Khaeruddin Khaeruddin
Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar

Published : 38 Documents
Articles

Found 38 Documents
Search

Penentuan Harga Opsi Eropa Menggunakan Persamaan Black-Scholes

JURNAL MATEMATIKA STATISTIKA DAN KOMPUTASI Vol 4
Publisher : JURNAL MATEMATIKA STATISTIKA DAN KOMPUTASI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumus opsi saham Black-Scholes merupakan terobosan dalam penentuan nilaisuatu wahana keuangan derivatif opsi saham. Namun demikian, rumus inididasari beberapa asumsi yang dalam praktiknya tidak realistis. Pengembanganasumsi tersebut diperlukan agar model penilaian harga opsi saham lebih realistis.Tulisan ini membahas solusi persamaan diferensial parsial Black-Scholesterhadap opsi Eropa pada saham yang berfokus pada solusi analitis. Relaksasiasumsi yang dibahas merupakan asumsi tanpa dividen, suku bunga konstan,volatilitas tetap, dan waktu yang kontinu.

Hubungan Kedisiplinan Murid dan Pemberian Tugas Rumah terhadap Prestasi Belajar Ipa Kelas IV SD Negeri 100 Salokaraja Kecamatan Maiwa Kabupaten Enrekang

JKPD : Jurnal Kajian Pendidikan Dasar Vol 1, No 2 (2016): (Juli 2016)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univers

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian   ini adalah   untuk   mengetahui signifikansi hubungan antara  : (1)  Kedisiplinan Belajar Murid dengan Prestasi Belajar IPA kelas IV SDN 100 Salokaraja Kec. Maiwa Kab. Enrekang. (2) Pemberian Tugas Rumah dengan Prestasi Belajar IPA kelas IV SDN 100 Salokaraja Kec. Maiwa Kab. Enrekang. Penelitian ini menggunakan  metode kuantitatif deskriptif. Populasi dari penelitian  ini  adalah  seluruh  murid kelas IV SDN 100 Salokaraja Kec. Maiwa Kab. Enrekang sejumlah 16 murid. Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah sampel populatif artinya semua individu di dalam populasi langsung dijadikan obyek penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan angket untuk memperoleh data tentang kedisiplinan belajar murid dan pemberian tugas rumah. Sedangkan dokumentasi digunakan untuk memperoleh data tentang prestasi belajar IPA kelas IV SDN 100 Salokaraja Kec. Maiwa Kab. Enrekang.  Teknik  analisis  data  menggunakan non-parametrik dengan menggunakan rumus korelasi tata jenjang dari Spearman.Berdasarkan hasil dari penelitian dapat disimpulkan : (1) Ada hubungan positif antara kedisiplinan belajar murid dengan prestasi belajar IPA murid kelas IV SDN 100 Salokaraja Kec. Maiwa Kab. Enrekang Tahun Ajaran 2016/2017 karena rs=0.64779 > r0.05 (16) = 0.497. (2) Ada hubungan  yang positif antara pemberian tugas rumah dengan  prestasi  belajar  IPA  murid  kelas  IV  SDN 100 Salokaraja Kec. Maiwa Kab. Enrekang Tahun Ajaran 2016/2017 karena rs==0.607353 >r0.05 (16)=0.49

Pengaruh Pengunaan Alat Peraga terhadap Hasil Belajar Murid dalam Proses Pembelajaran Bidang Studi IPA Kelas IV SDN Limbung Puteri Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa

JKPD : Jurnal Kajian Pendidikan Dasar Vol 2, No 1 (2017): (Januari 2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univers

