Kadarisman Kadarisman
Pusat Radioisotop dan Radiofarmaka (PRR)-BATAN

Published : 12 Documents
Articles

Found 12 Documents
Search

UNJUK KERJA GENERATOR RADIOISOTOP 99Mo/99mTc DENGAN RADIOAKTIVITAS 99Mo 600 DAN 800 mCi BERBASIS PZC* Kadarisman, Kadarisman; HG, Adang
Urania Jurnal Ilmiah Daur Bahan Bakar Nuklir Vol 17, No 1 (2011): Februari 2011
Publisher : Urania Jurnal Ilmiah Daur Bahan Bakar Nuklir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.999 KB)

Abstract

Unjuk Kerja Generator Radioistop 99Mo/99mTc dengan radioaktivitas 99Mo 600 dan 800 mCi Berbasis PZC. Radioisotop 99mTc mempunyai umur paro pendek (6 jam), pemancar sinar gamma mono-energik (140 KeV), mudah membentuk senyawa komplek dengan berbagai kit, dan tidak memancarkan partikel beta. 99mTc merupakan radionuklida paling ideal untuk diagnosis di bidang kesehatan dibandingkan dengan radionuklida lainnya. Lebih dari 80% diagnosis dengan radioisotop di seluruh dunia dan ada sekitar 9 juta prosedur untuk diagnosis menggunakan radioisotop 99mTc. Beberapa metode pemisahan radioisotop 99mTc dari 99Mo telah dikembangkan dan dikomersialkan di antaranya adalah sistem ekstraksi dengan Metil Etil Keton (MEK), sistem kromatografi kolom alumina dan sistem gel Zr-Mo atau Ti-Mo, tetapi hasilnya kurang memuaskan. Polymer Zirconium Compound (PZC) berkapasitas serap tinggi untuk 99Mo, dapat menggunakan 99Mo hasil reaksi (n,g) yang lebih murah dan hasil radionuklida 99mTc lebih terjangkau, teknologi tidak rumit dan proses relatif sederhana. Akhir-akhir ini, sistem generator 99mTc berbasis PZC telah dipelajari secara mendalam, yang meliputi profil elusi 99mTc menggunakan salin, kapasitas serap PZC terhadap 99Mo, lolosan 99Mo dalam eluat 99mTc, kestabilan PZC. Namun pengembangan tersebut baru menggunakan tingkat radioaktivitas 99Mo relatif rendah (maksimum 272 mCi), sedangkan dalam generator 99mTc minimal harus berisi 300 mCi s/d 1000 mCi 99Mo. Dalam penelitian ini telah dilakukan pembuatan kolom Mo-PZC dengan tingkat radioaktivitas tinggi ( 600 dan 800 mCi) dengan menggunakan PZC sebanyak 5,86 dan 4,42 gram. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui unjuk kerja kolom PZC apabila menggunakan radioaktivitas 99Mo 600 mCi dan 800 mCi. Hasil eksperimen diperoleh radioaktivitas 99mTc 243,86 dan 308,59 mCi dengan lolosan 99Mo masing-masing sebesar 1,87 x 10-2 dan 1,32 x 10-2 mCi 99Mo/mCi 99mTc. Matriks 99Mo-PZC mempunyai ukuran patikel lebih kecil, yaitu berkisar antara 0,456 s/d 0,583 mm, yield 99mTc masing-masing adalah 116,0% dan 56,3%. Kata kunci : Generator radioisotop 99Mo/99mTc, radioisotop 99Mo, PZC, lolosan 99Mo The 99Mo/99mTc Radioistope Generator Performance with radioactivity 99Mo 600 and 800 mCi Base on PZC. Radioisotope of 99mTc has half life 6 hours, emit mono-energic gamma ray (140 KeV), easily form complex compound with various kits, and does not emit beta particle. The 99mTc represent ideal radionuclide for diagnosis in health field compared to other radionuclides. More than 80% of the diagnosis in nuclear medicine uses the radionuclide and there are about 9 million procedures for diagnosis all over the world. Some types of generator of 99Mo/99mTc have been developed and commercially used. In the extraction system using Methyl Ethyl Keton (MEK), the produced 99mTc was contaminated MEK, while in chromatography using alumina, the absorbent capacity of alumina for 99Mo is small, and can be used for 99Mo fission product only. Generators using gel of Zr-Mo or Ti-Mo are not reproducible. The generator system developed recently was generator using Polymer Zirconium Compound (PZC) as the adsorbent. PZC have absorbtion capacities for 99Mo, and can be used for 99Mo from (n,g) reaction. The cost of the generator is relatively low, the technology is not complicated and the process is relatively simple. Generator system of 99mTc based on PZC have been studied intensively including elution profile of 99mTc using saline solution, absorbtion capacity of PZC for 99Mo, radionuclide impurities in 99mTc and stability of PZC. However, the radioactivity of 99Mo used is still relatively low (maximum 272 mCi), while in 99Mo/99mTc generator, the radioactivity of 99Mo is in the range of 300 mCi to 1000 mCi 99Mo. In this research, the experiment of generators with high radioactivity of 99Mo (600 up to 800 mCi) was carried out. his research aim to to know performance of the PZC column if using 99Mo radioactivity of 600 mCi and 800 mCi. In this experiment, 99mTc with radioactivity of 243.86 mCi and 308.59 mCi was obtained. The impurity of 99Mo break through were 1.87 x 10-2 and 1.32 x 10-2 mCi 99Mo/ mCi 99mTc. The matrix of 99Mo-PZC have small size, in the range of 0.456 to 0.583 mm, yield of 99mTc are 116,8 % nd 56,3 %. Key words : 99Mo/99mTc isotope generator, 99Mo isotope, PZC, 99Mo break through.
KARAKTERISASI PZC SEBAGAI PENGISI KOLOM GENERATOR 99Mo/99mTc Kadarisman, Kadarisman; Mutalib, Abdul
Urania Jurnal Ilmiah Daur Bahan Bakar Nuklir Vol 17, No 2 (2011): Juni 2011
Publisher : Urania Jurnal Ilmiah Daur Bahan Bakar Nuklir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.445 KB)

