Articles

Found 28 Documents
Search

SINTESIS SILIKA MCM-41 DAN UJI KAPASITAS ADSORPSI TERHADAP METILEN BIRU Ahda, Mustofa; Kunarti, Eko Sri
PHARMACIANA Vol 3, No 1: Mei 2013
Publisher : PHARMACIANA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.547 KB)

Abstract

Telah disintesis MCM-41 dengan variasi waktu hidrotermal 18, 24, 36, 48 jam menggunakan agen pengarah struktur cetiltrimetilammonium bromida (CTAB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu hidrotermal mempengaruhi intensitas dan indeks bidang (ao). Sintesis MCM-41 dengan waktu hidrotermal 24 jam menghasilkan intensitas tertinggi yang menunjukkan bahwa MCM-41 memiliki kristalinitas terbaik.sedangkan uji kapasitas MCM-41 tersebut memiliki kemampuan adsorpsi terhadap metilen biru sebesar 37,037 mg/g.
INKORPORASI TITANIA PADA MATRIKS SILIKA DAN PENGARUHNYA TERHADAP AKTIVITAS FOTOKATALITIK TITANIA PADA DEGRADASI METIL ORANYE Kunarti, Eko Sri; Wahyuni, Endang Tri; Hapsari, Indi Annisa
Jurnal Manusia dan Lingkungan (Journal of People and Environment) Vol 18, No 1 (2011)
Publisher : Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan preparasi dan karakterisasi nanokristal titania terinkorporasi silika (nanokomposit titania-silika) disertai dengan pengujian aktivitas fotokatalitiknya untuk degradasi metil oranye. Preparasi dilakukan melalui proses sol-gel pada suhu kamar diikuti dengan perlakuan termal pada temperatur 500 o C. Pengaruh penambahan silika terhadap karakter nanokomposit yang terbentuk telah dikaji dalam penelitian ini. Karakterisasi dilakukan dengan metode difraksi sinar-X, spektrometri inframerah, spektrometri fluoresensi sinar-X serta spektrometri uv-vis difusi reflaktansi. Proses degradasi dilakukan dengan sistem batch di dalam reaktor tertutup yang dilengkapi dengan lampu UV 40 watt. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan matriks silika menyebabkan pembentukan ikatan cross-linking Si-O-Ti dan oxygen vacancies dalam titania. Inkorporasi titania pada matriks silika dapat meningkatkan stabilitas dan energi celah pita serta sifat fotokatalisis titania bebas.
SINTESIS DAN KARAKTERISASI SILIKA GEL DARI ABU SEKAM PADI YANG DIIMOBILISASI DENGAN 3-(TRIMETOKSISILIL)-1-PROPANTIOL Mujiyanti, Dwi Rasy; Nuryono, Nuryono; Kunarti, Eko Sri
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 4, No 2 (2010)
Publisher : Jurnal Sains dan Terapan Kimia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan sintesis dan karakterisasi hibrida merkapto silika (HMS) yangdiperoleh dari hasil pengolahan abu sekam padi(ASP) dari daerah Jambidan,Banguntapan, Bantul.HMS dibuat dengan menambahkan HCl 3M pada campuran senyawa 3-(trimetoksilil)-1-propantiol (TMSP) dan larutan Na2SiO3 yang dihasilkan dari peleburanASP dengan NaOH hingga pH 7 (netral). Karakterisasi hasil dilakukan denganspektroskopi inframerah (FTIR) dan difraktometer sinar-X (XRD).Hasil karakterisasi dengan FTIR mengindikasikan keberhasilan pembuatan HMSdengan munculnya serapan dari gugus-gugus fungsional seperti : gugus metilen (-CH2-),silanol (Si-OH) dan siloksan (Si-O-Si). Dari data XRD diketahui bahwa HMS yangterbentuk mempunyai struktur amorf.Kata kunci : Adsorben, hibrida merkapto-silika (HMS), abu sekam padi (ASP)
KARAKTERISTIK PENGIKATAN ION Cd(II) dan Cu(II) DALAM PEMBUATAN HIBRIDA AMINO-SILIKA IMPRINTED IONIK Buhani, Buhani; Narsito, Narsito; Nuryono, Nuryono; Kunarti, Eko Sri
Jurnal Sains dan Terapan Kimia Vol 5, No 2 (2011)
Publisher : Jurnal Sains dan Terapan Kimia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karakteristik pengikatan ion Cd(II) dan Cu(II) pada polimer imprinted ionik (PII)dari hibrida amino-silika (HAS) yang disintesis menggunakan senyawa 3-aminopropiltrimetoksisilan (3-APTMS) dengan tetraetil ortosilkat (TEOS)sebagai prekursor telah dipelajari. Kontribusi pengikatan ion Cd(II) dan Cu(II)pada sintesis material HAS imprinted ionik Cd(II) dan Cu(II) didominasi olehinteraksi kimia melalui interaksi elekstrotatik sebesar 43,06 ± 0,42 % untukCd-HAS dan 40,96 ± 0,21% untuk Cu-HAS, sedangkan pembentukan ikatankovalen sebesar 50,91 ± 0,25 % untuk Cd-HAS dan 54,87 ± 0,20 % untuk Cu-HAS.Kata kunci : Imprinted ionik, hibrida amino-silika, 3-aminopropiltrimetoksisilan
KAJIAN ADSORPSI Ag(S2O3)23- DALAM LIMBAH FOTOGRAFI PADA ADSORBEN KITIN DAN ASAM HUMAT TERIMOBILISASI PADA KITIN Khoerunnisa, Fitri; Santosa, Sri Juari; Kunarti, Eko Sri
Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 9, No 2 (2007): Jurnal Pengajaran MIPA
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.241 KB)

