Articles

Found 26 Documents
Search

POLYMORPHISM OF MYOSTATIN (MSTN) PROMOTER GENE AND ITS ASSOCIATION WITH GROWTH AND MUSCLING TRAITS IN BALI CATTLE Khasanah, Himmatul; Gunawan, A.; Priyanto, R.; Ulum, M. F.; Jakaria, Jakaria
Media Peternakan Vol. 39 No. 2 (2016): Media Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (976.226 KB) | DOI: 10.5398/medpet.2016.39.2.95

Abstract

Myostatin (MSTN) gene plays a key role in skletal muscle homeostasis such as inducing muscle athrophy, poliferation of myoblast, increasing ubiquitin-proteasomal, downregulating IGF pathway, and glucolysis. Myostatin gene expression is controled by CpG island located in promoter region. The objectives of this research were to identify polymorphism of MSTN promoter gene and to associate the polymorphism of SNP with growth and muscling traits in Bali cattle. A total of 48 Bali cattle from BPTU-HMT Bali island was screened to identify genetic polymorphisms in MSTN promoter region using sequencing method. The growth and muscling traits were measured at 12 months of age. The muscling traits were evaluated using ultrasound console with linear transducer having frequency 6.5 Hz and scaning we conducted at 130 mm in deep. Analysis of polymorphism was conducted by using PopGen 1.32 software. The association of MSTN with growth and muscling traits were analyzed by using General Linear Model (GLM) procedure. This result showed that a total of 20 polymorphic SNPs (seven SNPs in CpG island) were detected in this region. Although, only 3 SNPs (g.-8078C>T, g.-7996G>C, and g.-7930A>G) had equilibrium condition in Hardy-Weinberg analysis. The association result showed that 2 SNPs (g.-7799T>C and g.-7941C>T) were significantly associated with intramuscular fat percentage (P?0.05) in Bali cattle. Although the 2 SNPs were nominally significant at nominal P?0.05 threshold, they were not significant after Bonferroni correction for multiple testing. It could be concluded that MSTN promoter gene was polymorphic in Bali cattle and there were 2 SNPs associated with carcass quality.
IDENTIFICATION OF A SINGLE NUCLEOTIDE POLYMORPHISM AT HINF-1 ENZYME RESTRICTION SITE OF PIT-1 GENE ON INDONESIAN BALI CATTLE POPULATION Jakaria, Jakaria; Noor, Ronny R
Media Peternakan Vol. 38 No. 2 (2015): Media Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.523 KB) | DOI: 10.5398/medpet.2015.38.2.104

