Articles

Found 16 Documents
Search

Pengaruh Komunikasi Keluarga terhadap Prestasi Belajar Anak Kurniadi, Oji
Mediator Vol 2, No 2 (2001)
Publisher : FIkom Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi keluarga merupakan faktor penting dalam kehidupan anak (remaja). Komunikasi keluarga diduga dapat mempengaruhi, antara lain, prestasi belajar anak. Penelitian, yang menggunakan metode survei dengan sampel siswa SMUN di Kota Madya Bandung ini menunjukkan hasil temuan sebagai berikut: (1) kredibilitas ayah dalam mengawasi belajar anak tidak mempengaruhi prestasi belajar anaknya. Terbatasnya waktu yang dipunyai ayah karena  esibukannya mencari nafkah untuk keluarga, si ayah tidak sempat mengawasi atau mengontrol aktivitas anak yang berkaitan dengan pelajarannya di sekolah; (2) kredibilitas ibu dalam mengawasi belajar anak dapat mendukung prestasi belajar anak dalam pelajarannya di sekolah; (3) frekuensi komunikasi yang dilakukan ayah terhadap anak secara langsung menentukan prestasi belajar yang diraih anak; (4) frekuensi komunikasi ibu dengan anak yang tinggi tidak menentukan prestasi belajar anak menjadi tinggi.
Perempuan dalam Tayangan Iklan di Televisi Kurniadi, Oji
Mediator Vol 8, No 1 (2007): Berkomunikasi dengan Anak
Publisher : FIkom Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

