Articles

Found 18 Documents
Search

SALAFISME DI INDONESIA : IDEOLOGI, POLITIK NEGARA, DAN FRAGMENTASI Krismono, Krismono
Millah: Jurnal Studi Agama Vol. XVI, No. 2, Februari 2017 Mendialogkan Kembali Relasi Gerakan Keagamaan dan Negara
Publisher : Program Magister Ilmu Agama Islam, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Taking the focus of Salafism study in Indonesia, the article is intended to analyze the important shifts of the Salafi ideology in responding to regional and international political situations, particularly in relation to state policy which has resulted in a wide range of theological implications and pragmatism of the Salafi doctrine., The article also aims to place correctly about the existence of Salafi factions in Indonesia. Implementation of a non-monolithic Salafist ideology in Saudi Arabia has created a polemic and conflict that brought influence and resonated rapidly to the emergence of new forms of Salafism in Indonesia that not only used their approach to religion but also state ideology. Interestingly, fragmented Salafism in Indonesia into some of these factions initially began only from the doctrinal problems to spread into personal and even financial problems.
PENGARUH PADAT TEBAR IKAN KOAN {Ctenopharyngodon idella) TERHADAP LAJU PERAMBAHAN DAN LUAS TUTUPAN ECENG GONDOK (Eichornia crassipes) DI DANAU LIMBOTO, GORONTALO Krismono, Krismono; Rahardjo, MF; Harris, E; Kartamihardja, ES
BERITA BIOLOGI Vol 10, No 3 (2010)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.38 KB)

Abstract

Water hyacinth {Eichhornia crassipes) in Lake Limboto was covering the area about 40 to 60% in 2008. It caused a lot of problems on water transportation, fishing activities, reducing water quantity and quality. To manage the number of water hyacinth population, biological control use omnivorous species and such as grasss carp (Ctenopharingodon idella) is a promosing alternative. In this study, effect of different stocking density of grass carp on the population of water hyacinth was observed. The result showed that 200 fish was the most effective compare to other stocking density and enabled to reducing the covering area up to 10 to 20%.
KARAKTERISTIK PERAIRAN YANG DILALUI IKAN SIDAT (Anguilla sp.) DI ALIRAN SUNGAI POSO Sugianti, Yayuk; Krismono, Krismono
LIMNOTEK - Perairan Darat Tropis di Indonesia Vol 20, No 2 (2013)
Publisher : Research Center for Limnology

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perairan danau dan sungai Poso sudah lama diketahui sebagai daerah penangkapan ikan sidat. Ikan sidat termasuk famili Anguillidae merupakan ikan katadromus yaitu ikan yang hidup di perairan tawar (sungai/danau), bermigrasi ke laut untuk melakukan pemijahan dan setelah itu kembali lagi ke perairan tawar untuk melanjutkan siklus hidupnya. Benih ( glass eel/elver) sidat di aliran Sungai Poso sendiri bergerak dari Muara Poso, kemudian bermigrasi anadromus untuk sampai ke perairan tawar melewati beberapa wilayah sungai seperti Sungai Pandiri, Sulewana menuju Rawa Tentena dan kemudian berakhir di Danau Poso. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik perairan yang dilalui fase-fase ikan sidat. Penelitian karakteristik perairan ikan sidat telah dilakukan pada bulan Maret, Mei, Juli dan September 2012 dengan metode survei berstrata. Dari pengamatan diperoleh hasil bahwa karakteristik dari lima stasiun pengamatan hampir sama, dimana karakteristik dasar perairannya berbatu dan berpasir, vegetasi yang tumbuh di sekitar sungai juga sama seperti pohon-pohon besar dan alang-alang. Kondisi kualitas perairan di aliran Sungai  Poso yang dilewati oleh fase-fase ikan sidat juga masih mendukung untuk kehidupan sidat.
Distribusi Plankton di Waduk Kedungombo Krismono, Krismono; Sugianti, Yayuk
Jurnal Perikanan Universitas Gadjah Mada Vol 9, No 1 (2007)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research was to know plankton distribution in Kedungombo reservoir. The research was conducted at three inlet station, (1) inlet from Kemukus mountain, (2) inlet from Kemusuk and (3) inlet from DAM in transition season (May and September, 2002), rainy season (November, 2002) and dry season (July, 2002). The result showed that the abundance of plankton organism was the highest at July (dry season) when the N:P ratio was highest.
ASPEK REPRODUKSI IKAN OSKAR (Amphilophus citrinellus Günther, 1864) DI WADUK IR H. DJUANDA, JAWA BARAT Tampubolon, Prawira A.R.P.; Rahardjo, M. F.; Krismono, Krismono
BAWAL Widya Riset Perikanan Tangkap Vol 7, No 2 (2015): (Agustus 2015)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan, Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan da

