Juhadi Juhadi
Jurusan Geografi, FIS, Unnes

Published : 30 Documents
Articles

Found 30 Documents
Search

PENYIDIKAN TERHADAP PERKARA ANAK DALAM SISTEM PERADILAN ANAK DI INDONESIA Juhadi, Juhadi
LEX ET SOCIETATIS Vol 1, No 3 (2013): Lex et Societatis
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelindungan hak anak selama penyidikan perkara dalam sistem peradilan anak  dan bagaimana penyidikan terhadap perkara anak dalam sistem peradilan anak di Indonesia.  Metode penelitian yang digunakan dalam penyusunan Skripsi ini, yaitu metode penelitian hukum normatif dan dapat disimpulkan bahwa: 1. Pelindungan hak anak dalam sistem peradilan anak, yaitu anak harus diperlakukan secara manusiawi dengan memperhatikan kebutuhan sesuai dengan umurnya yang berbeda dengan orang dewasa. Hak anak merupakan bagian dari hak asasi manusia yang tetap diakui dan dilindungi oleh hukum, meskipun anak tersebut sementara berhadapan dengan hukum. Perlindungan hak anak dalam sistem peradilan pidana bertujuan untuk mencegah anak dijadikan sasaran penganiayaan, penyiksaan, atau penjatuhan hukuman yang tidak manusiawi. 2. Penyidikan terhadap perkara anak dalam sistem peradilan anak di Indonesia dilakukan oleh Penyidik yang ditetapkan berdasarkan Keputusan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia atau pejabat lain yang ditunjuk oleh Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia. Dalam melakukan penyidikan terhadap perkara Anak, Penyidik wajib meminta pertimbangan atau saran dari Pembimbing Kemasyarakatan setelah tindak pidana dilaporkan atau diadukan. Dalam hal dianggap perlu, Penyidik dapat meminta pertimbangan atau saran dari ahli pendidikan, psikolog, psikiater, tokoh agama. Kata kunci: Peradilan anak
Perilaku Menyimpang dan Tindak Kekerasan Siswa SMP di Kota Pekalongan Yuniati, Ani; Suyahmo, Suyahmo; Juhadi, Juhadi
Journal of Educational Social Studies Vol 6 No 1 (2017): Juni 2017
Publisher : Postgraduate Program, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah merupakan salah satu lingkungan pendidikan. Di sekolah selain mendapat pendidikan akademik siswa juga dididik untuk berperilaku yang baik sesuai tata tertib sekolah dan norma yang berlaku dalam masyarakat. Namun ternyata masih ada siswa yang berperilaku menyimpang seperti berkelahi dan pacaran yang melebihi batas. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis bentuk perilaku menyimpang remaja SMP di Kota Pekalongan, faktor penyebab siswa berperilaku menyimpang serta peran guru IPS dan PKn dalam upaya pencegahan dan penanggulangan perilaku menyimpang siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan meneliti perilaku siswa di SMPN 4, 5, 7, 8, 10 dan 15 Pekalongan. Data diperoleh dari informan yaitu petugas Polres Pekalongan Kota, guru, siswa dan orang tua siswa. Metode pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis domain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perilaku menyimpang yang dilakukan siswa SMP di Kota Pekalongan berupa tindak kekerasan/perkelahian dan pacaran melebihi batas. Perilaku menyimpang tersebut disebabkan oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal berupa gangguan cara berpikir, gangguan emosional, dan keimanan/religiusitas yang kurang. Sedangkan faktor eksternal berupa keluarga yang tidak utuh, pendidikan yang salah dalam keluarga, lingkungan pergaulan, rasa setia kawan siswa dan adanya kesepakatan siswa dalam satu kelas yang bersifat negatif. Peran guru IPS dan PKn dalam upaya pencegahan dan penanggulangan perilaku menyimpang siswa adalah memberikan pengarahan dan nasihat melalui pembelajaran di dalam kelas dan menjadi sahabat siswa di luar kelas yang dapat memberi masukan bagi siswa untuk menyelesaikan masalahnya. Saran yang diberikan dari penelitian ini yaitu agar pembinaan terhadap siswa dilakukan secara intensif baik dari sekolah, orang tua, Komite Sekolah, maupun oleh pakar ahli dari Pemerintah Daerah (Kepolisian, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Badan Narkotika Nasional, dan lain-lain).The school is one of the educational environment. In schools besides getting academic education of students also are taught to behave properly in accordance school rules and norms in society. But there are still a student misbehaves like fighting and going over the limit. The purpose of this study was to analyze the form of deviant behavior in adolescents junior Pekalongan, causes the student misbehaves and the role of social studies teachers and Civics in preventing and addressing student misconduct. This study used a qualitative approach by examining the behavior of student in SMPN 4, 5, 7, 8, 10 and 15 Pekalongan. Data obtained from informants namely Kota Pekalongan district police officers, teachers,students and parents. Data were collected by observation, interview and documentation study. Analyzed using domain analysis. The results showed that there was misconduct committed by junior high school students