (p<0,05). Kesimpulan ada hubungan sikap ibu dan frekuensi kunjungan Solus Per Aqua ( SPA) bayi dengan kenaikan berat badan bayi di Puskesmas Gantiwarno Klaten dengan nilai p value = 0,001 (p<0,05)Kata Kunci : Kunjungan Solus Per Aqua (SPA) Bayi , Berat Badan

KEADAAN PERINEUM LAMA KALA II DENGAN POSISI DORSAL RECUMBENT DAN LITOTOMI PADA IBU BERSALIN

Jurnal Terpadu Ilmu Kesehatan Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Terpadu Ilmu Kesehatan (INTEREST)
Publisher : Jurnal Terpadu Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.533 KB)

Abstract

Abstract: Dorsal Recumbent Position, lithotomy position, state of the Perineum. The purpose of this study to determine the differences in the state of the perineum with a dorsal recumbent and lithotomy position and know the long second stage with a dorsal recumbent position and lithotomy in maternal PKU Muhammadiyah Hospital Delanggu Klaten. This study uses the analytical method with the cross sectional approach. Samples taken in this study with purposive sampling technique. Data analysis using the statistical test Chi-Square test (α 0.05). The results showed that there was no significant difference in the state of the perineum in childbirth dorsal recumbent position and lithotomy position on the second stage of labor.Abstrak: Posisi Dorsal Recumbent, Posisi litotomi, Keadaan Perineum. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan keadaan perineum dengan posisi dorsal recumbent dan litotomi dan mengetahui lama kala II dengan posisi dorsal recumbent dan litotomi pada ibu bersalin di RS PKU Muhammadiyah Delanggu Klaten. Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan waktu cross sectional. Sampel pada penelitian ini diambil dengan teknik Purposive Sampling. Analisis data dengan menggunakan uji statistik yaitu uji Chi–Square (α 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang bermakna keadaan perineum pada posisi persalinan dorsal recumbent dan posisi litotomi pada persalinan kala II.

KEBIASAAN KONSUMSI JAMU UNTUK MENJAGA KESEHATAN TUBUH PADA SAAT HAMIL DAN SETELAH MELAHIRKAN DI DESA KAJORAN KLATEN SELATAN

Jurnal Terpadu Ilmu Kesehatan Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Terpadu Ilmu Kesehatan (INTEREST)
Publisher : Jurnal Terpadu Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.952 KB)

Abstract

Abstract: Habit, Jamu, Pregnancy, Childbirth And Breastfeeding. Jamu is a traditional herb medicine as one of the efforts that have been widely recognized and utilized by the community with the purpose of: treating minor ailments, preventing illness, maintaining resilience and health. Drinking lots of herbs found in the Java community both in pregnant women, childbirth and post-partum (puerperal). This research is a quantitative descriptive study with cross sectional design, sampling techniques by means accidental. Data analysis was performed with univariate to see distribution frequency and descriptive statistics. The results showed the consumption habits of herbs in maintaining a healthy body during pregnancy, after childbirth and during breastfeeding mothers in rural South Klaten Kajoran by consuming herbs every day there are 33 people (82.5%), two days there were 6 people (15%) and twice a week there was 1 (2.5%). Disorders who had experienced during pregnancy such as nausea, vomiting, sore waist, muscle pain, varices and hemorrhoids. Disorders who had experienced postnatal form of heartburn, abdominal pain, pain in the birth canal, fear, anxiety and stomach crimped and interference during feeding in the form of reduced milk production, breast pain, breast milk does not come out smoothly and swollen breasts. How to use most often done by mouth found in 35 of the 40 people at the time of breast-feeding and 21 of 40 during pregnancy.Keywords: habit, jamu, pregnancy, childbirth and breastfeedingAbstrak: Kebiasaan, Jamu, Hamil, Melahirkan dan Menyusui. Jamu merupakan ramuan tradisional sebagai salah satu upaya pengobatan yang telah dikenal luas dan dimanfaatkan oleh masyarakat dengan tujuan: mengobati penyakit ringan, mencegah datangnya penyakit, menjaga ketahanan dan kesehatan tubuh. Kebiasaan minum jamu banyak ditemukan pada masyarakat jawa baik pada ibu hamil, melahirkan maupun pasca melahirkan (nifas). Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan rancangan cross sectional, teknik pengambilan sampel dengan cara aksidental. Analisis data dilakukan dengan univariat untuk melihat didtribusi frekuensi dan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan kebiasaan konsumsi jamu dalam menjaga kesehatan tubuh saat hamil, setelah melahirkan dan saat menyusui pada ibu-ibu di desa Kajoran Klaten Selatan dengan cara mengkonsumsi jamu setiap hari ada 33 orang (82,5%), dua hari sekali ada 6 orang (15%) dan seminggu dua kali ada 1 orang (2,5%). Gangguan yang pernah dialami saat hamil berupa mual, muntah, pegal pinggang, keju-kemeng, varices dan wasir. Gangguan yang pernah dialami setelah melahirkan berupa mules-mules, nyeri perut, nyeri jalan lahir, takut, cemas dan perut berkerut dan gangguan pada saat menyusui berupa produksi asi berkurang, nyeri payudara, asi keluar tidak lancar dan payudara bengkak. Cara penggunaan paling sering dilakukan dengan cara diminum terdapat pada 35 dari 40 orang pada saat menyusui dan 21 dari 40 orang pada saat hamil.Kata Kunci: Kebiasaan, jamu, hamil, melahirkan dan menyusui.