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.974 KB)

Abstract

Ikan oskar (Amphilophus citrinellus) merupakan ikan asing di Waduk Ir. H. Djuanda yang saat ini merupakan ikan yang paling banyak tertangkap di waduk tersebut. Penelitian ini dilakukan pada Oktober 2011–Januari 2012 di Waduk Ir. H. Djuanda, Jawa Barat, dengan tujuan untuk mengetahui beberapa aspek yang berkaitan dengan pemijahan ikan oskar. Contoh ikan ditangkap menggunakan jaring insang. TKG diamati secara visual dan fekunditas dihitung menggunakan metode gravimetrik. Total ikan contoh yang tertangkap selama penelitian berjumlah 460 ekor yang berasal dari enam stasiun pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan panjang total dan bobot tubuh ikan berkisar antara 62–210 mm dan 4,81–187,18 gram. Rasio kelamin ikan seimbang. Ukuran ikan jantan dan betina terkecil yang ditemukan matang gonad adalah 125 mm dan 121 mm. Ikan yang matang gonad paling banyak ditemukan pada bulan Desember untuk ikan betina dan Januari untuk ikan jantan. Fekunditas total berkisar antara 729–3.299 butir. Ikan oskar merupakan ikan pemijah bertahap.
BEBERAPA ASPEK BIOLOGI IKAN NILEM (Osteochillus vittatus) DI DANAU TALAGA, SULAWESI TENGAH Putri, Masayu Rahmia Anwar; Sugianti, Yayuk; Krismono, Krismono
BAWAL Widya Riset Perikanan Tangkap Vol 7, No 2 (2015): (Agustus 2015)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan, Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan da

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.846 KB)

