Articles

RANCANGAN SISTEM CATU DAYA DAN RUMAH PENANGKAP CITRA PADA PESAWAT SINAR-X FLUOROSCOPY Sujatno, Sujatno; Santoso, Budi; khaerudin, Ahmad; jalil, Abdul
Jurnal Perangkat Nuklir Vol 5, No 2 (2011): Nopember 2011
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.993 KB)

Abstract

A DESIGN OF POWER SUPLAY SYSTEM AND IMAGE CAPTURE CASING FOR X-RAY MACHINE FLUOROSCOPY,It has been designed power systems and mechanical system of x-ray fluoroscopy at BATAN PRPN development center. X - ray machine fluoroscopy is an X-ray machine which is equipped with a camera system. The image capture is not visualized in the film but on the phosphorescent screen (Screen Fluoroscent) then the image is captured by the camera. This system is used to get more efficient material usage, especially the film. Because the price of film and processing materials at any time increase. So that is not profitable forX- ray user with the rising prices of film and processing materials will also affect the cost of X-rays operation. Thus it would burden the people who use the X-ray services for diagnistik. The achieved results are mechanical design of casing which consists of a rectangular box capturing image box, phosphorescent screen and camera .The power system has been assembled and is designed for power capacity X-rays machine capable of 10 kVA, frekuensi 50 /60 HZ. RANCANGAN SISTEM CATU DAYA DAN RUMAH PENANGKAP CITRA PADA PESAWAT SINAR-X FLUOROSCOPY, Telah dilakukan perancangan sistem tenaga dan mekanik pesawat sinar-x fluoroscopy hasil litbang PRPN-BATAN. Pesawat sinar – X Fluoroscopy merupakan sebuah pesawat sinar-X yang dilengkapi dengan sistem kamera. Untuk penangkap citra tidak divisualisasikan dalam film tetapi pada layar pendar (Screen Fluoroscent). Kemudian citra ditangkap dengan kamera. Sistem ini dipakai dengan harapan lebih effisien dalam pemakaian bahan khususnya film, karena selama ini harga film dan bahan pemrosesannya setiap saat mengalami kenaikan harga, sehingga tidak menguntungkan bagi pengguna pesawat sinar – X. Dengan kenaikan harga film dan bahan pemroses tentu akan berpengaruh pula pada biaya pemakaian pesawat sinar-X. Dengan demikian akan membebani masyarakat yang menggunakan jasa pesawat sinar-X dalam menjalani pemeriksaan secara diagnostik. Hasil yang telah dicapai dari rancangan bentuk mekanik rumah penangkap citra terdiri dari kotak persegi panjang, layar pendar dan kamera. Untuk sistem tenaga telah dirangkai dan di rancang mampu untuk kapasitas daya pesawat sinar-X sebesar 10 kVA, frekuensi 50/60 HZ. 
PERANCANGAN RUANGAN RADIOTERAPI EKSTERNAL MENGGUNAKAN SUMBER Co-60 Kristiyanti, Kristiyanti; Santoso, Budi; Jalil, Abdul; Sukandar, Sukandar
Jurnal Perangkat Nuklir Vol 6, No 2 (2012): Nopember 2012
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.829 KB)

Abstract

Radiotherapy roomdesign has been done using the isotope Co-60 source with activity 8000 Ci. The purpose of thedesign is to determine room wall thickness consisting of primary and secondary part. The materialis planned to use concrete walls. The thickness calculations is based on the provision of radiationsafety according to BAPETEN regulation, where the wall thickness depends on the distance of thesource, workload, use factor and factor usages. From  the calculation  results of primary wallthickness  1300 mm, 500 mm length  and 610 mm the secondary wall. By using the wall thicknessthat has been design the radiation exposure exit from the the wall will comply with BAPETENregulatoin No 7, 2009 Telah dilakukan perancangan ruangan radioterapi eksternal menggunakan sumber isotop Cobalt-60 (Co-60) dengan aktivitas 8.000 Ci yang memberikan radiasi gamma (γ). Tujuan dari perancangan untuk menentukan tebal dinding ruangan yang terdiri dari dinding primer dan dinding sekunder. Bahan dinding direncanakan menggunakan beton. Perhitungan ketebalan berdasarkan ketentuan keselamatan radiasi sesuai ketentuan keselamatan BAPETEN dimana ketebalan dinding tergantung dari jarak sumber isotop ke dinding, beban kerja, faktor penggunaan dan faktor pemakaian.  Dari hasil perhitungan didapatkan tebal dinding primer 1300 mm dengan panjang 500 mm  dan tebal dinding sekunder 610 mm. Dengan menggunakan ketebalan dinding yang telah dirancang diharapkan paparan radiasi yang keluar dinding akan sesuai dengan peraturan SK BAPETEN No 7 Th 2009.  
MODEL MATEMATIS SEDERHANA UNTUK PERKIRAAN JANGKAUAN PENGUKURAN PADA DETEKTOR GEIGER MULLER Bukit, Benar; Sulistyo, Jos Budi; Jalil, Abdul
Jurnal Perangkat Nuklir Vol 6, No 2 (2012): Nopember 2012
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.652 KB)