Abstract

This study aimed to determine the Pit-1|Hinf-1 gene polymorphism in Bali cattle (Bos javanicus) as Indonesian native cattle and besides Madura, Pesisir, Aceh, and Katingan cattle breeds as a comparison. DNA samples were extracted from 488 blood samples consisting of Bali (245 heads), Madura (68 heads), Aceh (25 heads), Pesisir (100 heads) and Katingan (50 heads) cattle. The diversity of the Pit-1|Hinf-1 gene wasere analyzed using PCR-RFLP. Whereas the nucleotide base mutations were identified by sequencing. Genotyping data were analyzed by calculating the allele frequency, observed heterozygosity (Ho) and expected heterozygosity (He) values as well as Hardry-Weinberg equilibrium test using POPGENE 1.31 program. Whereas, Tthe sequence data were analyzed by using MEGA6 program. The Pit-1|Hinf-1 gene fragment analysis showed that Bali, Madura, Pesisir, Aceh, and Katingan cattle had high BB genotype, resulting in B allele frequency of 0.982, 0.963, 0.925, 0.960, and 0.960, respectively. Ho and He values were 0.074-0.130 and 0.036-0.139, respectively. Hardy-Weinberg equilibrium test did not significant for all breed populations, except for Aceh cattle population (P<0.05). Mutation from guanine (G) to adenine (A) was found in Pit-1 gene fragment. Therefore, Pit-1|Hinf-1 gene fragment had low genetic diversity in Bali cattle and other breeds population.Key words: Bali cattle, Pit-1|Hinf-1 gene, polymorphism
BERAKHLAKLAH KAMU DENGAN AKHLAK ALLAH Jakaria, Jakaria
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Karakter “JAWARA” (JPKJ)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan manfaat dongeng dalam pembentukankarrakter anak dan (2) mendeskripsikan teknik penyampaian dongeng yang sesuai dengan usiaanak. Fokus penelitian ini adalah “Bagaimana pembentukan karakter anak?” selanjutnya focuspenelitian ini dirinci menjadi dua subfokus, yaitu (1) Bagaimana manfaat dongeng dalampembentukan karakter anak? Dan (2) Bagaimana teknik penyampaian dongeng yang sesuai denganusia anak? Penelitian ini menggunakan metode kualitatif kajian pustaka dengan teknik analisisdata isi. Sumber data penelitian ini adalah buku-buku yang membicarakan pendidikan karakter,psikologi kepribadian, dan karya sastra. Kesimpulan penelitian ini adalah (1) Dongeng mempunyaibanyak manfaat, di antaranya adalah (a) dongeng mengajarkan nilai moral yang baik, (b) dongengmengembangkan daya imajinasi anak, (c) dongeng menambah wawasan anak, (d) dongengmeningkatkan kreativitas anak, (e) dongeng mendekatkan anak dengan orang tua, dan (f) dongengmenghilangkan ketegangan (stress). (2) Ada beberapa cara (teknik) yang dapat dilakukan dalammenyampaikan dongeng yang sesui dengan usia ana, yaitu (a) anak-anak diminta menyebutkanciri-ciri tokoh dalam dongeng, (b) anak-anak diminta mengaitkan dongeng dengan lagu tertentu,(c) orang tua/guru menceritakan fakta yang terkait dengan tokoh dongeng, dan (d) orang tua/gurumemberi kebebasan kepada anak untuk membuat akhir cerita dongeng. Oleh karena itu, orang tuadan guru sebaiknya menyisihkan waktu untuk memberikan dongeng yang mendidik anak-anakkarena dongeng mempunyai potensi konstruksi untuk mendukung perkembangan mental anak.Selain itu, orang tua dan guru sebaiknya mempunyai keterampilan dalam mendongeng. Orang tuadan guru harus menguasai cara (teknik) penyampaian dongeng yang sesuai dengan usia anaksehingga dongeng yang disampaikan menjadi sangat menarik bagi anak-anak.Kata kunci: Pembentukan karakter, manfaat dongeng, dan teknik penyampaian Dongeng.
Application of Linear Body Measurements for Predicting Weaning and Yearling Weight of Bali Cattle Gunawan, A; Jakaria, Jakaria
ANIMAL PRODUCTION Vol 12, No 3 (2010): September
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman, Faculty of Animal Science, Purwokerto-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of this research was to predict the weaning and yearling weight of Bali cattle using simple linear body measurement. The height wither (HW), body length (BL) and heart girth (HG) were measured in centimeters, using caliper, whereas weaning (WW)and yearling weight (YW) was determined in kilograms using a weighing scale. Results of the correlation coefficient showed  that hearth girth (HG) highly correlated with weaning and yearling weight were 0.847 and 0.871 respectively. In all, the height wither (HW) had the least correlation coefficient were 0.328 and 0.782 on weaning and yearling weight respectively.  Results of the stepwise regression showed that HG was a good estimator of WW and YW of Bali cattle followed by HW and BL. The comparison of residuals indicated that only two equations (HG and BL) accurately predicted weaning and yearling weight. From these results, it was concluded that weaning and yearling weight of Bali cattle can be estimated using simple linear body measurement of heart girth, body length and height wither especially in most remote areas where farmers are challenged with the unavailability of weighing scale. (Animal Production 12(3): 163-168 (2010)Key Words: weaning and yearling weight, linear body measurements, Bali cattle
KONTRIBUSI PENDIDIKAN KARAKTER TERHADAP PEMBANGUNAN KARAKTER BANGSA Jakaria, Jakaria
Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel) Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Karakter “JAWARA” (JPKJ)
Publisher : Jurnal Pendidikan Karakter JAWARA (Jujur, Adil, Wibawa, Amanah, Religius, Akuntabel)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter dewasa ini, telah menjadi perhatian banyak pihak, mengingat banyaknyafenomena social dalam kurun waktu sekarang ini sangat memperihatinkan. hal ini ini kita bisa lihatdari sumber media, tontonan tindakan kekerasan, kerusuhan dan dekadensi moral telah menjadisuguhan setiap hari bahkan dari hari ke hari kuantitas jumlah kasus semakin tak terbendung. olehkarena itu pendidikan karakter dapat dianggap sebagai salah satu solusi untuk mengurangiproblematika bangsa saat ini, untuk menjadi bangsa yang lebih baik, sehingga nantinya lahirgenerasi bangsa yang tumbuh berkembang dengan karakter yang bernafas nilai-nilai luhur bangsaserta agama.Kata kunci: Pendidikan Karakter, Generasi Bangsa, Pembangunan.
The Ghrelin Receptor (Ghsr) Gene Polymorphism in Indonesian Local Chicken and Crossbreed Is Associated With Carcass Traits Khaerunnisa, Isyana; Jakaria, Jakaria; Arief, Irma Isnafia; Budiman, Cahyo; Sumantri, Cece
ANIMAL PRODUCTION Vol 19, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman, Faculty of Animal Science, Purwokerto-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jap.2017.19.2.596

