Articles

Sintesis 3-(3,4-Dimetoksifenil)-Propanal sebagai Senyawa Antara dalam Pembuatan Turunan Antiboitik C-9154 dari Minyak Daun Cengkeh Ngadiwiyana, Ngadiwiyana; Ismiyarto, Ismiyarto; Jumina, Jumina; Anwar, Chairil
Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi Vol 11, No 2 (2008): Volume 11 Issue 2 Year 2008
Publisher : Chemistry Department, Faculty of Sciences and Mathematics, Diponegoro University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.262 KB)

Abstract

Telah dilakukan sintesis senyawa antara 3-(3,4-dimetoksifenil) propanal dalam pembuatan turunan antibiotik C-9154 sebagai upaya perluasan poemanfaatan minyak kayu cengkeh. Eugenol merupakan komponen utama minyak daun cengkeh yang dapat diisolasi menggunakan pelarut natrium hidroksida. Pemanfaatan senyawa ini masih sangat terbatas, sehingga perlu dilakukan upaya pengubahan eugenol menjadi senyawa turunannya yang lebih berdaya guna. Salah satunya, eugenol dapat diubah menjadi senyawa 3-(3,4-dimetoksifenil)-propanal, senyawa tersebut digunakan sebagai bahan untuk mensintesis senyawa turunan antibiotik C-9154. Dalam penelitian ini digunakan bahan dasar metileugenol hasil metilasi eugenol. Reaksi hidroborasi metileugenol menggunakan reagen H3B:dietileter secara in situ dengan mereaksikan NaBH4 dan BF3:dietileterat pada suhu 0 „aC dan kondisi inert yang dibuat dengan mengalirkan gas nitrogen ke dalam sistem. Hasil reaksi dianalisis menggunakan metode spektroskopi inframerah dan spektroskopi massa. Oksidasi 3-(3,4-dimetoksifenil)-1-propanol menjadi 3-(3,4-dimetoksifenil)-propanal menggunakan oksidator piridinium klorokromat menggunakan pelarut diklorometan, dan direfluks selama 3 jam pada suhu reaksi 30 oC. Hasil reaksi dianalisis mengunakan metode spektroskopi inframerah, spektroskopi massa dan 1H-NMR. Hasil reaksi hidroborasi metileugenol merupakan cairan berwarna kekuningan dengan rendemen 81,29%, analisis spektra inframerah dan spektroskopi massa menunjukkan senyawa hasil adalah 3-(3,4-dimetoksifenil)-propanol. Hasil reaksi oksidasi 3 -(3,4-dimetoksifenil)-propanol didapat cairan berwarna coklat kehitaman dengan rendemen sebesar 71,3 %. Hasil analisis menunjukkan bahwa senyawa hasil adalah 3-(3,4-dimetoksifenil)-propanal. Selanjutnya senyawa ini dapat digunakan sebagai bahan dasar sintesis turunan antibiotic C-9154.Kata kunci: Eugenol, 3-(3,4-dimetoksifenil)-propanal dan turunan antibiotik C-9154
Structural, Antioxidant and Antivarial Studies of C-3-nitrophenyl CALIX[4]resorcinarene M Yamin, Bohari; M Abosadiya, Hamza; Aisah Hasbullah, Siti; Jumina, Jumina
International Journal on Advanced Science, Engineering and Information Technology Vol 4, No 3 (2014)
Publisher : International Journal on Advanced Science, Engineering and Information Technology

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (799.701 KB)

