Articles

PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN BADAN USAHA MILIK DESA MELALUI PELATIHAN ADMINISTRASI PROGRAM SIMPAN PINJAM DI SELEBUNG BATUKLIANG LOMBOK TENGAH Ibrahim, Ibrahim; Mas,ad, Mas,ad; Kamaluddin, Kamaluddin; Djunaidi, Achmad
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 1, No 2 (2018): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) memiliki peranan penting dalam meningkatkan kesejahteraanmasyarakat perdesaan. Keberadaan BUMDes terutama program simpan pinjam memberikan nilailebih dalam memberikan peluang akses lebih cepat dan mudah dalam meminjamkan uangsebagai modal usaha. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas pelayanan badanusaha milik desa melalui pelatihan administrasi program simpan pinjam pada Desa SelebungBatukliang Lombok Tengah. Metode Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif.Pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam dengan pihak desa, pengelola BUMDesdan masyarakat penerima manfaat program. Analisis data dalam penelitian ini menggunakanmodel analisis interaktif yaitu analisis dengan menggunakan reduksi data, display data, danverifikasi dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menemukan bahwa keberadaan pelatihanadministrasi pada program simpan pinjam memberikan dampak positif dalam pengembanganusaha. Hal ini dibuktikan dari sebelumnya pengolahan admnistrasi masih bersifat administrasimanual dan berubah menggunakan komputerisasi dengan sistem yang teratur.
Meningkatkan Hasil Belajar Fisika Melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Facilitator and Explaining (SFAE) Pada Siswa Kelas VIIID SMP Negeri 5 Palu Nirsam, Nirsam; Hatibe, Muhammad Ali; Kamaluddin, Kamaluddin
Ejurnal Pendidikan Fisika Tadulako Vol 1, No 1 (2013): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Ejurnal Pendidikan Fisika Tadulako

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.563 KB)

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar fisika siswa kelas VIIID SMP Negeri 5 Palu. Masalah yang diteliti adalah rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA Fisika. Alternatif pemecahan masalah adalah menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe student facilitator and explaining. Subyek penelitian adalah  siswa kelas VIIID SMP Negeri 5 Palu, dengan jumlah siswa 30 orang. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan materi pokok cahaya, masing-masing siklus  meliputi 4 tahap: (i) perencanaan (ii) pelaksanaan tindakan (iii) observasi (iv) refleksi. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe student facilitator and explaining dapat meningkatkan hasil belajar fisika siswa kelas VIIID. Hal ini dapat dilihat pada peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II. Untuk hasil belajar siklus I diperoleh nilai ketuntasan belajar klasikal sebesar 73,33% dan daya serap klasikal 71,78%. Sedangkan pada siklus II diperoleh nilai ketuntasan belajar klasikal sebesar 86,67%  dan daya serap klasikal 84,00% yang artinya sudah melebihi standar ketuntasan belajar siswa, peningkatan daya serap klasikal dari siklus I ke siklus II sebesar 12,22% dan ketuntasan belajar klasikal dari siklus I ke siklus II sebesar 13,34%. Untuk hasil observasi aktivitas siswa dan guru pada siklus I yaitu kurang dan cukup, sedangkan pada siklus II berada pada kategori baik dan sangat baik.
Analisis Hirarki Pemahaman Siswa Kelas XA SMA Negeri 5 Palu Pada Materi Hukum Newton Lona, Defriyanto; Kamaluddin, Kamaluddin; Fihrin, Fihrin
Ejurnal Pendidikan Fisika Tadulako Vol 1, No 1 (2013): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Ejurnal Pendidikan Fisika Tadulako