Abstract

KARAKTERISASI PZC  SEBAGAI PENGISI KOLOM GENERATOR  99Mo/99mTc. Teknesium-99m merupakan radioisotop utama untuk diagnosis dalam bidang kedokteran nuklir di seluruh dunia. Teknisium-99m diperoleh dari hasil peluruhan 99Mo dalam bentuk generator 99Mo/99mTc dengan menggunakan 99Mo dari hasil fisi 235U.  Molibdenum-99 juga dapat diperoleh dari hasil aktivasi (n,g) dari target molibdenum alam atau diperkaya. Rendahnya radioaktivitas jenis 99Mo hasil aktivasi neutron dan terbatasnya daya serap alumina terhadap molibdenum, menyebabkan 99Mo hasil aktivasi jarang digunakan dalam bentuk generator 99Mo/99mTc. Dengan ditemukannya senayawa polimer anorganik Poly Zirconium Compound (PZC) oleh KAKEN Co dan JAERI, Jepang. Kerja sama penelitian KAKEN Co dan JAERI, Jepang, dengan Pusat Radioisotop dan Radiofarmaka (PRR) BATAN telah berhasil membuat generator radioisotop 99Mo/99mTc dengan tingkat radioaktivitas 300 mCi s/d 10.000 mCi per generator. Sejak 2009, PRR melakukan pengembangan sintesis PZC yang kemudian dilakukan pelapisan TEOS dan telah dicoba untuk kolom generator 99Mo/99mTc. Penelitian ini, dilakukan karakterisasi terhadap eluat 99mTc dari sistem kolom generator 99Mo/99mTc berbasis PZC hasil sintesis PRR. Hasil analisis unsur dalam matriks PZC-TEOS sebelum dicampur dengan 99Mo kandungan unsur Si, Zr, Cl dan Ti berturut turut adalah  66,99%, 29,47% dan 3,54% dan setelah direaksikan dengan 99Mo adalah untuk masing masing unsur O, Si, Cl, Ti, Zr dan Mo berturut turut adalah 31,48%, 5,53%, 1,40%, 1,01%, 40,75% dan 19,84%. Hasil percobaan menggunakan matriks PZC-TEOS yang dilapis dengan cara elusi sebanyak 5 kali, dalam proses elusi diperoleh radioaktivitas 99mTc maksimun pada  1ml ke empat dari 10 ml eluen sebesar 1,388 mCi, efisiensi penyerapan 99Mo sebesar 86,65% dengan kapasitas serap 205 mg Mo/g matriks PZC-TEOS serta yield 99mTc 24,94%. Kata kunci : Generator radioisotop 99Mo/99mTc, radioisotop 99Mo, matriks Zr, Ti, TEOS, yield 99mTc CARACTERITATION OF PZC as 99Mo/99mTc COULUM FILLER. Technesium-99m represent especial radioisotope for diagnosis in the field of nuclear medicine in all the world. Teknisium-99m obtained from result of 99Mo decey  in the form of generator of 99Mo/99mTc by using 99Mo from 235U fission products. Molibdenum-99 also obtainable from activation result (n,g) from molybdenum natural or enriched. Lower of radioactivity of type of 99Mo  result of neutron activation and the limited absorpsion of alumina to molybdenum, causing 99Mo  result of activation seldom be used in the form of 99Mo/99mTc generator. Foundly of inorganic polymer of Poly Zirconium Compound ( PZC) by KAKEN Co and JAERI, Japan. To date, KAKEN Co and JAERI, Japan, have cooperated by Pusat Radioisotop dan Radiofarmaka (PRR), BATAN have succeeded to make generator of radioisotope of 99Mo/99mTc with level of radioactivity 300 mCi s/d 10.000 mCi  generator, respectively. 2009, PRR in pursuance of conducted by development synthesis of PZC veneering of TEOS and have been tried also for column of 99Mo/99mTc generator. In this research, conducted by characterize to 99mTc eluate from column of 99Mo/99mTc generator base on PZC of result of synthesis by PRR. Result of analysis of element in of PZC-TEOS matrix before mixed with 99Mo is content of element of the, Zr, Cl and Ti are 66,99%, 29,47% and 3,54% and after reacted with 99Mo are of element O, The, Cl, Ti, Zr and Mo are 31,48%, 5,53%, 1,40%, 1,01%, 40,75% and 19,84%. Result of attempt use of PZC-TEOS matrix endued by elution as much 5 times, in course of elution obtained  radioactivity of 99mTc maksimun at 1ml to four from 10 ml eluen of equal to 1,388 mCi, efficiency of absorbtion of 99Mo equal to 86,65% with absorbent capacities 205 mg Mo/g of matrix of PZC-TEOS and 99mTc yield 24,94%. Key word : 99Mo/99mTc radioisotope generator, 99Mo, matriks of Zr, Ti, TEOS, 99mTc yield
EVALUASI PROSES PRODUKSI RADIOISOTOP Sm-153 DAN SEDIAAN RADIOFARMAKA Sm-153 EDTMP Kadarisman, Kadarisman; Hastini, Sri; Tahyan, Yayan; Abidin, Abidin; Hafid, Dadang; Lestari, Enny
Jurnal Radioisotop dan Radiofarmaka Vol 9 (2006): jurnal PRR 2006
Publisher : Jurnal Radioisotop dan Radiofarmaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.914 KB)