Abstract

A SIMPLE MATHEMATICAL MODEL FOR THE ESTIMATION OF THE MEASUREMENT RANGE ON GEIGER-MULLER DETECTORS. Proposed here is a simple mathematical model which allows the use of information on dead time and sensitivity of a Geiger Muller (GM) detector for back-ofthe-evenlope estimation of resolution,dose rate measurement range, and thedose rate measurement error as a function of incident dose rate. The aforemention model was then employed for comparing the measurementrange and resolution of 34 types of GM detectors  manufactured by LND,Inc. It was found that they generally did not attain the widest   Measurement range and the finest resolution at the same time. Futher, itwas found that among the 34 detector types analyzed, the 7802 possessed the finest measurement resolution while the 71623 possessedthe widest measurement range.Keyword : GM detector, mathematical model, measurement rangeMODEL MATEMATIS SEDERHANA UNTUK PERKIRAAN JANGKAUAN PENGUKURAN PADA  DETEKTOR GEIGER-MULLER. Suatu model matematis sederhana untuk menggunakan informasi mengenai waktu mati (dead time) dan sensivitas suatu detektor Geiger Muller (GM) untuk mendapatkan perkiraan kasar secara cepat atas resolusi, jangkauan pengukuran yang timbul pada saat laju dosis yang sebenarnya bernilai tertentu. Model matematis tersebut kemudian digunakan untuk membandingkan jangkauan pengukuran dan resolusi 34 jenis detektor GM yang dibuat oleh LND, Inc. Ditemukan bahwa detektor-detektor GM tersebut secara umum tidak sekaligus mencapai jangkauan ukur dan resolusi tertinggi. Diantara 34 jenis detektor GM tersebut, jenis 7802 memiliki resolusi yang tertinggi, sedangkan 71623 memiliki jangkauan ukur terbesar.Kata kunci: detektor GM, model matematis, jangkauan pengukuran
KETAHANAN PANAS PADUAN ALUMINIUM SEBAGAI BAHAN KONSTRUKSI Atmojo, Sri Mulyono; Harjanto, Tri; Jalil, Abdul
Jurnal Perangkat Nuklir Vol 1, No 2 (2007): Nopember 2007
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (916.006 KB)

