Articles

Found 34 Documents
Search

COMPETENCY BASED ASSESSMENT SEBAGAI MODEL PENGUJIAN KOMPETENSI DI SMK Jubaedah, Yoyoh
APTEKINDO Tahun 2010
Publisher : FTK Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Penyelenggaraan pendidikan di SMK perlu adanya kesepadanan atau kesesuaian dengandunia kerja (link and match), sehingga kompetensi peserta didik memenuhi tuntutan kompetensi dilapangan kerja. Untuk mengetahuai kesesuain tersebut, maka perlu dilaksanakan penilaian hasilbelajar atau uji kompetensi terhadap capaian kompetensi peserta didik sesuai dengan tuntutankompetensi yang dibutuhkan lapangan kerja. Pengujian kompetensi di SMK pada dasarnyamerupakan bagian integral dari proses pembelajaran, yang perlu diarahkan untuk menilai kinerjapeserta didik dengan memantau proses, kemajuan dan perbaikan hasil belajarnya secaraberkesinambungan. Pelaksanaan penilaian dapat dilakukan secara langsung pada saat peserta didikmelakukan aktivitas belajar, maupun secara tidak langsung melalui bukti hasil belajar sesuai dengankriteria kinerja atau performance criteria. Oleh karena itu sistem penilaian untuk kelompok matapelajaran produktif menitikberatkan pada penilaian hasil belajar berbasis kompetensi atauCompetency Based Assessment.Kata Kunci : Penilaian, Kompetensi, Pengujian, SMK
Model Pendidikan Kehidupan Keluarga Berbasis Life Skill Dalam Meningkatkan Ketahanan Keluarga Rohaeni, Neni; Ningsih, Mirna Purnama; Jubaedah, Yoyoh
FamilyEdu: Jurnal Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 4, No 2 (2018): FamilyEdu
Publisher : Prodi PKK - Departemen PKK - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.067 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kenyataan adanya tuntutan kompetensi (learning outputs) dan capaian pembelajaran (learning outcomes) lulusan LPTK harus sesuai dengan tuntutan dunia kerja serta Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Penelitian ini bertujuan mengembangkan model Pendidikan Kehidupan Keluarga berbasis Life Skill dalam Meningkatkan Ketahanan Keluarga. Pemecahan masalah dilakukan dengan menggunakan pendekatan Research and Development, melalui tahapan: (1) Studi Pendahuluan, (2) Pengembangan Model dan (3) Validasi Model. Studi Pendahuluan dilakukan kegiatan: (a) Studi literatur berkaitan dengan masalah penelitian, (b) Analisis karakteristik Pendidikan Kehidupan Keluarga berbasis Life Skill dalam Meningkatkan Ketahanan Keluarga berdasarkan pendapat para akhli, (c) Merancang desain model Pendidikan Kehidupan Keluarga berbasis Life Skill dalam Meningkatkan Ketahanan Keuarga. Tahap pengembangan model akan dilakukan: (a) Pengembangan program Pendidikan Kehidupan Keluarga berbasis Life Skill dalam Meningkatkan Ketahanan Keluarga, (b) Ujicoba desain model Pendidikan Kehidupan Keluarga berbasis Life Skill dalam Meningkatkan Ketahanan Keluarga, (c) Evaluasi dan penyempurnaan model hingga menghasilkan model siap validasi. Tahap validasi model akan dilakukan: (a) Uji validasi model Pendidikan Kehidupan Keluarga berbasis Life Skill dalam Meningkatkan Ketahanan Keluarga, (b) Evaluasi dan penyempurnaan model hingga menghasilkan model final. Sesuai dengan tahapan penelitian tersebut, maka penelitian ini ditargetkan memiliki luaran sebagai berikut: (1) Model Pendidikan Kehidupan Keluarga berbasis Life Skill dalam Meningkatkan Ketahanan Keluarga, (2) Artikel hasil penelitian yang diplubikasikan dalam jurnal internasional bereputasi. (3) Makalah yang diseminarkan pada forum ilmiah internasional. (4) Draft pengusulan program HKI.
Pengembangan Program Pelatihan Berbasis Green Family Education Bagi Remaja Di Panti Asuhan Kota Bandung Haifa, Nuri; Jubaedah, Yoyoh; Widiaty, Isma
FamilyEdu: Jurnal Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 3, No 1 (2017): Family Edu
Publisher : Prodi PKK - Departemen PKK - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.769 KB)