Abstract

EVALUASI PROSES PRODUKSI RADIOISOTOP Sm-153 DAN SED1AAN RADIOFARMAKA Sm-153 EDTMP. Telah dilakukan percobaan proses produksi radioisotop Sm-153 dan proses penandaan sediaan radiofarmaka Sm-153 EDTMP, yang bertujuan untuk mengevaluasi proses produksi radioisotop Sm-153 dan sediaan radiofarmaka Sm-153 EDTMP di Pusat Radioisotop dan Radiofarmaka, BATAN. Dalam percobaan ini mencakup penyiapan bahan sasaran Sm2O3, pelarutan pasca irradiasi, penetapan konsentrasi radioaktivitas isotop Sm-153, kemurnian radionuklida, proses penandaan senyawa EDTMP, penetapan kemurnian radiokimia dan pH. Dalam percobaan ini diperoleh produk radioisotop Sm-153 dengan radioaktivitas total antara 2845,83 mCi s/d 36963,31 mCi atau dengan konsentrasi radioaktivitas antara 474,30 mCi/ml sampai dengan 6160,55 mCi/ml) berbentuk larutan SmCl3yang masing-masing mempunyai volume 6,0 ml, kandungan samarium 5,76 mg/ml dan dengan kemurnian radionuklida dari produk radioisotop Sm-153 adalah 100 %. Semua produk sediaan radiofarmaka Sm-153 EDTMP memenuhi syarat konsentrasi radioaktivitas, kandungan Sm, kemurnian radiokimia dan pH. Konsentrasi radioaktivitas sediaan radiofarmaka Sm-153 EDTMP minimum 37,50 mCi/ml dan yang terbesar 283,50 mCi/ml, sebanyak 8 buah larutan mempunyai pH 7,5, sedangkan yang lainnya ( 2 buah larutan ) mempunyai pH sebesar 8,5. Kemurnian radiokimia sediaan raiofarmaka Sm-153 EDTMP berkisar antara 90,00 % sampai dengan 98,76 %. Kata Kunci : Evaluasi, Radioisotop, Radiofarmaka, Sm-153, Sm-153 EDTMP EVALUATION OF RADIOISOTOPE PRODUCTION PROCESS OF Sm-153 AND Sm-153 EDTMP RADIOPHARMACEUTICALS. Experiments on the process of Sm-153 radioisotope and labeling of Sm-153 EDTMP radiopharmaceuticals were carried out, as a purpose for evaluation of Sm-153 radioisotope and Sm-153 EDTMP process production in Center for Radioisotope and Radiopharmaceuticals, National Nuclear Energy Agency. This experiments included preparation of Sm2O3target, dissolution of post irradiation, determination of radioactivity concentration of Sm-153 radioisotope, radionuclide purity, EDTMP labeling, determination of radiochemicals purity and pH. In these experiments the total radioactivity Sm-153 product is about 2845.83 mCi to 36963,31 mCi, or with the radioactivity concentration between 474,30 mCi/ml and 6160,55 mCi/ml in the SmCl3solution form. The volume is 6.0 ml, the samarium content is 5.76 mg/ml and the radionuclide purity of Sm-153 is 100 %. All of the Sm-153 EDTMP radiopharmaceuticals product are fullfilled requirements the radioactivity concentration, Sm content, radiochemical purity and pH. The radioactivity concentration of Sm-153 EDTMP radiopharmaceuticals is 37,50 mCi/ml(minimum) to 283,50 mCi/ml (highest). The pH 7.5 were 8 products, and the rest are pH 8.5. Radiochemical purity of Sm-153 EDTMP are round about 90.00 % to 98,76 %. Key Words : evaluation, radioisotope, radiopharmaceutical, Sm-153, Sm-153 EDTMP
PEMISAHAN FRAKSI OSMIUM DAN IRIDIUM DALAM MATRIKS OSMIUM ALAM PASCA IRADIASI DENGAN TEKNIK EKSTRAKSI PELARUT Kadarisman, Kadarisman; Lubis, Hotman; Sriyono, Sriyono; Abidin, Abidin
Jurnal Radioisotop dan Radiofarmaka Vol 10 (2007): JURNAL PRR 2007
Publisher : Jurnal Radioisotop dan Radiofarmaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.162 KB)

