0
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Sains Medika
Articles
1
Documents
Faktor Perilaku yang Berhubungan dengan Kontaminan Bakteri Staphylococcus aureus pada Makanan Siap Saji

Jurnal Sains Medika Vol 1, No 2 (2009)
Publisher : Fakultas Kedokteran UNISSULA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Food is an important environmental element in improving the optimal health status. Severalfoodborne-disease transmissions have been reported to have been associated with poor personal hygieneof people handling foodstuff including diarrhea, gastroenteritis, and food poisoning. This study aims atanalysing the risk factor related to attitude associated with Staphylococcus aureus bacterial contaminantsin food handler including knowledge, attitude and practices regarding contamination.Design and Method: A cross-sectional study included 22 ready served food seller in Telogosari Kulon,Pedurungan, Semarang.Result: The study showed there are no contamination in 14 (63.6%) samples of bacteria and 8 (36.4%) samplescontain Staphylococcus aureus bacterial contaminants. There was a significant differences in knowledge,attitude and practice of the food handler with bacterial contamination. Further, we found significantcorrelation knowledge, attitude and practices of the food handler regarding contamination.Conclusion: Counseling, emphasis on food safety training for food seller, and supervision by visiting orlaboratory tests on samples regularly are needed to ensure that food safety practices are followed, (SainsMedika, 1 (2) : 168-175).ABSTRAKPendahuluan: Makanan adalah unsur lingkungan yang penting dalam meningkatkan derajat kesehatansecara optimal. Sebaliknya makanan dapat pula menjadi sumber penularan penyakit atau penyebabterjadinya keracunan makanan, jika makanan tersebut tidak dikelola secara hygiene. Penyakit yangsering terjadi berkaitan dengan penyediaan makanan yang tidak hygiene adalah diare, gastroenteritis,dan keracunanan makanan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor perilaku yang berhubungandengan kontaminan bakteri  Staphylococcus aureus pada penjamah makanan yang meliputi pengetahuan,sikap dan praktik dengan kontaminan bakteri  Staphylococcus aureus.Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan  crosssectional. Sampel sebanyak 22 penjual makanan siap saji (nasi bungkus) di Telogosari Kulon, Pedurungan,Semarang.Hasil Penelitian: Sebanyak 14 (63,6%) sampel tidak terjadi kontaminasi  Staphylococcus aureus  dan 8(36,4%) sampel kontaminan bakteri  Staphylococcus aureus. Ada hubungan yang bermakna antarapengetahuan, sikap dan praktik penjamah makanan dengan kontaminan bakteri  Staphylococcus aureus.Kesimpulan: Upaya agar makanan siap saji menjadi aman dan terhindar dari kontaminan mikroba dapatdilaksanakan melalui penyuluhan dan peningkatan motivasi kepada penjual makanan, pengawasandengan melakukan kunjungan atau pemeriksaan sampel di laboratorium secara berkala, (Sains Medika,1 (2) : 168-175).