Articles

MONITORING DAN EVALUASI PROGRAM PENGEMBANGAN USAHA AGRIBISNIS PERDESAAN (PUAP) DI KECAMATAN PANCUR BATU KABUPATEN DELI SERDANG

JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : JOURNAL ON SOCIAL ECONOMIC OF AGRICULTURE AND AGRIBUSINESS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.543 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penetapan dan kriteria Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) penerima BLM-PUAP (Bantuan Langsung Masyarakat-Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan), untuk mengetahui sistem penyaluran dana BLM-PUAP kepada petani, untuk mengetahui tingkat pengembalian pinjaman dana BLM-PUAP, untuk mengetahui bagaimana sikap petani terhadap program PUAP dan untuk mengetahui dampak program PUAP terhadap sosial ekonomi petani di Kecamatan Pancur Batu. Daerah penelitian ditentukan secara purposive, yaitu di Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang. Populasi dalam penelitian ini adalah petani anggota Gapoktan penerima pinjaman. Jumlah populasi adalah 229 orang dan sampel diambil secara cluster sampling sebanyak 30 orang. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data sekunder dan primer. Metode analisis data  yang digunakan yaitu secara deskriptif dan Skala Likert. Hasil penelitian, antara lain: proses penetapan dan kriteria Gapoktan penerima BLM-PUAP telah sesuai dengan pedoman umum PUAP Tahun 2008. Sistem penyaluran bantuan kepada petani yaitu dalam bentuk pinjaman dengan syarat dan prosedur yang telah ditetapkan. Tingkat pengembalian pinjaman dana BLM-PUAP di daerah penelitian tergolong macet. Sikap petani penerima pinjaman dana BLM-PUAP terhadap Program PUAP di daerah penelitian adalah positif. Dampak sosial program PUAP kepada petani yaitu bertambahnya pengetahuan petani tentang simpan-pinjam di Gapoktan, meningkatnya frekuensi interaksi antar petani, dan timbulnya konflik antar pengurus Gapoktan. Sedangkan dari sisi ekonomi yang ditimbulkan oleh program PUAP adalah petani dapat memperoleh bantuan pinjaman BLM-PUAP dengan prosedur dan syarat yang mudah. Kata Kunci: Evaluasi, Program, Agribisnis, Perdesaan Abstract This research aims are to determine the criteria and establishment process of BLM-PUAP(Society direct Subsidy-Rural Agribusiness Development) Gapoktan (Farmer Group Union) receiver, to determine  distribution system of PUAP-BLM funds to farmers, to determine the level of loan repayment BLM-PUAP, to know how the attitudes of farmers are for PUAP program and to determine the impact of the program PUAP to socioeconomic farmers in Pancur Batu District. The area determined by purposive way in Pancur Batu District Deli Serdang Regency. Population comes from farmers who are Gapoktan members loan receiver with 229 farmers and sampel determined by cluster sampling about 30 farmers. The method of determining the area of ​​research chosen purposively (intentionally). Data collected in this study is secondary and primary data. Data analysis method used is descriptive and Likert Scale. The results are: the criteria and establishment process of BLM-PUAP Gapoktan receiver has accordanced with the General Guidelines PUAP 2008. Distribution system of BLM-PUAP funds to farmers by loans system with established terms and procedures. Rate of return on BLM-PUAP loans in the study area classified traffic. The attitude of the respondent farmers receiving loans against BLM-PUAP for PUAP Program in the study area is positive. Impact PUAP program to farmers in terms of social outcomes include: increased knowledge of farmers about save up-borrow in Gapoktan, increased frequency of interaction between the farmer, and happened conflict between Gapoktan managements. Whereas side of economy posed by PUAP program is farmers can get help BLM-PUAP loans with loan terms and procedures are easy. Keywords: Evaluation, Program, Agribusiness,Rural

THE CORRELATION BETWEEN READING COMPREHENSION AND TRANSLATION ABILITY: A Correlational Study on Fourth Year Students at English Department of UNP

Journal of English Language Teaching Vol 1, No 2 (2013): Serie C
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.512 KB)

Abstract

Abstract The purpose of this research was to reveal the correlation between reading comprehension and translation ability of fourth year students in English department of UNP. The population and samples of this research was the fourth year students who took translation subject in the seventh semester of academic year 2012 in English Department of UNP. The instrument of this research was a reading comprehension test and translation test. The result of this research showed that the r-calculated (0,677) > r-table (0,355). The hypothesis was tested by using t-test formula and found that t-observed (4,952) > t-table (1,699) with df= n-2 (29) in the level of significance 0,05. In short, the research hypothesis which stated that there was a significant correlation between students’ Reading Comprehension and their Translation Ability was accepted. Kata kunci : Correlation, Translation, Translation ability, Reading Comprehension

The Analysis of English Department Students’ Ability in Using Transition Signals at Padang State University

Journal of English Language Teaching Vol 1, No 2 (2013): Serie E
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.836 KB)