Abstract

PEMISAHAN FRAKSI OSMIUM DAN IRIDIUM DALAM MATRIKS OSMIUM ALAM PASCA IRADIASI DENGAN TEKNIK EKSTRAKSI PELARUT. Generator Osmium – Iridium ada dua macam, yaitu generator radioisotop 191Os – 191mIr dan 194Os – 194Ir. Radioisotop 191mIr dan 194Ir digunakan di bidang kesehatan, terutama untuk diagnosis fungsi ginjal dengan metoda Angiografi. Dalam penelitian ini dilakukan pemisahan 191Os dari 192Ir melalui tahapan tahapan penelitian; penyiapan target Osmium alam, iradiasi target, perlakuan target teriradiasi, yang meliputi pengangkutan target teriradiasi ke fasilitas hot cell, pembukaan tabung dan pelarutan, serta proses pemisahan Osmium teriradiasi dengan ekstraksi pelarut menggunakan CCl4. Analisis radionuklida 191Os dan 192Ir menggunakan spektrometer gama. Dari hasil percobaan ini diperoleh radionuklida 191Os dan 192Ir dalam Osmium alam teriradiasi masing-masing sebesar 87,88 µCi dan 20,01 µCi saat pemisahan. Radionuklida 191Os dapat dipisahkan dari pengotor radionuklida 192Ir dengan radioaktivitas total 14,83 µCi dengan efisiensi pemisahan sebesar 16,88% pada akhir pemisahan. Hal ini menunjukkan kemungkinan dapat dipreparasi radionuklida 191Os atau 194Os untuk bahan generator 191Os/191mIr dan 194Os/194Ir. Kata Kunci : Osmium-191, Iridium-192, Ekstraksi, Generator 191Os/191mIr atau 194Os/194Ir THE SEPARATION OF FRACTION OF OSMIUM AND IRIDIUM IN OSMIUM MATRIX IRRADIATED WITH THE EXTRACTION LIQUID TECHNIQUE. Generator Osmium - Iridium there is 2 kinds of, that is radioisotope generator 191Os/191mIr dan 194Os/194Ir. Radioisotope 191mIr and 194Ir used in health area, especially to be diagnosed to a kidney function with the Angiography method. In this development conducted separation 191Os from 192Ir through research step; experienced Osmium target preparation, target irradiation, treatment of target irradiated, covering the transportation of target irradiated to facility of hot cell, opening save and dissolution, and also separation process of Osmium irradiated by solvent extraction use the CCL4. Analysis the radionuclide of 191Os and 192Ir use the gamma spectrometer. From this attempt result is obtained 191Os and 192Ir in Osmium irradiated each of 87,88 µCi and 20,01 µCi of dissolution moment. Radionuclide 191Os is detachable from 192Ir radionuclide impurities with the total radioactivity 14,83 µCi with the dissolution efficiency of equal to 16,88% by the end of dissolution. This matter show the possibility earn the preparation radionuclide 191Os atau 194Os for the substance of generator 191Os/191mIr or 194Os/194Ir. Keywords : Osmium-191, Iridium-192, Extraction, 191Os/191mIr or 194Os/194Ir Generator.
PROSES UJI KUALITAS PRODUK Mo-99 HASIL BELAH U-235 DI PUSAT PRODUKSI RADIOISOTOP PERIODE 1995 -1996 Kadarisman, Kadarisman; Komala, Imas; Gunawan, Adang Hardi; Suparman, Ibon; Sayad, M.; Djoharly, Djoharly; Sovilawati, Evi; Ramli, Martalena; Ritonga, Togar M.; Tahyan, Yayan; Hafid, Dadang; Herlina, Herlina; Karyadi, Karyadi; Lestari, Enny; Sarmini, Endang; Mujinah, Mujinah; Kurniasih, Dede
Jurnal Radioisotop dan Radiofarmaka Vol 1, No 2 (1998): JURNAL PRR 1998