KEEFEKTIFAN PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM PADA IBU NIFAS MENGGUNAKAN DAUN SIRIH

Interest : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 4, No 2 (2015): Interest : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Interest : Jurnal Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.292 KB)

Abstract

Abstract: Betel Leaf, Perineum Wound, Postpartum. Puerperal infection is maternal morbidity and mortality for postpartum. Postnatal care is needed in this period because it is a critical time both mother and infant. Puerperal infection especially infection can occur in the birth canal wound. The purpose of this study was to determine the effect of toward perineum wound for postpartum mother. Research methods with quasi-experiment and post test with control group design, the treatment group and the control group using betadine. Sample of this study was puerperal mother with perineum wound. Sampling technique with cluster sampling method at 6 BPM. Univariate and bivariate data analysis using Chi Square test. The results showed that the treatment group using betel leaf 22 (73.3 %) dried perenium wound in 7 days, whereas 8 (26.7 %) perineum wound still wet. Control group using betadine 12 (40 %) dried perineum wounds within 7 days, while 18 (60 %) wounds perineum still wet. Chi Square test p 0.009 and OR 4.12. Conclusions of this Research there is effect of the use of betel leaf in wound perineum healing and 4.12 times more effective than the use of betadine

PERBEDAAN EFEKTIVITAS EKSTRAK IKAN GABUS DAN DAUN BINAHONG TERHADAP LAMA PENYEMBUHAN LUKA OPERASI SECTIO CAESAREA PADA IBU NIFAS

Interest : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 5, No 2 (2016): Interest : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Interest : Jurnal Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.941 KB)

Abstract

Abstract : Mother Parturition, Sectio Caesarea, Wound Healing. To identify differences in the effectiveness of extracts of catfish and leaves binahong towards healing old wounds sectio caesarea operation on postpartum mothers. There is a difference in the effectiveness of extracts of catfish and leaves binahong towards healing old wounds sectio caesarea operation on postpartum mothers. The study design was Quasi Experimental research design with pretest - posttest nonequivalent control group. The sampling technique was accidental sampling technique. Number of samples 60 puerperal women with puerperal women inclusion criteria primi and multiparous, type transverse incision, wound care treatment and the same. Statistical analysis using the Wilcoxon test with significant value in the study was p<0.05. The average length of the wound healing process operation sectio caesarea in postpartum mothers who consume fish extract the cork is 8 days, binahong leaf extract is 12 days whereas the control group without treatment was 16 days. There are differences in the effectiveness of extracts of catfish and leaves binahong towards healing old wounds sectio caesarea operation in puerperal women with p value 0.013. There are differences in the effectiveness of extracts of catfish and leaves binahong towards healing old wounds sectio caesarea operation at BPM puerperal women in the District of Tulung with p = 0.013 (p <0.05).Keywords: Mother Parturition, Sectio Caesarea, Wound Healing

