Zahraeni Kumalawati
Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan, Politeknik Pertanian Negeri Pangkep

Published : 7 Documents
Articles

Found 7 Documents
Search

Karakteristik Morfologi Fase Vegetatif Berbagai Varietas Jeruk Pamelo Pangkep dengan Teknik Sambung Mini Kafrawi, Kafrawi; Kumalawati, Zahraeni
Jurnal Agrista Vol 12, No 3 (2008): Volume 12 Nomor 3 Desember 2008
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (957.491 KB)

Abstract

Morphology Characteristics of Vegetatif Phase on Several Varieties Pangkep Pummelo (Citrus maxima) with Mini Grafting TechniqueABSTRACT. The main objective of this research was to learning several stump effect to morphology characteristics of vegetatif phase of several varieties pangkep pummelo and to know various stump was compatible to growty support several pummelo pangkep. The project was conducted in green house and laboratory of Politani Pangkep, South Sulawesi from April to November 2007. The experiment was design in randomized block design consisted of two factors. Firstly, several entres pummelo i.e. pangkep merah, pangkep putih and sigula-gula. The second factor was several stump various pummelo i.e. swingle citrumelo, pangkep merah, pangkep putih and si gula-gula. The result showed pangkep merah pummelo have better vigor was use entres or stump. All growth variants show pangkep merah pummelo induced statistically significant effect (caulis diameter, bud length bud, sum bud, leaf area, root length, moisture content of root and tree).
Skrining Isolat Plant Growth Promoting Rhizobacteri (PGPR) dari Pertanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum) di Gorontalo K, Kafrawi; Kumalawati, Zahraeni; Muliani, Sri
Prosiding Seminar Biologi 2015: Seminar Nasional Mikrobiologi Kesehatan dan Lingkungan
Publisher : Prosiding Seminar Biologi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebanyak 25 rizobakteri telah diisolasi dari tanaman bawang merah di Gorontalo dan telah diuji kemampuannya sebagai isolat potensial (PGPR). 19 isolat yang menghasilkan metabolit sekunder komponen PGPR seperti auksin, giberelin, fiksasi N2, pelarut fosfat, siderophores dan sifat antagonis terhadap Fusarium oxysporum f, sp cepae. Isolat GR 7, GR 11, GR 21, GR 24 dan GR 25 berpotensi sebagai konsorsium formulasi bakteri PGPR karena dapat menghasilkan metabolit sekunder yang berguna untuk pertumbuhan tanaman bawang merah.Kata Kunci: bawang merah, Gorontalo, PGPR, rhizobakteri
Identifikasi dan Isolasi Spora Tunggal Cendawan Mikoriza Arbuskula Pada Rhizospheren Tebu (Saccharum officinarum L.). Kumalawati, Zahraeni; D, Kafrawi; A, Asmawati
Prosiding Seminar Biologi 2015: Seminar Nasional Mikrobiologi Kesehatan dan Lingkungan
Publisher : Prosiding Seminar Biologi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan melakukan eksplorasi cendawan mikoriza arbuskula melalui pengambilan sampel tanah pada pertanaman tebu di kebun pabrik gula Takalar baik yang berada di wilayah KabupatenGowa, Kabupaten Takalar, maupun Kabupaten Jeneponto. Sampel tanah yang diperoleh disaring dengan metode penyaringan basah untuk mendapatkan spora mikoriza untuk diidentifikasi. Selanjutnya, sporaspora mikoriza dipisahkan berdasarkan jenisnya lalu dikembangbiakkan pada kultur spora tunggal. Hasil penelitian menunjukkan keanekaragaman jenis mikoriza terbesar di kebun tebu PG Takalar terdapat di wilayah Kabupaten Gowa, Secara keseluruhan, telah teridentifikasi sepuluh jenis mikoriza arbuskula dari rhizosfer tanaman tebu PG Takalar yang tergolong dalam empat genus yaitu Sclerocystis, Glomus, Acaulospora, dan Gigaspora, kecuali Sclerocystis, tiga genus mikoriza yang lain memiliki karakteristik spora hampir sama serta daerah penyebaran yang luas. Mikoriza Glomus memiliki kelimpahan yang paling besar, diikuti Gigaspora dan Acaulospora sp. Mikoriza Glomus sp. dan Acaulospora sp. telah berhasil dikembangkan dan diperbanyak melalui kultur spora tunggal.Kata Kunci: kultur spora tunggal, mikoriza arbuskula, tebu
Identifikasi dan Isolasi Spora Tunggal Cendawan Mikoriza Arbuskula Pada Rhizospheren Tebu (Saccharum officinarum L.). Kumalawati, Zahraeni
Prosiding Seminar Biologi 2015: Prosiding Seminar Nasional Mikrobiologi Kesehatan dan Lingkungan
Publisher : Prosiding Seminar Biologi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5450.573 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan melakukan eksplorasi cendawan mikoriza arbuskula melalui pengambilan sampel tanah pada pertanaman tebu di kebun pabrik gula Takalar baik yang berada di wilayah Kabupaten Gowa, Kabupaten Takalar, maupun Kabupaten Jeneponto. Sampel tanah  yang diperoleh  disaring  dengan  metode  penyaringan  basah  untuk  mendapatkan  spora  mikoriza  untuk diidentifikasi.  Selanjutnya,  spora-spora  mikoriza  dipisahkan  berdasarkan  jenisnya  lalu dikembangbiakkan pada kultur spora tunggal. Hasil penelitian menunjukkan keanekaragaman jenis mikoriza  terbesar  di  kebun  tebu  PG  Takalar  terdapat  di  wilayah  Kabupaten  Gowa,  Secara keseluruhan, telah teridentifikasi sepuluh jenis mikoriza arbuskula dari rhizosfer tanaman tebu  PG Takalar yang tergolong dalam empat genus yaitu Sclerocystis, Glomus, Acaulospora,  dan Gigaspora, kecuali Sclerocystis, tiga genus mikoriza yang lain memiliki karakteristik spora hampir sama serta daerah penyebaran  yang  luas.  Mikoriza Glomus memiliki  kelimpahan  yang  paling  besar,  diikuti Gigaspora dan Acaulospora sp.  Mikoriza Glomus  sp. dan Acaulospora sp.  telah  berhasil dikembangkan dan diperbanyak melalui kultur spora tunggal.
Tingkat Produksi Lateks Tanaman Karet (Havea Brasiliensis L.) Pada Berbagai Umur Tanaman kafrawi, Kafrawi; Kumalawati, Zahraeni; Sufyan, Sufyan; Arham, Arham
Agroplantae: Jurnal Ilmiah Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Perkebunan Vol 8 No 1 (2019): Jurnal Agroplantae
Publisher : Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.836 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat produksi lateks tanaman karet pada berbagai tingkat umur tanaman. Penelitian disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan pengamatan panen lateks pada berbagai umur tanaman (tahun) yang terdiri atas : 9, 10, 23, dan 37. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berat lateks sebelum dan setelah giling serta setelah pengasapan paling tinggi diperoleh pada tanaman berumur 37 tahun (tahun tanam 1979) yaitu masing-masing sebesar 238.48 kg, 221.05 kg, dan 218.58 g. Namun kadar kering karet (K3) terberat diperoleh pada tanaman berumur 23 tahun (tahun tanam 1983) yaitu  97%.
Kelimpahan Spora Dua Jenis Cendawan Mikoriza Arbuskula pada Rizosfer Bibit Lada (Piper ningrum L.) Setelah Aplikasi Pupuk Majemuk Kumalawati, Zahraeni; Kafrawi, Kafrawi; Elfasela, Ina
Agroplantae: Jurnal Ilmiah Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Perkebunan Vol 4 No 1 (2015): Agroplantae, Vol 4 No 1 Juli 2015
Publisher : Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.859 KB)