Publisher : Jurnal Radioisotop dan Radiofarmaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ROSES UJI KUALIT AS PRODUK 99Mo HASIL BELAH 235U DI PUSAT PRODUKSI RADIOISOTOP PERIODE 1995 -1996. Telah dilakukan evaluasi kualitas produk 99Mo hasil belah 235U. Konsentrasi radioaktivitas, kemurnian radionuklida, pengotor radionuklida pemancar gamma dan alfa telah dibahas. Sebanyak 44 buah cuplikan produk 99Mo yang diproses dari Januari 1995 sampai dengan Juni 1996 di Pusat Produksi Radioisotop - BATAN, telah diperiksa dan dievaluasi memenuhi persyaratan kualitas sesuai yang ditetapkan oleh Medy-Physics Inc dan layak digunakan untuk pembuatan generator 99Mo - 99mTc. Konsentrasi radioaktivitas produk 99Mo berkisar dari 280 mCi/mL sampai dengan 4500 mCi/mL pada saat kalibrasi. Konsentrasi radioaktivitas total pengotor radionuklida pemancar alfa yang ditetapkan dengan pencacah alfa Eberlin berkisar antara 0,04 x 10-7 µCi/mCi 99Mo sampai dengan 4,55x10-7 µCi/mCi 99Mo, yang menunjukkan semua produk 99Mo yang dianalisis memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan, maksimum 1,0 x 10-6 µCi/mCi 99Mo. Demikian juga konsentrasi radioaktivitas pengotor radionuklida pemancar gamma tidak ada yang melampaui persyaratan yang telah ditetapkan, yaitu 131I < 0,05 µCi/mCi 99Mo, 103Ru < 0,05 µCi/mCi 99Mo dan total nuklida pemancar gamma yang lain < 0,1 µCi/mCi 99Mo. Konsentrasi radioaktivitas nuklida pengotor 131I terbesar adalah 0,0125 µCi/mCi 99Mo, untuk 103Ru 0,032 µCi/mCi 99Mo, dan untuk total nuklida lainnya 0,08031 µCi/mCi 99Mo. Nuklida pemancar gamma yang paling dominan mengotori produk 99Mo hasil belah 235U adalah radioiodium yang terdiri dari isotop 133I(dalam 42 batch), 132I(dalam 37 batch) dan isotop 133I (dalam 39 batch). Sedangkan yang paling sedikit adalah nuklida 140Ba dan 132Tc, masing­ masing dalam 1 batch dari jumlah 44 batch. QUALITY CONTROL PROCESS OF 99Mo FISSION PRODUCT IN RADIOISOTOPE PRODUCTION CENTER 1995 - 1996. Quality evaluation of 99Mo fission was carried out. Radioactive concentration, impurities of gamma and alpha emitting radionuclides were investigated. Fourty four batches of 99Mo were processed from January 1995 to June 1996 in Radioisotope Production Center - BATAN, were investigated for the agreement with the quality requirement set out by Medy-Physics Inc. and their suitability for 99mTc generator production. Radioactive concentration of 99Mo solutions were found between 280 mCi/mL to 4500 mCi/mL at calibration time. Radioactive concentration of total alpha emitting impurities were between 0,04 x 10-7 µCi/mCi 99Mo to 4,55 x 10-7 µCi/mCi 99Mo which complied with the impurity limit of 1.0 x 10-6 µCi/mCi 99Mo at calibration time. Radioactive concentration of gamma emitting impurities of all 44 99Mo solutions complied with quality requirements set out by Medy-Physics Inc. i.e. 131I < 0.05 µCi/mCi 99Mo, 103Ru <0.05 µCi/mCi 99Mo and others gamma emitter < 0.1 µCi/mCi 99Mo. The highest radioactive concentartion of impurities observed were 0.0125 µCi 131I/mCi 99Mo, 0.032 µCi 103Ru/mCi 99Mo and other was 0.0803 µCi/mCi 99Mo. Major gamma enitting impurities were radioiodine, i.e: 131I in 42 batches, 132I in 37 batches and 133I in 39 batches, while 140Ba and 132Te were only observed in one batch.
OPTIMASI KONDISI SPEKTROMETER ALFA DENGAN DETEKTOR ION-IMPLATED SILIKON DI PUSAT PRODUKSI RADIOISOTOP Kadarisman, Kadarisman; Mutalib, Abdul; Gunawan, Adang Hardi; Lubis, Hotman; Lestari, Enny; Mujinah, Mujinah; Hafid, Dadang
Jurnal Radioisotop dan Radiofarmaka Vol 1, No 1 (1998): Jurnal PRR 1998
Publisher : Jurnal Radioisotop dan Radiofarmaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1935.418 KB)

