Deni Shidqi Khaerudini
Pusat Penelitian Fisika - LIPI,

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

Efek Aditif 3Al2O3.2SiO2 dan Suhu Sintering terhadap Karakteristik Keramik -Al2O3 Sebayang, Perdamean; Tetuko, Anggito Pringgo; Khaerudini, Deni Shidqi; Muljadi, Muljadi; Ginting, Masno
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 3, No 2 (2007)
Publisher : Jurnal Fisika dan Aplikasinya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (640.543 KB)

Abstract

Telah dilbuat keramik corundum (-Al2O3) menggunakan serbuk Al2O3 dan masing-masing ditambah: 10, 15, 20 dan 25% (berat) 3Al2O3.2SiO2, digiling 24 jam, lolos ayakan 200 mesh, dikeringkan 110C, dicetak 50 Mpa, dan disintering pada suhu: 1300, 1400, 1500 dan 1600C. Sebesar 20% aditif 3Al2O3.2SiO2 dan suhu sintering 1600C merupakan kondisi optimum, menghasilkan: densitas = 3,47 g/cm3, porositas = 0,64%, kekerasan (Hv) = 1454 kgf/mm2, kuat patah = 313 MPa, dan koesien ekspansi termal = 6,3 x 10−6 C−1.Corundum (-Al2O3) merupakan fasa dominan, partikelnya bulat, grain size: 0,3-0,8 μm dan minornya adalah mullite (Al2O3.2SiO2), berbentuk jarum, dan grain size: 0,3-3,0 μm.
Pengaruh Variasi Sludge-serbuk Kayu sebagai Penguat terhadap Sifat Mekanik Material Komposit Matriks Urea-Formaldehida Khaerudini, Deni Shidqi; Muljadi, Muljadi
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 3, No 1 (2007)
Publisher : Jurnal Fisika dan Aplikasinya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.593 KB)

Abstract

Material komposit papan partikel dibuat dari penguat berbasis lignoselulosa dan matriks resin ureaformaldehida. Pembuatan dilakukan dengan mencampur sludge, partikel kayu, dan matriks. Variabel komposisi berat kedua jenis penguat (sludge-partikel kayu), yaitu: 60:40, 70:30, dan 80:20, untuk komposisi matriks yaitu 8%, 10%, dan 12% berat komposit. Setelah komposisi dicampur target kerapatan adalah 0,6 g/cm3. Pembuatan dilakukan dengan metode mat-forming dengan ukuran cetakan 30 cm x 30 cm. Kemudian dilakukan Hot-Press 15 kgf/cm2, suhu 150C, selama 15-25 menit. Selanjutnya komposit diuji mekanik berupa uji elastisitas dan kuat patah mengacu standar JIS.A.5908-94 dan JIS.A.5905-94. Nilai densitas 0,56-0,70 g/cm3, elastisitas 6213-12978 kgf/cm2, dan kuat patah 52-108 kgf/cm2.
Inovasi dan Optimasi Metode Pirolisis Material Karbon berbasis Serat Bulu Ayam untuk Aplikasi Material Penyimpan Hidrogen Khaerudini, Deni Shidqi
Jurnal Teknik Mesin Vol 7, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.733 KB)

Abstract

Pembuatan material karbon dari limbah serat bulu ayam telah dilakukan untuk mengkaji optimasi metode pirolisis dengan variasi waktu tahan dan temperatur terhadap struktur, luas permukaan, pori, dan morfologi. Inovasi metode pirolisis two-step yang digunakan yaitu untuk mencapai proses karbonisasi optimal berbasis serat bulu ayam. Metode pirolisis dengan variasi two step berdurasi lama, yaitu step one pada temperatur 215 oC selama 15 jam dan dilanjutkan step two dengan variasi pada temperatur 400, 425, dan 450 oC dengan masing-masing variasi waktu tahan selama 1 dan 0,5 jam. Variasi selanjutnya, inovasi metode pirolisis two-step dilakukan dengan kondisi waktu tahan berdurasi singkat, yaitu: step one pada temperatur 200 oC selama 1 jam dan step two pada temperatur 400 oC selama 1 dan 0,5 jam. Laju pemanasan dan pendinginan yang digunakan yaitu 3 oC/menit. Berdasarkan hasil uji true density, nilai densitas semakin kecil pada waktu tahan yang lama dan temperatur karbonisasi terendah. Hasil pengamatan Field Emission Scanning Electron Microscopy (FESEM) menunjukkan bahwa morfologi permukaan karbon dengan nilai densitas terkecil telah terbentuk pori. Hasil uji Brunnaeur-Emmet-Teller (BET) menunjukkan bahwa pori dan luas permukaan tertinggi terbentuk pada karbon dengan densitas terkecil. Berdasarkan hasil pengujian difraksi sinar-X (XRD), menunjukkan struktur karbon berupa semikristalin.