Abstract

This research is motivated by the inexistence of  training program which is based on green family education, as well as  the amount of household waste in the orphanage’s environment  that have not been put to good use. The purpose of this study is to analyze the needs of the training program, to design a training program of green family education-based, to conduct the academics and practitioners’ expert judgment about the green family education-based training program in generating crafts from household waste, and to implement training programs based on green family education to the teenagers in an orphanage. This research employs ADDIE approach which includes Analysis, Design, Development, and Evaluation. The samples in this study consisted of three orphanage’s managers, two training experts, one expert in handcraft, and 27 teenagers. The need analysis of the green family education-based training program for teenagers needs some training to increase knowledge, skills, and self-learning. The designed training program consists of the identity of the program, purpose, benefits, materials, methodologies, and scenario of training activities. In addition, training programs include training modules. The results of expert judgment regarding the green family education-based training program show that the handicrafts of household waste are at very decent criteria. The achievement of these criteria is validated by experts consisting of programs identity, purpose, benefits, materials, methodologies, and scenario training activities aspects. The product assessment conducted after the juvenile training activities at orphanage are at good criteria. Here are some recommendations. For managers, it is necessary to facilitate infrastructure for the implementation of the training program. For teenagers, it is beneficial to spend their leisure time. For further research, the tested training programs can be implemented in other orphanage by adjusting the characteristics of teenagers, facilities, infrastructures in orphanage so that green family education-based training program can be implemented in the community as the Environmental program.
Peran Orang Tua Dalam Penanaman Disiplin Pada Anak Usia Prasekolah Melalui Pembiasaan Di Kelurahan Cihaurgeulis Bandung Fitri A, Afifah Nur; Jubaedah, Yoyoh; Ningsih, Mirna Purnama
FamilyEdu: Jurnal Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Prodi PKK - Departemen PKK - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.664 KB)

Abstract

Penelitian ini beranjak dari permasalahan bahwa dalam pembiasaan disiplin pada anak usia prasekolah masih mengalami kesulitan khususnya pada pembiasaan disiplin waktu dan disiplin kepribadian pada anak. Tujuan dari penelitian ini untuk memperoleh data mengenai bagaimana peran orang tua dalam penanaman disiplin pada anak usia prasekolah melalui pembiasaan yaitu disiplin waktu dan kepribadian. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, alat pengumpul data berupa angket yang disebar kepada responden sebanyak 36 orang tua yaitu orang tua yang memiliki anak usia prasekolah di Kelurahan Cihaurgeulis Bandung. Temuan hasil penelitian mengenai peran orang tua dalam penanaman disiplin pada anak usia prasekolah melalui pembiasaan disiplin waktu dan kepriadian, yaitu sebagian besar orang tua membiasakan anak dengan cara memberi contoh, mendampingi anak, mengajak, melatih, membimbing, menasihati, mengingatkan, menegur, dan melibatkan anak. Rekomendasi yang dapat disampaikan pada peneltian ini, yaitu hendaknya orang tua dalam penanaman disiplin waktu dan kepribadian kepada anak usia prasekolah dengan cara memberitahu anak dengan bahasa yang lembut sehingga dimengerti anak dan dengan sentuhan kasih sayang selain itu melalui jadwal kegiatan sehari-hari, papan reward, dan persuasif.
Development of Competency Based Assessment Model on Job Performance in Family Welfare Education Apprenticeship Jubaedah, Yoyoh; Rohaeni, Neni; Rinekasari, Nenden R.
Innovation of Vocational Technology Education Vol 13, No 1 (2017)
Publisher : Faculty of Technological and Vocational Education-Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/invotec.v13i1.6262

Abstract

The assessment tool to evaluate learner performance on the apprenticeship is variety. Therefore, we were need a standardized assessment tool. This study was attempt to develop a competency based assessment model on job performance in apprentice of the family welfare education. Problem solving was conducted using research and development approach, through stages of: (1) a study introduction, (2) a development model, and (3) a validation model. The research subjects are internal and external tutors, also a learner intern. Data collection was carried out by interviews, observation, survey and expert judgment. The results showed that the planning, the instrument and the implementation of the assessment was the development of competency based assessment model on job performance in family welfare education apprenticeship. Planning assessment was consisting of components of the purpose, job performance, and assessment methods. An instrument assessment was use a test of performance in the form of assessment rubrics. The implementation of the assessment was covering a preparation, collecting, judging, deciding, and moderation stage. From the validation model through the expert judgment, it turns out that assessment model was already developed feasible to implement on job performance assessment in family welfare education apprenticeship
RANCANG BANGUN MODEL PORTFOLIO BASED ASSESSMENT PADA KOMPETENSI KEJURUAN DI SMK Abas, Tati; Jubaedah, Yoyoh; Widiaty, Isma
Innovation of Vocational Technology Education Vol 9, No 1 (2013)
Publisher : Faculty of Technological and Vocational Education-Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/invotec.v9i1.4883