Abstract

OPTIMASI KONDISI SPEKTROMETER ALFA DENGAN DETEKTOR ION­IMPLATED SILIKON DI PUSAT PRODUKSI RADIOISOTOP. Telah dilakukan penetapan kondisi optimum spektrometer alfa yang dibubungkan dengan detektor silikon yang diimplantasi ion dengan standar sumber radiasi alfa campuran 239Pu, 241Am dan 244Cm.Pengamatan meliputi penetapan jarak antara cuplikan dengan detektor, tingkat kevakuman, batas deteksi alat dan penetapan efisiensi pencacahan dari masing-masing radionuklida. Dari percobaan diperoleh hasil kondisi optimum yaitu, jarak antara detektor dengan standar 1- 2 cm, tekanan kevakuman -1050 mbar, batas deteksi 5,1 dpm dan efisiensi pencacahan masing-masing untuk 239Pu (5157 keV) 10.6%, 241Am(5486 keV) 10,3% dan 244Cm(5805 keV) 9,9%. OPTIMIZATION OF ALPHA SPECTROMETER COUPLED TO ION-IMPLANTED SILICON DETECTOR IN RADIOISOTOPE PRODUCTION CENTER. The optimization of alpha spectrometer coupled to an ion-implanted silicon detector was carried out using an alpha radiation mixed standard source containing radionuclides of 239Pu, 241Am and 244Cm. This experiment involved the determination of the optimum distance between a radiation source and the detector surface, the pressure of the vacuum chamber, and the detection limit and the efficiency of the detector. The results show that the optimum distance between the radiation source and the detector is 1-2 cm; the pressure is -1050 mbar; the detection limit is 5.1 dpm, and the efficiencies for 239Pu ( 5157 keV), 24lAm (5486 keV) and 244Cm(5805 keV) are 10.6%, 10.3% and 9.9%, respectively.
UNJUK KERJA GENERATOR 99Mo/99mT DENGAN RADIOAKTIVITAS 99Mo 600 DAN 800 mCi BERBASIS PZC Kadarisman, Kadarisman; Gunawan, Adang Hardi; Lubis, Hotman; Herlina, Herlina; Sriyono, Sriyono; Abidin, Abidin
Jurnal Radioisotop dan Radiofarmaka Vol 12 (2009): JurnaL PRR 2009
Publisher : Jurnal Radioisotop dan Radiofarmaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK UNJUK KERJA GENERATOR 99Mo/99mTc DENGAN  RADIOAKTIVITAS 99Mo 600 DAN 800 mCi  BERBASIS  PZc. Radioisotop 99mTc mempunyai umur paro pendek (6 jam), pemancar sinar gamma mono-energik (140 KeV), mudah membentuk senyawa komplek dengan berbagai kit, dan tidak memancarkan partikel beta, maka 99mTcmerupakan radionuklida paling ideal untuk diagnosis dibidang kesehatan dibandingkan dengan radionuklida lainnya, sehingga diagnosis kedokteran nuklir menggunakan radionuklida ini lebih 80% dari diagnosis menggunakan radioisotop di seluruh dunia dan ada sekitar 9 juta prosedur untuk diagnosis. Beberapa jenis generator 99Mo/99mTc telah dikembangkan dan dikomersialkan, sistem ekstraksi menggunakan Metil Etil Keton (MEK), produk 99mTc terkontaminasi MEK, system kromatografi alumina, kapasitas serap alumina untuk 99Mo kecil, harus menggunakan 99Mo fisi, sistem gel Zr-Mo atau Ti-Mo tidak reprodusibel, yang terakhir adalah sistem Polymer Zirconium Compound (PZC). PZC berkapasitas serap tinggi untuk 99Mo,dapat menggunakan 99Mo hasil reaksi (n,y) yang lebih murah dan hasil radionuklida 99mTclebih terjangkau, teknologi tidak rumit dan proses relatif sederhana. Akhir-akhir ini, sistem generator 99mTc berbasis PZC telah dipelajari secara mendalam meliputi profit elusi 99mTc menggunakan salin, kapasitas serap PZC terhadap 99Mo, kemurnian radionuklioda 99mTcdan kestabilan PZC. Namun perkembangan pengembangan itu baru menggunakan tingkat radioaktivitas 99Mo relatif rendah (maksimum 272 mCi), sedangkan dalam generator 99mTcminimal harus berisi 300 mCi sid 1000 mCi 99Mo. Dalam penelitian ini telah dilakukan pembuatan kolom Mo-PZC dengan tingkat radioaktivitas tinggi (600dan 800 mCi) dengan menggunakan PZC sebanyak 5,86 dan 4,42 gram. Dalam eksperimen ini diperoleh radioaktivitas 99mTc243,86 dan 308,59 mCi dengan kemurnian radionuklida masing-masing sebesar 1,87 x 10-2 dan 1,32 x 10-2 ~Ci 99Mo/mCi 99mTc.Matriks 99Mo_PZC mempunyai ukuran patikel lebih kecil, yaitu berkisar antara 0,456 sid 0,583 I-lm.Kata kunci : Generator radioisotop 99Mo/99mTc,radioisotop 99Mo,PZC, lolosan 99Mo ABSTRACT PERFORMANCE OF 99Mo/99mTc GENERATORS WITH 600 AND 800 mCi RADIOACTIVITY OF 99Mo BASED ON PZC. Radioisotope of 99mTchas half life of 6 hours, emit mono-energic gamma ray (140 KeV), easily form complex compound with various kit, and does not emit beta particle. The 99mTc represents ideal radioisotope for diagnosis in health field compared to other radionuclides. More than 80% of the diagnosis in nuclear medicine uses the radionuclide and there is about 