As part of marketing activities, advertising played a very important role. Through the means of advertising, a product with all its characteristics and qualities was being introduced to the public. The ad creators competitively search ideas to construct an attractive ad. The depiction of women becomes one of the old-but-believed-to-be-effective-formula for such advertisings. In the world of advertising and marketing, women are not only becoming models for women products, but also for men products. Women figures were depicted beside men models in cigarettes advertising and in turn seemed problematic. A strong and unending debate has been circulating amongst public concerning advertising who significantly exploited women’s sensuality. These kinds of ads are believed degraded women and create negative image for women.
Geliat Komik Indonesia Hafiar, Hanny; Kurniadi, Oji
Mediator Vol 9, No 2 (2008): Dari “Starbucks’ hingga Pembebasan Biaya Kesehatan Dasar
Publisher : FIkom Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The expectation to send the victory of Indonesian comics as well as in 1960 is getting wider. The rising of Indonesian youth comic maker through the big or Indy publishing house is one of the indications. But the expectation would be blown by a lot of problems. The problems are the quality of drawing and story line from young comic maker that still adopts Japanese style, the existence of porn illegal comics decreases attention of reader to read local comics, suboptimal controlling of government to illegal publishing and the pride less of our society to their own products. Teamwork from a lot of element with each portion is a must to handle the problems, so we can hope that foreign comic which is some time inappropriate with our culture not dominate Indonesian comics industry anymore.
Keterlibatan Perempuan dalam Pengambilan Keputusan Pada Perencanaan Pembangunan Rinawati, Rini; Fardiah, Dedeh; Kurniadi, Oji
MIMBAR, Jurnal Sosial dan Pembangunan MIMBAR, Volume 23, No. 2, Tahun 2007 (Terakreditasi)
Publisher : P2U (Pusat Penerbitan Universitas) LPPM Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan partisipatif adalah suatu pembangunan yang memungkingkan menumbuhkan kreatifitas dari masyarakat dalam perencanaan pembangunan di suatu kawasan atau lingkungannya. Partisipasi masyarakat akan mengarahkan kepada tumbuhnya kemampuan-kemampuan masyarakat untuk mandiri. Partisipasi tidak hanya terbatas dalam pengertian “ikut serta” secara fisik, melainkan keterlibatan yang memungkinkan melaksanakan identifikasi masalah sendiri, mengorganisasikan masalah, mencari akar masalah dan menentukan perencanaan program pembangunan.  Perencanaan pembangunan partisipatif dipandang sebagai sebuah metodologi yang menghantarkan pelaku-pelakunya untuk dapat memahami masalah yang dihadapi, menganalisa akar-akar  masalah tersebut, mendesain tindakan-tindakan terpilih dan memberikan kerangka untuk pemantauan dan evaluasi pelaksanaan program.  Dari 6,1 miliar penduduk dunia setengahnya adalah perempuan. Dengan jumlah yang banyak ini perempuan mempunyai andil besar dalam setiap bidang kehidupan yang sama besarnya dengan laki-laki khususnya dalam perencanaan pembangunan partisipatif. Dengan demikian manarik mengkaji partisipasi perempuan dalam Perencanaan Pembangunan Partisipatif di Kabupaten Bandung.Berdasarkan data penelitian yang disebarkan kepada 30 responden perempuan yang aktif dalam kegiatan perencanaan pembangunan partisipatif di Dayeuh Kolot melalui survey diperoleh hasil yang menggambarkan bahwa bahwa sikap perempuan terhadap pembangunan partisipatif  adalah ”mendukung”, sementara keterlibatan perempuan dalam tahapan proses pembangunan partisipatif memperlihatkan bahwa  masih dianggap sedang, hal ini menggambarkan bahwa kecenderungan sikap yang ditunjukkan oleh mereka tidak menjamin keterlibatan mereka menjadi tinggi atau sejalan dengan sikap mereka. Kontribusi perempuan dalam proses pembangunan partisipatif berkategori tinggi, dimana kontribusi yang diberikan tidak hanya bersifat non materi dalam arti pikiran tenaga yang sudah dicurahkan untuk kegiatan perencanaan pembangunan partisipatif, namun juga perempuan memberikan partisipasi dalam wujud materi.  Kendala dalam keikutsertaannya dalam kegiatan perencanaan pembangunan partisipatif juga cukup dirasakan oleh perempuan seperti dari orang-orang terdekat misalnya suami, anak-anakhal ini terlihat dari data penelitian yang mengambarkan bahwa ketika perempuan dihadapkan pada situasi memilih antara keluarga dan kegiatan lingkungannya, perempuan masih lebih mengutamakan keluarganya, maka keterlibatannya dalam pembangunan partisipatif merupakan pilihan alternatif setelah mengutamakan keluarga.
Pengaruh Komunikasi Keluarga terhadap Prestasi Belajar Anak Kurniadi, Oji
MediaTor (Jurnal Komunikasi) 2001 - Volume 2, No 2
Publisher : FIkom Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi keluarga merupakan faktor penting dalam kehidupan anak (remaja). Komunikasi keluarga diduga dapat mempengaruhi, antara lain, prestasi belajar anak. Penelitian, yang menggunakan metode survei dengan sampel siswa SMUN di Kota Madya Bandung ini menunjukkan hasil temuan sebagai berikut: (1) kredibilitas ayah dalam mengawasi belajar anak tidak mempengaruhi prestasi belajar anaknya. Terbatasnya waktu yang dipunyai ayah karena  esibukannya mencari nafkah untuk keluarga, si ayah tidak sempat mengawasi atau mengontrol aktivitas anak yang berkaitan dengan pelajarannya di sekolah; (2) kredibilitas ibu dalam mengawasi belajar anak dapat mendukung prestasi belajar anak dalam pelajarannya di sekolah; (3) frekuensi komunikasi yang dilakukan ayah terhadap anak secara langsung menentukan prestasi belajar yang diraih anak; (4) frekuensi komunikasi ibu dengan anak yang tinggi tidak menentukan prestasi belajar anak menjadi tinggi.
Geliat Komik Indonesia Hafiar, Hanny; Kurniadi, Oji
MediaTor (Jurnal Komunikasi) 2008 - Volume 9, No 2 (Terakreditasi Dikti)
Publisher : FIkom Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The expectation to send the victory of Indo
Perempuan dalam Tayangan Iklan di Televisi Kurniadi, Oji
MediaTor (Jurnal Komunikasi) 2007 - Volume 8, No 1 (Terakreditasi Dikti)
Publisher : FIkom Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

