Articles

KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK DITINJAU DARI PRESTASI BELAJAR DAN KREATIVITAS SISWA SEKOLAH DASAR Budiharti, Budiharti; Jailani, Jailani
Jurnal Prima Edukasia Vol 2, No 1: Januari 2014
Publisher : Asosiasi Dosen PGSD dan Dikdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.823 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan keefektifan model pembelajaran matematika realistik dan cooperative learning tipe Student Team Achievement Divison (STAD) ditinjau dari prestasi belajar dan kreativitas siswa SD pada Mata Pelajaran Matematika, (2) menyelidiki perbedaan keefektifan model pembelajaran matematika realistik dan model cooperative learning tipe STAD ditinjau dari prestasi belajar dan kreativitas siswa SD. Penelitian ini berjenis eksperimen semu dengan desain Nonequivalent control group design. Terdapat dua kelas eksperimen dan satu kelas kontrol. Populasi adalah siswa MIN Tempel dengan sampel siswa kelas IVA, IVB dan IVC. Uji beda menggunakan MANOVA. Penentuan tingkat keefektifan pembelajaran menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditinjau dari prestasi belajar dan kreativitas siswa, (1) model pembelajaran matematika realistik dan model cooperative learning tipe STAD sama-sama efektif, (2) terdapat perbedaan kefektifan antara model pembelajaran matematika realistik dengan cooperative learning tipe STAD, (3) model pembelajaran matematika realistik lebih efektif daripada model cooperative learning tipe STAD. Kata kunci: Pembelajaran Matematika Realistik, prestasi, kreativitas
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA YANG MENUNJANG PENDIDIKAN KARAKTER SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Fauziyah, Layin; Jailani, Jailani
Jurnal Prima Edukasia Vol 2, No 2: Juli 2014
Publisher : Asosiasi Dosen PGSD dan Dikdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.389 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran matematika yang menun-jang pendidikan karakter siswa kelas V sekolah dasar yang layak. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan 4-D yang dikembangkan oleh Thiagarajan, Semmel & Semmel yang telah dimodifikasi sehingga memuat tahapan define, design, dan develop. Produk yang dikembangkan adalah perangkat pembelajaran yang terdiri dari RPP, LKS, bahan ajar/buku siswa dan tes hasil belajar. Pengembangan perangkat pembelajaran dimulai dari tahap analisis awal-akhir, analisis peserta didik, analisis materi, analisis tugas, spesifikasi tujuan pembel-ajaran, pemilihan media, pemilihan format, validasi ahli, uji coba terbatas, uji coba lapangan, dan revisi. Instrumen penelitian yang digunakan terdiri dari lembar validasi, lembar observasi karakter siswa, dan lembar observasi kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran untuk mengetahui keterlaksanaan RPP yang menunjang pendidikan karakter. Penelitian ini menghasilkan perangkat pembelajaran yang menunjang pendidikan karakter pada materi pecahan. Hasil validasi perangkat pembelajaran yang dikembangkan layak untuk digunakan dengan kategori cukup valid, praktis, dan efektif. Pembelajaran dengan menggunakan perangkat yang dikembangkan dapat membentuk karakter jujur, disiplin, dan bertanggung jawab. Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan, perangkat pembelajaran matematika yang dikembangkan pada uji coba terbatas dan uji coba lapangan menunjukkan peningkatan karakter siswa di setiap pertemuan. _________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________ DEVELOPING MATHEMATIC TEACHING KITS THAT SUPPORT THE CHARACTER EDUCATION OF THE STUDENTS IN CLASS V OF ELEMENTARY SCHOOLSABSTRACT This research aims to develop appropriate mathematic teaching kits that support the character education of the students in class V of elementary school. This research is a research and development study using a model of the development of the 4-D developed by Thiagarajan, Semmel and Semmel which has been modified so that it consists of the defining, designing, and developing phases. The product developed is a teaching kit that consists of lesson plans, worksheets, instructional materials/students books, and a learning outcome test. The development is started from the initial stage-end analysis, analysis of learners, content analysis, task analysis, specification of learning objectives, media selection, format selection, test validation by experts, limited testing, field trials and revision. The instruments used in this study consisted of a validation sheet, students’ character observation sheets, and observation sheets of teachers’ capabilities in teaching management to determine the feasibility of the RPP that supports character education. The research produces a teaching kit that supports character education on the material about fractions. The results of the validation of the developed kit show that the teaching kit is feasible to use and it is valid, practical, and effective. The teaching using the developed kit can form honesty, discipline, and responsibility. Based on the observations that have been done, the ​​developed mathematic teaching kit, according to the limited testing and field trials, shows the increase in the character of students in each meeting. Keywords: development, learning kit, character education
