Articles

Found 26 Documents
Search

ANALISIS ANTESEDEN ORIENTASI PASAR DAN PENGARUHNYA TERHADAP PEMBELAJARAN ORGANISASI UMKM DI EKS KARESIDENAN SURAKARTA Wiyono, Wiyono; Karsono, Karsono; Dewi, Amina Sukma
Pendidikan Administrasi Perkantoran Vol 1, No 2 (2012): Edisi 2
Publisher : Pendidikan Administrasi Perkantoran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.961 KB)

Abstract

 The weakness of leaders in Small and Medium Business (UKM) in Indonesia dealing with market oriented are the low motivation of entrepreneurs, the low of leader commitment to apply market orientedmethod in his organization, and lack of training for themselves (Suliyanto, 2011). This research aimed to develop the culture of market oriented throughout the learning of organization that be done by examining the effect of customers and competitorsoriented to the learning of organization.  Respondents of this research are 300 owners or managers of UKM in the Greater of Surakarta. The technique of sampling in this research is purposive sample who has two criteria; an Indonesian and at least has two employees. The technique of analysis was done by Structural Equation Model (SEM). The result of this research shows antecedent variable; entrepreneurs’ orientation, under-pressured of managers, training programs, and reward system has effect to customer orientation in Small and Medium Business (UKM).  Key words: customers oriented, competitors oriented, learning organizations
ANALISIS PENGARUH EVA DAN NOPAT TERHADAP EPS ATAS BEBERAPA PERUSAHAAN YANG BERGERAK DI SEKTOR JASA BIDANG KEUANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK JAKARTA (BEJ) Bangun, Primsa; Karsono, Karsono
Manajemen Bisnis Kompetensi vol. 1 no. 1 Juni 2006
Publisher : Manajemen Bisnis Kompetensi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.28 KB)