Abstract

This work was started with isolation of humic acid from peat soil and chitin from crab shell, immobilization of humic acid on chitin, and characterization of adsorbents of C and HAC. Optimum condition was studied by interacting the adsorbents with Ag(S2O3)23- in a synthetic solution on various  of pH from 2 to 10. Adsorption rate was studied by interacting the adsorbent with Ag(S2O3)23- in the synthetic solution on various time from 2 to 120 minutes. The determination of the energy and the capacity of adsorption were studied by interacting the adsorbent with Ag(S2O3)23- on various initial concentration from 2 to 75 ppm. Moreover, the mechanism of adsorption was studied by applying a sequential desorption using H2O, Na2EDTA 0.1 M, KSCN 0.5 M, and KOH 1 M. The adsorption of Ag(S2O3)23- in photography wastewater on C and on HAC were studied at the same condition as obtained for the synthetic solution. The result showed that pH 2 was the optimum adsorption condition for Ag(S2O3)23- in the synthetic solution on both C and HAC adsorbents. Ag(S2O3)23- in the synthetic solution was chemically adsorbed on C and on HAC, involving energy adsorption of 22.74–23.30 kJ/mole, respectively. Adsorption of Ag(S2O3)23- on C was faster than that on HAC with the rate constants for adsorbent C and HAC were 73 x 10-4 and 46 x 10-4 minute-1, respectively. Adsorption capacity of Ag(S2O3)23- on C and on HAC were 2.107 x 10-4 and 1.818 x 10-4 mole/g, respectively. The amount of Ag(S2O3)23- in photography wastewater that was adsorbed on C and on HAC were 13.52 and 12.47 mg/L, respectively. The hydrogen bonding and ion exchange were the dominant mechanism of adsorption.Key words: Ag(S2O3)23-, adsorption, chitin, immobilization, humic acid.
THE EFFECT OF NaOH CONCENTRATION AND TEMPERATURE ON ZEOLITE SYNTHETIS FROM FLY ASH BY HIDROTHERMAL ALKALI Jumaeri, Jumaeri; Sutarno, Sutarno; Kunarti, Eko Sri; Santosa, Sri Juari
Jurnal Zeolit Indonesia Vol 8, No 1 (2009)
Publisher : Jurnal Zeolit Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (803.518 KB)

Abstract

Zeolite synthesis from coal fly ash PLTU Tanjung Jati Japara was conducted by hydrothermal alkali. Preparation was done on fly-ash that has been refluxed with 1M of HCl and without refluxed. NaOH with certain concentration (2, 3, and 4M) was mixed with coal fly-ash by ratio 10 ml each 1 gram of fly ash into Teflon tube 100 ml at autoclave stainless-steel. Then, autoclave was heated on the oven at temperature of 120-1600C. Synthetic zeolite ouput was qualitative tested by using infrared spectroscopy, X-Ray diffraction, and SEM. The result showed that NaOH concentration, temperature, and hydrothermal alkali period of coal fly ash was affecting characterization of zeolite ouput. The temperature which use for optimally hydrothermal processes exist on range 140 –160oC. The increase of temperature causes improving crystallization of zeolite products. Hydrothermal synthetic product from fly ash is alumina-silica compound which are a mixture of some crystals such as P zeolite, Y zeolite, sodalite, mullite, and quartz.
PROSES SOL-GEL DALAM PEMBUATAN HIBRIDA MERKAPTO-SILIKA UNTUK ADSORPSI ION CU (II) DALAM LARUTAN Buhani, Buhani; Narsito, Narsito; Nuryono, Nuryono; Kunarti, Eko Sri
Jurnal Manusia dan Lingkungan (Journal of People and Environment) Vol 19, No 3 (2012)
Publisher : Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