Abstract

The analysis of aluminum alloy for boarding ways, curtain laboratory in nuclear activity, several laboratory, and others, after fire resistance test was investigated. Aim of this test is to understand short aluminum alloys resist to the fire. A rolling door material by a local product is used as a sample in these experiment. The experiment method was investigated according to NFPA417: Standard on construction and protection of aircraft loading walkways 1985 edition, where the sample is suddenly heated by 650°C temperature. The visual activity was carried out for physics observation, and mechanical characteristic was observed by cutting of the samples in which before. and after fire resistance test. The microstructure was investigated by Scanning Electron microscope, that analysis for structure and composition of surfaces were understood. Result of these observation show that sample color were change firm white to brown, mechanical characteristic were change from tough to brittle, but the samples shape as a construction material and surface microstructure relative constant conclusion of these experiment is that the sample resistance to fire test to it suitable for construction material. Telah dilakukan analisa paduan aluminium untuk bahan konstruksi boarding ways, sekat pada laboratorium bidang nuklir maupun laboratorium yang lain atau sejenis, setelah dilakukan fire test. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengetahui kemampuan bahan tersebut terhadap pengaruh suhu akibat kebakaran (fire resistance). Bahan paduan aluminium berupa lembaran yang digunakan sebagai rolling-door, produksi loka/. Metoda pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan memberikan suhu pada sampel setinggi sekitar eso«: secara mendadak, sesuai dengan standar NFPA 417: Standard on Construction and Protection of Aircraft Loading Walkways, edisi 1985. Pengamatan fisik dilakukan secara visual, dan pengamatan sifat mekaniknya dilakukan dengan memotong sampel sebelum dan sesudah dipanasi, perubahan struktur mikro dianalisa dengan Scanning Electron Microscope dan perubahan komposisi kimia permukaan dianalisa dengan Energy Diffraction X-ray. Hasil pengamatan menunjukkan adanya perubahan warna sampel dari putih ke coklat, sifat mekanis berubah dari liat menjadi getas (brit/e), namun bentuk fisik dan struktur mikro relatif tetap. Dari hasil uji ini dapat disimpulkan bahwa paduan aluminium tahan terhadap uji kebakaran dan layak digunakan sebagai bahan konstruksi.
ANALISIS KELELAHAN PADA STRUKTUR LANDASAN RANGKA PADA PEREKAYASAAN PESAWAT SINAR-X DIGITAL MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA Jalil, Abdul; Awwaluddin, Muhammad
Jurnal Perangkat Nuklir Vol 7, No 1 (2013): Juni 2013
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.088 KB)

Abstract

FATIGUE ANALYSIS ON THE SUPPORT FRAME STRUCTURE OF DIGITAL X-RAY EQUIPMENT USING FINITE ELEMEN METHOD. Fatigue is one of the failure modes on support frame structures that need to be monitored carefully. Fatigue analysis is a method that can be performed to estimate the risk of damage caused repeated load and life of structure or building in receiving such loads. By fatigue analyzing, the risk from fatal damage can be minimized and the structure or building to meet design targets that have been set, including here is structure not to be failed in a variety of working conditions. Analysis was performed by ansys software with 800 N, assumed by ballast load, column, and load on the arm. From the fatigue analysis on the support frame structure, fatigue life maximum is 1e6 cycle, so the design structure can be said safe because its high cycle (infinite cycle).   ANALISIS KELELAHAN PADA STRUKTUR LANDASAN RANGKA PADA PEREKAYASAAN PESAWAT SINAR-X DIGITAL MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA. Kelelahan adalah salah satu mode kegagalan pada struktur landasan rangka yang perlu di amati secara cermat. Analisis kelelahan (fatigue) merupakan suatu cara yang dapat dilakukan untuk memperkirakan risiko terjadinya kerusakan yang diakibatkan oleh beban berulang dan usia dari suatu struktur atau bangunan dalam menerima beban tersebut. Dengan melakukan analisis kelelahan (fatigue), risiko timbulnya kerusakan fatal dapat diperkecil dan suatu struktur/bangunan dapat memenuhi target desain yang telah ditetapkan, termasuk disini adalah struktur tidak akan mengalami kegagalan dalam berbagai kondisi kerja. Analisis dilakukan menggunakan software ANSYS dengan pembebanan 800 N, dengan assumsi beban maksimal akibat beban pemberat, kolom, dan beban yang ada di lengan. Dari hasil analisis kelelahan pada struktur landasan rangka didapatkan umur struktur maksimal 1e6, sehingga desain dapat dikatakan aman karena masuk ke dalam high cycle (infinite cycle).
Dakwah MMI (Mengurai Kekerasan Sosial pada Diskusi di LKiS Yogyakarta) Jalil, Abdul
al-Balagh : Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.117 KB) | DOI: 10.22515/balagh.v1i1.44