Abstract

The calix[4]arene derivative C-3-nitrophenylcalix[4]resorcinarene was synthesized by using one-pot reaction of resorcinol with 3-nitrobenzaldehyde in the presence of concentrated HCl. The compound  was characterized by IR, 1H and 13C NMR spectroscopy. X-ray crystallographic study showed that this compound crystallized in a triclinic system with space group of Pī and the unit cell dimensions, a = 10.6143(3) Å ,b = 13.6262(4) Å, c = 14.7971(5) Å, α = 102.813(3)°, β = 110.917(3)°, γ = 90.885(2)°. V= 1938.78(11) Å3 and Z =2. The biological Studies were also investigated. It has a stromg antioxidant property and high antiviral activity against HSV-1 . Cytotoxicity testing on Vero cells showed that it is non-toxic, with a CC50 of more than 0.4 mg/mL. Moderate antibacterial activity.
SINTESIS TURUNAN POLIEUGENOL SEBAGAI CARRIER BAGI RECOVERY LOGAM BERAT DENGAN TEKNIK MEMBRAN CAIR Djunaidi, M. Cholid; Lusiana, Retno A.; Wibawa, Pratama J.; Siswanta, Dwi; Jumina, Jumina
REAKTOR Volume 13, Nomor 1, Juni 2010
Publisher : Dept. of Chemical Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.388 KB)

Abstract

Telah dilakukan sintesis senyawa asam poliuegenoksi asetat dan polieugenoksi asetil piridil karbinolat (suatu turunan polieugenoksi asetat dengan gugus aktif N) dari eugenol. Hasil sintesis digunakan sebagai ekstraktan logam berat dengan metode transport membran cair. Analisis struktur polimer yang terbentuk dilakukan dengan spektrometer infra merah, 1H NMR, KLT, dan uji kelarutan. Penentuan berat molekul relatif polimer menggunakan metode viscometer Ubbelohde. Transport logam dilakukan dengan Membran Cair Ruah (BLM) menggunakan sel gelas tipe U terhadap campuran logam Cu (II), Fe (III), Ni (II), Cd (II), Zn (II), dan Cr (III) kesemuanya dalam bentuk garam klorida. Transport dilakukan pada fasa umpan dan penerima HCl, konsentrasi logam masing-masing 50 ppm. Penentuan konsentrasi ion logam di fasa penerima sebelum dan sesudah transport dilakukan dengan spectrofotometer serapan atom, sedangkan perubahan pH yang menyertai diukur dengan pH meter. Hasil sintesis polieugenoksi asetat dan polieugenoksi asetil piridil karbinolat berupa serbuk amorf berwarna merah bata sampai coklat tua, dengan berat molekul 5.980.854 gram/mol dan 5.602.282 gram/mol. Hasil transport terhadap campuran logam menunjukkan polieugenoksi asetat dan polieugenoksi asetil piridil karbinolat dengan gugus N hasil sintesis mampu mentransferkan  campuran logam ke fasa penerima dengan urutan logam hard  (Cr (III) dan Fe (III)) > logam borderline (Ni (II), Zn (II) dan Cu (II)), logam soft Cd (II).
UJI AKTIVITAS PENGHAMBATAN POLIMERISASI HEME (1)-N-(2-NITROBENZIL)-1,10- FENANTROLINIUM IODIDA DAN (1)-N-(4-NITROBENZIL)-1,10- FENANTROLINIUM IODIDA SECARA IN VITRO Nurani, Laela Hayu; Utami, Dwi; Widyaningsih, Wahyu; Narwanti, Iin; Nurwening, Eti; Jumina, Jumina
Pharmaciana Vol 4, No 2 (2014): Pharmaciana
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.12 KB)