ANALISIS PROSES PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Lahinda, Youwanda; Jailani, Jailani
Jurnal Riset Pendidikan Matematika Vol 2, No 1: Mei 2015
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.124 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) pengetahuan yang sudah dimiliki siswa, (2) strategi, dan (3) kontrol kognitif yang di lakukan siswa sekolah menengah pertama dalam meyelesai-kan masalah matematika. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX SMP Negeri 1 Siau Timur sebanyak 171 siswa. Sampel diambil sebanyak 15 dari 171 siswa, dimana masing-masing kategori terdiri atas 5 siswa.Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes tulis dalam bentuk soal uraian dan dilengkapi dengan wawancara terhadap subjek untuk memperjelas karakteristik proses pemecahan masalah siswa yaitu Pengetahuan awal, strategi, dan kontrol kognitif. Soal yang diujikan adalah soal pemecahan masalah sebanyak 5 item soal. Analisis data dilakukan dengan menganalisis hasil tes dan wawancara, kemudian dilanjut-kan dengan menarik kesimpulan. Hasil Penelitian adalah sebagai berikut.Pertama, pengetahuan (resources) yang telah dikuasaisiswastrata tinggi yaitu pada pemecahan masalah matematika mengenai sifat-sifat operasi bilangan bulat dan pecahan serta persamaan linear satu variabel. Sementara itu siswa strata sedang dalam menentukan pola barisan bilangan sederhana, dan siswa strata rendah dalam memecahkan masalah yang berkaitan dengan barisan dan deret. Kedua, strategi yang tepat digunakan masing-masing strata pada kompetensi tersebut yakni strategi mengidentifikasi langkah (identify subgoal) dan strategi menggunakan rumus (use formula) oleh strata tinggi. Kemudian, strategi menggambar bagan (draw a sketch) oleh strata sedang dan rendah. Selanjutnya yang terakhir kontrol kognitif. Siswa strata tinggi cenderung memiliki gaya kognitif impulsif sedang siswa strata sedang dan rendah cenderung memiliki gaya kognitif refleksif. Kata kunci: proses, pemecahan masalah.   AN ANALYSIS OF JUNIOR HIGH SCHOOL’S MATHEMATICS PROBLEM SOLVING PROCESS Abstract The objective of this study is to describe: (1) student resources, (2) strategies, and (3) cognitive control faced by junior high school students in solving mathematics problem. This study employed the qualitative descriptive approach. The research subjects were students of grade IX SMP Negeri 1 Siau Timur many as 171 students. Samples were taken as many as 15 of 171 students, where each category is made up of 5 students. The data were collected through a written test using an essay test item and interviews with the subjects to clarify characterization of mathematical problem-solving process as student resources, strategies, and cognitive control. The tested items were as many as 5 items. All of that is a problem solving items. The data were analyzed by analyzing the test and interview results, and drawing conclusions. Results are as follows. First, depth resources shown by high strata’s student in solving mathematical problems concerning the properties of integer and fractional operations and one variable linear equations. Meanwhile, medium stratum students in determining the simple number patterns, and the students of lower strata in solving problems related to sequence and series. Second, the right strategy is used by each stratum  in the above competencies. The strategies used by the high strata are identify sub goal and  use the formula. Then, draw a sketch strategy by medium and low strata. Futhermore, students cognitive control.High strata’s students tend  to have of impulsive cognitive style were medium and low strata of students tend to have a reflexive cognitive style. Keywords: process, problem solving
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN GEOMETRI SMP MENGGUNAKAN METODE PENEMUAN TERBIMBING PADA KELAS VIII SEMESTER II Yuliyanto, Yuliyanto; Jailani, Jailani
Jurnal Riset Pendidikan Matematika Vol 1, No 1: Mei 2014