Abstract

Penelitian ini merupakan studi pengembangan model Portfolio Based Assessment pada kompetensi kejuruan di SMK yang mengacu pada Standar Kompetensi Nasional. Studi pengembangan ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan research and development. Tahapan yang dilakukan: (1) Analisis kompetensi kerja berdasarkan tuntutan dunia kerja (stakeholders). (2) Identifikasi karakteristik Portfolio Based Assessment sesuai Standar Kompetensi Nasional. (3) Pengembangan instrumen penilaian berbasis portofolio yang mengacu pada Standar Kompetensi Nasional. (4) Pengembangan kriteria penilaian berbasis portofolio yang mengacu pada Standar Kompetensi Nasional, (5) Merancang desain model Portfolio Based Assessment pada Kompetensi Kejuruan di SMK. Sesuai dengan tahapan penelitian tersebut, menghasilkan luaran sebagai berikut : (a) Model Portfolio Based Assessment pada Kompetensi Kejuruan di SMK. (b) Instrumen Portfolio Based Assessment pada kompetensi kejuruan di SMK.
RANCANG BANGUN MODEL HOLISTIC ASSESSMENT PADA UJI KOMPETENSI KEAHLIAN PRODUKTIF SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Jubaedah, Yoyoh; Rohaeni, Neni
Innovation of Vocational Technology Education Vol 9, No 1 (2013)
Publisher : Faculty of Technological and Vocational Education-Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/invotec.v9i1.4884

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan adanya tuntutan kompetensi peserta didik atau lulusan Sekolah Menengah Kejuruan harus sesuai dengan tuntutan lapangan kerja. Peserta didik harus diberikan pengalaman belajar yang sesuai dengan tuntutan dunia usaha dan industri. Oleh karena itu, untuk mengetahui kesesuaian lulusan dengan tuntutan lapangan kerja dibutuhkan alat penilaian yang dapat mengukur capaian kompetensi peserta didik yang sesuai dengan tuntutan kompetensi kerja, sehingga capaian kompetensi lulusan memperoleh pengakuan dari pihak dunia kerja (stakeholders). Atas dasar pemikiran tersebut, penelitian ini bertujuan merancang bangun model Holistic Assessment pada uji kompetensi keahlian produktif Sekolah Menengah Kejuruan. Rancang bangun model dilakukan dengan menggunakan pendekatan Research and Development.Sesuai dengan tahapan penelitian dihasilkan luaran sebagai berikut: 1) Model Holistic Assessment pada uji kompetensi keahlian produktif Sekolah Menengah Kejuruan, 2) Alat penilaian model Holistic Assessment pada uji kompetensi keahlian produktif.
Pengaruh Pendekatan Pelatihan Berbasis Kompetensi Terhadap Kemampuan Praktek Making Bed dalam Pembelajaran Room Section di SMK Akomodasi Perhotelan Kusdamayanti, Popy; Abas, Tati; Jubaedah, Yoyoh
FamilyEdu: Jurnal Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : Prodi PKK - Departemen PKK - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.851 KB)