Abstract

Penggunaan Media APE Tali Temali Untuk Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus Anak Kelompok A Tk Aisyiyah 21 Premulung Laweyan Surakarta Tahun Pelajaran 2013/2014 Fardilla, Farin Kusanggraeni; Chumdari, Chumdari; Karsono, Karsono
Kumara Cendekia Vol 3, No 3 (2015): September, 2015, H.233-299
Publisher : Kumara Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.779 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan motorik halus anakkelompok A TK Aisyiyah 21 Premulung Laweyan Surakarta tahun pelajaran 2013/2014dengan menggunakan media APE tali temali. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakandalam dua siklus dan setiap siklus. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaantindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok A yangberjumlah 29 anak. Hasil tindakan menunjukkan bahwa penggunaan media APE tali temalidapat meningkatkan keterampilan motorik halus anak kelompok A TK Aisyiyah 21 PremulungLaweyan Surakarta tahun pelajaran 2013/2014.Kata Kunci: Media APE Tali temali, Keterampilan Motorik Halus
EFEK METODE SERVICE LEARNING TERHADAP KEMANDIRIAN ANAK Asyraf, Lathifah; Syamsudin, Muhammad Munif; Karsono, Karsono
Kumara Cendekia Vol 2, No 4 (2014): 20 (Twenty) Articles
Publisher : Kumara Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.899 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penggunaan metode service learning terhadap kemandirian anak. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif jenis eksperimen menggunakan metode eksperimen murni (True Experimental Design). Design penelitian yang digunakan adalah Between Subject Design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B TK Aisyiyah Nusukan I Surakarta. Random assigment digunakan dalam pengambilan sampel. Teknik pengumpulan data melalui skala kemandirian, wawancara, dokumentasi, dan observasi. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif penggunaan metode service learning terhadap kemandirian anak. Anak laki-laki dan perempuan mempunyai perbedaan dalam kemandirian. Anak perempuan memiliki kemandirian lebih tinggi daripada anak laki-laki, karena anak perempuan lebih patuh, bisa mengontrol diri sendiri, dan mampu membuat pilihan yang lebih baik.Kata kunci: kemandirian anak, metode service learning, perkembangan anak, jenis kelamin
Pengaruh Science Activities terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Anak Hardiyani, Roihanah; Sujana, Yudianto; karsono, karsono
Kumara Cendekia Vol 2, No 2 (2014): 10 (ten) Articles
Publisher : Kumara Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.011 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh science activities terhadap kemampuan berpikir kreatif anak. Metode penelitian yang digunakan adalah true eksperimen dengan desain between-subject design (two experiment control group design). Sampel penelitian adalah 42 anak usia 5-6 tahun dari TK di gugus Srikaya Surakarta. Metode pengumpulan data dengan skala berpikir kreatif, tes, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan t-test dengan SPSS 17 for windows. Hasil penelitian ini adalah science activities berpengruh terhadap kemampuan berpikir kreatif anak.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN JOYFULL LEARNING BERBANTUAN MODUL SMART INTERAKTIF PADA KOMPETENSI DASAR MOTOR BAKAR Septiyanto Aji, Ragil; Karsono, Karsono
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 12, No 2 (2012)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) hasil belajar kompetensi dasar motor bakar dengan model pembelajaran joyfull learning berbantuan modul smart interaktif apakah lebih baik dibandingkan pembelajaran konvensional, 2) adakah peningkatan hasil belajar kompetensi dasar motor bakar dengan model pembelajaran; joyfull learning berbantuan modul smart interaktif. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Setelah dilakukan penelitian, diketahui bahwa hasil post-test pada kedua kelompok tersebut memiliki hasil belajar rata- rata kelas kontrol 72,39 dan kelas eksperimen 77,31. Setelah dilakukan uji t terbukti bahwa secara statistik hasil belajar kelas eksperimen lebih baik dibanding hasil belajar pada kelas kontrol. Selain itu berdasarkan uji gain yaitu g kelas kontrol 0,534 dan g kelas eksperimen 0,606, jadi dapat disimpulkan terdapat peningkatan hasil belajar kompetensi dasar motor bakar dengan implementasi model pembelajaran joyfull learning berbantuan modul smart interaktif.
MODEL PEMBELAJARAN PAKEM UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR KOMPE- TENSI KEJURUAN MEKANIK OTOMOTIF PADA SISWA KELAS X SMK MIFTAHUL ULUM BOARDING SCHOOL DEMAK Saefudin, Ahmad; Karsono, Karsono
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 13, No 1 (2013)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui seberapa besar peningkatan prestasi belajar kompetensi kejuruan mekanik otomotif dengan metode pembelajaran PAKEM dibandingkan dengan metode konvensional (ceramah biasa). Penelitian tindakan kelas (PTK) ini dilaksanakan dalam 2 siklus dengan 2 kali pertemuan dan masing-masing pertemuan meliputi 4 tahapan; perencanaan, tindakan, observasi dan refklesi. Data diperoleh dari hasil tes dan observasi. Model pembelajaran PAKEM dapat meningkatkan prestasi belajar dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Nilai rata-rata kelas naik hingga 89,73% setelah model pembelajaran PAKEM dite- rapkan, sedangkan sebelumnya model pembelajaran konvensional hanya mencapai nilai rata-rata kelas sebesar 60% Sebaiknya sekolah menerapkan model pembelajaran PAKEM karena terbukti dapat meningkatkan prestasi be- lajar siswa khususnya pada kompetensi kejuruan mekanik otomotif. Selain itu guru juga diharapkan dapat melaksanakan pembelajaran dengan model pembelajaran PAKEM pada materi-materi yang lain agar siswa lebih mema- hami keterkaitan suatu topik dengan topik lain. Para siswa dengan nilai yang kurang memuaskan hendaknya terli- bat aktif dalam proses pembelajaran dengan model PAKEM.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN PRAKTIK CHASIS DAN PEMINDAH DAYA KOMPETENSI PEMELIHARAAN DAN PERBAIKAN SISTEM POWER STEERING Octaviyanto, Dickta Aris; Suwahyo, Suwahyo; Karsono, Karsono
Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol 14, No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan perangkat pembelajaran praktik chasis dan pemindah daya kompetensi pemeliharaan dan perbaikan sistem power steering dan mengetahui bagaimana tanggapan guru dan  siswa  mengenai  perangkat  pembelajaran  yang  telah  dikembangkan  tersebut.  Penelitian  ini  menggunakan metode penelitian pengembangan dengan model pengembangan 4D (define, design, develop ,disseminate ). Hasil validasi ahli terhadap RPP (4,2), modul (4,16), job-sheet (4,06), power point (4,13) adalah sangat valid dan dapat digunakan dengan sedikit revisi. Rata-rata hasil angket respon guru terhadap perangkat pembelajaran yang telah dikembangkan adalah 329,75 dengan kategori baik. Rata-rata hasil angket respon siswa terhadap perangkat pem- belajaran adalah 4034,6 dengan kategori baik. Pembelajaran yang dikembangkan telah layak untuk digunakan ber- dasarkan respon siswa dan guru. Hasil penelitian ini dapat diterapkan dalam pembelajaran sedangkan untuk pada penelitian selanjutnya, efektifitas perangkat pembelajaran perlu diamati melalui perbandingan dengan perangkat pembelajaran sebelumnya.
Kinerja Guru Bimbingan Konseling Dalam Penyusunan Rencana Program Layanan Melalui Pendampingan Supervisi Klinis Karsono, Karsono
Manajemen Pendidikan Vol 11, No 2 (2016): Juli 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.022 KB) | DOI: 10.23917/jmp.v11i2.2655