Abstract

Ikan nilem (Osteochillus vittatus) merupakan ikan introduksi diDanau Talaga,Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Studi tentang biologi populasi suatu spesiesakanmembantu dalammemahami pengelolaannya. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui beberapa aspek biologi ikan nilem(Osteochillus vittatus)sebagai informasi dasar dalam langkah pengelolaan sumberdaya ikan di Danau Talaga. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret, Mei, Juli dan Oktober Tahun 2013. Sampel ikan nilem diperoleh dengan melakukan percobaan penangkapan menggunakan 2 set jaring insang (ukuran mata jaring 1, 1½, 2, 3 dan 4 inci). Ikan yang didapat, diukur panjang total (cm) dan beratnya (g). Pengamatan isi perut dan gonad dilakukan di laboratorium Biologi Ikan, Balai Penelitian Pemulihan dan Konservasi Sumberdaya Ikan.Ikan nilem merupakan ikan yang dominan tertangkap di Danau Talaga dengan kisaran ukuran panjang antara 11-22,7 cmdan ukuran berat antara 15,79 – 171,43 g, dimana ikan dengan kelompok panjang antara 14-15 cmmendominasi tangkapan. Pola pertumbuhan ikan nilembersifat alometrik negatif. Ikan nilemdikategorikan sebagai ikan herbivor dengan makanan utamanya adalah tumbuhan. Ikan nilem yang dominan tertangkap berada pada tingkat kematangan gonad (TKG) IV, dimana ukuran pertama kali matang gonad (Lm) baik jantan atau betina lebih kecil dibandingkan Lm ikan nilem pada beberapa referensi. Hal ini mengindikasikan bahwa ikan nilem di Danau Talaga matang gonad pada ukuran yang lebih kecil. Tipe pemijahan ikan nilemdi Danau Talagaadalah total spawner dan dapat memijah sepanjang tahun.Bonylip barb (Osteochillus vittatus) was one of introduction fish species in Sulawesi waters, including Lake Talaga, Donggala,Central Sulawesi. Study on biology populationof species will assist in understanding of its management. The aim of this research is to know some biological aspects of bonylip barb as basic information in fish resource management of Lake Talaga. The researchwas conducted on March, May, July and October 2013. The fish samples werecaptured by 2 sets experimental gillnet(mesh size 1, 1½, 2, 3 and 4 inch). These samples then measured its length and weight. The stomach content and gonad was observed at biological laboratory of Research institute for Fisheries Enhancement and Conservation. Bonylip barb is a dominant fish at Lake Talaga with the length range between 11-22.7 cm and weight range between 15.79 – 171.43 g. The fishes with the length group 14-15 cm were dominatedin fish catch. Bonylip barbwas an herbivore fish with plants as the main food. Thefish with stage IV of gonadsmaturitywere dominated, with the first length of maturity (Lm) in Lake Talagawas smaller than other references, either male or female fish.It was indicatedthat in Lake Talaga, bonylip barb fishwas matured in smaller size. Thebonylip barb is a total spawner and the spawning period of it may occurred throughout the year.
PENGARUH PERAMBANAN ECENG GONDOK (Eichhornia crassipes) OLEH IKAN KOAN (Ctenopharyngodon idella) TERHADAP KESUBURAN (N, P) DAN KELIMPAHAN FITOPLANKTON DI DANAU LIMBOTO Krismono, Krismono; M. F. Rahardjo, M. F. Rahardjo; Harris, Enang; Kartamihardja, Endi Setiadi
BAWAL Widya Riset Perikanan Tangkap Vol 3, No 2 (2010): (Agustus 2010)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan, Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan da

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.616 KB)

Abstract

Pengendalian gulma air eceng gondok (Eichhornia crassipes) dengan ikan koan (Ctenopharyngodon idella) akan meningkatkan kesuburan perairan sebagai akibat sekresi dari ikan koan yang dikeluarkan di air. Penelitian mengenai pengaruh perambanan eceng gondok oleh ikan koan terhadap kesuburan perairan, N, P, dan kelimpahan fitoplankton di Danau Limboto perlu dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh perambanan ikan koan terhadap kesuburan perairan (N, P) dan kelimpahan fitoplankton di Danau Limboto. Metode penelitian dilakukan dengan percobaan menggunakan perlakuan pakan eceng gondok pada ikan koan. Rancanganpercobaan dengan rancangan acak lengkap dengan tiga ulangan dan satu kontrol. Hasil penelitian menunjukan bahwa laju perambanan ikan koan dengan kepadatan 100, 200, dan 400 ekor dengan biomassa eceng gondok 10 kg mempengaruhi peningkatan produktivitas perairan atau kesuburan (N dan P) dan kelimpahan fitoplankton. Kepadatan ikan koan 200 ekor adalah kepadatan yang paling efektif untuk pengendalian eceng gondok dibanding kepadatan 100 dan 400 ekor. To control of waterhyacinth (Eichhornia crassipes) using grass carp (Ctenopharyngodon idella) was fertilized in waters because of excresi of grass carp. The research is to knowed effect of grazing of grass carp to waterhyasinth to productivity and abundance of phytoplankton in Limboto Lake. Reseach Metodology is used experiment with rendom completed desaign with three treatmen with three replycation and one kontrol. The result each showed treatmen of stocking density 100, 200, 400 fish each cage, and fitoplankton abundance, stocking density 200 fish is cage increasing productivity, fitoplnkton abundance of lake. The treatmen stocking density 200 each cage Increased productivity of lake most effective to control waterhyacinth than stocking density 100 and 400 fish/cage.
BEBERAPAASPEKBIOLOGI IKANMANGGABAI (Glossogobius giuris) DI DANAULIMBOTO,GORONTALO Suryandari, Astri; Krismono, Krismono
BAWAL Widya Riset Perikanan Tangkap Vol 3, No 5 (2011): (Agustus 2011)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan, Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan da

