Siti Khanafiyah
Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Semarang (Unnes)

Published : 10 Documents
Articles

Found 10 Documents
Search

Penerapan Pendekatan Modified Free Inquiry Sebagai Upaya Meningkatkan Kreativitas Mahasiswa Calon Guru Dalam Mengembangkan Jenis Eksperimen Dan Pemahaman Terhadap Materi Fisika

BERKALA FISIKA Vol 13, No 2 (2010): Berkala Fisika, Edisi Khusus
Publisher : BERKALA FISIKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.149 KB)

Abstract

This study aimed to enhance students creativity in developing the kinds of experiments and understanding of materials physics, especially wave, with application of the modified approach to free inquiry in the department of Physics, State UNNES. The instrument used a questionnaire to measure creativity, observation sheet to measure the ability psikhomotorik and sheets test to measure the understanding of matter waves. Results were analyzed using a Likert scale questionnaire. Normalized gain formula is used to test the effectiveness of modified free inquiry approach in enhancing students creativity and understanding of the matter wave. The results showed that the application of modified free inquiry approach that gives freedom to the students to develop creativity, to (1) improve the ability psikhomotorik students, (2) type of experiment, developed into more varied, (3) enhance student creativity, and (4) increase cognitive abilities of students. Keywords: modified free inquiry, creativity

PENERAPAN METODE SQ3R DALAM PEMBELAJARAN KOOPERATIF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA POKOK BAHASAN TATA SURYA PADA SISWA KELAS VII SMP

Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 4, No 2 (2006)
Publisher : Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian penerapan metode SQ3R dalam pembelajaran kooperatif untuk meningkatkan hasil belajar dan keaktifan siswa? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar dan keaktifan siswa kelas VII SMPN 1 Tirto. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dengan dua siklus pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan hasil belajar dan aktivitas siswa selama proses pembelajaran berlangsung cukup signifikan. Pada siklus I ketuntasan belajar siswa tercapai 68% dengan nilai rata-rata 66,3. Kemudian pada siklus II ketuntasan belajar menjadi 88% dengan nilai rata-rata 73,8. Sedangkan aktivitas belajar pada siklus I diperoleh aktivitas fisik 70%, aktivitas mental 56% dan aktivitas emosional 60%. Kemudian pada siklus II keaktifan belajar aktivitas fisik menjadi 88%, aktvitas mental 80% dan aktivitas emosional 86%. Disimpulkan bahwa penerapan metode SQ3R dalam pembelajaran kooperatif dapat meningkatkan hasil belajar dan keaktifan siswa pada pokok bahasan tata surya. Untuk memperoleh hasil penelitian yang lebih baik, sebaiknya  siswa sering dilatih mempersiapkan diri sebelum pelaksanaan pembelajaran. Selain itu sarana belajar juga perlu ditingkatkan. Telah dilakukan penelitian penerapan metode SQ3R dalam pembelajaran kooperatif untuk meningkatkan hasil belajar dan keaktifan siswa? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar dan keaktifan siswa kelas VII SMPN 1 Tirto. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dengan dua siklus pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan hasil belajar dan aktivitas siswa selama proses pembelajaran berlangsung cukup signifikan. Pada siklus I ketuntasan belajar siswa tercapai 68% dengan nilai rata-rata 66,3. Kemudian pada siklus II ketuntasan belajar menjadi 88% dengan nilai rata-rata 73,8. Sedangkan aktivitas belajar pada siklus I diperoleh aktivitas fisik 70%, aktivitas mental 56% dan aktivitas emosional 60%. Kemudian pada siklus II keaktifan belajar aktivitas fisik menjadi 88%, aktvitas mental 80% dan aktivitas emosional 86%. Disimpulkan bahwa penerapan metode SQ3R dalam pembelajaran kooperatif dapat meningkatkan hasil belajar dan keaktifan siswa pada pokok bahasan tata surya. Untuk memperoleh hasil penelitian yang lebih baik, sebaiknya  siswa sering dilatih mempersiapkan diri sebelum pelaksanaan pembelajaran. Selain itu sarana belajar juga perlu ditingkatkan. Kata kunci : Metode SQ3R, Pembelajaran Kooperatif, Hasil Belajar: Metode SQ3R, Pembelajaran Kooperatif, Hasil Belajar