PENGGUNAAN TANAMAN OBAT TRADISIONAL UNTUK MENINGKATKAN NAFSU MAKAN PADA BALITA

JURNAL KEBIDANAN DAN KESEHATAN TRADISIONAL Vol 1, No 1 (2016): JURNAL KEBIDANAN DAN KESEHATAN TRADISIONAL
Publisher : JURNAL KEBIDANAN DAN KESEHATAN TRADISIONAL

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.023 KB)

Abstract

Abstract: Use of Traditional Medicinal Plants, Appetite, Toddler. Causes of malnutrition in children under five is no appetite, then the parents use alternative to traditional medicinal plants. The purpose of this study was fatherly to know the use of traditional medicinal plants to improve appetite in infants. Quantitative descriptive research study subjects were women who use traditional medicinal plants to improve appetite in infants by 36 samples. The statistical test used this research is descriptive test. The results showed that the majority of children experiencing increasing appetite after the use of traditional medicinal plants.

HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SUAMI DENGAN PENGISIAN STIKER PROGRAM PERENCANAAN PERSALINAN DAN PENCEGAHAN KOMPLIKASI DI DESA MERTAN SUKOHARJO

Jurnal Kebidanan VOLUME 6 NO.1 JUNI 2014
Publisher : Jurnal Kebidanan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SUAMI DENGAN PENGISIAN STIKER PROGRAM PERENCANAAN PERSALINAN DAN PENCEGAHAN KOMPLIKASI DI DESA MERTAN SUKOHARJO Rahayu Ambarwati Setianing Tias, Ari Kurniarum & Agus Winarso Politeknik Kesehatan Surakarta Jurusan Kebidanan   ABSTRAK Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi merupakan upaya terobosan dalam percepatan penurunan angka kematian ibu dan bayi baru lahir melalui peningkatan akses dan kualitas pelaksanaan yang sekaligus merupakan kegiatan yang membangun potensi masyarakat, khususnya kepedulian untuk persiapan dan tindakan dalam menyelamatkan ibu dan bayi baru lahir. Banyak hal yang dapat mengoptimalkan progam tersebut. Dukungan suami dapat berupa persetujuan dalam pengambilan keputusan terhadap persiapan dan tindakan daalam menyelamatkan ibu dan bayi. Tujuan penelitian ini adalah untuk  mengetahui hubungan antara dukungan suami dengan pengisian stiker Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi di Desa Mertan Sukoharjo. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling menggunakan purposive sampling dengan sampel 43 responden.  Alat pengumpulan data menggunakan kusioner. Analisis data menggunakan Chi Square. Hasil uji korelasi Chi Square dengan taraf signifikan 5% (0,05) menunjukkan nilai p value = 0,000 sehingga hasil probabilitas lebih kecil dari taraf signifikan 5% (0.000 < 0.05 ) artinya Ha diterima dan Ho ditolak yaitu ada hubungan antara dukungan suami dengan pengisian stiker program perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi di Desa Mertan Kabupaten Sukoharjo. Didapat kesimpulan bahwa ada hubungan yang bermakna antara dukungan suami dengan pengisian stiker program perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi di Desa Mertan Kabupaten Sukoharjo.   Kata kunci : Dukungan Suami , Stiker Program Perencanaan Persalinan dan Komplikasi

HUBUNGAN INTERAKSI SOSIAL DENGAN HASIL BELAJAR MK ILMU SOSIAL DAN BUDAYA DASAR PADA MAHASISWA TINGKAT I DIPLOMA III KEBIDANAN DI POLTEKKES SURAKARTA