Abstract

Pemanfaatan cendawan mikoriza arbuskula menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi penggunaan pupuk anorganik dalam kegiatan budidaya tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan bibit tanaman lada pada berbagai dosis pupuk majemuk serta kelimpahan dua jenis mikoriza arbuskula dalam rhizosfer tanaman. Penelitian ini disusun berdasarkan rancangan acak kelompok, dengan perlakuan konsentrasi pupuk majemuk, yaitu 1 mg.L-1 air (P1), 1.5 mg.L-1 air (P2), dan 2 mg.L-1 air (P3).  Bibit lada diinokulasikan dua jenis CMA yaitu Glomus sp. dan Acaullusspora sp. Hasil penelitian menunjukkan pertumbuhan tanaman lada melalui volume akar yang terbentuk lebih baik pada konsentrasi pupuk majemuk 1 mg.L-1 dibandingkan dengan konsentrasi pupuk cair yang lebih tinggi (2 mg.L-1). Kelimpahan spora CMA jenis Glomus sp. lebih besar (175-233) dibandingkan jenis Acauluspora sp (49-74). Kelimpahan spora CMA jenis Glomus sp. dan Acauluspora sp., dalam rhizosfer bibit lada paling tinggi pada  konsentrasi pupuk majemuk  yang rendah (1 -1,5 mg.L-1) dibandingkan dengan konsentrasi yang lebih tinggi (2mg.L-1).
UJI PENGHAMBATAN PERKECAMBAHAN BENIH DAN PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO (Theobroma cacao L.) PADA PERENDAMAN ALLELOPATI EKSTRAK BERBAGAI ORGAN TANAMAN TOMAT (Solanum lycopersium L.) kafrawi, kafrawi; Kumalawati, Zahraeni; Thamrin, Syahruni
Agroplantae: Jurnal Ilmiah Budidaya dan Pengelolaan Tanaman Perkebunan Vol 7 No 1 (2018): Jurnal Agroplantae
Publisher : Jurusan Budidaya Tanaman Perkebunan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan percobaan adalah untuk mengetahui penghambatan perkecambahan  benih kakao pada berbagai variasi jenis zat allelopati dari ekstrak tanaman tomat dan pengaruh terhadap pertumbuhan bibit kakao. Percobaan terdiri atas 2 bagian. Bagian pertama yaitu mengamati viabilitas benih kakao yang diberi allelopati ekstrak berbagai organ tanaman tomat dengan cara perlakuan perendaman benih kakao, sedangkan percobaan kedua mengamati pertumbuhan benih kakao yang telah diberi allelopati, dan percobaan disusun dalam bentuk Rancangan Acak Kelompok (RAK). Perlakuan terdiri atas 4 macam  perlakuan yaitu: tanpa perlakuan (M0), ekstrak daun tomat buah (M1), ektrak batang tomat buah (M2), ekstrak daun tomat sayur (M3), dan ekstrak batang tomat sayur (M4). Hasil percobaan menunjukkan bahwa penghambatan pengecambahan terbaik diperoleh dari perlakuan pemberian  allelopati ekstrak daun tanaman tomat sayur dengan daya kecambah terkecil sebesar 20% dan indeks vigor sebesar 10,42, sedangkan pertumbuhan vegetatif bibit kakao terbaik akibat perendaman allelopati ekstrak  tanaman tomat diperoleh dari kontrol (tanpa perlakuan) yaitu tinggi tanaman (13,53 cm), jumlah daun, (10,50 helai ), luas daun (13,53 cm2) dan volume akar (10,67 mL), kecuali diameter batang yang terbaik pada ekstrak allelopati daun tanaman tomat buah ( 3,57 mm).