in Pekalongan form of violence/fighting and dating that exceed the limit. The deviant behavior is caused by internal factors and external factors. Internal factors such as disruption way of thinking, emotional disturbances, and faith/religiosity lacking. While external factors such as non-intact families, education is wrong in the family, milieu, sense of solidarity of students and their students in a class agreement that is negative. IPS and Civics teacher’s role in preventing and addressing student misconduct is to provide guidance advice through learning activities in the classroom and be a friend of the students outside the classroom to provide input for the student to resolve the problem. The advice given from this research that in order to provide guidance to students intensively both from schools, parents, the School Committe, as well as by expert of experts from the Local Goverment (Police, Department of Education, Department of Health, the National Narcotics Agency, and others).
SISTEM PERTANIAN KEBUN CAMPURAN BERKELANJUTAN BERBASIS TEKNOLOGI TRADISIONAL Studi Kasus Pada Masyarakat Krui Lampung Barat Juhadi, Juhadi
Forum Ilmu Sosial Vol 40, No 2 (2013): December 2013
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper examines the role of local communities in land resource management. The question attempted to answer is, why the presence of damar agroforest in Krui villages continues from generation to generation? Data and information of this paper is the result of field research in Krui community, West Lampung. Data collection is carried out by means of participant observation and in-depth interviews with informants and documentation study of previous writings. The results showed that the presence of damar agroforest is very closely related to technology (traditional) which is owned, understood and practiced by the locals for generations. All matters relating to the use and management of damar agroforest done by calculation and careful consideration, especially in the acquisition of land, planting, maintenance and harvesting so damar agroforest continue to contribute both economically and ecologically.
INTEGRASI NILAI-NILAI KONSERVASI DALAM HABITUASI KAMPUS UNTUK PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG Saddam, Saddam; Setyowati, Dewi Liesnoor; Juhadi, Juhadi
Journal of Educational Social Studies Vol 5 No 2 (2016): Desember 2016
Publisher : Postgraduate Program, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mahasiswa Unnes belum memahami nilai-nilai konservasi secara utuh, sehingga tercermin pada perilakunya. Masih terdapat mahasiswa yang melakukan tindakan konservasi atas dorongan lembaga atau dosen, sehingga mengindikasikan integrasi nilai konservasi belum maksimal dan diduga masih bersifat informatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi integrasi nilai-nilai konservasi dalam habituasi kampus, dan menganalisis nilai-nilai konservasi yang dapat membentuk kepribadian mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus kualitatif. Teknis analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, verifikasi data atau kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan strategi integrasi nilai-nilai konservasi dalam habituasi kampus Unnes untuk pembentukan kepribadian mahasiswa dilaksanakan melalui semua lini kegiatan, yaitu kegiatan akademik, non akademik, dan kegiatan-kegiatan pembiasaan oleh semua pihak kampus. Nilai-nilai konservasi dapat membentuk kepribadian, telah menjadi kebiasaan dan mulai berkembang pada mahasiswa Unnes. Nilai inspiratif, humanis, inovatif, kreatif, dan keadilan telah menjadi kebiasaan, sedangkan nilai peduli, sportif, dan kejujuran mulai berkembang. Unnes students have yet to understand the values of conservation as a whole, so that reflected on their behavior. There are still students who perform acts of conservation at the instigation of the institutions or lecturers, thus indicating conservation values integration haven not been maximal and presumably still informative. This research aims to identify and analyze strategies for the integration of conservation values in campus habituation, and analyze the conservation values which can form the students’ personality. The research method used qualitative case study. Data analysis technique using data collection, data reduction, data presentation, and verification of the data or conclusions. The results showed that integration strategy of conservation values in Unnes campus habituation to formation the studens’ personality is carried out through all lines of activity, namely academic, non-academic, and habituation activities by all campus parties. Conservation values ​​can form the personality, has become a habit and began developing to Unnes students. The inspirational value, humanist, innovative, creative, and the justice have become a habit, whereas the value of care, sportsmanship, and the honesty began to grow.