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini yaitu apakah tedapat pengaruh penggunaan alat peraga terhadap hasil belajar murid bidang studi IPA kelas IV SDN Limbung Puteri Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan alat peraga dalam proses pembelajaran bidang studi IPA kelas IV SDN Limbung Puteri Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa. Jenis penelitian ini adalah penelitian pra-eksperimen bentuk Pretest Posttest Design yaitu sebuah eksperimen yang dalam pelaksanaannya hanya melibatkan satu kelas sebagai kelas eksperimen tanpa adanya kelas pembanding (kelas kontrol) yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan alat peraga teradap hasil belajar murid dalam proses pembelajaran bidang studi IPA kelas IV SDN Limbung Puteri Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa tahun ajaran 2016/2017. Satuan eksperimen dalam penelitian ini adalah murid Kelas IV sebanyak 28 orang. Penelitian dilaksanakan selama 6 kali pertemuan. Keberhasilan proses pembelajaran ditinjau dari  aspek, yaitu: ketercapaian ketuntasan hasil belajar IPA murid secara klasikal dan aktivitas murid dalam pembelajaran IPA. Pembelajaran dikatakan berhasil jika aspek di atas terpenuhi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah data hasil belajar IPA murid yang dikumpulkan dengan menggunakan tes hasil belajar, data tentang aktivitas murid dalam pembelajaran IPA dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi aktivitas belajar murid. Hasil analisis statistik deskriptif terhadap hasil belajar murid terhadap alat peragat positif, pemahaman materi dan konsep dari IPA dengan media pembelajaran alat peraga ini menunjukkan hasil belajar yang lebih baik dari pada sebelum menggunakan alat peraga. Hasil analisis statistik inferensial menggunakan rumus uji-t, diketahui bahwa nilai t Hitung yang diperoleh adalah 8,32 dengan frekuensi dk = 28 –1 = 27, pada taraf signifikansi 5% diperoleh t Tabel = 0,381. Jadi, t Hitung  >  t tabel atau  hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternative (Ha) diterima. Hal ini membuktikan bahwa penggunaan alat peraga dalam pembelajaran IPA mempunyai pengaruh dari pada sebelum menggunakan media pembelajaran alat peraga.

MODEL SIR UNTUK PENYEBARAN PENYAKIT FLU BURUNG

Jurnal Matematika Statistika dan Komputasi Vol 10, No 2: January 2014
Publisher : Department of Mathematics, Hasanuddin University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.739 KB)

Abstract

Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Fisika Siswa Kelas VII SMP Negeri 30 Makassar Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing

JURNAL PENDIDIKAN FISIKA Vol 3, No 3 (2015): PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN FISIKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mengetahui upaya meningkatkan hasil belajar fisika siswa kelas VII SMP Negeri 30 Makassar melalui model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing. Subyek dari penelitian ini adalah 35 orang. Tindakan penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus. Tindakan siklus I meliputi plan (perencanaan), action (tindakan), observation and evaluation (observasi dan evaluasi), dan reflection (refleksi). Tindakan siklus II merupakan tindak lanjut dan modifikasi dari siklus I. Kriteria keberhasilan adalah penguasan konsep mencapai KKM yang ditetapkan yakni 70 secara individual dan 65% secara klasikal. Data hasil penelitian diperoleh dengan memberikan tes hasil belajar diakhir masing-masing siklus. Hasil penelitian dideskripsikan berdasarkan perolehan data penguasaan konsep berupa nilai hasil belajar setiap siklus. Nilai rata-rata penguasaan konsep meningkat dari 61,57 pada siklus I menjadi 72,29 pada siklus II dengan kata lain belum tuntas KKM pada siklus I menjadi tuntas KKM pada siklus II. Kesimpulan penelitian adalah upaya meningkatkan hasil belajar fisika siswa kelas VII SMP Negeri 30 Makassar melalui model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing. Kata kunci : Penelitian tindakan kelas, snowball throwing, hasil belajarThis research is classroom action research that aims to identify efforts to improve learning outcomes physic VII4 SMP Negeri 30 Makassar through cooperative learning model snowball throwing. The subject of this research is 35 students. Action research conducted in two cycles. Action to cycle I are plan, action, observation, and reflection. Action to cycle II is a follow-up and modification of cycle I. Success criteria is the concept of achieving mastery KKM set is 70 individually and 65% classically.  The results was obtained by giving final test in the end of every cycle. The results are described based on obtaining data by  concept of achieving mastery that is result value study in every cycle. The average value of the concept of mastery increased from 61,57 in cycle I  to 72,29 in cycle II with other words, the cycle I is not complete KKM to complete in cycle II. Conclusion of the studyis an effort to improve learning outcomes physics class VII SMP Negeri 30 Makassar through cooperative model snowball throwing.Key words: Classroom action research, snowball throwing, learning results

PENINGKATAN KETERAMPILAN PROSES SAINS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN BERDASARKAN MASALAH PADA SISWA KELAS X6 SMA 14 MAKASSAR