RANCANGBANGUN “MULTI BOARD” SEBAGAI ALAT PERAGA BARU DALAM PEMBELAJARAN TRIGONOMETRI, OPTIKA GEOMETRI DAN VEKTOR

Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 4, No 2 (2006)
Publisher : Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) menuntut guru untuk memahami cara mengajarkan materi kepada peserta didik. Guru sebagai pendidik diharapkan mampu membuat dan memanfaatkan media pembelajaran supaya materi yang disampaikan mudah diterima serta dipahami oleh siswa. Trigonometri, Optika Geometri dan Vektor merupakan pokok bahasan dalam pelajaran Fisika yang relatif sulit dimengerti oleh siswa dan membutuhkan pemahaman yang mendalam. Ketiga materi tersebut memerlukan kecermatan dan ketelitian dalam melukiskan suatu besaran. Apabila tidak cermat dan tidak teliti dalam menggambarkannya, seperti penggunaan ukuran yang tidak tepat dapat menimbulkan perbedaan antara hasil perhitungan dengan gambar, sehingga membuat siswa bingung dan malas untuk mengkaji soal berikutnya. Guna membantu guru dalam mengajarkan serta membantu siswa dalam memahami konsep Trigonometri, Optika Geometri dan Vektor, maka penulis mendesain sebuah alat peraga yang dapat digunakan sebagai alat bantu dalam mengajarkan pokok bahasan tersebut, alat ini oleh penulis diberi nama ”Multi Board” . Pada dasarnya alat peraga ”Multi Board” ini terdiri dari empat bagian utama yaitu bidang kartesian, bidak optik, bidang polar dan bidang skala. Alat peraga ”Multi Board” dapat digunakan untuk mencari jarak, perbesaran, sifat bayangan, sinus, cosinus, tangen, penjumlahan dan pengurangan vektor. Selain beberapa hal diatas ”Multi Board” dapat digunakan untuk menentukan jarak antara daerah satu dengan yang lain, sudut tembak dan jangkauan proyektil. Kata kunci : Multi board, alat peraga , materi fisika

PEMBELAJARAN IPA BERBASIS INKUIRI BERBANTUAN KOMIK SAINS UNTUK MENGEMBANGKAN KARAKTER SISWA

UPEJ Unnes Physics Education Journal Vol 4 No 3 (2015)
Publisher : UPEJ Unnes Physics Education Journal

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (750.7 KB)

Abstract

Menurunnya skor prestasi sains siswa di Indonesia dari data TIMSS 2011 dan kemorosotan moral bangsa menuntut terjadinya perubahan dalam dunia pendidikan. Berdasarkan hal tersebut dibutuhkan suatu inovasi dalam proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan karakter siswa melalui metode pembelajaran inkuiri berbantuan komik sains. Pembelajaran inkuiri dengan bantuan komik bertujuan agar siswa dapat lebih memahami materi serta mencontoh karakter dalam komik. Karakter yang dikembangkan dalam pembelajaran ini adalah religius, disiplin, kreatif, rasa ingin tahu, dan peduli  lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-Experimental dengan bentuk one-Group Pretest-Posttest Design. Komik sains yang telah diuji kelayakan dan keterbacaan dalam penelitian terdahulu digunakan sebagai bahan ajar penelitian. Hasil uji gain menunjukkan bahwa aspek karakter religius, kreatif, dan rasa ingin tahu mengalami peningkatan dengan kriteria sedang, sedangkan aspek karakter disiplin dan peduli lingkungan mengalami peningkatan dengan kriteria rendah. Analisis hasil belajar kognitif menunjukkan peningkatan kriteria sedang, sedangkan hasil belajar psikomotorik menunjukkan peningkatan kriteria rendah. The decilining science achievement scores of students in Indonesia from 2011 TIMSS data and moral decadence of the nation demanding a change in education. Based on this case, an innovation in the learning process is needed. The purpose of this research is to develop the character of students through inquiry learning methods aided comic science. Inquiry learning with the help of comic aims to enable students to better understand the material and modeled the character in the comic. The characters are developed in this study is a religious, disciplined, creative, curious, and caring environment. The method used in this study are pre-experimental in the form of one-group pretest-posttest design. Comic science that has been tested the feasibility and legibility in previous studies are used as teaching materials in this research. The results showed that thecharacters of religious, creative, and curiosity has increased with moderate criteria, while the characters of discipline and caring environment has increased with low criteria. Analysis of cognitive learning outcomes showed moderate criteria, whereas psychomotor learning results showed an increase in the low criteria.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY BERBASIS METODE PICTORIAL RIDDLE TERHADAP KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI ILMIAH SISWA SMP