Community Ritual in Dealing with the Threat of Merapi Eruption Permana, Septian Aji; Liernoor, Dewi; Slamet, Achmad; Juhadi, Juhadi
KOMUNITAS: INTERNATIONAL JOURNAL OF INDONESIAN SOCIETY AND CULTURE Vol 9, No 1 (2017): Komunitas, March 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/komunitas.v9i1.7069

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kearifan masyarakat dalam ritual untuk menghadapi ancaman erupsi Merapi di Wilayah Cangkringan dan  menemukan makna pendidikan yang tersirat di dalam nilai-nilai ritual yang dimiliki masyarakat Cangkringan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk menemukan nilai-nilai pendidikan yang tersirat didalam ritual masyarakat untuk menghadapi ancaman erupsi Merapi di wilayah Cangkringan. Informan dalam penelitian ini adalah masyarakat Cangkringan, juru kunci gunung Merapi, tokoh masyarakat Cangkringan. Teknik Pengumpulan data dilakukan dengan observasi secara partisipan dan wawancara secara deskriptif dan terstruktur. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis domain, taksonomik, komponensial, dan tema kultur. Hasil penelitian menunjukan bahwa budaya Jawa telah mengakar bertahun-tahun dan mendarah daging bagi masyarakat Cangkringan. Sikap masyarakat Cangkringan memiliki kearifan lokal sendiri yang dilandasi dengan nasihat-nasihat turun-temurun oleh nenek moyang, sehingga sampai sekarang masih tetap hidup meskipun di tengah-tengah masyarakat modern. Kepercayaan masyarakat terhadap kearifan lokal, dapat dilihat pada beberapa ritual yang dilakukan. Ritual tersebut berupa upacara keagamaan, upacara labuhan, dan lain sebagainya. Semua itu merupakan representasi dari nilai-nilai pendidikan yang paling mendasar dan mendalam untuk selalu menjaga alam, yaitu nilai-nilai kebersamaan, kerukunan, dan hormat kepada lingkungan. Tempat dimana mereka tinggal, hidup bersama, supaya tercapai keselarasan lahir dan batin.
POLA PERILAKU MASYARAKAT DALAM PENGURANGAN RESIKO BENCANA TANAH LONGSOR DI KECAMATAN BANJARWANGU KABUPATEN BANJARNEGARA JAWA TENGAH juhadi, juhadi; Kurniasari, Nia
Jurnal Geografi Vol 13, No 2 (2016): July 2016
Publisher : Jurnal Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Objective of this research to determine the pattern of behavior of the community in disaster risk reductionlandslide in the Banjarmangusub district of Banjarnegara district. The main research method is survey.Data collection technique used test, questionnaire, observation, documentation, interviews and Focus GroupDiscussion (FGD). Quantitative and qualitative approaches are used in the data analysis of this research.The results showed a pattern of behavior in the research community did not show any significant correlationwith the knowledge and attitudes the community in efforts to reduce the risk of landslides. Attitudes andknowledge of the community in disaster risk reduction landslides goodenough, but not yet reflected in thepattern of behavior. The pattern of behavior of local communities in efforts to reduce the risk of landslidesstill low.