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.176 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemahaman siswa pada materi Hukum Newton. Dalam penelitian ini dipilih subjek pada kelas XA sebanyak 26 siswa. Data dikumpulkan dengan metode tes uraian dan wawancara. Tes uraian digunakan untuk menganalisis tingkat pemahaman siswa, wawancara digunakan untuk menelusuri kesulitan siswa secara lebih mendalam dalam menyelesaikan persoalan hukum Newton yang berkaitan dengan tingkat pemahaman siswa. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian diperoleh tingkat pemahaman siswa level 1 (pemahamanan terjemahan) sebesar 11,54%, siswa level 2 (Pemahaman penafsiran) sebesar 57,69% dan siswa level 3 (Pemahaman ekstrapolasi) sebesar 30,76%. Secara keseluruhan tingkat pemahaman siswa masih tergolong rendah.
Pengembangan Model Program Bantuan Layanan Belajar untuk Mengurangi Kesalahan Konsep Fisika pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Untad Kamaluddin, Kamaluddin
Media Eksakta Vol 5, No 2 (2009)
Publisher : Media Eksakta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research, planned a model of students support services program will provide some steps of remedial learning physics process which identify bad physics concepts known in students understanding, otherwise disturbed students thougts in studying physics. The objective of this research was to minimalized the mistakes understanding of students thought in physics. The research will be done during three fase, firsty, program compossing, secondly program testing, and thirdly validating. This services program will be provided by supported instruments. After observation, noticed that the physics misconcept thoughts of the students is 47%. It had decreased compare with their previous misconcepts thoughts before servicing as 71%. Eventhough this result isn’t coming optimum, at least this model program had given good value in minimalized misconcept (about 24% changes). This program needs several things to be reviced in gaining optimal result either in instrument and in services technique.
MeningkatanHasil Belajar Siswa Kelas V SDN No.2 Lombonga Kecamatan Balaesang Kab. Donggala dengan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD pada Mata Pelajaran IPA Rifai, Ahmad; Kamaluddin, Kamaluddin; Kasim, Amiruddin
Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 1, No 3 (2013): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.438 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD di kelas V SDN No.2 Lombonga. Jumlah siswa16 orang yang terdiri dari 9 siswa laki-laki dan 7 siswa perempuan. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, dan setiap siklus terdiri dari  4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Materi untuk siklus I yaitu penyesuaian diri tumbuhan, dan untuk siklus II yaitu penyesuaian diri hewan. Hasil penelitian pada siklus I diperoleh ketuntasan belajar sebesar 75%, aktivitas guru berada pada kategori baik yaitu 84,37%. Pada siklus II ketuntasan belajar klasikal sebesar 93,75%, aktivitas guru berada pada kategori sangat baik yaitu 95,31%. Hasil observasi aktivitas siswa berupa penilaian afektif berada dalam kategori sangat baik yaitu 90,2% dan psikomotor berada dalam kategori sangat baik yaitu 89,0%. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar siswa Kelas V SDN No.2 Lombonga pada Mata Pelajaran IPA.   Kata kunci: Pembelajaran kooperatif Tipe STAD, hasil belajar IPA.
Penggunaan Tutor Sebaya untuk meningkatkan Hasil Belajar Fisika Kelas XB di SMA Negeri 1 Gumbasa Safrudin, Safrudin; Kamaluddin, Kamaluddin; Haeruddin, Haeruddin
Ejurnal Pendidikan Fisika Tadulako Vol 2, No 1 (2014): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Ejurnal Pendidikan Fisika Tadulako

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.626 KB)