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.796 KB)

Abstract

Ikan manggabai (Glossogobius giuris) merupakan salah satu ikan Danau Limboto yang bernilai ekonomis penting dan sudah mengalami tingkat eksploitasi yang tinggi. Untuk pengelolaan populasi ikan secara berkelanjutan diperlukan banyak data yang antara lain mencakup aspek biologi jenis yang bersangkutan. Studi mengenai beberapa aspek biologi ikanmanggabai di Danau Limboto telah dilakukan pada bulan Pebruari sampai Oktober 2008. Contoh ikan dikumpulkan dengan menggunakan jaring insang (gill net) dengan ukuran mata jaring 2,5 dan 3 inci, bunggo (trap) dan dudayahu (push net). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ikanmanggabai merupakan ikan piscivora dengan makanan utama berupa ikan payangka (Ophiocara porocephala) dan tawes (Barbonimus gonionotus). Pola pertumbuhan ikan manggabai adalah alometrik (W = 0,013 L2,7053) dengan fekunditas berkisar antara 18.578-335.034 butir serta diameter telurnya 0,33-0,83 mm dan indeks kematangan gonad 2,32-8,65%. Study of some biological aspects of Glossogobius giuris was conducted in Lake Limboto from February until October 2008. Samples were collected using gillnet of 2.5 dan 3.0 inches mesh size, trap and push net. Based on its food habit, Glossogobius giuris is classified as carnivore that feed on fish. The length and weight relationship was W= 0.013 L2,7053 and growth type was isometric. The fecundity of this fish was 18.578-335.034 eggs with diameter of 0.33-0.83 mm and gonado somatic index of 2.32-8.65%.
DAMPAK BUDI DAYA IKAN DALAM KERAMBA JARING APUNG TERHADAP PENINGK,ATAN UNSUR N DAN P DI PERAIRAN WADUK SAGULING, GIRATA, DAN JATILUHUR Nastiti, Adriani Sri; Krismono, Krismono; Kartamihardja, Endi Setiadi
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 7, No 2 (2001): (Vol.7 No. 2 2001)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan, Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan da

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budi daya ikan.di. Waduk Saguling, Cirata, dan Jatiluhur sampai saat ini telah berkembang pesat. Jumlah keramba jaring apung (KJA) yang aktif pada tahun 1996 di ketiga waduk sudah tidak terkontrol lagi.
KOMUNITAS BIOTA PENEMPEL PADA TERUMBU BUATAN DI PERAIRAN PULAU GANTENG DAN PULAU RAKIT, TELUK SALEH, NUSA TENGGARA BARAT Syam, Amran Ronny; Hartati, Sri Turni; Krismono, Krismono
Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia Vol 13, No 2 (2007): (Agustus 2007)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan, Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan da

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1742.84 KB)

Abstract

Rehabilitasi perairan melalui peletakan terumbu buatan di perairan Teluk Saleh telah dilakukan sejak bulan Juli 2005 yang merupakan awal dari perbaikan perairan karang di kawasan itu. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi biota penempel pada terumbu buatan dan mengamati perubahan yang terjadi dari waktu ke waktu. Metode yang digunakan adalah pengamatan sensus visual dengan penyelaman SCUBA di sekitar terumbu buatan. Hasil analisis menunjukkan ada peningkatan jumlah jenis biota penempel selama kurun waktu 10 bulan peletakkan modul terumbu buatan. Komunitas biota penempel pada umumnya didominasi oleh kelompok alga dan other fauna. Selama kurun waktu tersebut belum menunjukkan ada perubahan (suksesi) ke arah pembentukkan hard coral. Rehabilitation of water has been done through installation of artificial reef in Saleh Bay since July 2005. The activity should represent early stade up of coral reef waters. The objective of this research is to identify bioufalling communities on the artificial reef and perceive change of then from time to time. This work used a method enhancment of visual census with diving of SCUBA around artificial reef. Results show the improvements species and abundance of bioufalling during periode of 10 month when artificial reef module was settled. The community of bioufalling was generally predominated by group of algae and other fauna. Succession of the communities during the periode of study was not yet to forming hard coral formation.