abstrak
PENGUJIAN AKTIVITAS KOMPOSIT Fe2O3-SiO2 SEBAGAI FOTOKATALIS PADA FOTODEGRADASI 4-KLOROFENOL Kunarti, Eko Sri; Wahyuni, Endang Tri; Hermawan, Feri Eka
Jurnal Manusia dan Lingkungan (Journal of People and Environment) Vol 16, No 1 (2009)
Publisher : Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini telah dilakukan pengujian aktivitas komposit Fe2O3-SiO2 sebagai fotokatalis pada fotodegradasi 4-klorofenol. Penelitian diawali dengan preparasi dan karakterisasi fotokatalis Fe2O3-SiO2. Preparasi dilakukan dengan metode sol-gel pada temperatur kamar menggunakan tetraetil ortosilikat (TEOS) dan besi (III) nitrat sebagai prekursor diikuti dengan perlakuan termal pada temperature 500 oC. Karakterisasi dilakukan dengan metode spektrometri inframerah, difraksi sinar-X dan spektrometri fluoresensi sinar-X. Uji aktivitas komposit untuk fotodegradasi 4-klorofenol dilakukan dalam reaktor tertutup yang dilengkapi dengan lampu UV. Pada uji ini telah dipelajari pengaruh waktu penyinaran dan pH larutan terhadap efektivitas fotodegradasi 4-klorofenol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposit Fe2O3-SiO2 dapat dipreparasi dengan metode sol-gel pada temperatur kamar diikuti perlakuan termal. Komposit Fe2O3-SiO2 dapat meningkatkan efektivitas fotodegradasi 4-klorofenol dari 11,86 % menjadi 55,38 %. Efektivitas fotodegradasi 4- klorofenol dipengaruhi waktu penyinaran dan pH larutan yang semakin lama waktu penyinaran efektifitas fotodegradasi semakin tinggi, namun waktu penyinaran yang lebih lama dari 4 jam dapat menurunkan efektivitasnya. pH larutan memberikan pengaruh yang berbeda-beda pada efektivitas fotodegradasi 4-klorofenol.
ADSORPSI POLUTAN ION DIKROMAT MENGGUNAKAN ZEOLIT ALAM TERMODIFIKASI AMINA (Adsorption of Dichromate Ions Pollutant Using Ammine Modified-Natural Zeolites) Kunarti, Eko Sri; Sutarno, Sutarno; Baralangi, Sampe
Jurnal Manusia dan Lingkungan (Journal of People and Environment) Vol 22, No 3 (2015)
Publisher : Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKKromium (VI) merupakan polutan logam berat berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan oleh karena itu pengambilan ion Cr(VI) dalam air penting dilakukan untuk mengatasi pencemaran lingkungan. Proses adsorpsi merupakan salah satu teknik sederhana yang dapat digunakan untuk pengambilan ion logam. Pada penelitian ini telah dilakukan kajian adsorpsi ion dikromat sebagai model limbah Cr(VI) dalam air menggunakan adsorben zeolit alam termodifikasi amina. Penelitian diawali dengan preparasi adsorben zeolit alam termodifikasi amina. Preparasi dimulai dengan pencucian zeolit alam menggunakan akuades, kemudian refluks zeolit alam menggunakan HCl 3M. Zeolit hasil refluks selanjutnya dimodifikasi menggunakan garam ammonium kuarterner, N-cethyl-N,N,N-trimethylammonium bromide (CTAB) dan amina primer, propilamin (PA). Zeolit alam (Z), zeolit teraktivasi asam (ZA) dan zeolit hasil modifikasi amina selanjutnya digunakan sebagai adsorben untuk adsorpsi anion dikromat. Karakterisasi adsorben dilakukan dengan mengunakan metode spektroskopi infaramerah dan difraksi sinar-X, sedangkan jumlah anion dikromat yang teradsorpsi dianalisis dengan spektroskopi serapan atom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampel zeolit mengandung mineral klinoptilolit, mordernit dan kuarsa. Struktur zeolit tidak mengalami kerusakan oleh perlakuan termal dan perlakuan kimia. Modifikasi zeolit meningkatkan efisiensi adsorpsi zeolit alam. Ion dikromat dapat teradsorpsi dengan lebih baik oleh zeolit termodifikasi amina daripada zeolit teraktivasi asam dan zeolit tanpa modifikasi, dengan kemampuan adsorpsi zeolit termodifikasi