DAMPAK SPASIAL PERKEMBANGAN PABRIK ROKOK TERHADAP LAHAN PERTANIAN DI KABUPATEN KUDUS Aprianto, Sula Ari; Juhadi, Juhadi; Harianto, Harianto
Geo-Image Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Geo-Image

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kontribusi  sektor  industri  terhadap  pendapatan  nasional  menggambarkan  sejauh  mana tinggkat  industrialisasi  telah  dicapai  oleh  suatu  negara.  Bagi  negara-negara  yang  sedang berkembang  peranan  sektor  pertanian  masih  dianggap  lebih  unggul  dan  mendominasi  seluruh kegiatan  sektor  ekonomi  lainnya.  Peranan  sektor  industri  belum  mampu  mengungguli  sektor pertanian yang hampir memberikan sumbangan lebih dari separuh terhadap pendapatan nasional bruto.  Tujuan dalam penelitian ini adalah Mengetahui pola sebaran spasial pabrik rokok, proses spasial pabrik rokok dan dampak spasial perkembangan pabrik rokok terhadap lahan Pertanian di Kabupaten  Kudus.  Data  dikumpulkan  dengan  cara  dokumentasi  dan  observasi.  Data  penelitian dianalisis  menggunakan  teknik  analisis  Sistem  Informasi  Geografi  (SIG),  analisis  temporal   dananalisis  deskriptif.  Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  perubahan  lahan  pertanian  oleh  pabrik rokok  di  Kabupaten  Kudus  yang  mengalami  peningkatan  yang  terjadi  pada  tahun  1998  sampai tahun  2010.  Pola  spasial  perkembangan  pabrik  rokok  yang  terjadi  di  Kabupaten  Kudus  berpola spasial  secara  lompat  katak  hampir  di  seluruh  bagian  wilayah  lahan  pertanian  di  Kabupaten Kudus.  Proses  spasial  pabrik  rokok  dari  lahan  pertanian  teralih  guna  menjadi  pabrik  rokok  di Kabupaten  Kudus.  Simpulan  dari  penelitian  ini  adalah  memanfaatkan  lahan  yang  berada  di Kabupaten  Kudus  dengan  adanya  pabrik  rokok  di  lahan  pertanian.  Di  harapkan  pembangunan pabrik rokok lebih diarahkan ke lahan yang tidak subur atau non irigasi. Hal ini disebabkan jika perkembangan  spasial  pabrik  tidak  di  arahkan  pada  lokasi  tertentu.  Dampak  spasial  yang ditimbulkan akan terus mengurangi luasan lahan pertanian. Industrial  sectors  contribution  to  national  income  tinggkat  illustrates  the  extent  to  whichindustrialization  has been achieved  by a country.  For countries  emerging  role of  the agricultural sector  is stillconsidered superior  and  dominate  all activities of  other economic sectors.  The role of  the industrial sector  has not  been  able  to  surpass  the  agricultural  sector  contributing  almost  more  than  half  of  the  gross  national income.The  purpose  of  this  research  is  knowing  the  spatial  distribution  patterns  of  cigarette  factory,  process spatial cigarette factory and  spatial impact of smoking on the  cigarette factory  development of agriculture land in  the Kudus.  Data were collected by means of documentation and  observation. Data were technic analyzed using analysis of Geographic Information Systems (GIS), temporal analyzed and a descriptive analysis.  The results showed that changes in agricultural land  by  cigarette factory  at Kudus  has increased the occurred in 1998  until 2010. The spatial pattern of cigarette factory development  in the Kudus  leap frog spatial pattern in almost all parts of the agricultural land in Kudus District. Spatial processes of cigarette factory was use change from  agricultural   land to  cigarette  factory  in Kudus.  The conclusions  of  this study  is to utilize  land  located  inKudus cigarette factory in the presence of agricultural land. Expect cigarette factory building in more directed toland that is not  fertile  or  non-irrigated.  It  is caused when the spatial  development of  the plant  is not  directed to the location certain. Spatial impact generated will continue to reduce the area of agricultural land