Abstract

Ghrelin receptor (GHSR) gene is candidate gene for growth performance in chicken by modulating growth hormone release from the pituitary by binding to its ligand of ghrelin. Ghrelin gene, or growth hormone secretagogue (GHS) gene, is well known as feed intake and energy homeostasis regulator in mammals and birds. The objectives of this study were to identify the polymorphism of the T1857C GHSR locus in Indonesian local chicken and to evaluate its effects on carcass traits. The gene polymorphism was identified using polymerase chain reaction-restriction fragment length polymorphism (PCR-RFLP) using Hin6I restriction enzyme. Effect of genotype on carcass composition was analyzed using SAS General Linear Model (GLM) procedure. The genotyping was performed on 343 individuals including Merawang, Pelung, Sentul, Kampung, broiler (strain Cobb, parent stock), F1 crossbred of Kampung x broiler (strain Cobb, parent stock), and F2 crossbred of Kampung x broiler (strain Cobb, parent stock). All individuals were successfully amplified and were resulted in a 470 bp PCR product. This locus was polymorphic with two alleles (T and C) and three genotypes (TT, CT, and CC). The T allele and TT genotype were predominant in all populations. Individuals with CT genotype were significantly had higher live weight at 26w, carcass weight, commercial cuts weights, and muscles weights than TT genotype in F2 crossbred of Kampung x broiler population. Association of the T1857C GHSR locus-polymorphism with chicken carcass composition has been described in Indonesian chicken, providing evidence that GHSR might be an important candidate gene for chicken carcass traits.
DEIKSIS DALAM PENGGUNAAN BAHASA JAWA DI DESA GEDANGAN KECAMATAN PULO BANDRING KABUPATEN ASAHAN Jakaria, Jakaria; Arif, Syamsul
JURNAL SASINDO (Program Studi Sastra Indonesia FBS UNIMED) Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Sasindo
Publisher : JURNAL SASINDO (Program Studi Sastra Indonesia FBS UNIMED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKJakaria. Nim 2122210004. Deiksis dalam Penggunaan Bahasa Jawa di Desa Gedangan Kecamatan Pulo Bandring Kabupaten Asahan. Program Studi Sastra Indonesia/S-1. Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia. Fakultas Bahasa dan Seni. Universitas Negeri Medan.                                                                                                    Deiksis yaitu penunjukan melalui bahasa, baik dalam bentuk kata atau frase yang dapat diketahui berdasarkan pemahaman yang sama antara pembicara dan pendengar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk deiksis persona, bentuk-bentuk deiksis ruang, dan bentuk-bentuk deiksis waktu yang digunakan dalam bahasa Jawa di Desa Gedangan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data penelitian berupa ujaran bahasa Jawa yang dituturkan informan yang mengandung kata atau frase yang deiktis. Berdasarkan pengumpulan dan analisis data terdapat 51 bentuk deiksis dalam penggunaan bahasa Jawa di Desa Gedangan. Bentuk-bentuk tersebut berupa kata. Masing-masing bentuk dirinci menjadi: 24 bentuk termasuk dalam deiksis persona, 15 bentuk termasuk dalam deiksis ruang, dan 12 bentuk termasuk dalam deiksis waktu. Penggunaan deiksis dalam bahasa Jawa di Desa Gedangan memiliki persamaan dan perbedaan dengan deiksis dalam bahasa Indonesia baik dari segi bentuk maupun maknanya. Selain itu, terdapat beberapa bentuk deiksis yang mengalami perubahan dan pergeseran. Faktor penyebab yang paling dominan adalah perpindahan penduduk ke luar dari daerah asal karena pekerjaan, pendidikan, keluarga, dan sebagainya. Pengaruh dari perpindahan tersebut menambah beberapa bentuk deiksis bahasa Indonesia ke dalam penggunaan deiksis bahasa Jawa di Desa Gedangan. Bentuk-bentuk tersebut di antaranya; kami, kita, kamu, kalian, sini, abang dan kakak. Di lain sisi, terdapat beberapa bentuk deiksis bahasa Jawa, seperti kakang, mas, dan kae yang sangat sedikit digunakan dalam tuturan sehari-hari sehingga memungkinkan bentuk kakang, mas, dan kae akan hilang dalam penggunaan deiksis bahasa Jawa di Desa Gedangan pada generasi berikutnya. Kata Kunci: Jenis dan Bentuk Deiksis Persona, Ruang, dan Waktu. 
PENGARUH SUPLEMENTASI TEPUNG KULIT MANGGIS DAN VITAMIN E DI DALAM RANSUM AYAM RAS PETELUR STRAIN LOHMANN TERHADAP KUALITAS FISIK TELUR YANG DISIMPAN PADA WAKTU DAN SUHU YANG BERBEDA Mutia, Rita; Rusli, Ridho Kurniawan; Wiryawan, Komang Gede; Toharmat, Toto; Jakaria, Jakaria
Buletin Peternakan Vol 41, No 1 (2017): BULETIN PETERNAKAN VOL. 41 (1) FEBRUARI 2017
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (919.388 KB) | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v41i1.22453

