Articles
5
Documents
Study on Chloroquine Resistance Transporter (pfcrt) Gene Polymorphism of Plasmodium falciparum in Malaria Patients in Lampung

Tropical Medicine Journal Vol 1, No 1 (2011): Tropical Medicine Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran bekerjasama dengan PETRI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: The prevalence of malaria in Lampung Province was increased in the last few years. One of the factors contributes to the increased rate is the widespread of the Plasmodium falciparum resistance to antimalarial drugs. Mutation on the gene encoding Pfcrt protein has been reported to be correlated with this resistance.Objectives: To fi nd out the frequency and distribution of the pfcrt gene polymorphism among Plasmodium falciparum in malaria patients in endemic area at Bandar Lampung and Lampung Selatan, LampungProvince.Methods: Blood samples were collected from malaria falciparum patients in Bandar Lampung and Lampung Selatan by active and passive case detections. Two to three mL of venous blood were collected in tubes with EDTA, and kept in the temperature of -200C before DNA extraction. DNA from each sample was extracted using Guanidine isothiocyanate and Chelex 100 methods. Genes encoding Pfcrt protein were amplifi ed by Nested PCR using TCRP and TCRD primers. The polymorphism of the pfcrt gene was identified by cutting the PCR product using Apo1 restriction enzymes to produce 100bp and 34bp fragments.Results: Forty six samples from P. falciparum-infected patients were collected from the two areas. The genes encoding the Pfcrt protein were succesfully amplifi ed, all 46 PCR products showed 100bp and 34bpfragments after incubation with Apo1 restriction enzyme. It indicated that pfcrt polymorphism was 100%.Conclusion: The frequency of pfcrt gene polymorphisms in patients with malaria falciparum in Bandar Lampung and Lampung Selatan was 100%.Keywords: malaria falciparum, pfcrt, chloroquine, polymorphism

PEMANFAATAN KULIT BUAH KAKAO FERMENTASI SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN PAKAN NABATI SERTA PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN TERNAK ENTOK (Cairina muschata)

Biosfer: Jurnal Tadris Biologi Vol 8, No 1 (2017)
Publisher : Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Kulit buah kakao merupakan hasil sampingan buah kakao yang sering tidak dimanfaatkan yang nantinya akan menjadi limbah sehingga dapat menimbulkan dampak pencemaran lingkungan. Produktifitas kulit buah kakao cukup melimpah di Lampung, pada tahun 2012 kulit buah kakao yang dihasilkan mencapai 2.451,52 ton per tahun, di Kabupaten Tanggamus pada tahun 2009 mencapai 4.308 ton, dan di Dusun Sumber Sari pada tahun 2013 mencapai 217 kg per bulan. Ketersedian kulit buah kakao yang banyak, perlu dimanfaatkan sebagai pakan ternak alternatif dengan cara difermentasi terlebih dahulu untuk meningkatkan nilai gizinya. Salah satu ternak yang dapat diberikan pakan ini adalah entok (Cairina muschata).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan kulit buah kakaofermentasi terhadap pertumbuhan dan dosis penggunaan pakan yang tepat untuk ternak entok (Cairina muschata). Penelitian dilakukan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Pakan kulit buah kakao fermentasi (K) dengan 4 taraf perlakauan dengan 5 kali pengulangan: K0 = Dedak 100% (kontrol), K1 = 75%/90 gr dedak dan 25%/30gr kulit kakao fermentasi, K2 = 50%/60 gr dedak dan 50%/60 gr kulit kakao fermentasi, dan K3 = 25%/30 gr dedak dan 75%/90 gr kulit kakao fermentasi. Parameter yang diamati adalah: tinggi tubuh entok, panjang tubuh entok, dan berat tubuh entok. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakanAnova dan  jika berbeda nyata maka dilakukan uji lanjut LSD pada taraf 5%.Dari hasil analisis pakan kulit kakao fermentasi dosis yang paling baik pada semua parameter adalah perlakuan K2 dengan rata-rata 42,40 cm untuk tinggi entok, 47,40 cm untuk panjang entok dan 1596 gram untuk berat entok.