PENGARUH KONDISI SOSIAL BUDAYA TERHADAP KERUSAKAN LAHAN DI DAS KREO KOTA SEMARANG DAN SEKITARNYA Muyassaroh, Nur Laily; Juhadi, Juhadi
Geo-Image Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Geo-Image

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lahan adalah suatu lingkungan fisik yang meliputi tanah, iklim, relief, hidrologi dan vegetasi, dimana faktor-faktor tersebut mempengaruhi potensi penggunaannya. Termasuk didalammya adalah akibat-akibat kegiatan manusia, baik pada masa lalu maupun sekarang (Setyowati, 2010). Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui kondisi sosial budaya mansyarakat; (2) mengetahui pengaruh kondisi sosial budaya terhadap kerusakan lahan; (3) mengetahui faktor sosial budaya yang paling dominan berpengaruh terhadap kerusakan lahan di DAS Kreo Kota Semarang dan sekitarnya. Metode penelitian yang digunakan adalah suvei, dengan unit analisis satuan bentuklahan dan rumahtangga tani. Variabel penelitian terdiri atas institusi lokal, tradisi lokal, jaringan sosial, persepsi, sikap, motivasi, dan preferensi petani. Sampel penelitian diperoleh secara acak proposional pada setiap satuan bentuklahan. Pendekatan kuantitatif dan kualitatif digunakan dalam penelitian ini, sifat uraian selain deskriptif juga dianalisis menggunakan tabel silang (cross tab). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor sosial budaya cukup berpengaruh terhadap kerusakan lahan. Faktor sosial budaya yang paling dominan mempengaruhi kerusakan lahan adalah faktor persepsi, yang menunjukkan kurangnya kesadaran masyarakat dalam menyikapi kerusakan lahan.  Land is a physical environment that includes soil, climate, relief, hydrology and vegetation, in which these factors affect the potential for its use. Included are the consequences of human activities, both in the past and present (Setyowati, 2010). This study aims (1) to determine the socio-cultural conditions of society; (2) to know the effect of sosial and cultural conditions on the land degradation; (3) to know socio-cultural faktors that determine the most dominant influence on land degradation in the watershed Kreo Semarang and surrounding areas. The method used is the survey, with analysis landform and farm households units. The research variabels consisted of socio-cultural aspects. Samples were obtained at random proportional to each unit of landforms. Quantitative and qualitative approaches used in this study, in addition to the descriptive nature of the description also analyzed using cross tabel (cross tab). The results showed the influence of sosial and cultural conditions of land degradation in the study area showed moderate sosial and cultural faktors that affect the dominant land degradation in the area of research is the perception faktor which indicates that public awareness in addressing land degradation is still very low.
PENGEMBANGAN MEDIA MODEL SIMULASI SIKLUS AIR TIGA DIMENSI UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN GEOGRAFI PADA SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS (Studi Kasus di SMALB Negeri Semarang) Kussusilo, Meriena Mustikaning; Juhadi, Juhadi; Arifien, Moch.
Edu Geography Vol 2 No 1 (2013)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGARUH PEMANASAN GLOBAL TERHADAP POLA MATA PENCAHARIAN NELAYAN SERTA DAMPAKNYA PADA MINAT DAN HASIL BELAJAR ANAK DI KELURAHAN TEGALKAMULYAN KECAMATAN CILACAP SELATAN KABUPATEN CILACAP Ningsih, Novia Retno; Juhadi, Juhadi; Putro, Saptono
Edu Geography Vol 1 No 1 (2012)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract