Articles

Found 30 Documents
Search

PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENGUKUR HASIL BELAJAR NIRBIAS DAN TERSKALA BAKU Mardapi, Djemari; Kartowagiran, Badrun
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 15, No 2 (2011)
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.853 KB) | DOI: 10.21831/pep.v15i2.1100

Abstract

Penelitian hibah ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen pengukur hasil belajar yang nirbias dan terskala baku yang digunakan dalam beberapa mata pelajaran di SMA dan atau SMP. Jenis penelitian ini adalah research and development (R&D) yang dilakukan selama dua tahun. Hasil penelitian tahun pertama dihasilkan draf instrumen pengukur hasil belajar yang nirbias dan terskala baku. Tahun kedua, diseminasi draf instru-men pengukur hasil belajar yang dihasilkan tahun pertama ke beberapa guru Matematika SMA dan SMP di Provinsi DIY dan Jawa Tengah. Setelah direvisi, instrumen disosialisasikan ke be-berapa guru Matematika SMA dan SMP di Provinsi DIY, Jawa Tengah dan NTB.Kata kunci: instrumen yang nirbias dan terskala baku______________________________________________________________DEVELOPING UNBIASED AND STANDARDIZED INSTRUMENTS FOR STUDENT ACHIEVEMENTS IN HIGHSCHOOLS Abstract The purpose of this research is to develop unbiased and standardized instruments to measure student achievements that can be used for several subject matters in senior high schools and junior high schools. This was a research development study carried out in two years. The result of this research in the first year was a draft of an unbiased and standardized instuments for student achievements. In the second year, the draft of the unbiased and standardized instruments was disseminated to several mathematics teachers in senior high schools and junior high schools in the provinces of Yogyakarta Special Territory and Central Java. After the revision, the instruments were disseminated again to mathematics teachers in senior high schools and junior high schools in the provinces of Yogyakarta Special Territory, Central Java, and Nusa Tenggara Barat. Keywords: unbiased instruments, standardized instruments
VALIDASI DIMENSIONALITAS PERANGKAT TES UJIAN AKHIR NASIONAL SMP MATA PELAJARAN MATEMATIKA 2003-2006 Kartowagiran, Badrun
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 12, No 2 (2008)
Publisher : Graduate School, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.192 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui banyaknya dimensi perangkat tes UAN Matematika tahun 2003, 2005, dan 2006. Dalam penelitian ini, yang dimaksud dengan dimensi adalah subkemampuan yang ada dalam kemampuan matematik. Penelitian ini bersifat deskriptif eksploratif. Data utama penelitian ini adalah respon siswa peserta Ujian Akhir Nasional yang ada di Provinsi D.I. Yogyakarta. Jumlah lembar jawaban siswa yang dianalisis sebanyak 2700 untuk tahun 2003, 3400 untuk tahun 2005, dan 3020 untuk tahun 2006. Respon siswa diambil dari SMP kelompok tinggi, sedang, dan rendah. Data dianalisis menggunakan teknik analisis faktor eksploratori, kemudian diestimasi banyaknya muatan dimensi/faktor dalam perangkat tes. Disimpulkan bahwa perangkat tes UAN Matematika tahun 2003, 2005, dan 2006 mengukur 3 dimensi subkemampuan yakni aljabar, geometri, dan pengukuran. Perangkat tes tersebut, hanya mampu menjelaskan sekitar 35% atau sekitar sepertiga varians kemampuan matematika siswa. Terkait dengan hal ini, pengembang tes UAN mata pelajaran matematika perlu mengusahakan agar menambah faktor dan variasi tingkat kesulitan butir tes, sehingga tes lebih dapat menjelaskan variansi kemampuan peserta tes. Sebaliknya bagi praktisi, sebaiknya memanfaatkan hasil penelitian ini untuk umpan balik dalam pembelajaran matematika di sekolah. Kata kunci: validasi dimensionalitas
Praktik pengalaman lapangandan dampaknya terhadap kompetensi mahasiswa program studi teknik informatika dan komputer Nurcahyo, Ratih Widya; Kartowagiran, Badrun
Jurnal Pendidikan Vokasi Vol 5, No 2 (2015): Juni
Publisher : Graduate School, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (763.957 KB) | DOI: 10.21831/jpv.v5i2.6418

Abstract

Penelitian ini di bertujuan untuk mengetahui: (1) kompetensi mahasiswa STKIP PGRI Pontianak dalam kegiatan PPL di SMK, SMA, SMP se Kota Pontianak; (2) pengaruh praktik persekolahan terhadap kompetensi mahasiswa STKIP PGRI Pontianak sebagai calon guru; (3) pengaruh rencana pembelajaran terhadap kompetensi mahasiswa STKIP PGRI Pontianak sebagai calon guru; (4) pengaruh pelaksanaan pembelajaran terhadap kompetensi mahasiswa STKIP PGRI Pontianak sebagai calon guru; (5) pengaruh secara bersama-sama antara praktik persekolahan, rencana pembelajaran, dan pelaksanaan pembelajaran terhadap kompetensi mahasiswa. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, termasuk kategori cukup dan kompetensi profesional termasuk kategori baik;(2) terdapat pengaruh positif dan signifikan antara praktek persekolahan terhadap kompetensi mahasiswa sebagai calon guru dengan nilai R2 = 0,515; p= 0,000; (3) terdapat pengaruh positif dan signifikan antara rencana pembelajaran terhadap kompetensi mahasiswa sebagai calon guru dengan nilai R2 =0,272; p=0,000; (4) terdapat pengaruh positif dan signifikan antara pelaksanaan pembelajaran terhadap kompetensi mahasiswa sebagai calon guru dengan nilai R2 = 0,515; p= 0,000; dan (5)terdapat pengaruh positif dan signifikan antara praktik persekolahan, rencana pembelajaran, dan pelaksanaan pembelajaran secara bersama-sama terhadap kompetensi mahasiswa sebagai calon guru dengan nilai R2 = 0,931. Prediksi perubahan Y ditunjukan oleh persamaan garis regresiY = 9,463 + 0,759X1 + 0,819X2 +0,763X3. FIELD EXPERIENCE PRACTICE AND ITS IMPACT ON STUDENT’S COMPETENCIES PROGRAM INFORMATION AND COMPUTER ENGINEERINGAbstractThis research aims to determine: (1) the achievement of student’s competence in activities of STKIP PGRI Pontianak Practice Experience (PPL) in vocational, high school, junior high school Pontianak City; (2) the correlation betwen schooling practice and student’s competency at STKIP PGRI Pontianak as prospective teachers; (3) correlation betwen the competence of the student and lesson plans STKIP PGRI Pontianak as prospective teachers; (4) correlation betwen student’s competence and learning implementation STKIP PGRI Pontianak as prospective teachers; and (5) jointly correlation between schooling practices, lesson plans, and implementation of student’s learning and student’s competency. These results indicate that (1) pedagogic competence, personality, social, and professional categories each including moderate, moderate, moderate, and good respectively, (2) there is a positive and significant correlation between schooling practices and student’s competence with values R2 = 0.515; p = 0.000; (3) there is a positive and significant correlation between competence lesson plan and student’s with a value of R2 = 0.272; p = 0.000; (4) there is a positive and significant correlation between the implementation of learning with student’s competence with a value of R2 = 0.515; p = 0.000; and (5) there is a positive and significant correlation between schooling practices, lesson plans, and implementation of learning together and the competence of student’ss as prospective teachers with a value of R2 = 0.931. The predicted change in Y is indicated by the regression line equation Y = 9.463 + 0,759X1 + 0,819X2 + 0,763X3.
An evaluation of internship program by using Kirkpatrick evaluation model Dewi, Lathifa Rosiana; Kartowagiran, Badrun
REiD (Research and Evaluation in Education) Vol 4, No 2 (2018): December
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta (Yogyakarta State University)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.28 KB) | DOI: 10.21831/reid.v4i2.22495