Abstract

Abstrak - Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan menerapkan tutor sebaya untuk meningkatkan hasil belajar. Penggunaan tutor sebaya adalah pembelajaraan yang memanfaatkan teman sekelas yang mempunyai kemampuan lebih untuk membantu temannya dalam melaksanakan suatu kegiatan atau memahami konsep pembelajaran. Masalah yang hendak dipecahkan dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar fisika siswa kelas XB di SMA Negeri 1 Gumbasa, penelitian ini terdiri dari dua siklus, pada setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu;  Perencanaan, Pelaksanaan, Observasi, dan Refleksi. Penelitian ini melibatkan 25 orang siswa kelas XB SMA Negeri 1 Gumbasa yang terdiri dari 17 siswa perempuan dan 8 siswa laki-laki. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa seiring dengan diterapkannya tutor sebaya. Hasil observasi aktivitas siswa yang diperoleh pada siklus I yakni 50,00% dan 62,50% atau dalam kategori cukup, pada siklus II diperoleh aktivitas siswa 87,50% dan 93,75% dengan peningkatan aktivitas siswa berada dalam kategori baik dan sangat baik. Hasil belajar pada siklus I dan siklus II yaitu skor rata-rata pada siklus I adalah 52,56 dan skor rata-rata pada siklus II yaitu 70,12. Dengan demikian, berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan tutor sebaya dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa kelas XB SMA Negeri 1 Gumbasa. Kata Kunci: Penerapan Tutor Sebaya, Hasil Belajar Fisika
PENGARUH MODEL EXPERIENTIAL LEARNING BERBASIS EKSPERIMEN INQUIRY TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP FISIKA PADA SISWA KELAS XI IPA MAN 1 PALU Fitriani, Ika Nurul; Kamaluddin, Kamaluddin; Jarnawi, Muhammad
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol 4, No 1 (2016): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.825 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model experiential learning berbasis eksperimen inquiry terhadap pemahaman konsep fisika pada siswa kelas XI IPA MAN 1 Palu. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain ”The Equivalen Pretest-Posttest Design”. Sampel yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Sampel penelitian yaitu kelas XI IPA 2 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA 3 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan berupa tes pemahaman konsep dalam bentuk essay. Berdasarkan hasil pengolahan data, untuk kelas eksperimen diperoleh rerata skor pretest adalah 16,78 dan untuk posttest adalah 33,67. Kelas kontrol diperoleh rerata pretest 16,11 dan untuk posttest 24,32. Berdasarkan hasil pengujian N-Gain kelas eksperimen berada dalam kategori sedang dengan nilai N-gain sebesar 50,00 % dan kelas kontrol berada dalam kategori rendah dengan nilai N-Gain sebesar 24,00 %. Hasil pengujian hipotesis diperoleh nilai thitung>ttabel ( 7,42 > 1,68). Hal ini berarti H1 diterima dan H0 ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model experiential learning berbasis eksperimen inquiry terhadap pemahaman konsep fisika pada siswa kelas XI IPA MAN 1 Palu.   Kata Kunci : Model Experiential Learning, Eksperimen Inquiry, Pemahaman Konsep Fisika
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN PREDICT-OBSERVE-EXPLAIN-WRITE (POEW) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA PADA SISWA KELAS IX A SMP NEGERI 11 PALU Shakti, Delila Ilvi; Kamaluddin, Kamaluddin; Ali, Muhammad
Ejurnal Pendidikan Fisika Tadulako Vol 1, No 4 (2013): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Ejurnal Pendidikan Fisika Tadulako

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.852 KB)

Abstract

Abstrak - Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar fisika siswa kelas IX A SMP Negeri 11 Palu. Masalah yang diteliti adalah rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA Fisika. Alternatif pemecahan masalah adalah menerapkan Strategi Pembelajaran Predict-Observe-Explain-Write (POEW). Subyek penelitian adalah siswa kelas IX A SMP Negeri 11 Palu, dengan jumlah siswa 21 orang. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan materi pokok Tekanan, masing-masing siklus meliputi 4 tahap: (i) perencanaan (ii) pelaksanaan tindakan (iii) observasi (iv) refleksi. Penerapan Strategi Pembelajaran Predict-Observe-Explain-Write (POEW) dapat meningkatkan hasil belajar fisika siswa kelas IX A SMP Negeri 11 Palu. Hal ini dapat dilihat pada peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II. Untuk hasil belajar siklus I diperoleh nilai ketuntasan belajar klasikal sebesar 71,43%,daya serap klasikal sebesar 72,70%, dan skor rata-ratanya adalah 11. Sedangkan pada siklus II diperoleh nilai ketuntasan belajar klasikal sebesar 90,48%, daya serap klasikal sebesar 85,08%, dan skor rata-ratanya adalah 13 yang artinya sudah melebihi standar ketuntasan belajar siswa. Untuk hasil observasi aktifitas siswa dan guru pada siklus I yaitu baik, sedangkan pada siklus II observasi aktivitas siswa dan guru berada pada kategori sangat baik.   Kata Kunci     : Hasil Belajar Fisika, Strategi pembelajaran Predict-Observe-Explain-Write (POEW).
IMPLEMENTASI MODEL SETS (SCIENCE ENVIRONMENT TECHNOLOGY SOCIETY) DALAM PEMBELAJARAN FISIKA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IX SMP NEGERI 13 PALU Darmini, Yulyana; Kamaluddin, Kamaluddin
Ejurnal Pendidikan Fisika Tadulako Vol 1, No 4 (2013): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Ejurnal Pendidikan Fisika Tadulako

