Mudyawati Kamaruddin
Faculty of Medicine, Brawijaya University

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

Peran Lipopolisakarida Helicobacter pylori terhadap Aktivitas Neutrofil pada Penderita Infark Miokard Akut melalui Degradasi Kolagen Tipe IV Sargowo, Djanggan; Sumarno, dr; Muliartha, I Ketut Gede; Kamaruddin, Mudyawati
Jurnal Kardiologi Indonesia VOL. 28 NO. 4 September 2007
Publisher : Indonesian Heart Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Matrix metalloproteases (MMPs) are proteolytic enzymes that play a critical role in decreasing the stability of atherosclerotic plaque causing Acute Myocardial Infarction (AMI). In this process, degradation of type IV collagen as an important component of endothelial membrane is thought to be important. Several microorganisms and their products including Lipopolysaccharide (LPS) have been suggested to be able to activate MMPs. The aim of this study is to investigate the role of Helicobacter pylori LPS in type IV collagen degradation (in vitro). We used two stages in this study: MMP production stage and degradation of type IV collagen. MMP derived from the neutrophils of AMI and non- AMI patients that had been stimulated with LPS of Helicobacter pylori were used to digest type IV collagen. Analysis of type IV collagen degradation was performed with SDS-PAGE and Western blot. This study showed MMP isolated from neutrophil of AMI patients is an active MMP-9 at Molecular weight of 72 kDa. It can degrade type IV collagen at MW 78.6 kDa, 60 kDa, 50 kDa, 47.8 kDa and 43.8 kDa. Whereas MMP isolated from neutrophil of non-AMI have MW of 91.2 kDa and can only degrade collagen IVat merely 60 kDa. In conclusion, Helicobacter pylori LPS is able to induce n eutrophil of AMIpatients to produce an active MMP-9 at MW 72 kDa and the enzyme may play strategic role in the degradation of type IV collagen.
DESKRIPSI PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL TRIMESTER III TENTANG SENAM HAMIL Kamaruddin, Mudyawati; Usmia, Sitti
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 1 No 2 (2019): Agustus
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada umumnya wanita yang sedang hamil takut menghadapi proses persalinan karena rasa sakit yangmenimbulkan rasa takut dan cemas, hal ini dapat menimbulkan ketegangan fisik yang mengakibatkankakunya otot-otot dan persendian yang tidak wajar sehingga perlu dilakukan senam hamil. Senam hamilmerupakan salah satu latihan fisik berupa beberapa gerakan tertentu yang mendukung kemudahan dalampersalinan dan dilakukan khusus untuk meningkatkan kesehatan ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui gambaran pengetahuan dan sikap ibu hamil trimester III tentang senam hamil. Penelitian inidilakukan pada 42 sampel ibu hamil trimester III di Puskesmas Tanete, Bulukumba dengan teknik samplingberupa accidental sampling yaitu pengambilan sampel didasarkan pada kenyataan bahwa respondenkebetulan muncul. Pengumpulan data berupa kuesioner untuk mengetahui pengetahuan dan sikap respondententang senam hamil dengan menganalisa tingkat pendidikan masing-masing responden. Hasil penelitianmenunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan dengan pengetahuan ibu hamilterhadap senam hamil dengan p value = 0,00. Sedangkan tingkat pendidikan dan sikap ibu hamil terhadapsenam hamil tidak terdapat hubungan p value sebesar 0,824. Dari 45 ibu hamil yang diteliti yang mempunyaipengetahuan baik terhadap senam hamil sebesar 26,2% yaitu dengan tingkat pendidikan sekolah menengahatas, walau pengetahuan senam hamil ini pula terdistribusi pada pengetahuan yang cukup yaitu sebesar28,6% dengan tingkat pendidikan menengah pertama dan 11,9% dengan tingkat pendidikan menengah atas.Adapun tingkat pendidikan dapat mempengaruhi sikap ibu hamil dalam mengekspresikan dirinya dalambersikap positif terhadap senam hamil, walaupun dari uji lanjut tidak terlihat hubungan yang signifikan antarakeduanya.