Abstract

Attacks promoted by certain elements during a discussion in LKiS of course disturb the society, moreover when they causes social violence. At the same time, the dynamic and diverse condition of society often interprets a problem according to the social condition so the problem never comes to an end. In accordance to the fact, the research was conducted to investigate why the social violence happens easily and it is always identical with Majlis Mujahidin Indonesia (MMI). The research applies descriptive analysis method using the primary and secondary data by learning the locus of research on the social violence happened after the discussion in LKiS Yogyakarta. The internal factors as causes that need to get serious attention from all components of the nation include the poor condition of social welfare, the lack of religious knowledge and the need of a figure who is able to enlighten the society. These factors cause the society behave cruelly. Meanwhile, there are other groups of people who feel that their faith was disturbed, and the absent function of existing security system, have resulted the social violence as an answer for the people who commit acts of violence.Keywords: Models of Propagation, MMI, Social Violence, and LKiS.
MEMAKNAI TRADISI UPACARA LABUHAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP MASYARAKAT PARANGTRITIS Jalil, Abdul
EL HARAKAH (TERAKREDITASI) Vol 17, No 1 (2015): EL HARAKAH
Publisher : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/el.v17i1.3088

Abstract

This article discusses the meaning of the “Labuhan Ceremony” and the effects on Parangtritis society. The research is based on the writer’s experience as students’ field project supervisor of Madrasah Aliyah Wahid Hasyim. The methodology used for this research is qualitative descriptive. Interviews, literature, brochures and media information were analyzed. It is concluded that according to Parangtritis people, the context of Labuhan ceremony is not only the myth of Queen of the South (Ratu Kidul), but they also believe that the most important context of the “Labuhan Ceremony” is grateful towards the God who was supreme over the devolution of grace. Labuhan has effects on their belief, economis, and safety. Tulisan ini mendiskusikan makna tradisi upacara labuhan dan pengaruhnya bagi masyarakat Parangtritis. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pendampingan penulis kepada siswa-siswi Madrasah Aliyah Wahid Hasyim sebagai tugas akhir berupa karya ilmiah berbasis field trip. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data diperoleh dari hasil wawancara, literatur, leaflet, dan brosur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut masyarakat Parangtritis, Labuhan tidak semata-mata hanya mitos dari nenek moyangnya agar terhindar dari kesialan, tetapi Labuhan dilestarikan sematamata sebagai rasa syukur terhadap Dzat yang maha agung atas pelimpahan anugerah yang diterima. Selain itu, Labuhan memiliki pengaruh terhadap kepercayaan kepercayaan/agama, ekonomi,dan keamanan.
CAYLEY COLOR DIGRAPH DARI GRUP SIKLIK DENGAN n BILANGAN PRIMA Jalil, Abdul
Gamatika Vol 2, No 1: Jurnal Gagasan Matematika Dan Informatika
Publisher : Gamatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.792 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif-kualitatif dengan menggunakan metode penelitian kepustakaan (Library Research) yaitu penelitian yang mengkaji kepustakaan, khususnya tentang Cayley Color Digraf  dengan tujuan untuk mengumpulkan data dan informasi dengan bantuan bermacam material seperti buku-buku dan dokumen yang ada. Adapun permasalahan dalam penulisan ini adalah Bagaimana bentuk dari Cayley color digraph pada grup Siklik  dengan n bilangan prima. Hasil pembahasan menunjukkan dengan masing-masing generator pada n dapat diketahui bahwa  Cayley Color Digraph dari grup Siklik Zn merupakan Sikel Hamilton, sehingga bentuk dari Cayley Color Digraph pada grup Siklik adalah Digraph Hamilton. Dari hasil pembahasan dapat disimpulkan bahwa bentuk Cayley Color Digraph dari grup Siklik adalah Digraf Hamilton. Kata kunci: Cayley Color Digraph, Grup Siklik. Abstract This research is a  descriptive-qualitative  research methods literature (Library Research) research that examines the literature, especially on Cayley Color digraph for the purpose of  collecting  data and  information  with the help of  a variety of materials such as  books and  documents.  The  problem  in this paper is how a form of Cayley color digraph on Cyclic group Zn with n primes. The results show discussion with each generator in n  is known that Cayley Color digraph of a group Cyclic  is Sikel Hamilton, so the form of the Cayley Color digraph on the group Cyclic Zn is digraph Hamilton. From the results of the discussion can be concluded  that the shape  of the  Cayley  Color  digraph from Cyclic groups are digraphs Hamilton. Keywords: Cayley Color digraph, Cyclic Group.