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh suplementasi tepung kulit manggis (TKM) dan Vitamin E (VE) di dalam ransum ayam ras petelur terhadap kualitas fisik telur selama penyimpanan pada waktu dan suhu yang berbeda. Ayam petelur diberi perlakuan pakan yaitu : R0 (ransum kontrol), R1 (R0 +1 g TKM/Kg ransum), R2 (R0 + 2 g TKM/Kg ransum) dan R3 (R0 + 200 mg VE/Kg ransum). Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap pola faktorial 4 x 3 x 2 dengan 4 ulangan. Faktor pertama yaitu ransum, faktor kedua yaitu: waktu penyimpanan (1, 2 dan 3 minggu) dan faktor ketiga yaitu suhu penyimpanan pada refrigerator (4,13oC dan 22,50%) dan suhu ruang (27, 47oC dan 76,17%). Variabel yang diamati adalah: berat telur, persentase kerabang telur, persentase kuning telur, persentase putih telur, tebal kerabang, warna kuning telur dan Haught unit (HU). Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara ransum, waktu dan suhu selama penyimpanan sangat nyata (P<0,01) menurunkan warna kuning telur. Waktu dan suhu penyimpanan sangat nyata (P<0,01) menurunkan HU dan meningkatkan persentase kuning telur. Interaksi waktu dan suhu penyimpanan nyata (P<0,05) menurunkan persentase putih telur. Tebal kerabang nyata (P<0,05) meningkat dipengaruhi oleh ransum dan sangat nyata (P<0,01) meningkat dipengaruhi oleh waktu penyimpanan. Berat telur dan persentase kerabang telur tidak dipengaruhi oleh ransum, waktu dan suhu penyimpanan. Kesimpulan penelitian adalah suplementasi tepung kulit manggis dan Vitamin E di dalam ransum ayam ras petelur strain Lohmann secara umum tidak mempengaruhi kualitas fisik telur (kecuali warna kuning telur dan tebal kerabang) yang disimpan pada waktu dan suhu yang berbeda. Kualitas fisik telur lebih utama dipengaruhi oleh waktu dan suhu penyimpanan yang berbeda. Suhu dan kelembaban terbaik untuk penyimpanan telur adalah 4,13oC dan 22,50% pada refrigerator, pada kondisi ini telur dapat disimpan selama 21 hari. 
PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP KEPUTUSAN KONSUMEN MEMBELI MOBIL HONDA PADA HONDA DAYA MOTOR DI KOTA PONTIANAK Sumiyati, Sumiyati; Jakaria, Jakaria
JURNAL MANAJEMEN MOTIVASI Vol 13, No 1 (2017): Jurnal Manajemen Motivasi (Juni)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (849.671 KB) | DOI: 10.29406/jmm.v13i1.562