As part of marketing activities, advertising played a very important role. Through the means of advertising, a product with all its characteristics and qualities was being introduced to the public. The ad creators competitively search ideas to construct an attractive ad. The depiction of women becomes one of the old-but-believed-to-be-effective-formula for such advertisings. In the world of advertising and marketing, women are not only becoming models for women products, but also for men products. Women figures were depicted beside men models in cigarettes advertising and in turn seemed problematic. A strong and unending debate has been circulating amongst public concerning advertising who significantly exploited women’s sensuality. These kinds of ads are believed degraded women and create negative image for women.
Optimalisasi Plik (Pusat Layanan Internet Kecamatan) Dalam Meningkatkan Aksesibilitas Masyarakat Terhadap Informasi Fardiah, Dedeh; Rinawati, Rini; Kurniadi, Oji
MIMBAR (Jurnal Sosial dan Pembangunan) Volume 30, No. 2, Tahun 2014 [Terakreditasi Dikti]
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang  penelitian didasari bahwa keberadaan fasilitas internet melalui program Pusat Layanan Internet Kecamatan (PLIK)  secara maya  telah dapat memasukkan masyarakat dalam jaringan informasi global. Masyarakat mempunyai fasilitas untuk  mengakses dan memperoleh berbagai informasi, data, pengetahuan dan jejaring yang tak terbatas melalui komunikasi telepon dan internet. Akan tetapi ternyata implementasi program ini di lapangan berbeda-beda, ada yang berjalan.Penelitian ini menggunakan metode studi kasus pada pengelola PLIK yang tersebar di Kota/Kabupaten Di Jawa Barat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi dapat dikategorikan ke dalam tiga tipe yakni PLIK pasif, PLIK stagnan dan PLIK kreatif. Hambatan-hambatan yang terjadi meliputi masalah sumber daya manusia (SDM),  alih fungsi perangkat, infrastruktur rusak dan masalah sepi pengguna. Ada 3 hal yang dilakukan pengelola PLIK dalam mengatasi hambatan yakni melakukan pelaporan ke pemerintah daerah kota/kabupaten,  pelaporan kepada operator PLIK dan pelaporan ke dinas terkait.
Budaya Jurnalistik di Metro TV Kurniadi, Oji
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Kajian Komunikasi (JKK) Vol.1, No.2, Desember 2013
Publisher : Jurnal Kajian Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.262 KB)

Abstract

Penelitian ini mengangkat tentang budaya jurnalistik yang terjadi di televisi berita Metro TV. Budaya jurnalistikyang dimaksud adalah suatu proses yang memusatkan perhatian pada masa lalu dan representasikesinambungan sejarah maupun inovasi dalam nilai, praktik dan kebijakan jurnalistik yang dimunculkanmelalui sisi ideologis dan pola pemberitaan sejak proses pencarian, pengumpulan, pengolahan sampai penyajianberita. Beberapa temuan penting dari penelitian ini adalah (1) Metro TV telah menjadi Top of Mindsebagai sumber informasi utama bagi pencari berita, (2) masih kuatnya kepentingan pemilik dalam mewarnaiisi berita berkaitan dengan suksesi menuju RI-1 tahun 2014, (3) Berita kekerasan masih mendominasi pemberitaandalam televisi karena merupakan kondisi nyata yang ada dalam masyarakat Indonesia saat ini, (4)Metro TV berkomitmen untuk mengurangi tayangan-tayangan tersebut dan akan lebih memberikan solusidan penjelasan duduk perkara suatu peristiwa, (5) Banyaknya pelanggaran etika dalam pemberitaan di MetroTV menunjukkan pengawasan internal belum dilakukan secara maksimal, (6) Cameraperson merupakanfilter pertama dalam menyeleksi gambar yang patut atau layak ditayangkan.Kata kunci: Budaya Jurnalistik, Televisi Berita, Program Berita, Berita Kekerasan, Pelanggaran Etika
BUDAYA JURNALISTIK DI METRO TV Kurniadi, Oji
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (684.047 KB) | DOI: 10.24198/jkk.v1i2.6038

Abstract

Penelitian ini mengangkat tentang budaya jurnalistik yang terjadi di televisi berita Metro TV. Budaya jurnalistik yang dimaksud adalah suatu proses yang memusatkan perhatian pada masa lalu dan representasi kesinambungan sejarah maupun inovasi dalam nilai, praktik dan kebijakan jurnalistik yang dimunculkan melalui sisi ideologis dan pola pemberitaan sejak proses pencarian, pengumpulan, pengolahan sampai penyajian berita. Beberapa temuan penting dari penelitian ini adalah (1) Metro TV telah menjadi Top of Mind sebagai sumber informasi utama bagi pencari berita, (2) masih kuatnya kepentingan pemilik dalam mewarnai isi berita berkaitan dengan suksesi menuju RI-1 tahun 2014, (3) Berita kekerasan masih mendominasi pemberitaan dalam televisi karena merupakan kondisi nyata yang ada dalam masyarakat Indonesia saat ini, (4) Metro TV berkomitmen untuk mengurangi tayangan-tayangan tersebut dan akan lebih memberikan solusi dan penjelasan duduk perkara suatu peristiwa, (5) Banyaknya pelanggaran etika dalam pemberitaan di Metro TV menunjukkan pengawasan internal belum dilakukan secara maksimal, (6) Cameraperson merupakan filter pertama dalam menyeleksi gambar yang patut atau layak ditayangkan.