JURNAL PENDIDIKAN FISIKA Vol 1, No 2 (2013): PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN FISIKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa melalui model pembelajaran berdasarkan masalah). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X6 SMA Negeri 14 makassar tahun pelajaran 2011/2012. Hasil yang dicapai setelah pembelajaran dengan menggunakan keterampilan proses sains yaitu : (1) Siklus I berada dalam kategori rendah dengan skor rata-rata nilai kumulatif 65,30 dari 40 siswa dengan skor ideal yang bisa dicapai 100 dan standar deviasi 14,59; (2) Siklus II berada dalam kategori tinggi dengan skor rata-rata nilai kumulatif 73,35 dari 40 siswa dengan skor ideal yang dicapai 100 dan standar deviasi 9,18; perhatian siswa pada proses pembelajaran makin baik, keaktifan siswa dalam menjawab pertanyaan lisan yang diberikan juga mengalami peningkatan, keaktifan dan kesungguhan siswa dalam mengerjakan tugas rumah dan membuat rangkuman mengalami peningkatan. Hasil analisis kualitatif dan kuantitatif menunjukkan bahwa hasil belajar fisika siswa kelas X6 SMA Negeri 14 makassar yang diajar dengan menggunakan keterampilan proses sains  mengalami peningkatan.Kata kunci: Hasil belajar, keterampilan proses sains, aktivitasThis research is a classroom action research that aims to improve students science process skills through problem based learning model). The research subjects were students of SMAN 14 Makassar X6 school year 2011/2012. The results achieved after learning using science process skills are: (1) Cycle I were in the low category with an average score of 65.30 cumulative grade 40 students with an ideal score that can be achieved 100 and a standard deviation of 14.59; (2 ) Cycle II are in the high category with an average score of 73.35 cumulative grade 40 students with an ideal score reached 100 and a standard deviation of 9.18; attention of students in the learning process the better, active students in answering oral questions given also have increased, liveliness and sincerity students in homework and make a summary has increased. Qualitative and quantitative analysis of the results shows that the results of the class students learn physics X6 SMAN 14 Makassar is taught using science process skills increased.Keywords: learning outcomes, science process skills, activities

UPAYA MENINGKATKAN ACADEMIC SKILL TERHADAP PEMBELAJARAN FISIKA MELALUI KEGIATAN EKSPERIMEN PADA SISWA KELAS VIID SMP NASIONAL MAKASSAR

JURNAL PENDIDIKAN FISIKA Vol 1, No 3 (2013): PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN FISIKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya meningkatkan academic skill terhadap pembelajaran fisika  melalui kegiatan eksperimen pada siswa kelas VIID SMP Nasional makassar. Skripi. Jurusan Pendidikan Fisika Fakultas Keguruan dan ilmu pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar. Pembimbing I Muhammad Arsyad  dan pembimbing II  Khaeruddin. Masalah utama dalam penelitian ini yaitu bagaimana meningkatkan Academic Skill terhadap pembelajaran fisika siswa kelas VIID SMP Nasional Makassar melalui kegiatan eksperimen. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang bertujuan untuk meningkatkan Academic Skill siswa melalui kegiatan eksperimen pada siswa kelas VIID SMP Nasional Makassar. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIID SMP Nasional Makassar yang berjumlah 37 orang. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus yang terdiri dari empat komponen, yaitu: perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi,menganalisis data melalui hasil analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada siklus I skor rata-rata academic skill siswa mulai pada pertemuan 1 sampai pada pertemuan ke 7 dengan jumlah siswa 37 orang, terlihat bahwa siswa memiliki tingkat academic skill tinggi sebesar 48,65%, Sedangkan pada siklus II skor rata-rata siswa yang memiliki tingkat academic skill tinggi sebanyak 25 orang dan berada pada persentase 67,57%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa academic skill terhadap pembelajaran fisika siswa kelas VIID SMP Nasional Makassar dapat meningkat melalui metode eksperimen.Kata kunci: Metode eksperimen, Academic skill, kualitatif dan   kuntitatifEfforts to improve the academic skills to learning physics through experiments on VIID grade National Junior Makassar. Skripi. Department of Teacher Training and Education Faculty of Physics, University of Muhammadiyah Makassar science education. Muhammad Arsyad Supervisor I and II Khaeruddin mentors. The main issue in this study is how to improve the teaching of physics Academic Skill VIID grade National Junior Makassar through experimentation. This research is a classroom action research (Classroom Action Research) which aims to improve students Academic Skill through experiments on VIID grade National Junior Makassar. The research subjects were students of the National Junior VIID Makassar, amounting to 37 people. This study was conducted in two cycles consisting of four components, namely: action planning, action, observation and reflection. Data was collected through observation, analyzing the data through quantitative and qualitative analysis. Results of this study showed that in the first cycle the average score on the academic skills of students began meeting at the meeting of 1 to 7, with the number of students to 37 people, it seems that students have a high level of academic skill of 48.65%, while the average score of the second cycle The average student who has a high level of academic skill and as many as 25 people were at the percentage of 67.57%. It can be concluded that the academic skills to learning physics grade National Junior VIID Makassar can be increased through the experimental method. Keywords: experimental methods, Academic skills, qualitative and quantitative