Abstract

This research is motivated by the unoptimally performance of teachers in a planning service program has so far not optimal. The research objective is to improve the performance of teachers in the planning service program in region Delanggu Klaten Working Group by 30 teachers. Methods of data collection using observation, documentation, and assignment of teachers in planning services program Analysis of data using a critical and comparative analysis. Indicators of success using the criteria limit minimal is 80, and the class completeness 100%. Research procedure uses cycles. From the results of research and discussion know that obtained summary data is the initial condition, Cycle I, II performance counseling teachers in planning services program, the initial conditions by an average of 75 and the first cycle an average of 80 and the second cycle by an average of 90 . from this data, it seems clear that an increase in the average value of the initial conditions to the first cycle of five digits (6.7%), from the first cycle to the second cycle an increase of 10 digits (12.5%), from pre cycle to the second cycle an increase of 15 digits (20%). The highest value of the initial stages of the condition by 84 and 90 as well as the first cycle of the second cycle of 98 It is clear that from the stage of initial conditions for the first cycle occurred from the initial conditions to the first cycle of six digits (7.1%), from the first cycle to the second cycle an increase of 8 digits (8.9%), and from the initial conditions to the second cycle an increase of 14 digits (16.7%). The lowest value obtained for the early stages of the condition of the first cycle of 67 and 72 and the second cycle of 87. thus, can be affirmed that the initial conditions of the stage to the first cycle an increase of 5 digits (7.5%), from the first cycle to the second cycle an increase of 15 digits (22.4%), and from the initial conditions to the second cycle an increase of 20 digits (29.9%). Percentage of performance criteria counseling teachers in preparing plan preparation program obtained from the initial conditions of 28% and the first cycle was obtained by 68% and the second cycle at 100%. It seems clear that the initial conditions of the stage to the first cycle an increase of 40%, from the first cycle to the second cycle an increase of 32%, and from the initial conditions to the second cycle an increase of 72%. Thus, teachers performance in counseling services from the initial conditions to the second cycle brought a significant rise.
GEMBIRA BERMAIN MUSIK: PENERAPAN MODEL QUANTUM LEARNING DALAM PEMBELAJARAN SENI MUSIK DI SEKOLAH DASAR Karsono, Karsono
Mimbar Sekolah Dasar Vol 3, No 2 (2016): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.208 KB) | DOI: 10.23819/mimbar-sd.v3i2.4286

Abstract

The purpose of this study was to improve the quality of learning music in elementary school, particularly in promoting a fun learning atmosphere for students. Subjects were students in grade IV SDN Baturetno 1 Wonogiri. This study uses classroom action research, which combines both of quantitative approach and qualitative, to determine the level of students' affective reactions on the application as a quantum learning model. Source of data is collected by the technique of giving questionnaires, observations, and interviews. Test the validity use the technique of source triangulation and methods. Analysis was done by descriptive-comparative. From the findings, it seemed that the application of quantum learning on music class in elementary school, could increase fun learning atmosphere for students. Level affective reactions experienced by students showed 97% of students to the level of pleasure, 3% of students to the level of mediocre, and there is no reaction was not happy. However, the development still needs to be done primarily in the addition to the use of learning media to be combined with quantum models.Keywords: affective reactions, learning music, quantum models.