Articles

Found 8 Documents
Search

Perancangan Optimal Inverter PWM Satu-Fasa Menggunakan Metode Newton-Raphson

Jurnal ELKHA Vol 4, No 2 (2012): EDISI BULAN OKTOBER
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Elektro

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract– Inverter satu-fasa jenis Harmonic Elimination PWM (HEPWM) memerlukan sudut-sudut penyalaan optimum untuk dapat mengeliminsasi harmonisa-harmonisa berdarajat rendah dari tegangan output AC yang dihasilkannya. Untuk memperoleh sudut-sudut penyalaan optimum diperlukan metode perhitungan untuk menyelesaikan serangkaian persamaan objektif. Persamaan objektif dari HEPWM adalah persamaan nonlinier transsendental yang tidak dapat diselesaikan menggunakan metode perhitungan biasa. Dengan menggunakan Metode Newton-Raphson, hasil iterasi dengan persyarataan tingkat ketelitian yang telah ditentukan, maka diperoleh serangkaian sudut penyalaan optimum untuk membuat generator pulsa penggerak saklar semikonduktor data IGBT pada inverter HEPWM. Tegangan output AC dari inverter HEPWM dapat dirancang agar memiliki THD yang rendah sesuai rekomendasi IEEE-519, dengan menambahkan filter pasif L-C untuk menyempurkan bentuk gelombang tegangan output AC inverter HEPWM Keywords– IEEE-519, Inverter PWM, Metode Newton-Raphson,  THD

Simulasi dan Analisis Sistem Pembangkit Hibrida Mikrohidro/Diesel

Jurnal ELKHA Vol 5, No 1 (2013): Edisi Bulan Maret
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Teknik Elektro

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.423 KB)

Abstract

Abstract– Kawasan pedesaan di Kalimantan barat memiliki potensi debit air yang cukup layak untuk dimanfaatkan bagi pembangkitan energi listrik. Namun pada umumnya masyarakat di daerah tersebut masih sangat tergantung kepada pembangkit generator diesel. Mahalnya harga energi listrik per kWh yang dihasilkan oleh generator diesel disebabkan oleh tingginya biaya bahan bakar minyak bumi. Salah satu pemecahan masalah adalah dengan memanfaatkan turbin mikrohidro untuk membantu generator diesel dengan membentuk sistem hibrida mikrohidro/diesel. Sistem hibrida selain mengurangi pemakaian bahan bakar oleh generator diesel juga menurunkan harga energi listrik per kWh serta mengurangi pencemaran udara akibat emisi CO2 yang dihasilkan oleh generator diesel. Keywords– Generator diesel, hibrida, HOMER, mikrohidro

Perbandingan Pemilihan Komponen Pengasutan Motor Induksi Tiga Fasa antara Sistem Pengasutan Langsung ke Jala-Jala (DOL Starting) dengan Sistem Pengasutan Bintang Segitiga (Y-Δ Starting)

JEPIN (Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika) Vol 2, No 2 (2016): Volume 2 No 2
Publisher : Program Studi Informatika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1313.01 KB)

Abstract

Motor induksi (motor asinkron) tiga fasa secara luas banyak digunakan di industri dan bangunan besar. Rancangan dan perawatannya sederhana, dapat disesuaikan pada berbagai aplikasi di lapangan dan pengoperasiannya ekonomis. Paper ini membahas tentang penentuan spesifikasi komponen-komponen jika motor induksi tiga fasa diasut secara langsung ke jala-jala (Direct On Line / DOL starting) dan jika diasut dengan hubungan bintang-segitiga (Y-Δ starting). Penentuan spesifikasi komponen dilakukan dengan bantuan program LV Motor Solution Guide yang dirilis oleh pihak Schneider. Dari   4 (empat) sampel motor yang diuji yakni motor bertegangan 380 – 415 V dan dengan daya masing-masing adalah 4 kW,  7,5 kW, 11 kW, dan 15 kW diperoleh bahwa spesifikasi komponen-komponen yang dihasilkan melalui program tersebut bersesuaian dengan spesifikasi komponen yang terdapat pada Katalog 2016 yang diterbitkan oleh pihak Schneider. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa spesifikasi komponen-komponen ini dapat langsung diaplikasikan di lapangan sesuai dengan sistem pengasutan yang digunakan.   Kata kunci — pengasutan, motor induksi, DOL starting,                 Y-Δ starting, LV Motor Starter Solution Guide

Pengaruh Temperatur Terhadap Kapasitas Daya Panel Surya (Studi Kasus: Pontianak)

ELKHA Vol 5, No 2 (2013): Edisi Bulan Oktober 2013
Publisher : Tanjungpura University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.973 KB)