UPEJ Unnes Physics Education Journal Vol 4 No 3 (2015)
Publisher : UPEJ Unnes Physics Education Journal

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (919.523 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran inquiry berbasis metode pictorial riddle terhadap peningkatan pemahaman konsep dan kemampuan berkomunikasi ilmiah siswa SMP. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen semu dengan desain one group pretest posttest. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik dokumentasi, tes dan teknik observasi. Dari hasil uji gain didapatkan pemahaman konsep siswa meningkat dengan faktor gain sebesar 0,56 (sedang) dan kemampuan berkomunikasi ilmiah siswa meningkat dengan faktor gain sebesar 0,56 (sedang). Dari uji korelasi product moment didapatkan bahwa penerapan model pembelajaran inquiry berbasis metode pictorial riddle berpengaruh terhadap peningkatan pemahaman konsep dengan kriteria sedang dan berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan berkomunikasi ilmiah siswa dengan kriteria kuat. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bawa model pembelajan inquiry berbasis metode pictorial riddle berpengaruh positif terhadap peningkatan pemahaman konsep dan kemampuan berkomunikasi ilmiah siswa SMP. The purpose of this research is to know the influence implementation of inquiry learning model with pictorial riddle method on increase the understanding concepts and scientific communication skill of junior high school students. The method used is quasi experimental with one group pretest and posttest design. Data collection method used in this research are documentation, test and observation. From the obtained gain test result shown that understanding concepts of students increased by a gain factor of 0,56 (medium) and scientific communication skill of students increased by a factor gain of 0,56 (medium). From the obtained product moment corelation test result shown that the implementation of inquiry learning model with pictorial riddle method influence on increasing of understanding concepts of students with medium criteria and influence on increasing of scientific communication skill of students with strong criteria. Based on the result above, it can be concluded that the implementation of inquiry learning model with pictorial riddle method gives positive influence to increase the understanding concepts and scientific communication skill of junior high school students.

PROSES PEMBELAJARAN MODEL PAIR CHECKS UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMP

UPEJ Unnes Physics Education Journal Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : UPEJ Unnes Physics Education Journal

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (629.355 KB)

Abstract

Pada umumnya keterampilan proses sains siswa SMP masih kurang. Hal ini dapat dilihat ketika siswa melakukan percobaan IPA Fisika, siswa tidak memahami langkah kerja, kesulitan dalam mengolah data dan membuat kesimpulan. Selain itu, siswa juga masih takut untuk mengkomunikasikan hasil percobaan. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui peningkatan keterampilan proses sains siswa setelah menggunakan model pembelajaran pair checks. Penelitian ini menggunakan metode quasi experimental: pre-test dan post-test. Populasi dalam penelitian meliputi peserta didik kelas VIII SMP. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling. Data hasil penelitian diperoleh dengan metode tes dan observasi yang dianalisis dengan menggunakan uji gain dan uji t. Hasil penelitian adalah berdasarkan hasil analisis uji gain dan uji t, menunjukkan bahwa keterampilan proses sains siswa meningkat dengan kriteria sedang.

PERKEMBANGAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN MELALUI MODEL EXPERIENTIAL LEARNING

UPEJ Unnes Physics Education Journal Vol 5 No 3 (2016)
Publisher : UPEJ Unnes Physics Education Journal

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (808.5 KB)