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD (STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS)

JURNAL PENDIDIKAN FISIKA Vol 1, No 2 (2013): PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN FISIKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang dilaksanakan selama dua siklus, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar fisika melalui model pembelajaran Kooperatif Tipe STAD (Student  Teams  Achievement  Divisions). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII.c SMP Negeri 3 Marbo kabupaten Takalar sebanyak 32 orang siswa yang terdiri dari 18 perempuan dan 14 laki-laki. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tes siklus I dan siklus II, lembar observasi, instrument penelitian dibuat oleh penulis. Data yang dikumpul dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata siswa pada siklus I sebesar 63,68 dan berada pada kategori tinggi, dengan standar deviasi 17,09 sedangkan pada siklus II diperoleh skor rata-rata sebesar 73,37 berada pada kategori tinggi dengan standar deviasi 11,49. Hal ini menunjukkan bahwa telah tercapai hasil belajar siswa berdasarkan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditetapkan sekolah yaitu 65,00, dimana pada siklus I dari 32 orang siswa terdapat 18 orang atau 56,25% yang tuntas belajarnya dan terdapat 14 orang siswa atau43,75% yang tidak tuntas belajarnya. Sedangkan pada siklus II dari 32 siswa terdapat 30 orang atau 93,75% yang tuntas belajarnya dan terdapat 2 orang atau 6,25% yang tidak tuntas belajarnya. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan diterapkannya pembelajaran dengan model pembelajaran Kooperatif Tipe STAD (Student  Teams  Achievement  Divisions)  pada siswa kelas VIII.C SMP Negeri 3 Marbo kabupaten Takalar, maka hasil belajar Fisika siswa dapat meningkat.Kata Kunci: Kooperatif Tipe STAD,Hasil Belajar FisikaThis research is a classroom action research (Classroom Action Research) carried out during two cycles, this study aims to improve the learning outcomes of physics through cooperative learning model type STAD (Student Teams Achievement Divisions). The research subjects were students of SMP Negeri 3 Marbo VIII.c district students Takalar 32 people consisting of 18 women and 14 men. Data collection was performed using a test cycle I and cycle II, observation sheets, research instrument made by the author. The data collected were analyzed using descriptive statistical analysis techniques. The results showed that the average scores of students in the first cycle of 63.68 and at the high category, with a standard deviation of 17.09, while in the second cycle obtained an average score of 73.37 at the high category with a standard deviation of 11, 49. This suggests that student learning outcomes have been achieved by a minimum completeness criteria (KKM) is 65.00 school set, where the first cycle of 32 students, there are 18 people or 56.25% who completed the study and there were 14 students atau43, 75% who did not complete her studies. While in the second cycle of 32 students there are 30 people or 93.75% were complete learning and there are 2 people or 6.25% of incomplete learning. From these results it can be concluded that with the implementation of cooperative learning with the learning model Type STAD (Student Teams Achievement Divisions) on VIII.C grade students of SMP Negeri 3 Marbo Takalar district, the students learning outcomes can be improved.Keywords: Type STAD cooperative, Physics Learning Outcomes

Penerapan Teknik Pemberian Reinforcement (Penguatan) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Fisika Pada Peserta Didik Kelas VIII.A SMP PGRI Bajeng Kabupaten Gowa