Abstract

The inhibitory activity of heme polymerization of (1)-N-(2-nitrobenzyl)-1,10- phenantrolinium iodide and (1)-N-(4-nitrobenzyl)-1,10-phenantrolinium iodide have been done. This study aims to analyse the (1)-N-(2-nitrobenzyl)-1,10-phenantrolinium iodide and (1)-N-(4-nitrobenzyl)-1,10-phenantrolinium iodide as inhibitory of polimerization heme. Analysis of heme inhibtory polimerization activity used the experimental in vitro method. The activity showed by IC50 (the capable concentration of extract to inhibiting polymerization heme by 50% ). The IC50 value acquired by probit analysis. Assess IC50 of (1)-N-(2-nitrobenzyl)- 1,10-phenantrolinium iodide not to be identified, (1)-N-(4-nitrobenzyl)-1,10-phenantrolinium iodide and chloroquine by successively are 0,571±0,071; 25,498±1,876 mg/mL. The result showed the (1)-N-(4-nitrobenzyl)-1,10-phenantrolinium iodide had the highest value of the heme polymerization inhibitory activity than chloroquin, (1)-N-(2-nitrobenzyl)-1,10- phenantrolinium iodide hadn’t the heme polymerization inhibitory activity.
GREEN REDUKSI P- ANISALDEHIDA DAN VANILIN Firdaus, Maulidan; Jumina, Jumina; Anwar, Chairil; Lerrick, Reinner I
Alchemy Jurnal Penelitian Kimia Vol 7, No 1 (2008)
Publisher : Alchemy Jurnal Penelitian Kimia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sintesis menggunakan prosedur sederhana, efisien energi, dan relatif cepat untuk mereduksi p-anisaldehida dan vanilin berdasarkan prinsip - prinsip green chemistry telah dilakukan. reduksi p-anisaldehida dilakukan dengan cara penggerusan p-anisaldehida dan NaBH4 dengan jumlah mol yang sama pada pemperatur kamar tanpa pelarut. reduksi vanilin dilakukan dengan NaBH4 pada temperatur kamar dengan sejumlah kecil pelarut metanol menggunakan mortar dan pestel. penentuan struktur produk reaksi dilakukan dengan metode spektroskopi (IR, 1H-NMR, dan GC-MS). pada penelitian ini, reduksi p-anisaldehida dan vanilin menghasilkan 4-metoksibenzil alkohol dan 4-hidroksi-3-metoksibenzil alkohol dngan rendemen berturut-turut sebesar 98% dan 89%.
ADSORPSI ION LOGAM Pb(II) dan Cr(III) OLEH POLI 5ALLILKALIKS[4]ARENA TETRAESTER Handayani, Desi Suci; Jumina, Jumina; Siswanta, Dwi; Mustofa, Mustofa
Jurnal Manusia dan Lingkungan (Journal of People and Environment) Vol 19, No 3 (2012)
Publisher : Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1.84 KB)

Abstract

abstrak
PEMANFAATAN SENYAWA POLI-MONOALILOKSI-KALIK[6]ARENA SEBAGAI ANTIDOTUM KERACUNAN KADMIUM PADA MENCIT Prabawati, Susy Yunita; Jumina, Jumina; Mustofa, Mustofa; Santosa, Sri Juari
Jurnal Manusia dan Lingkungan (Journal of People and Environment) Vol 20, No 2 (2013)
Publisher : Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1.84 KB)

