Johanes Krisdianto
Department of Architecture, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Published : 6 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Sains dan Seni ITS

Revitalisasi Ruang Publik Kampung Luar Batang dengan Metode Hybrid Architecture Dwirachmayanti, Adistria; Krisdianto, Johanes
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.694 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.34998

Abstract

Kampung Luar Batang memiliki potensi wisata yang cukup besar dengan adanya Masjid dan Makam Luar Batang. Kegiatan wisata kampung tersebut memunculkan berbagai mata pencaharian dan pola hidup dari masyarakat Kampung Luar Batang yang mayoritas merupakan pewirausaha. Seluruh aspek tersebut memunculkan ide untuk merevitalisasi Kampung Luar Batang sebagai salah satu solusi menaikkan potensi wisata kampung dan tempat kegiatan masyarakat Kampung Luar Batang. Revitalisasi Kampung Luar Batang ini didasarkan pada pendekatan pada aspek sosiologi manusia didalamnya yang mempertimbangkan perilaku sosial di Kampung Luar Batang. Hal ini dilakukan dengan menggunakan metode desain Hybrid Architecture yaitu perpaduan dari aspek yang akan divitalkan pada Kampung Luar Batang dipadukan dengan ide modernisasi yang akan diusulkan untuk menunjang ide perancangan yang akan menunjang peningkatan kualitas tersebut. Revitalisasi Kampung Luar Batang ini akan mencakup perbaikan dan pengadaan kualitas ruang dari Kampung Luar Batang. Beberapa seperti pengadaan mix-use building, penataan ulang Kawasan Masjid Luar Batang, serta penataan ulang kawasan ruang usaha pewirausaha Kampung Luar Batang
Perancangan Akuarium dengan Biomorphic Form & Patterns Kurniata, I Dewa Bagus Andi; Krisdianto, Johanes
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (674.772 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.35110

Abstract

Menurunnya populasi ikan khususnya tuna di Indonesia terjadi karena adanya illegal fishing dan eksploitasi berlebih. Ikan ditangkap tanpa melihat usia dari ikan tersebut. Hal ini menyebabkan ikan yang tertangkap belum memasuki masa reproduksi sehingga berdampak pada jumlah ikan yang ada dilautan. Selain itu penangkapan tanpa melihat usia ikan juga dapat menurunkan kualitas dari ikan yang ditangkap sehingga banyak ikan yang terbuang sia-sia. Arsitektur dapat membantu menyelesaikan masalah menurunnya populasi ikan dengan menciptakan sebuah wadah yang mampu menekan berkurangnya sumber pangan ini. Salah satu fasilitas tersebut adalah akuarium air laut. Dengan mempertimbangkan dampak ekologi akuarium ini tidak hanya digunakan sebagai konservasi biota laut, namun juga diharapkan mampu menjadi sarana edukasi budidaya bagi masyarakat. Untuk membuat objek rancang lebih menarik dan sesuai dengan konteks rancangnya maka dalam perancangannya dapat dilakukan penerapan Biomorphic Form & Patterns yang merupakan bagian dari Biophilic Design.
Sistem Arsitektur Berwawasan Lingkungan Sakti, Rochadi Mahala Lita; Krisdianto, Johanes
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.26398

Abstract

Dewasa ini semakin meningkatnya angka kejahatan seksual  terhadap anak mengakibatkan timbulnya rasa tertekan tidak percaya diri. Beberapa dampaknya seperti penyalahgunaan  konsepsi lingkungan yang besar, jangka panjang, fisik maupun mental pada anak-anak. Studi ilmiah dan observasi lapangan di Surabaya, Jawa Timur menunjukkan tingginya tingkat kekerasan seksual terhadap anak-anak di berbagai lapisan dari anak-anak dan orang dewasa. Meskipun studi yang sangat heterogen, terdapat berkorelasi pelecehan pada tingkat yang berbeda. Trauma adalah peristiwa dramatis dalam kehidupan yang mengancam kehidupan kesehatan atau bahkan ego individu yang bersangkutan. Efek terburuk trauma membuat korbannya menderita Post Traumatic Stress Disorder PTSD yang merupakan kondisi stres pasca trauma akibat pengalaman yang mengerikan baik fisik fisiologis atau kombinasi keduanya. Arsitektur berwawasan lingkungan dengan pendekatan arsitektur perilaku, diharapkan menjadikan sosok arsitektur yang unik dan didukung penggunaan elemen arsitektur yang sesaui dengan uraian isu yang diangkat.