Abstract

Masalah penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi kesenjangan antara kompetensi SMK dengan kompetensi SKKNI (Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia), sementara SKKNI sudah menegaskan bahwa SMK untuk menyesuaikan dengan standar kompetensi dunia kerja. Program CBT (Competency Based Training) adalah salah satu pendekatan agar peserta didik lebih mudah menguasai kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh pendekatan pelatihan berbasis kompetensi terhadap kemampuan praktek making bed dalam pembelajaran room section di SMK akomodasi perhotelan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik. Sampel yang digunakan sampel purvosive sebanyak 35 peserta didik. Hasil penelitian tentang gambaran pengaruh pendekatan pelatihan berbasis kompetensi terhadap kemampuan praktek making bed berada pada kategori tinggi. Hasil pendekatan pelatihan berbasis kompetensi memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan praktek making bed dalam pembelajaran room section di SMK akomodasi perhotelan. Rekomendasi ditujukan pada guru mata pelajaran room section untuk mencoba menerapkan pendekatan pelatihan berbasis kompetensi pada pembelajaran room section untuk penguasaan kompetensi dasar lainya.
Pendapat Peserta Didik Tentang Pelaksanaan Praktek Room Section dengan Pendekatan Pelatihan Berbasis Kompetensi di SMK Fujiastuti, Cici; Rohaeni, Neni; Jubaedah, Yoyoh
FamilyEdu: Jurnal Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : Prodi PKK - Departemen PKK - Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.95 KB)

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi oleh tuntutan terhadap Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), yang memiliki peran untuk menyiapkan peserta didik yang mampu memasuki dunia kerja dan mengembangkan sikap professional di bidang kejuruan. Tujuan penelitian adalah untuk memperoleh data tentang pendapat peserta didik berdasarkan pengalaman belajar dalam pelaksanaan praktek room section dengan pendekatan pelatihan berbasis kompetensi yang berkaitan dengan : (a) Kompetensi kerja room section, (b) Durasi waktu praktek room section berdasar standar dunia kerja, (c) Optimalisasi pemanfaatan fasilitas praktikum room section. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitik. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Populasi sebanyak 8 kelas yang berjumlah 240 orang. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sampel purposive. Sampel yang memiliki karakteristik kelas uji coba sebanyak tiga kelas berjumlah 83 orang. Penelitian mengenai pendapat peserta didik tentang pelaksanaan praktek room section dengan pendekatan pelatihan berbasis kompetensi yang berkaitan dengan kompetensi kerja room section berada pada kriteria sangat tinggi yaitu melakukan persiapan diri (personal grooming) dan memasuki kamar dengan sopan, yang berkaitan dengan durasi waktu praktek, yang berada pada kriteria tinggi yaitu membersihkan bath room dalam waktu 10 menit, berkaitan dengan optimalisasi pemanfaatan fasilitas praktikum, yang berada pada kriteria tinggi yaitu praktek dilakukan secara bersamaan. Rekomendasi ditujukan kepada ketua program dan guru kompetensi keahlian akomodasi perhotelan adalah untuk terus mengoptimalkan penerapan pelatihan berbasis kompetensi dalam penyelenggaraan pembelajaran dan pengembangan program pembelajaran yang menyerupai reflika di industri
MODEL LINK AND MATCH DENGAN PENDEKATAN COMPETENCY BASED TRAINING PADA PEMBELAJARAN TATA GRAHA DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Jubaedah, Yoyoh
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 15, No 1 (2015): INOVASI MODEL DALAM PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.73 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan model Link and Match dengan pendekatan Comptency based Training pada pembelajaran Tata Graha di SMK. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan Research and Development. Studi pengembangan dilakukan dalam tiga tahap, yaitu: (1) Studi pendahuluan, (2) Pengembangan Model, dan (3) Uji validasi model. Pada tahap studi pendahuluan, meliputi kegiatan: (a) Studi literatur, (b) Identifikasi karakteristik kompetensi kerja keahlian Tata Graha, (c) Telaah pembelajaran Tata Graha di SMK. Tahap pengembangan model, meliputi kegiatan: (a) Merancang desain model link and match dengan pendekatan Competency based Training pada pembelajaran Tata Graha di SMK, (b) Mengembangkan program pembelajaran Housekeeping, (c) Ujicoba desain model. Pada tahap uji validasi model meliputi kegiatan: (a) Mengimplementasikan model, (b) Mengukur dampak penggunaan model terhadap capaian kompetensi peserta didik pada keahlian Tata Graha di SMK. Subjek penelitian terdiri dari peserta didik dan guru pengampu mata pelajaran Tata Graha di SMK. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, wawancara, observasi dan penilaian hasil belajar. Sesuai dengan tahapan penelitian, maka dihasilkan luaran sebagai berikut: (1) Model Link and Match dengan pendekatan Competency based Training pada pembelajaran Tata Graha di SMK, (2) Program pembelajaran Housekeeping di SMK kompetensi keahlian Akomodasi Perhotelan.Kata Kunci: Link and Match, Competency based Training, Tata Graha, SMK