Abstract

Pada penelitian ini dipelajari kemampuan dari senyawa poli-monoaliloksi-kaliks[6]arena (PMK[6]H) sebagai antidotum keracunan Cd pada mencit. Penelitian ini mengikuti rancangan acak lengkap dengan menggunakan mencit jantan, galur Balb/C, sehat, umur 2-3 bulan dan mempunyai bobot badan yang seragam. Subjek uji sebanyak 30 ekor dikelompokkan menjadi 6 kelompok. Kelompok 1 adalah kelompok mencit yang diberi pakan normal dan larutan CMC 0,5%. Kelompok 2 (kontrol negatif ) diberi pakan normal dan dicekok larutan CdCl2 (3,15 mg selama 14 hari pada setiap pagi). Kelompok 3 adalah kelompok kontrol positif (kontrol antidotum) dan kelompok 4-6 adalah kelompok eksperimen. Kelompok 3-6 diberi pakan normal dan dicekok larutan CdCl2 selama 14 hari pada setiap pagi dan sore harinya diobati dengan dimerkaprol (0,65 mg/Kg BB) untuk kelompok 3 dan PMK[6]H untuk kelompok eksperimen dengan dosis masing-masing 0,22; 0,65; dan 1,95 mg/Kg BB dalam CMC 0,5%. Pengamatan gejala toksik dilakukan selama 14 hari. Pada akhir masa uji, mencit dikorbankan untuk selanjutnya diambil ginjal dan hatinya untuk diukur kadar Cd dengan menggunakan spektrofotometer serapan atom (AAS) dan untuk pengamatan histopatologi. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan kadar Cd dalam ginjal mencit pada kelompok 3-6 yaitu berturut-turut sebesar 14,98; 15,22; 30,92; dan 45,61 %. sedangkan kadar Cd dalam hati mengalami penurunan masing-masing sebesar 23,37; 25,79; 31,82; dan 35,66 %. Berdasarkan data tersebut, maka PMK[6]H dapat menurunkan kadar Cd dalam ginjal dan hati mencit yang telah diracuni dengan CdCl2 bahkan pada tingkat dosis yang sama, PMK[6]H memberikan penurunan kadar Cd yang lebih besar dari dimerkaprol.
PEMANFAATAN GLISEROL DARI PRODUK SAMPING BIODIESEL UNTUK SINTESIS SENYAWA 2,3-DIBROMO PROPANOL Megawati, Dewi Sinta; Jumina, Jumina; Pranowo, Harno Dwi
Islamic Journal of Pharmacy Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Farma Sains Vol. 1 (2) Juli 2015
Publisher : Islamic Journal of Pharmacy

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan sintesis senyawa 2,3-dibromo propanol menggunakan bahan awal gliserol hasil isolasi produk samping pembuatan biodiesel. Peningkatan yang cepat dalam produksi biodiesel diperkirakan akan mengakibatkan surplus gliserol. Penggunaan gliserol sebagai bahan awal bertujuan meningkatkan nilai ekonomis dari gliserol itu sendiri. Gliserol dengan  rendemen 88,7 % telah diisolasi dari produk samping pembuatan biodiesel melalui reaksi transesterifikasi trigliserida dalam minyak sawit menggunakan katalis basa KOH. Selanjutnya, gliserol didehidrasi dengan asam format untuk mendapatkan senyawa alil alkohol melalui metode destilasi pada 195-260 0C. Sintesis senyawa 2,3-dibromo propanol dicapai melalui brominasi alil alkohol pada -2-0 0C menggunakan pelarut khloroform. Karakterisasi struktur dilakukan menggunakan spektrometer IR, 1H-NMR, dan GC-MS. Pada penelitian ini, alil alkohol yang diperoleh melalui metode destilasi memiliki rendemen sebesar 44,78 % dan reaksi brominai alil alkohol menghasilkan senyawa  2,3-dibromo propanol dengan rendemen 80,3 % yield.
Synthesis and Characterization of 2,3,4-Trihydroxy-5-methyl Xanthone as Antimalarial Compound Fitriastuti, Dhina; Jumina, Jumina; Priatmoko, Priatmoko
Eksakta: Jurnal Ilmu-Ilmu MIPA VOLUME 16, ISSUE 2, August 2016
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Synthesis of xanthone derivatives had been conducted to obtain new antimalaria active compounds. The characterization of the synthesized xanthones was also conducted. Synthesis of xanthone was conducted from the raw material of hydroxybenzoic acid and phenol derivatives using Eatons reagent via acylation-dehydration reaction by modified Grover, Shah and Shah (GSS) method. The synthesis of 2,3,4-trihydroxy-5-methyl xanthone was carried out using gallic acid, o-cresol and Eatons reagent.The mixture was heated for 3 h at 80 °C to yield 2,3,4-trihydroxy-5-methyl xanthone in 43% yield as dark red viscous liquid. The results of IR, 1H-NMR and 13C-NMR analysis of sampleshowed that the compound2,3,4-trihydroxy-5-methyl xanthonehas successfully synthesized.
Improving Ethanol Permeation Efficiency Using Modified Poly(Vinyl Alcohol) Membrane Andayani, Ulfa; Jumina, Jumina; Siswanta, Dwi; Mardiana, Diah
JKPK (Jurnal Kimia dan Pendidikan Kimia) Vol 2, No 3 (2017): JKPK (Jurnal Kimia dan Pendidikan Kimia)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.752 KB)