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.852 KB)

Abstract

Abstrak - Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar fisika siswa pada konsep Listrik Dinamis. Subyek penelitian melibatkan 24 siswa Kelas IXC SMP Negeri 13 Palu tahun pelajaran 2014/2015.  Peningkatkan hasil belajar siswa kelas IXC SMP Negeri 13 Palu dapat dilihat dari hasil observasi aktivitas guru dan siswa dalam kegiatan pembelajaran Sikus I dan Siklus II meningkat menjadi kategori sangat baik. Berdasarkan hasil tes pada siklus I diperoleh ketuntasan belajar klasikal 66,67%  dan daya serap klasikal sebesar 69,53%. Sedangkan pada siklus II diperoleh ketuntasan belajar klasikal sebesar 83,33% dan daya serap klasikal sebesar 80,28%. Ketuntasan belajar klasikal yang diperoleh pada siklus II telah memenuhi standar ketuntasan belajar klasikal yang telah ditetapkan yaitu di atas 80,00 %. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan  Model Pembelajaran Science Environment Technology Society (SETS) dapat meningkatkan hasil belajar fisika pada siswa kelas IXC SMP Negeri 13 Palu. Kata Kunci     : Model, SETS, Listrik Statis, Hasil Belajar
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning dalam Mengasah Kecerdasan Matematis-Logis terhadap Hasil Belajar pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 5 Palu Mirnawati, Mirnawati; Fihrin, Fihrin; Kamaluddin, Kamaluddin
Ejurnal Pendidikan Fisika Tadulako Vol 2, No 4 (2014): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Ejurnal Pendidikan Fisika Tadulako

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.852 KB)

Abstract

Abstrak – Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning dalam mengasah kecerdasan matematis-logis terhadap hasil belajar pada siswa kelas XI SMA Negeri 5 Palu. Metode penelitian adalah  “one group pretest posttest design”. Sampel peneliti,an yang diambil kelas XI MIPA 1 dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik purposive sampling adalah penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu. Instrumen penelitian yang digunakan tes kecerdasan matematis-logis dalam bentuk essay dan tes hasil belajar dalam bentuk pilihan ganda. Analisis data tes dihitung dengan teknik statistik uji rata-rata dan peningkatan rerata N-gain pada model pembelajaran problem based learning dalam mengasah kecerdasan matematis-logis. Analisis regresi digunakan untuk melihat pengaruh model pembelajaran problem based learning dalam mengasah kecerdasan matematis-logis terhadap hasil belajar. Berdasarkan hasil uji N-gain kelas eksperimen berada pada kategori sedang dengan skor rerata N-gain g = 59,02%. Berdasarkan hasil pengolahan data penelitian, diperoleh nilai rerata N-gain dengan taraf nyata α = 0,05 dan thitung > ttabel (19,13 > 2,05), dengan demikian H1 diterima dan H0 ditolak. Artinya terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran problem based learning dalam mengasah kecerdasan matematis-logis. Hasil analisis regresi linear sederhana diperoleh variasi skor kecerdasan matematis-logis terhadap hasil belajar dengan fungsi taksiran  = 5,08 + 0,40X. Persamaan tersebut menyatakan bahwa jika nilai kecerdasan matematis-logis siswa meningkat 1 maka kemampuan siswa dalam hasil belajar pada materi hukum Newton tentang gravitasi (Y) akan mengalami peningkatan nilai sebesar 0,40. Kata Kunci: model pembelajaran problem based learning, kecerdasan matematis-logis, dan hasil belajar.