PENGARUH STRATEGI JOYFUL LEARNING DENGAN TEKNIK MIND MAP TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF PESERTA DIDIK KELAS XI IPA SMA NEGERI 6 BANDAR LAMPUNG

Biosfer: Jurnal Tadris Biologi Vol 8, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.163 KB)

Abstract

Pendidikan merupakan suatu modal penting bagi seseorang untuk menjalani kehidupannya. Penelitian pada kali ini juga dilatar belakangi oleh rendahnya rataan hasil belajar kognitif peserta didik. Hasil belajar yang rendah tersebut disebabkan karena tingkat pemahaman konsep yang kurang sehingga nilai yang diperoleh peserta didik banyak yang tidak memuaskan. Selain kemampuan untuk memahami, hubungan kerjasama dan tingkat kecerdasan antar peserta didik yang masih kurang tersebut bisa membuat proses pembelajaran menjadi kurang kondusif. Kecerdasan ini belum dimunculkan saat proses pembelajaran, karena salah satu contoh kecerdasan antar pribadi adalah kemampuan untuk memahami dan bekerjasama satu sama lain. Salah satu strategi yang bisa digunakan adalah dengan menerapkan strategi joyfull learning atau pembelajaran yang menyenangkan menggunakan mind map.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh strategi joyfull learning dengan teknik mind map terhadap hasil belajar kognitif khususnya materi sistem ekskresi di SMA Negeri 6 Bandar Lampung. Jenis penelitian quasy eksperimental dengan jenis nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI SMA Negeri 6 Bandar Lampung dengan sampel penelitian terdiri dari 2 kelas yang diperoleh menggunakan tehnik Cluster Random Sampling. Kelas eksperimen XI IPA 1 dan kelas kontrol XI IPA 3. Teknik pengumpulan data observasi, tes (pretest dan posttest) dan dokumentasi. Hasil penelitian dan pembahasan perhitungan uji t independent dengan sampel tidak berkorelasi diperoleh bahwa thitung =3,625 dan ttabel =2,001. Hal ini berarti bahwa thitung lebih besar dari ttabel sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh strategi joyfull learning dengan teknik mind map terhadap hasil belajar kognitif peserta didik kelas XI IPA SMA Negeri 6 Bandar Lampung pada materi sistem ekskresi setelah diberi perlakuan. Peningkatan hasil belajar tersebut dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti penggunaan strategi pembelajaran juga disebabkan oleh faktor internal seperti kemampuan kognitif yang bisa mempengaruhi daya ingat pada peserta didik saat proses pembelajaran berlangsung.

ANALISIS KUALITAS ES BATU BERDASARKAN KANDUNGAN COLIFORM DI KANTIN UIN RADEN INTAN LAMPUNG Analysis Of Ice Cubes Quality Based On Coliform Content In Uin Raden Intan Lampung Canteen

Biosfer: Jurnal Tadris Biologi Vol 9, No 1 (2018):
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.323 KB)

Abstract

Es batu yang pengolahannya kurang baik dapat terkontaminasi bakteri penyebab penyakit, salah satunya kelompok bakteri coliform. Bakteri Coliform sendiri adalah mikroba yang sering ditemukan pada kotoran manusia maupun hewan. UIN Raden Intan memiliki jumlah mahasiswa yang banyak dan sebagian besar pada siang hari pergi ke kantin untuk membeli minuman yang mengandung es batu. Es batu yang tercemar bakteri coliform akan menyebabkan gangguan kesehatan seperti diare. Hal inilah yang mendasari mengapa perlu diketahui keberadaan bakteri coliform dalam es batu dari berbagai kantin yang ada di UIN Raden Intan Lampung. Jenis penelitian ini adalah eksperimental yang dilaksanakan dari bulan April sampai dengan Mei 2017. Seluruh kantin yang ada dan satu depot penjual diambil sampel es batunya. Sampel tersebut kemudian diuji kandungan bakteri coliformnya menggunakan dua jenis media diferensial, yaitu MacConkey serta Eosin Methylene Blue (EMB). Metode SPC (Standar Plate Count) digunakan untuk menghitung jumlah bakteri yang tumbuh pada media. Hasil perhitungan jumlah bakteri pada sampel yang telah dilakukan menunjukkan bahwa 95% positif terkontaminasi bakteri coliform. Artinya hanya ada satu sampel saja yang bebas dari kontaminasi bakteri coliform.

Analisis Perbedaan Jumlah Bakteri Pada Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Budidaya

Biospecies Vol 11 No 2 (2018): Volume 11, No.2, July, 2018
Publisher : University of Jambi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikan mempunyai prospek cukup baik untuk dikembangkan karena memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi. Namun, persentase penyakit ikan akibat bakteri mencapai 33,9%. Ikan nila (O. niloticus) termasuk yang  sering terserang bakteri. Hasil TPC dari ikan nila kolam budidaya I, II, dan III secara berturut-turut adalah sebesar 1,32 X 105 Cfu/g; 1,7 X 105 Cfu/g; 1,14 X 105 Cfu/g. Dari hasil parameter pengukuran fisika ketiga kolam budidaya masih sesuai dengan klasifikasi mutu air, namun jika ditinjau dari hasil parameter pengukuran kimia kolam budidaya II tergolong air tercemar.