ANALISIS GRADIENT CONJUGATE METHOD UNTUK MINIMISASI FUNGSI Jalil, Abdul
Gamatika Vol 2, No 2: Jurnal Gagasan Matematika Dan Informatika
Publisher : Gamatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Fungsi persamaan linier panjang Ax = y dengan A dan y adalah matriks merupakan fungsi yang mudah untuk dipecahkan jika nilai dari variabel x nya diketahui. Namun lain halnya jika nilai dari variabel x pada fungsi tersebut tidak diketahui, maka akan menarik jika kita dapat menyelesaikan masalah tersebut karena pemecahannya akan cukup rumit, sehingga dibutuhkan suatu metode yang cukup mudah untuk menyelesaikan fungsi tersebut. Permasalahan yang demikian ini dapat diselesaikan dengan cara minimisasi fungsi. Salah satu cara untuk minimisasi fungsi adalah dengan menggunakan metode gradien konjugat. Oleh karena itu dalam artikel ini penulis membahas tentang Gradient Conjugate Method atau metode grdien konjugat untuk minimisasi fungsi. Dalam penyelesaiannya meode gradien konjugat meggunakan langkah pemecahan iterasi dari fungsi persamaan linier Ax = y dengan matriks A adalah matriks simetris dan matriks positif definit. Adapun hasil yang didapatkan terbukti bahwa  metode gradien konjugat merupakan metode iterasi yang cukup mudah yang dapat digunakan untuk menyelesaikan persamaan Ax=y dengan nilai dari variabel x yang tidak diketahui. Kata Kunci : Minimisasi fungsi, metode Gradient conjugate, matriks Abstract Functions of linear equations Ax = y with length A and y is a matrix is a function that is easy to solve if the value of the variable x in his mind. Yet another case when the value of the variable x in the function is not known, it will be interesting if we can solve these problems because the solution will be quite complicated, so it needs a method that is fairly easy to accomplish these functions. Such problems can be resolved by means of minimization of functions. One way to minimization of functions is to use the method of Conjugate gradient. Therefore, in this article the author discusses the Conjugate Gradient Method or grdien method for conjugate function minimization. Conjugate gradient solution in meode meggunakan step problem solving function equation of linear iterations of Ax = y with A symmetric matrix is a matrix and matrix of positive definit. As for the results that are obtained by Conjugate gradient methods proved that is a fairly easy iteration method that can be used to solve the equation Ax = y to the value of variable x is unknown. Keywords: minimization of functions, methods, conjugate Gradient matrix
KONFLIK SOSIAL DALAM PENGEMBANGAN OBJEK WISATA CANDI MUARA TAKUS DI DESA MUARA TAKUS KECAMATAN XIII KOTO KAMPAR KABUPATEN KAMPAR Jalil, Abdul; ", Jonyanis
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 2, No 1 (2015): WISUDA FEBRUARI 2015
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was conducted at Muara Takus Village, district of XIII KotoKampar. This research aims to know any conflict actors in the development of thetourism attractions and causes of the conflict. This research entitled “SocialConflict in the Development of Tourism Attractions of Muara Takus Temple atMuara Takus Village District of XIII Koto Kampar, Kampar District”. The mainissue in this research is what are the factors in causing the conflict in thedevelopment of tourism attractions of muara takus temple and any actors involvedin it. Subjects in this research are: Kampar District Government (Department ofTourism, Youth, and Sport of Kampar District), The BPN office of Kampar(National Land Agency), The PLTA office of Koto Panjang, The District office ofXIII Koto Kampar, The Village Head, People who own land in the area of tourismattractions of muara takus temple, Traditional Leaders, and People who receiveland compensation. The sample in this research is in taken by Random Technique,with the number of subject research as 50 people.The method used was a qualitative descriptive method with qualitative dataanalysis. Data filtering instruments used are observation and interviews.Generally, through the result obtained from this research the researcherconclude: the conflicts in the development of tourism attractions of muara takustemple are vertical and horizontal conflict, between local ellites, instancy togovernment agency, the differences in mission development, while the verticalconflict between the community and government. Conflict factors in thedevelopment of tourism attractions of muara takus temple: From the research thatthe problem of social conflict in the development of muara takus temple is due toland compensation issue which is still floating and is caused by unclear landownership.Kata Kunci : Konflik Sosial, Candi Muara Takus, Kecamatan XIII Koto Kampar