9 million procedures for diagnosis all over the world. Some types of generator of 99Mo/99mTchave been developed and commercially used. In the extraction system using Methyl Ethyl Keton (MEK), the produced 99mTcwas contaminated by MEK, while in chromatography using alumina, the absorbent capacity of alumina for 99Mo is small and can be used for 99Mo fission product only. Generators using gel of Zr-Mo or Ti-Mo are not reproducible. The generator system developed recently was generator using Polymer Zirconium Compound (PZC) as the adsorbent. PZC have high absorption capacities for 99Mo and can be used for 99Mo from (n,y) reaction. The cost of the generator is relatively low, the technology is not complicated and the process is relatively simple. Generator system of 99mTc based on PZC have been studied intensively including elution profile of 99mTcusing saline solution, absorbtion capacity of PZC for 99Mo, radionuclide impurities in 99mTcand stability of PZC. However, the radioactivity  of  99 Mo used is still relatively low (maximum 272 mCi), while in 99Mo/99mTcgenerator, the radioactivity of 99Mo is in the range of 300 mCi to 1000 mCi 99Mo. In this research, the experiment of generators with high radioactivity of 99Mo (6 mCi) was carried out. In this experiment, 99mTc with  radioactivity of 243.86 and 308.59 mCi was obtained. The Impurity of 99Mo break through were 1,87 x 10-2 and 1,32 x 102 f.!Ci 99Mo/mCi 99mTc.The matrix of 99It10-PZChave small size, in the range of 0,456 to 0,583 f.!m.Key words : 99Mo/99mTc isotope generator, 99Mo isotope, PZC, 99Mo break through.00 – 800
PELATlHAN PROGRAM INKUBATOR BISNIS DI SEKOLAH MENENGAH UMUM NEGERI KALASAN SLEMAN TAHAP I Priyanto, Priyanto; Kadarisman, Kadarisman; Utomo, Pramudi
INOTEK Vol 1, No 2 (2000): Januari 2000
Publisher : LPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Kegiatan  pen gab dian  kepada  masyarakat   yang  merupakan   Pelatihan   Program  Inkubator   Bisnis  ini diperuntukkan    bagi siswa-siswa  SMUN Kalasan  yang tahun  ini merupakan  tahun (tahap)  pertama.  Secara umum tujuan  yang ingin dicapai  dengan program  ini adalah  bahwa  setelah  peserta  selesai mengikuti  kegiatan  sampai  dengan  tahap  III, peserta  memiliki  pengetahuan, kemampuan  dan keterampilan  untuk memelihara,  merawat,  dan memperbaiki  komputer,  Dengan pengetahuan,   kemampuan  dan keterampilan  yang dimiliki tersebut  diharapkan  mereka  dapat hidup mandiri,  menggunakan   kemampuan  dan  keterampilannya untuk   berwirausaha     sehingga    dapat   dimanfaatkan    untuk   menopang    kehidupan    keluarganya,     atau  paling   tidak   untuk meningkatkan   taraf  hidupnya,   Secara  khusus  tujuan  yang  ingin  dicapai  pad a kegiatan  tahap  awal  ini  adalah  para  peserta memiliki   pengetahuan    dan  kemampuan   dasar  tentang   komputer   yang  meliputi   bagian-bagian    beserta   fungsi  dan  prinsip kerjanya. Metode   yang  digunakan   dalam  rangka  pelaksanaan    program   inkubator   bisnis   di  SMU  Kalasan   ini  adalah   dengan menggunakan  pendekatan  teori dan praktek. Teori diberikan sebelum praktek. Dalam menyampaikan  teori, pengabdi menunjukkan komponen-komponen     yang  dijelaskan   beserta  prinsip  kerjanya.  Disamping   itu peserta  memberikan   penjelasan   singkat  apa dan bagaimana  komputer  bisa bekerja.  Dalam  kegiatan  praktek,  peserta  dibimbing  agar berani  mencoba,   dengan  asumsi jika keberanian   telah ada dihati  perserta  maka untuk melaksanakan   praktek  akan dapat berjalan  dengan  lancar. Hasil  dari  kegiatan  ini adalah  telah  berhasil  dilakukan  pelatihan   dengan   dengan  materi  perawatan,   pemeliharaan    dan perbaikan  komputer  yang  sifatnya  masih  sangat  dasar. Materi  yang telah  diberikan  adalah  sebagai  berikut  : (a). Pengenalan Hard Ware, (b). Pen genal an Card (lIO monitor),  (c). Pengenalan  Setup Bios, (d). Pemasangan   alat pendukung  (disk drive, hard disk), (e). Sistem  Operasi  (DOS, LAN), dan (f). Perawatanlpemeliharaan    komputer. Kata kunci  : P3HP, Inkubator  bisnis,  SMU Kalasan
PENAMBAHAN OKSIDATOR NaOCl UNTUK PENINGKATAN EFISIENSI PEMISAHAN 99mTc DARI KOLOM GENERATOR 99Mo/99mTc BERBASIS PBZ-TEOS Kadarisman, Kadarisman; Herlina, Herlina; Sholikha, Umi Nur
Urania Jurnal Ilmiah Daur Bahan Bakar Nuklir Vol 19, No 1 (2013): Februari 2013
Publisher : Urania Jurnal Ilmiah Daur Bahan Bakar Nuklir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1230.854 KB)