Abstract

This research aims to describe the students’ ability in using transition signals. This research used descriptive qualitative. The population of this research was the second year students of English Department of Padang State University, Faculty of Languages and arts, who registered on 2011. This research sample is K2 (Educational Class) which is 25 students. Samples were taken using cluster sampling technique. Data were collected using written test. Based on data obtained, the students’ ability in using transition signals is average (60%) Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan kemampuan mahasiswa dalam menggunakan transisi. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Populasi penelitian adalah mahasiswa tingkat II Jurusan Bahasa dan Sastra Inggris tahun masuk 2011, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Padang. Sampel penelitian adalah K2 (Kelas Kependidikan) yang berjumlah 29 orang. Sampel diambil dengan menggunakan teknik cluster sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan tes tertulis. Berdasarkan data yang diperoleh, hasil kemampuan mahasiswa dalam menggunakan sinyal transisi adalah sedang (60%). Keywords: ability, transitions.

TEACHING SPEAKING TO JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS THROUGH FOUR CORNERS GAME

Journal of English Language Teaching Vol 1, No 2 (2013): Serie F
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.123 KB)

Abstract

Abstrak This article discusses about a technique in teaching English, that is, expressing student’s idea and opinion in English. The technique is Four Corners game. The goal is to train the students to speak English by discussing and expressing their opinion. The way is students devided into four groups that is stood in each corners of the class and ask them to discuss the topic that is given, also express their opinion in front of the class. This technique is considered to give some benefits for English teacher. And for the students, it can be interesting to gain students’ abilitity in learning English. Key words: speaking, Four corners game

Teaching Reading Comprehension by Using Question-Answer Relationship (QAR) Strategy for Senior High School Student

Journal of English Language Teaching Vol 1, No 2 (2013): Serie F
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Artikel ini membahas penggunaan strategi Question-Answer Relationship (QAR) pada pengajaran membaca dalam bahasa Inggris. Dalam artikel ini dibahas bagaimana pengaplikasian strategi QAR dalam proses pembelajaran yang dapat membantu meningkatkan pemahaman siswa dalam membaca. Strategi ini terdiri dari 2 tipe pertanyaaan yaitu In-the-Book questions yang dilakukan dengan menanyai pertanyaan dan mencari jawabannya di dalam teks bacaan dan In-My-Head questions yang dilakukan dengan menanyai pertanyaan dan memikirkan jawaban berdasarkan apa yang telah mereka ketahui yang berhubungan dengan teks bacaan dan berdasarkan pengetahuan atau pengalaman yang telah dialami siswa sebelumnya. Strategi ini dapat digunakan untuk mengintrogasi teks bacaan agar lebih difahami karna antara pertanyaan dan jawabannya saling berhubungan untuk meningkatkan pemahaman siswa dalam membaca.   Kata Kunci: reading comprehension, QAR strategy, teaching at senior high school student

TEACHING READING BY USING HERRINGBONE TECHNIQUE AT JUNIOR HIGH SCHOOL

Journal of English Language Teaching Vol 2, No 1 (2013): Serie A
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.61 KB)

Abstract

AbstrakDalam Paper ini penulis membahas tentang meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami bacaan dan menarik kembali minat siswa dalam membaca dengan menggunakan teknik Herringbone. Teknik ini bisa di gunakan pada siswa kelas 4 sampai kelas 12, namun dalam Paper ini penulis lebih memilih untuk menggunakan teknik ini pada siswa SMP karena berdasarkan pengamatan di lapangan banyak siswa SMP kurang tertarik dan merasa bosan belajar bahasa Inggris khususnya membaca, hal ini di sebabkan karena kemampuan membaca mereka yang rendah dan begitu banyak kosa kata baru yang menyebabkan mereka malas untuk membaca. Teknik Herringbone adalah proses membuat garis besar terstruktur yang di rancang untuk membantu siswa mengorganisasikan informasi penting dalam sebuah teks. Dalam teknik ini guru membagi siswa ke dalam beberapa kelompok, lalu guru memberikan sebuah teks, beberapa pertanyaan dan bagan berbentuk ikan, kemudian guru meminta siswa untuk bekerja dalam kelompok untuk menjawab pertanyaan dan menuliskan jawabannya pada bagan, kemudian siswa diminta mencari ide utama dari teks berdasarkan jawaban-jawaban yang telah mereka temukan. Teknik ini lebih tepat di tujukan pada siswa yang kemampuan belajarnya di bawah rata-rata sehingga siswa tersebut bisa memahami teks.Key words : Outlining, answer the questions and fish diagram