Abstract

This research is about using blended membrane poly(vinyl alcohol)-pectin that are crosslinked by glutareldehide for ethanol permeation. Poly(vinyl alcohol) or PVA is used as the base membrane, pectin as biopolymers and gluteraldehida (GA) as a crosslinker agent. The objective of this study is improving the efficiency of ethanol permeation using blended PVA membrane with pectin and glutaraldehyde to determine the optimum composition of blended membrane PVA-pectin-GA. Membrane with optimum composition is selected based on the highest flux value. Membrane optimization was obtained by studying the effect of the PVA concentration, the addition of GA and pectin. Moreover, optimization was studied based on membrane permeation rate (flux) of ethanol that passes through the membrane. Membranes with high flux value were selected as the optimum membrane. The results conclude: (1) Addition of gluteraldehide decreased flux values but increased membrane stability. The highest flux value generated from the blended membrane that has cross-linker number (n) 120; (2) Addition of pectin increased flux value but decreased membrane stability. The highest flux value was obtained from blended membrane of PVA-pectin-GA with the optimum composition on mole ratio of PVA: pectin = (1: 2).
Co-Authors Abu Masykur Ahmad Ghanaim Amanatie Amanatie Bohari M Yamin Budiana I Gusti M. Ngurah Chairil Anwar Desi Suci Handayani Dewi Sinta Megawati, Dewi Sinta Dhina Fitriastuti Diah Mardiana Dian Maruto Widjonarko Dwi Siswanta Dwi Utami Eti Nurwening Eti Nurwening Sholikhah Evi Triwulandari Firdaus Firdaus Hamza M Abosadiya Hardjono Sastrohamidjojo Harno Dwi Pranowo Hery Suwito, Hery Hidetaka Kawakita Iin Narwanti Ila Rosilawati Imawan, Arif Cahyo Indriana Kartini Indwiani Astuti Iqmal Tahir Ismiyarto Ismiyarto Iwasaki, Wataru Keisuke Ohto Kurniawan, Yehezkiel Steven Laela Hayu Nurani Lukman, Muhammad Fernadi M Muchalal M. Cholid Djunaidi M. Hanafi Maeki, Masatoshi Mahardika Agus Widjayanti Maming Maming Mathias Ulbricht, Mathias Maulidan Firdaus Miyazaki, Masaya Morisada, Shintaro Muhammad Cholid Djunaidi, Muhammad Cholid Muhammad Ghozali Muhammad Hanafi Muhammad Idham Darussalam Mardjan Mustofa Mustofa Nanik Wijayati Naresh Kumar Ngadiwiyana Ngadiwiyana Novilla, Arina Nuraini, Lutviasari Nuryono Nuryono Pratama J. Wibawa Priatmoko Priatmoko Reinner I Lerrick, Reinner I Retno A. Lusiana Ria Armunanto Rurini Retnowati Ruslin Hadanu Ryu, Mizuki Sabirin Mastjeh Sabirin Matsjeh Sahadewa Sahadewa Sathuluri, Ramachandra Rao Sitarina Widyarini Siti Aisah Hasbullah Sri Juari Santosa Suleman Duengo Sunardi Sunardi Suryadi Budi Utomo Susy Yunita Prabawati Triana Kusumaningsih Triyono Triyono Tutik Dwi Wahyuningsih Ulfa Andayani, Ulfa Undri Rastuti Wahyu Widyaningsih Warsito Warsito Yuliana Yuliana