Abstract

This study was aimed at evaluating an internship program using Kirkpatrick’s evaluation program. The subjects of the study were students of batch 2015 and instructors. Slovin formula was used to calculate the sample. A questionnaire and teaching assessment sheet were used as instruments for collecting data. This study used content validity and exploratory factor analysis as the validity of the test. Reliability was estimated by Cronbach’s Alpha. The results of this study showed that (1) in facility, the level of satisfaction was in the ‘very satisfactory’ category (77.01%); (2) in instructor, the level of satisfaction was in the ‘very satisfactory’ category (82.76%); (3) in schedule, the level of satisfaction was in the ‘satisfactory’ category (50.57%); (4) in material, the level of satisfaction was in the ‘very satisfactory’ category (89.66%); and (5) in students’ teaching abilities. The improvement was in the ‘very satisfactory’ category.  
PENGEMBANGAN MODEL EVALUASI PROGRAM LAYANAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) Gunartha, I Wayan; Kartowagiran, Badrun; Suardiman, Siti Partini
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 18, No 1 (2014)
Publisher : Graduate School, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.701 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) mengembangkan model evaluasi program layanan PAUD (TK kelompok B) dan (2) menilai keefektifan model yang dikembangkan. Penelitian ini merupakan research and development. Subjek coba adalah guru dan siswa TK kelompok B. Instrumen pengumpul data adalah kuesioner dan lembar observasi. Uji coba dilakukan 3 tahap dengan jumlah subjek meningkat setiap tahapnya. Analisis validitas kuesioner menggunakan exploratory factor analysis dan cofirmatory factor analysis (CFA). Estimasi reliabilitas kuesioner tingkat perkembangan anak dan life skills menggunakan CFA dengan menghitung composite reliability. Estimasi reliabilitas kuesioner kompetensi guru dan fasilitas menggunakan teknik Alpha. Estimasi reliabilitas lembar pengamatan dengan dua orang pengamat menggunakan teknik Kappa. Hasil penelitian berupa model evaluasi program layanan PAUD (Model IPPO), yang terdiri atas prosedur, panduan evaluasi, dan instrumen-instrumennya yang cukup baik. Berdasarkan uji coba, semua instrumen memiliki kecocokan model yang baik (fit), validitas konstruk, dan reliabilitas yang memenuhi persyaratan akademik. Menurut penilaian para praktisi dan pengguna model, model IPPO sangat efektif untuk diterapkan.Kata kunci: pengembangan, model evaluasi, pendidikan anak usia dini______________________________________________________________DEVELOPING A PROGRAM EVALUATION MODEL OF EARLY CHILDHOOD EDUCATION (ECE) SERVICEAbstract The study was to: (1) develop an evaluation model of early childhood education (Group-B Kindergarten); and (2) evaluate the effectiveness of the model being developed. The study is a research and development one. The subject of the research was the teachers and the students of Group-B Kindergarten. The data gathering instruments were questionnaires and observational sheet. The experiment was performed in 3 stages with increasing number of participants for each stage. To analyze the questionnaire’s validity, the researchers employed exploratory factor analysis and confirmatory factor analysis (CFA).To estimate the reliability  of the questionnaire of the children’s developmental stage and life skills, the researchers employed CFA by calculating the composite reliability. To estimate the reliability of the questionnaire’s of the teacher competence and the facility, the researchers employed Alpha technique. For the estimation of reliability toward the observational sheet with two observers the researchers employed Kappa technique. The result of the research was a model of evaluation of the early childhood education (IPPO Program), consisting of procedures, evaluation guideline and the well-designed instruments.  Based on the experiment, all of the instruments have had a goodness of fit (fit), construct validity and reliability that meet all of the academic requirements. According to the evaluation from the practitioners and the model users, the IPPO model is very effective to be implemented.Keyword: development, evaluation model, early childhood education.
MODEL PENGEMBANGAN BANK SOAL BERBASIS GURU DAN MUTU PENDIDIKAN Suyata, Pujiati; Mardapi, Djermari; Kartowagiran, Badrun; Retnawati, Heri
Jurnal Kependidikan (Penerbit : Lembaga Penelitian UNY) Vol 41, No 2: November 2011
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.151 KB)