Abstract

Abstract Panel surya pada umumnya terbuat dari bahan yang mampu menyerap energi foton dari radiasi matahari dan mengubahnya menjadi energi listrik. Energi panas dari radiasi matahari juga ikut terserap sehingga menaikkan temperatur sel-sel surya. Temperatur lingkungan sekitar panel surya juga memiliki kontribusi dalam perubahan temperatur pada sel-sel surya. Akibat kenaikan temperatur, maka daya listrik yang diproduksi oleh panel surya menjadi berkurang. Untuk kondisi Pontianak, terjadi pengurangan daya listrik sebesar -0.7113W/C jika menggunakan panel surya jenis monokristalin. Keywords daya listrik, panel surya, radiasi matahari, temperatur.

Migrasi Baterai Lithium dari Mode Otomotif ke Mode Penyimpan Energi untuk Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya

ELKHA Vol 8, No 2 (2016): Edisi Bulan Oktober 2016
Publisher : Tanjungpura University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.366 KB)

Abstract

Abstract– Baterai Lithium dapat bekerja pada dua mode operasi, yaitu: mode otomotif (MO) dan mode penyimpan energi (MP). Kerja MO untuk mengasut mesin kendaraan dengan arus besar pada periode sesaat, sedangkan kerja MP berfungsi menyimpan dan memasok energi listrik kepada beban dalam jangka waktu tertentu. Karena beroperasi pada arus besar, maka siklus pakai baterai MO akan berkurang lebih cepat daripada MP. Pada makalah ini diperkenalkan model dua-fasa MO-MP dan strategi untuk mendapatkan titik alih terbaik dari MO ke MP pada Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan memperhitungkan tingkat efisiensi dan State of Health (SOH) baterai. Hasil analisis menunjukkan bahwa model-400 (MO 400 siklus/MP 800 siklus) memiliki kinerja terbaik ditinjau dari tingkat efisiensi dan SOH. Keywords– Baterai lithium, SOH, mode otomotif, mode penyimpan, tenaga surya

Differential Evolution Algorithm with Triangular Adaptive Control Parameter for SHEPWM Switching Pattern Optimization

International Journal of Power Electronics and Drive Systems (IJPEDS) Vol 8, No 3: September 2017
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (678.474 KB)

Abstract

Differential evolution (DE) algorithm has been applied as a powerful tool to find optimum switching angles for selective harmonic elimination pulse width modulation (SHEPWM) inverters. However, the DE’s performace is very dependent on its control parameters. Conventional DE generally uses either trial and error mechanism or tuning technique to determine appropriate values of the control paramaters. The disadvantage of this process is that it is very time comsuming. In this paper, an adaptive control parameter is proposed in order to speed up the DE algorithm in optimizing SHEPWM switching angles precisely. The proposed adaptive control parameter is proven to enhance the convergence process of the DE algorithm without requiring initial guesses. The results for both negative and positive modulation index (M) also indicate that the proposed adaptive DE is superior to the conventional DE in generating SHEPWM switching patterns

Neural Network pada Koordinasi PSS dan TCSC untuk Meningkatkan Kestabilan Sistem Tenaga Terinterkoneksi

Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (JNTETI) Vol 5, No 4 (2016)
Publisher : Jurusan Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (739.337 KB)

Abstract

This paper develops a design procedure for adaptive coordination among power system damping controllers (i.e. power system stabilizers and supplementary damping controller of thyristor-controlled series capacitor) for improving the stability of an interconnected electric power system. The design is based on the use of neural network which identifies the optimal controller parameters online. The inputs to the neural network include the active- and reactive- power of the synchronous generators which represent the power loading on the system, and elements of the reduced nodal impedance matrix for representing the power system configuration. The neural network-based adaptive controller is trained offline with a wide range of credible power system operating conditions and configurations. The controller parameters obtained from the trained neural network are verified by both eigenvalue calculations and time-domain simulations, which confirms that good dampings of the eletromechanical modes and stability are achieved.

Two-port network model of fixed-speed wind turbine generator for distribution system load flow analysis

TELKOMNIKA (Telecommunication Computing Electronics and Control) Vol 17, No 3: June 2019
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Load flow analysis has always been used in determining the steady-state operation of an electric power or distribution system. For conventional power system without wind turbine generator, the method for load flow analysis has been well established. However, for modern system embedded with wind turbine generator, the investigation of analysis method is still an active research area. This paper proposed a new method to integrate fixed-speed wind turbine generator into distribution system load flow analysis. The proposed method is derived based on two-port network theory where the parameters of induction generator of the wind turbine generator are embedded in general constants of the two-port network. The proposed method has been tested and verified using a representative electric distribution system.