JURNAL PENDIDIKAN FISIKA Vol 2, No 3 (2014): PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN FISIKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian Pra Eksprimen yang bertujuan: untuk mengetahui besarnya hasil belajar Fisika peserta didik kelas VIII.ASMP SMP PGRI Bajeng dan untuk mengetahui hasil belajar fisika memenuhi standar KKM yang telah ditentukan jika diajar dengan menggunakan teknik pemberian Reinforcement (penguatan) tahun ajaran 2013/2014. Subjek populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMP PGRI Bajeng  tahun ajaran 2012/2013 sebanyak 109 peserta didik (4 kelas) dengan sampel 28 peserta didik yang ditentukan melalui acak kelas. Disain penelitian yang digunakan adalah The One-shot case study design”. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes hasil belajar fisika yang memenuhi kriteria valid dengan reliabilitas 0,645. Teknik analisis data yang digunakan  dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil analisis deskriptif menunjukkan nilai rata-rata hasil belajar fisika peserta didik kelas VIII.A SMP PGRI Bajeng setelah diajar dengan teknik pemberian reinforcement (penguatan) sebesar 74,42 dan standar deviasi 8,28. Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa hasil belajar fisika peserta didik kelas VIII.ASMP PGRI Bajeng tahun ajaran 2013/2014   setelah diajar dengan teknik pemberian reinforcement (penguatan) memenuhi standar KKM yang telah ditentukan.Kata kunci: Penelitian Pra-eksperimen, Teknik Reinforcement, statistik deskriptif, statistik inferensial.This study is aimed at experimental rheumatology research: to determine the learning outcomes of students grade VIII.A Physics SMP SMP PGRI Bajeng and physics to determine the learning outcomes meet predetermined standards KKM if taught using techniques of reinforcement (strengthening) of the school year in 2013 / 2014. Subject population in this study were all eighth grade students of SMP PGRI Bajeng academic year 2012/2013 a total of 109 students (4 classes) with a sample of 28 students is determined through a random class. The research design used was The One-shot case study design ". The instrument used in this study is physics achievement test which meets the criteria valid at 0.645 reliability. The data analysis technique used in this study are descriptive statistics and inferential statistics. Descriptive analysis showed the average value of the results of the class students learn physics VIII.A SMP PGRI Bajeng after being taught the techniques of reinforcement (reinforcement) of 74.42 and a standard deviation of 8.28. Inferential analysis results indicate that the learning outcomes of students grade physics VIII.A SMP PGRI Bajeng academic year 2013/2014 after being taught the techniques of reinforcement (reinforcement) KKM meet predetermined standards. Keywords: Pre-experimental research, reinforcement techniques, descriptive statistics, inferential statistics.

Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Fisika Melalui Model Pembelajaran Berbasis Masalah Pada Peserta Didik Kelas VII/I SMP Negeri 1 Sungguminasa

JURNAL PENDIDIKAN FISIKA Vol 3, No 2 (2015): PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN FISIKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya peningkatan hasil belajar fisika peserta didik dengan menggunakan Model Pembelajaran Berbasis Masalah pada peserta didik Kelas VII/I SMP Negeri 1 Sungguminasa pada pokok bahasan pengukuran. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas VII/I dengan jumlah peserta didik 37 orang tahun ajaran 2014/2015. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen tes hasil belajar dan lembar observasi peserta didik pada pokok bahasan pengukuran yang berbentuk pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan dua siklus yang terdiri dari empat kegiatan, yaitu: perencanaan, pelaksanaan tindakan, Observasi, dan Refleksi. Siklus I maupun siklus II dilaksanakan selama 4 kali pertemuan. Hasil analisis kuantitatif data hasil belajar fisika menunjukkan bahwa jumlah peserta didik yang tuntas belajarnya pada siklus I adalah 11 orang atau 29,73% dan siklus II adalah 27 orang atau 72,97%. Hasil analisis kualitatif menunjukkan bahwa terdapat peningkatan aktivitas belajar peserta didik kelas VII/ISMP Negeri 1 Sungguminasa yang signifikan. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pembelajaran fisika Melalui Model Pembelajaran Berbasis Masalah dapat meningkatkan hasil belajar Peserta didik.Kata Kunci : Hasil Belajar Fisika, Aktivitas Belajar, Model Pembelajaran Berbasis MasalahThis research is a class action that aims to determine whether or not the learning outcome physics learners using the Problem Based Learning Model learners Class VII / I SMP Negeri 1 Sungguminasa on the subject of measurement. The population in this study is a class VII / I with a number of students 37 academic year 2014/2015. Data collection techniques using achievement test and observation sheets learners on the subject of measurement in the form of multiple choice. The data obtained were analyzed kuantitatif and qualitative. This study conducted two cycles consisting of four activities, namely: planning, action, observation, and reflection. Cycle I and Cycle II was conducted over 4 meetings. The results of the quantitative analysis of physics learning outcome data indicate that the number of students who completed their study in the first cycle is 11 people or 29.73% and the second cycle is 27 people or 72.97%. The results of the qualitative analysis showed that there is an increase in the activity of learners class VII / I SMP Negeri 1 Sungguminasa significant. Based on these results it can be concluded that learning physics through Problem Based.  Learning Model to improve learning outcomes Learners.Key words: Physics Learning Outcomes, Activities Learning, Problem Based Learning Model.