Abstract

Penelitian tahun kedua ini bertujuan untuk meneliti karakteristik perangkat tes buatan guru, melakukan analisis penyetaraan karakteristik butir antarwilayah sehingga karakteristik butir antarkabupaten berada pada skala yang sama, dan melakukan analisis penyetaraan karakteristik butir  soal  antartahun.  Penelitian  ini  menggunakan  pendekatan  Research  and  Development. Data diperoleh dari dokumen, yang dianalisis dengan metode analisis kuantitatif dan kualitatif. Responden adalah guru penyusun soal ujian semester bersama mata pelajaran IPA, Matematika, Bahasa Inggris, dan Bahasa Indonesia yang tergabung dalam MGMP dari dua kabupaten, yaitu Sleman dan Gunungkidul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan sejumlah butir soal buatan guru yang baik, berdasarkan teori pengukuran klasik maupun teori respons butir, yang dapat dimasukkan ke dalam tabungan bank soal, diketahuinya perbandingan kualitas karakteristik butir soal buatan guru antartahun antara Kabupaten Sleman dan Kabupaten Gunungkidul, terkait dengan organisasi guru dalam MGMP dan MKKS, serta keterlaksanaan ujian akhir semester bersama yang dilakukan pada setiap kabupaten, dapat disusun model pengembangan bank soal melalui penyusunan soal oleh MGMP atau MKKS, serta keterlaksanaan semua ini meningkatkan kualitas pengujian dan pendidikan di Provinsi DIY
IDENTIFIKASI KESULITAN PESERTA DIDIK DALAM BELAJAR MATEMATIKA DAN SAINS DI SEKOLAH DASAR Retnawati, Heri; Kartowagiran, Badrun; Hadi, Samsul; Hidayati, Kana
Jurnal Kependidikan (Penerbit : Lembaga Penelitian UNY) Vol 41, No 2: November 2011
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.048 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesulitan peserta didik dalam pembelajaran matematika dan sains berdasarkan daya serap dan tingkat kesulitan butir tes. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif. Data utama yang digunakan adalah respons peserta didik terhadap tes INAP 2007 untuk mata pelajaran matematika dan sains di kelas 5 SD. Tes ini merupakan dokumentasi Puspendik Balitbang Kementrian Pendidikan Nasional untuk wilayah Yogyakarta. Data dianalisis melalui pendekatan deskriptif kuantitatif dengan menggunakan daya serap (proporsi menjawab benar) pada pendekatan teori tes klasik dan tingkat kesulitan model Rasch pada pendekatan teori respons butir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kesulitan peserta didik dalam pembelajaran matematika berdasarkan daya serap meliputi 88,57% dari keseluruhan materi yang seharusnya dikuasai peserta didik; (2) materi untuk mata pelajaran matematika yang dianggap sulit yang dianalisis melalui pendekatan teori respons butir adalah perbandingan dan skala; jarak, waktu, dan kecepatan; operasi hitung campuran; serta luas bangun datar; (3) kesulitan peserta didik dalam pembelajaran sains berdasarkan daya serap meliputi 80% dari keseluruhan materi yang seharusnya dikuasai peserta didik; (4) materi untuk mata pelajaran sains yang dianggap sulit yang diketahui melalui pendekatan teori respons butir adalah proses fotosintesis tumbuhan air, magnet, katrol, perubahan wujud, sistem aliran darah, adaptasi, lapisan bumi, dan tanda gunung berapi meletus
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN KINERJA GURU SEKOLAH DASAR BERBASIS TUGAS POKOK DAN FUNGSI Sadtyadi, Hesti; Kartowagiran, Badrun
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 18, No 2 (2014)
Publisher : Graduate School, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.459 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah  untuk mengembangkan instrumen penilaian kinerja guru sekolah dasar, dengan maksud diperolehnya komponen, indikator dan instrumen penilaian kinerja guru sekolah dasar. Instrumen penilaian kinerja guru sekolah dasar, dalam penelitian ini dikembangkan dengan metode research and development, berdasarkan model pengembangan pembelajaran Borg and Gall yang disesuaikan. Berdasarkan hasil analisis validitas dan reliabilitas, instrumen tersebut valid dan reliabel. Hasil analisis faktor menunjukkan fit model yang cukup baik, berarti dapat disimpulkan bahwa (1) instrumen penilaian kinerja guru sekolah dasar terdiri dari lima komponen yakni mengajar, mendidik, melatih dan mengarahkan, membimbing, serta menilai dan mengevaluasi, (2) masing-masing komponen instrumen penilaian kinerja guru dapat dijabarkan menjadi beberapa indikator relevan seperti yang dideskripsikan dalam hasil penelitian. Kata kunci: instrumen penilaian kinerja, guru sekolah dasar _____________________________________________________________ THE ASESSMENT INSTRUMENT DEVELOPMENT OF ELEMENTARY SCHOOL TEACHERS’ PERFORMANCE BASED ON TASKS AND FUNCTIONSAbstract The objective of the research is to develop an assessment instrument of elementary school teachers’ performance in order to attain the components, the indicators and the assessment instrument of the elementary school teachers’ performance. The assessment instrument of elementary school teachers’ performance, in the research, was developed by using research and development method that was adapted from the Borg and Gall’s model of learning development. Based on the results of validity and reliability test, the instrument had been valid and reliable. The results of factor analysis show a quiet good fit model which leads to the following conclusions: (1) the assessment instrument of elementary school teachers’ performance consists of five components namely: teaching, educating, training and directing, guiding and scoring and evaluating; and (2) each component for the assessment instrument of elementary school teachers’ performance can be elaborated into several relevant indicators as described in the result of the study.Keywords: instrument of performance assessment, elementary school teachers
EVALUASI KEMAMPUAN GURU DALAM MENGIMPLEMENTASI PEMBELAJARAN TEMATIK DI SD KECAMATAN SALAHUTU KABUPATEN MALUKU TENGAH Nurmin, Nurmin; Kartowagiran, Badrun
Jurnal Prima Edukasia Vol 1, No 2: Juli 2013
Publisher : Asosiasi Dosen PGSD dan Dikdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.799 KB)