Abstract

ABSTRAKPENAMBAHAN OKSIDATOR NaOCl UNTUK PENINGKATAN EFISIENSI PEMISAHAN 99mTcDARI KOLOM GENERATOR 99Mo/99mTc BERBASIS PBZ-TEOS. Generator 99Mo/99mTc sangatdibutuhkan oleh rumah sakit di Indonesia dan digunakan untuk penyiapan sediaan radiofarmakaberbasis 99mTc secara rutin bagi keperluan diagnosa berbagai penyakit infeksi, inflamasi dankanker. Badan Tenaga Nuklir Nasional, khususnya Pusat Radioisotop dan Radiofarmaka (PRR)yang bekerja sama dengan Chiyoda Co. dan Japan Atomic Energy Agency (JAEA) dari Jepangtelah berhasil melakukan percobaan pembuatan kolom generator radioisotop 99Mo/99mTc berbasisPZC dengan tingkat radioaktivitas sebesar 5000 mCi. Saat ini, PRR sedang melakukan penelitiandan pengembangan generator radioisotop 99Mo/99mTc dengan menggunakan bahan penyerapPolimer Berbasis Zirkonium terlapis Tetra Etil Orto Silikon (PBZ-TEOS) yang disintesis PRR.Dalam penelitian ini menggunakan induk radioisotop 99Mo dengan radioaktivitas 22,41 mCi dan123,3 mCi. Untuk melihat yield radioisotop 99mTc yang dihasilkan telah dilakukan penggunaanoksidator NaOCl dengan variasi konsentrasi 0,25%, 0,5%, 0,75% dan 1,00%. Pengamatan yangdilakukan adalah menetapkan efisiensi penyerapan PBZ-TEOS terhadap radioisotop 99Mo danyield 99mTc. Penetapan efisiensi penyerapan 99Mo ke dalam PBZ-TEOS produk PRR sebesar99,76%, Yield 99mTc maksimum 14,37% pada konsentrasi NaOCl 1,00%.Kata kunci: Generator 99Mo/99mTc, NaOCl, 99Mo, PBZ-TEOS, yield 99mTc.ABSTRACTNaOCl OXIDANT ADDITION TO INCREASE THE SEPARATION EFFICIENCY OF PZCBASED99Mo/99mTc GENERATOR COLUMN. 99Mo/99mTc generatoris needed by hospitalsinIndonesia and used for the preparation of99mTc based radiopharmaceutical preparation forroutine diagnostic purposes of infectious diseases, inflammation and cancer. The NationalNuclear Energy Agency, particularly Center for Radioisotope and Radiopharmaceutical (CRR), incollaboration with Chiyoda Co. and the Japan Atomic Energy Agency (JAEA) of Japan havesuccessfully experimented the manufacture of PZC-based 99Mo/99mTc radioisotope generatorcolumn to a radioactivity level of 5000 mCi. Currently, the CRR is conducting research anddevelopment on the synthesis of 99Mo/99mTc radioisotope generator using an absorbent materialof Polymer Based Zirconium coated with Tetra Ethyl Ortho Silicate (PBZ-TEOS). In this study, the experiment uses 99Mo parent radioisotope of 22.41 mCi and 123.3 mCi. To studythe resultingyield of 99mTc radioisotope, the experiment was done with variations of NaOCl oxidantconcentration of 0.25%, 0.5%, 0.75% and 1.00%. Observations performed in the experimentincludes the PBZ-TEOS absorption efficiency of the99Mo radioisotope and the 99mTc yield. It wasfound that the absorption efficiency of 99Mo by PBZ-TEOS of CRR products was 99.76% at aNaOCl concentration of 1.00% and the maximum 99mTc yield at a NaOCl concentration of 1.00%was 14.37%.Keywords: 99Mo/99mTc generator, NaOCl, 99Mo, PBZ-TEOS, 99mTc yield.
Stability of Silver Nanoparticles as Imaging Materials Sholikhah, Umi Nur; Pujiyanto, Anung; Lestari, Enny; Sarmini, Endang; Widyaningrum, Triani; Kadarisman, Kadarisman; Triyanto, Triyanto; Puspitasari, Putri
The Journal of Pure and Applied Chemistry Research Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Chemistry Department, The University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpacr.2016.005.03.295

Abstract

Determining the stability of silver nanoparticles is a very important process. It was associated with unwanted metal charge and materials properties. Therefore, we studied to synthesis and stability of silver nanoparticles (AgNPs). The synthesis was performed by reduction method used sodium borohydride (NaBH4). Silver nitrate solution 0.0005 M in 1 mL was reduced using 1 mL 0.002 M of NaBH4. Then a 40.0 mL of polyvinylpyrrolidone 0.3% and 20 mL of 1.5 N NaCl was added to the mixture. Characterization of silver nanoparticles is undertaken using spectrophotometer UV-Vis, transmission electron microscopy, particle size analyzer and zeta potential. The stability of products is observed for 5 times using spectrophotometer UV-Vis. The product was characterized by determining its surface plasmon resonance (SPR) of AgNPs and the result was obtained at 403 nm. The size of AgNPs was 20 nm using tomography emission microscopy analysis and the particle size distribution give 5.8 nm. The dielectric charge was 53 mV. The stable AgNPs showed no significant SPR shift at 402±0.89 nm wavelength during 5 days observation. Based on the size and stability, it was suitable for imaging materials.