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh bauran pemasaran yang dilakukan oleh Honda Daya Motor terhadap keputusan konsumen membeli mobil Honda pada Honda Daya Motor di Kota Pontianak. Populasi penelitian ini adalah seluruh konsumen yang telah membeli mobil di Honda Daya Motor dengan jumlah sampel sebesar 100 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, analisis regresi linear sederhana, koefisien korelasi, koefisien determinasi dan uji kelayakan model.Hasil uji validitas, uji reliabilitas dan uji normalitas menunjukkan bahwa data sudah memenuhi persyaratan valid, reliabel dan normal. Hasil analisis regresi linear sederhana menunjukkan bauran pemasaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Persamaan regresi linear sederhana adalah Y = 3,240 + 0,250 X. Hasil koefisien korelasi menunjukkan nilai R sebesar 0,243 yang menunjukkan bahwa bauran pemasaran mempunyai hubungan yang positif namun rendah terhadap keputusan konsumen membeli mobil Honda di Honda Daya Motor. Hasil koefisien determinasi sebesar 0,59 yang berarti bahwa 5,9% keputusan konsumen membeli mobil Honda di Honda Daya Motor dipengaruhi oleh bauran pemasaran dan sisanya sebesar 94,1% dipengaruhi oleh variabel-variabel lain di luar penelitian ini. Hasil uji kelayakan model nilai F hitung sebesar 6,159 > F tabel 3,94, dan memiliki nilai signifikan sebesar 0,015 (lebih kecil dari 0,05), menunjukkan bahwa model regresi linear sederhana dapat digunakan untuk memprediksi keputusan konsumen membeli mobil Honda yang dipengaruhi oleh bauran pemasaran.Kata kunci:  Bauran pemasaran, keputusan konsumen, honda daya motor
Genetic snd Non-Genetic Effect on Gestation Length and Calf Survival at Weaning in Bali Cattle Gunawan, A.; Jakaria, Jakaria; Parwoto, Y.
Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan Vol 1, No 3 (2013): Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan
Publisher : Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jipthp.1.3.179-183

Abstract

The aim of this study was to evaluate effect of genetic and non genetic factor on the gestation length (GL) and calf survival to weaning (CS) of Bali cattle. Data were analyzed using Generalized Linier Model (SAS) to observe non-genetic effect. To evaluate the genetic effect, the estimations of heritability were done using Mixed Models analysis with the dam and sire as random effect and parity, year of birth and type of mating as fixed effect in the model besides the residual. The results showed non genetic factors except type of mating influenced the variability of gestation length (GL) and calf survival to weaning (CS) in Bali cattle. The result showed that dam year of birth and parity were found significant source of variation in the gestation length, whereas calf survival to weaning were affected of age of dam and year of birth.  Estimated heritability of  GL and CS were 0.68 ± 0.07  and 0.28 ± 0.09, respectively. With regards to genetic effect, estimated heritability of GL was considered higher (0.68), which means that GL information would be more effective as a selection criteria. Selection for shorter GL might be reduce calving problems with less impact on calf survival to weaning.