Abstract

Evaluasi ini bertujuan untuk mengungkapkan kemampuan guru dalam mengimplementasi pembelajaran tematik di sekolah dasar (SD) di Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah yang terkait dengan kemampuan guru dalam perencanaan pembelajaran tematik, pelaksanaan pembelajaran tematik, dan penilaian pembelajaran tematik. Evaluasi yang dilakukan terhadap kemampuan guru dalam mengimplementasi pembelajaran tematik menggunakan metode deskriptif dan pendekatan kuantitatif serta menggunakan model evaluasi Stake’s Countenance Model. Hasil evaluasi menunjukan: (1) Sebagian besar (91,2%) guru SD di Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah menyatakan perencanaan pembelajaran tematik dengan kategori cukup baik. (2) Sebagian besar (76,5%) guru SD di Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah melaksanakan proses pembelajaran tematik dengan kategori cukup baik. (3) Sebagian besar (91,2%) guru SD di Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah mampu melaksanakan penilaian pembelajaran tematik dengan kategori cukup baik. Kata kunci: evaluasi program, pembelajaran tematik.
KINERJA GURU PROFESIONAL (GURU PASCA SERTIFIKASI) Kartowagiran, Badrun
Jurnal Cakrawala Pendidikan No 3 (2011): CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI NOVEMBER 2011, Th. XXX, No. 3
Publisher : LPPMP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.589 KB) | DOI: 10.21831/cp.v3i3.4208

Abstract

Abstract: Professional Teachers? Post-Certification Performances. This study aims to investigate professional teachers? post-certification performances. It was an evaluation research study employing the goal-free evaluation model by Scriven. The sample, selected from a population of 548 teachers who have received professional incentives Sleman Regency, comprised 55 teachers (5 from kindergartens, 28 from elementary schools, 13 from junior high schools, 7 from senior high schools, and 7 from vocational schools), principals, and staff members of the Office of Education of Sleman Regency. The data were collected through questionnaires, interviews, focus group discussions, documents, and assessment sheets, and were analyzed using quantitative and qualitative descriptive techniques. The results show that the post-certification performances of the majority of professional teachers are not satisfactory yet, shown by the fact that of the 17 indicators, 7 indicators are good and 10 other indicators are fair. Keywords: teacher performance