Abstract

Banyak pakar menyebutkan perilaku manusia saat ini menjadi penyebab utama permasalahan lingkungan. Pemerintah berusaha mengatasi permasalahan ini dalam setiap bidang, salah satunya di bidang pendidikan yakni dengan menerapkan pendidikan karakter peduli lingkungan di sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model experiential learning dalam mengembangkan karakter peduli lingkungan dan mengetahui seberapa besar perubahan karakter peduli lingkungan peserta didik setelah mendapat pembelajaran dengan model experiential learning. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian quasi experimental dengan desain one group pretest-posttest. Metode analisis data yang digunakan adalah uji peningkatan perkembangan karakter dan uji peningkatan pemahaman konsep. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa adanya peningkatan karakter peduli lingkungan setelah melalui pembelajaran. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model experiential learning dapat mengembangkan karakter peduli lingkungan peserta didik.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TUTOR SEBAYA UNTUK MENGEMBANGKAN KARAKTER SISWA

UPEJ Unnes Physics Education Journal Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : UPEJ Unnes Physics Education Journal

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (641.152 KB)

Abstract

Salah satu fakta yang muncul dalam kegiatan pembelajaran fisika adalah selama pembelajaran kurang ditemukan adanya siswa yang bertanya, menjawab pertanyaan, maupun memberikan umpan balik terhadap guru. Beberapa  siswa yang kurang memahami materi yang disampaikan guru, merasa malu atau takut untuk bertanya langsung kepada guru. Beberapa siswa yang lain tidak berani bertanya kepada yang lebih pandai karena tidak akrab atau kurangnya rasa peduli atas kesulitan temannya. Jika hal ini berlangsung terus menerus dan semakin meningkatnya tingkat egois manusia, bisa mengakibatkan hal-hal yang tidak baik bagi karakter siswa. Model pembelajaran tutor sebaya dengan praktikum dan presentasi memungkinkan siswa mengembangkan karakter komunikatif dan tanggung jawab. Saat praktikum antar siswa saling bertukar informasi dan berinteraksi supaya praktikum terlaksana dengan baik dan saat presentasi siswa menjabarkan hasil praktikum yang telah dilaksanakan serta terdapat sesi tanya-jawab sehingga kemampuan berkomunikasi siswa terlatih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pembelajaran model pembelajaran tutor sebaya dapat mengembangkan karakter siswa. Intrumen penelitian yang digunakan antara lain adalah lembar skala sikap dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gain karakter komunikatif pada skala sikap sebesar 0,2 dengan kategori rendah. Sedangkan hasil uji gain karakter tanggung jawab pada skala sikap sebesar 0,01 dengan kategori rendah dan gain hasil observasi sebesar 0,3 dengan kategori sedang. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran tutor sebaya berhasil mengembangkan karakter. Jika model pembelajaran ini terintegrasi dalam pembelajaran dapat mengembangkan karakter secara signifikan.

PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN TUTOR SEBAYA DENGAN BANTUAN QUESTION CARD UNTUK MENGEMBANGKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA SMP KELAS VIII

UPEJ Unnes Physics Education Journal Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : UPEJ Unnes Physics Education Journal

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (783.738 KB)

Abstract

The purpose of this research were implementation peer tutor learning method to develop students' learning activities and determine the magnitude of the development student activity after implemented peer tutor learning method helped by question cards. The research design used Quasi Experiment with the form Pretest-Posttest Group. The instrument of this research used observation sheets to determine the development of students' learning activities. The results of this research stated that students' learning activity is low after implementation of peer tutor learning helped by question cards. The gain score of concept understanding was 0,52 which include moderate category.

PENGEMBANGAN FORUM DISKUSI KULIAH ONLINE MAHASISWA PENDIDIKAN FISIKA UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

UPEJ Unnes Physics Education Journal Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : UPEJ Unnes Physics Education Journal

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1143.326 KB)

Abstract

Students of Physics Education of Semarang State University often find it difficult to understand the lecture material. During difficult times, students usually find references on the internet, ask a friend who already understand, or ask to the senior. Students have a device that can be used to access the internet. Online lectures discussion forum can be used as a discussion facility when they find it difficult to understand the lecture material. Online lectures discussion forum developed with ADDIE development model that includes the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. Online lectures discussion forum contains the list of courses that can be accessed by students via the Internet through the website diskusi.belajarfisika.web.id. Feasibility of online lectures discussion forum was measured through assessment sheets of feasibility test from validators and questionnaire responses from students. The results of the feasibility test from validator and student responses indicate that criteria are eligible. Results of the questionnaire about students' perceptions of learning through online lectures discussion forum show that physics educations students of Semarang State University have good perceptions of learning through online lectures discussion forums.