AN ANALYSIS OF TEACHERS’ ELICITATION TECHNIQUES IN THE CLASSROOM AT SMA PEMBANGUNAN LABORATORIUM UNP

Journal of English Language Teaching Vol 2, No 1 (2013): Serie A
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (684.235 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk melihat jenis teknik elisitasi yang digunakan oleh tiga orang guru bahasa Inggris SMA Pembangunan Laboratorium UNP. Teknik pengumpulan data yang dipakai dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara. Dalam mengobservasi, proses belajar mengajar direkam dengan menggunakan kamera vidio. Hasil rekaman ini ditranskripsikan dan dianalisis. Wawancara dilakukan dengan guru untuk mendapatkan informasi tambahan dari data yang didapat melalui observasi. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa guru memakai empat macam teknik elisitasi yaitu mengajukan pertanyaan (54,8%), mengajukan pertanyaan yang dikombinasikan dengan gambar (5,5%), mengajukan pertanyaan yang dikombinasikan dengan teks atau dialog (38,7%), dan mengajukan pertanyaan yang dikombinasikan dengan bahasa non verbal (1%). Teknik mengajukan pertanyaan menempati posisi paling tinggi. Teknik mengajukan pertanyaan yang dikombinasikan dengan permainan atau kegiatan tidak dipakai oleh guru.Key words: interaction, participation, elicitation

THE EFFECT OF USING RECIPROCAL TEACHING TOWARD STUDENTS’ READING ABILITY OF SECOND GRADE STUDENTS OF SMA N 4 PADANG

Journal of English Language Teaching Vol 2, No 1 (2013): Serie C
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.942 KB)

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk menemukan pengaruh penggunaan strategi mengajar Reciprocal Teaching terhadap kemampuan membaca anak pada tiga jenis teks bacaan: Narative, Spoof, dan Hortatory Exposition . Data penelitian ini adalah nilai siswa kelas experimen dan kelas kontrol pada tes awal dan tes pilihan ganda sebanyak 40 butir yang berasal dari enam teks dari tiga jenis teks yang berbeda. Temuan penelitian yaitu peningkatan nilai tes rata siswa pada kelas eksperimen dari 62,43 menjadi 69,49.Keywords: Reciprocal teaching, Narrative, Spoof, Hortatory Exposition, multiple choices

TEACHING READING COMPREHENSION BY USING “QUICK WRITE’ STRATEGY FOR SENIOR HIGH SCHOOL STUDENTS

Journal of English Language Teaching Vol 2, No 1 (2013): Serie D
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.54 KB)

Abstract

AbstrakMakalah ini memaparkan sebuah strategi yang dapat digunakan oleh guru dalam mengajarkan pemahaman membaca untuk siswa SMA. Strategi tersebut adalah quick write. Sebelum membaca teks bacaan, siswa diminta menulis apa saja yang mereka ketahui terkait dengan topik bacaan. Mereka menulis segala informasi yang berkaitan dengan topik dalam waktu 5 menit. Dalam penggunaan strategi ini, guru tidak menuntut penulisan tata bahasa yang benar, sehingga siswa bebas menulis apa saja yang mereka ketahui tentang topik bacaan. Dalam pengaplikasian strategi ini, hal yang pertama dilakukan oleh guru yaitu menampilkan gambar dari topik bacaan. Setelah melihat gambar tersebut, siswa diminta menuliskan ide mereka terkait dengan gambar sebanyak mungkin dalam waktu yang telah ditentukan di kertas yang diberikan (quick write sheet). Ketika waktu telah habis, siswa diminta mengumpulkan kertas tersebut. Kemudian, guru dan siswa mendiskusikan ide-ide atau pendapat yang telah mereka tulis tentang topik bacaan yang akan mereka pelajari. Diskusi ini berlangsung sekitar 5 menit. Setelah diskusi selesai, guru membagikan teks yang akan dibaca oleh siswa, dimana topik teks tersebut sesuai dengan gambar yang mereka lihat sebelumnya. Setelah masing-masing siswa mendapatkan teks, mereka disuruh membaca teks tersebut secara perorangan dalam waktu 5-10 menit. Di akhir kegiatan kelas, guru memilih satu siswa yang mempunyai quick write terbaik dan memberikan hadiah kepada pemilik quick write terbaik.Key words: reading, reading comprehension, quick write, teaching reading at senior high school

Penerapan Metode Inkuiri Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SD Inpres 2 Ambesia

Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 4, No 7 (2016): Junal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dan penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa di kelas IV SD Inpres 2 Ambesia. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meningkatkan hasil belajar IPA melalui Metode Inquiri. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK), yang dilaksanakan 2 siklus yang terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Data yang diambil adalah data kualitatif yaitu data hasil observasi diperoleh dari hasil pengamatan situasi pembelajaran, serta data kuantitatif yaitu data hasil belajar diperoleh dari hasil tes. Hasil penelitian siklus I diperoleh tuntas secara individu 10 orang  dan belum tuntas individu 8 orang dengan presentase daya serap klasikal 55,56% dan ketuntasan belajar klasikal 76,67%. Hasil belajar siklus II seluruh siswa dinyatakan tuntas 100% dengan presentase daya serap klasikal 86,39%. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa penerapan metode inquiri dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD Inpres 2 Ambesia. Kata kunci: Hasil Belajar, IPA, Inquiri