PENGARUH TERAPI MUROTTAL AL-QUR’AN TERHADAP TINGKAT KECEMASAN IBU MENGHADAPI PERSALINAN DI RUMAH SAKIT SITI KHADIJAH III MAKASSAR SR, Nurqalbi; Kamaruddin, Mudyawati
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 1 No 2 (2019): Agustus
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terapi murottal Al-Qur?an menjadi bagian dari terapi musik (karena murottal Al- Qur?an dapat diartikansebagai rekaman suara Al-Qur?an yang dilagukan oleh seorang Qori? (pembaca Al-Qur?an). Murottal AlQur?an juga menjadi terapi spiritualitas karena membuat individu mengingat Allah SWT. Kepercayaanspiritual memainkan peranan penting dalam mengahadapi kecemasan persalinan. Beberapa penelitiantelah menunjukkan pengurangan rasa nyeri dan penurunan kecemasan padapasien. Tujuan dalampenelitian ini adalah untuk mencari Pengaruh Terapi Murottal Al- Qur?an Terhadap Tingkat KecemasanIbu Menghadapi Persalinan di RSIA Siti Khadijah III Makassar. Metode Penelitian dilaksanakan padabulan Mei 2018 di RSIA Siti Khadijah III Makassar. Jenis penelitian ini adalah pendekatan QuasyEksperiment. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu inpartu diperoleh sampel sebanyak 30orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 30 jumlah responden, berdasarkan pretest tingkatkecemasan kelompok perlakuan sebelum diberikan terapi murottal Al-Qur?an menunjukkan bahwajumlah responden dengan kecemasan ringan sebesar 20,0%, kecemasan tingkat sedang dan berat masingmasing sebesar 33,3% dan 46,7%. Berdasarkan postest tingkat kecemasan kelompok perlakuan setelahdiberikan terapi murottal Al-Qur?an menunjukkan bahwa jumlah responden dengan kecemasan ringansebesar 56,7%, kecemasan sedang dan berat sebesar 36,7% dan 6,7%. Ada pengaruh pemberian terapimurottal Al-Qur?an terhadap tingkat kecemasan ibu hamil dengan nilai p = 0,000 yang berarti Ho ditolakdan Ha diterima. Disimpulkan bahwa terapi dapat meningkatkan pelayanan dan keterampilan dalammenangani kasus-kasus seperti tingkat kecemasan dengan menggunakan teknik murottal Al -Qur?an.
KORELASI ANTARA STATUS GIZI DAN KADAR HEMOGLOBIN PADA KEJADIAN ANEMIA IBU HAMIL TRIMESTER III Kamaruddin, Mudyawati; Hasrawati; Usmia, Sitti ; Jusni; Misnawaty; Handayani, Ika
Medika Alkhairaat : Jurnal Penelitian Kedokteran dan Kesehatan Vol 1 No 2 (2019): Agustus
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Alkhairaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejadian anemia sering dijumpai selama kehamilan dan menjadi penyebab utama peningkatan morbiditasdan mortalitas pada ibu hamil baik di Negara maju maupun Negara berkembang. Salah satu penyebabterjadinya anemia adalah defisiansi zat besi yang biasanya pada ibu hamil dihubungkan denganstatus giziyang kurang memadai. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui korelasi antara status gizi dan kadarhemoglobin pada kejadian anemia ibu hamil trimester III. Metode penelitian dilakukan secara purposivesampling pada 30 sampel ibu hamil trimester III dengan kejadian anemia di wilayah kerja Puskesmas PonreKecamatan Gantarang Kabupaten Bulukumba. Faktor penentu status gizi yang diamati adalah Indeks MassaTubuh (IMT) dan Lingkar Lengan Atas (LILA), yang dihubungkan dengan kadar Hemoglobin (Hb). Datadianalisis dengan uji Spearman?s rho. Hasil analisis uji Spearman?s rho menunjukkan ibu hamil trimester IIIyang berstatus gizi (IMT) kurang, mengalami anemia ringan sebesar 10,0%, dan anemia sedang sebesar3.3%, walau masih ada responden dengan Hb normal (tidak anemia) yang mengalami IMT kurang (3.3%).Sedangkan responden dengan IMT normal masih menunjukkan 3.3% responden yang tidak mengalamianemia, sedangkan anemia ringan mengalami peningkatan menjadi 40.0%, walau demikian tidak ditemukananemia sedang. Penelitian ini menjadi menarik ketika nilai IMT responden yang beresiko obes jugamengalami anemia ringan sebesar 30%. Pada hasil pengukuran LILA yang beresiko mengalami KEK,menunjukkan responden yang mengalami anemia ringan sebesar 43.3% dan anemia sedang 3.3%, walaumasih ada responden yang mempunyai Hb normal (tidak anemia) beresiko KEK. Adapun hasil pengukuranLILA yang tidak beresiko KEK, hanya terjadi pada responden yang mengalami anemia ringan (43,3%).Walaupun demikian, karakteristik ibu hamil yang meliputi pendidikan, umur dan pengetahuan terhadap statusgizi mempunyai andil yang cukup signifikan dalam mencegah terjadinya anemia. Hasil penelitian inidiharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingya asupan makanan dan tablet Feuntuk perkembangan janin dan menjaga kesehatan ibu, utamanya berat badan yang meningkat sesuai usiakehamilan.