CTAB (CTAB-Z) lebih besar daripada zeolit termodifikasi propilamin (PA-Z). Adsorpsi ion dikromat pada adsorben zeolit berlangsung baik dengan urutan CTAB-Z > PA-Z > ZA > Z, dengan kemampuan adsorpsi masing-masing sebesar 1,96; 1,74; 0,90 dan 0,48 mg/g. Adsorpsi anion dikromat oleh zeolit termodifikasi CTAB merupakan adsorpsi kimia (kemisorpsi) dengan energi adsorpsi sebesar 24,66 kJ/mol.ABSTRACTChromium (VI) is a heavy metal pollutant that is harmful to health and the environment, therefore Cr(VI) ions in aqueous solution removal is important to overcome the environmental pollution. Adsorption process is one of simple techniques that can be used to take metal ions. Adsorption study of dichromate ions as a wastewater model of Cr(VI) has been conducted in this research by using ammine modified natural zeolite as adsorbents. The research was initiated by preparation of adsorbent of ammine-modified natural zeolites. The preparation was started by washing the natural zeolite (Z) using distilled water and refluxing by 3M hydrochloric acid. Refluxed zeolites (ZA) were modified by a quaternary ammonium salt, N-cethyl-N,N,N-trimethylammonium bromide (CTAB), and a primary amine, propylamine (PA). The natural zeolite (Z), acid activated zeolite (ZA) and amine-modified zeolites were then applied for adsorption of dichromate ions. Characterization of zeolite samples was performed by infrared spectroscopy and X-ray diffraction methods to confirm the crystal structure, and atomic absorption spectroscopy method to analyze the adsorbed dichromate ions. Results showed that all zeolite samples contain clinoptilolite, mordernite and quartz minerals. The zeolite structure was not changed by heat and chemical treatments. Modification of zeolites enhanced the adsorption efficiency of natural zeolites. The dichromate ions were better adsorbed on ammine modified-zeolites compared to that of unmodified-zeolite with adsorption ability of CTAB modified zeolite (CTAB-Z) was greater than that of propylammine modified zeolite (PA-Z). The adsorption of dichromate on zeolite samples was achieved in the order of CTAB-Z > PA-Z > ZA > Z, with the adsorption efficiency was about 1.96; 1.74; 0.90 and 0.48 mg/g, respectively. The dichromate ions adsorption by CTAB modified zeolite is chemical adsorption (chemisorption) with the adsorption energy of 24.66 kJ/mol.
Characteristic Study of the MCM-41 Modified with Zn by Direct Synthesis Hasanah, Nur; Sutarno, Sutarno; Kunarti, Eko Sri
JKPK (Jurnal Kimia dan Pendidikan Kimia) Vol 3, No 3 (2018): JKPK( Jurnal Kimia dan Pendidikan Kimia)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1048.456 KB)

Abstract

Modification of MCM-41 with zinc (Zn) by direct synthesis has been attempted. The aims of this research were (i) to show morphology of MCM-41, (ii) to know the optimal ratio of Si/Zn in MCM-41 modification, and (iii) to know crystallinity and pore diameter of MCM-41 and MCM-41 modified by Zn.  Zn metal added to MCM-41 matrix by direct synthesis used zinc nitrate as precursor with ratio Si/Zn variation. Zn added by direct synthesis to get larger diameter without changing the structure of MCM-41. Characterization of material was used XRD, FTIR, TEM, and N2 adsorption. Characterization of MCM-41 with TEM show that material has spherical shape with uniform pore morphology. The result of XRD show that synthesized MCM-41 has good crystallinity with three peaks observed specific to MCM-41. Ratio of Si/Zn optimal to modification MCM-41 is Si/Zn= 100. Modified MCM-41 show decrease in crystallinity and increase pore diameter that is 35.58 Ǻ compared with MCM-41 with pore diameter 31.42 Ǻ.