Jurnal Kebidanan VOLUME 6 NO.1 JUNI 2014
Publisher : Jurnal Kebidanan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HUBUNGAN INTERAKSI SOSIAL DENGAN HASIL BELAJAR MK ILMU SOSIAL DAN BUDAYA DASAR PADA MAHASISWA TINGKAT I DIPLOMA III KEBIDANAN DI POLTEKKES SURAKARTA Erni Safiatun Sholikah,  Ari Kurniarum & Agus Winarso Politeknik Kesehatan Surakarta Jurusan Kebidanan   ABSTRAK Lingkungan institusi pendidikan merupakan lingkungan pendidikan utama, karena di sekolah berlangsung interaksi pendidikan yang paling formal. Berdasakan karakteristik interaksi sosial dan hasil belajar individu yang berbeda - beda menghadapkan individu pada perubahan - perubahan dan tuntutan - tuntutan sehingga diperlukan adanya interaksi sosial khususnya pada lingkungan pendidikan. Kesulitan dalam interaksi sosial untuk menghadapi perkembangan di lingkungan asrama maupun lingkungan kampus akan mempengaruhi hasil belajar mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara interaksi sosial dengan hasil belajar Mata Kuliah (MK) ilmu sosial dan budaya dasar pada mahasiswa tingkat I Diploma III Kebidanan di Poltekkes Surakarta. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Deskriptif korelasional. Populasi yang digunakan adalah 115 mahasiswa tingkat I Tahun Ajaran 2013/2014. Sampel dalam penelitian ini 40 mahasiswa, dengan pengambilan sampling alokasi (allocated sampling).Pengambilan data dengan dokumentasi dan kuisioner. Hasil korelasi kendall tau diperoleh hasil 0,445 sehingga tingkat hubungan adalah sedang dan tingkat signifikasi 0,000. Hal ini berarti (0,000 < 0,05) sehingga ada hubungan antara interaksi sosial dengan hasil belajar MK Ilmu Sosial Dan Budaya Dasar Pada Mahasiswa Tingkat I Diploma III Kebidanan Di Poltekkes Surakarta. Sehingga Kesimpulan pada penelitian ini terdapat hubungan antara interaksi sosial dengan hasil belajar dan nilai koefisien korelasi bertanda positif yang berarti bahwa semakin baik interaksi sosial mahasiswa maka hasil belajar mata kuliah ilmu sosial dan budaya dasar juga semakin baik.   Kata Kunci : Interaksi Sosial, Hasil Belajar.

HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA DIII KEBIDANAN TINGKAT I POLITEKNIK KESEHATAN SURAKARTA

Jurnal Kebidanan VOLUME 6 NO.1 JUNI 2014
Publisher : Jurnal Kebidanan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA DIII KEBIDANAN TINGKAT I POLITEKNIK KESEHATAN SURAKARTA Widi Nusitawati, Ari Kurniarum & Suwanti Politeknik Kesehatan Surakarta Jurusan Kebidanan ABSTRAK Latar Belakang Keseimbangan antara kecerdasan Intelektual  dan  kecerdasan emosional merupakan kunci keberhasilan belajar peserta didik di  sekolah. Dari 15 mahasiswa 8 orang mengatakan bahwa belum paham mengenai pentingnya kecerdasan emosional dalam meraih prestasi. 5 orang mengatakan bahwa tidak hanya IQ saja yang dibutuhkan meraih prestasi belajar tetapi kecerdasan emosional juga berpengaruh, sedangkan 2 orang mengatakan tidak tahu mengenai kecerdasan emosional dan mengatakan bahwa nilai yang didapatkan semester lalu kurang memuaskan Tujuan  Untuk mengetahui hubungan kecerdasan emosional dengan prestasi belajar mahasiswa DIII kebidanan Tingkat I Politeknik Kesehatan Surakarta. Metode Penelitian ini menggunakan desain Survey analitik dengan pendekatan waktu secara Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Diploma III Kebidanan Tingkat I di Poltekkes Surakarta. teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan Purposive sampling dengan jumlah sampel berjumlah 40 mahasiswa. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dokumentasi. Analisa data yang digunakan adalah Person Product Moment. Hasil Kecerdasan emosional mahasiswa DIII kebidanan sebagian besar mahasiswa mempunyai kategori cukup sebesar (85,0%). Prestasi belajar mahasiswa kategori sangat memuaskan sebesar (62,5%). Hasil analisis Person Product Momment diperoleh nilai p value hitung sebesar 0,000 dengan  r hitung sebesar 0,783 Kesimpulan Ada hubungan antara kecerdasan emosional dengan prestasi belajar mahasiswa DIII kebidanan tingkat I Politeknik Kesehatan Surakarta.   Kata Kunci Kecerdasan Emosional, Prestasi Belajar.