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.139 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran geometri SMP yang berkualitas baik/layak digunakan dalam proses pembelajaran dan mendeskripsikan kualitas hasil pengembangan perangkat pembelajaran tersebut. Kualitas hasil pengembangan ditentukan berdasarkan pada kriteria dari Nieveen, yaitu valid, praktis dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Model pengembangan perangkat pembelajaran dalam penelitian ini diadaptasi dari model pengembangan Dick & Carey. Tahap-tahap yang dilakukan meliputi (1) analisis kebutuhan dan perumusan tujuan; (2) pengembangan produk; (3) validasi, uji coba, dan revisi; serta (4) kajian produk akhir. Uji coba dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu (1) uji coba/validasi ahli; (2) uji coba skala kecil; dan (3) uji coba skala besar/lapangan. Penelitian ini menghasilkan perangkat pembelajaran geometri SMP yang berkualitas dan layak digunakan dalam proses pembelajaran. Masing-masing komponen perangkat pembelajaran tersebut memenuhi kriteria sangat valid, sangat praktis dan efektif. Kata kunci: pengembangan, perangkat pembelajaran, geometri SMP, penemuan terbimbing
PENGEMBANGAN INSTRUMEN ASESMEN HIGHER ORDER THINKING SKILL (HOTS) PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA SMP KELAS VIII SEMESTER 1 Budiman, Agus; Jailani, Jailani
Jurnal Riset Pendidikan Matematika Vol 1, No 2: November 2014
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.942 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan instrumen asesmen matematika berupa soal tes HOTS yang valid dan reliabel, dan mendeskripsikan kualitas soal tes HOTS untuk mengukur keterampilan berpikir tingkat tinggi pada peserta didik SMP kelas VIII. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang diadaptasi dari model pengembangan Borg & Gall, yang meliputi langkah-langkah sebagai berikut: penelitian dan pengumpulan informasi, perencanaan, pengembangan produk awal, uji coba terbatas, revisi produk awal, uji coba lapangan, dan revisi produk akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen asesmen HOTS berupa soal tes HOTS yang terdiri dari 24 butir soal pilihan ganda dan 19 butir soal uraian dari aspek materi, konstruksi, dan bahasa dinyatakan valid dan layak digunakan. Instrumen tersebut mempunyai koefisien reliabilitas sebesar 0,713 (soal pilihan ganda) dan sebesar 0,920 (soal uraian). Soal pilihan ganda memiliki rata-rata tingkat kesukaran 0,406 (sedang), rata-rata daya pembeda 0,330 (baik), dan semua pengecoh berfungsi baik. Soal uraian memiliki rata-rata tingkat kesukaran 0,373 (sedang) dengan rata-rata daya pembeda 0,508 (baik). Kata kunci: pengembangan, instrumen asesmen, Higher Order Thinking Skills (HOTS), matematika SMP
ANALISIS KESULITAN GURU MATEMATIKA SMP DALAM PENGEMBANGAN PROFESI DI KABUPATEN WONOSOBO Wibowo, Endro; Jailani, Jailani
Jurnal Riset Pendidikan Matematika Vol 1, No 2: November 2014
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.249 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persentase banyaknya guru matematika SMP di Kabupaten Wonosobo yang memahami, melaksanakan, dan mengalami kesulitan pada kegiatan pengembangan profesi guru dan upaya yang telah dilakukan untuk mengatasinya. Jenis penelitian ini merupakan penelitian descriptive dengan pendekatan survey. Populasi penelitian ini adalah guru matematika SMP di Kabupaten Wonosobo pada tahun pelajaran 2013/2014 yang sudah diangkat sebagai pegawai negeri sipil. Sampel diambil dengan menggunakan prosedur cluster random sampling. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah dokumentasi dan quosioner. Teknik analisa data yang dilaksanakan dalam penelitian ini adalah analisis data secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase banyaknya guru matematika SMP di Kabupaten Wonosobo yang memahami, melaksanakan, dan mengalami kesulitan pada kegiatan pengembangan profesi guru, masing-masing berada pada kategori sedang, sedikit, dan sangat sedikit. Selanjutnya, upaya yang telah dilakukan oleh guru matematika SMP di Kabupaten Wonosobo untuk mengatasi kesulitan dalam melaksanakan kegiatan pengembangan profesi diantaranya adalah melaksanakan studi lanjut ke jenjang yang lebih banyak. Kata Kunci: kesulitan guru matematika SMP, kegiatan pengembangan profesi guru
PEMBINAAN KEAGAMAAN MELALUI MAJELIS TAKLIM AL-HIDAYAH DI DESA BONO TAPUNG KECAMATAN TANDUN KABUPATEN ROKAN HULU jailani, jailani; yefni, yefni
Jurnal Riset Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi Vol 1, No 4 (2019): September 2019
Publisher : Jurnal Riset Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (627.885 KB) | DOI: 10.24014/jrmdk.v1i4.7841

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh keberadaan Majelis taklim sebagai lembaga keagamaan yang dibentuk dan dikelola secara swadaya oleh masyarakat. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana Pembinaan keagamaan melalui majelis taklim Al-Hidayah di desa Bono Tapung. Adapun hasil penelitian ini bahwa pembinaan keagamaan yang dilakukan majelis taklim Al-Hidayah yaitu pembinaan akidah, pembinaan ibadah dan pembinaan akhlakyang dilakukan 1 kali sepekan pada hari Jum?atmelalui pengajian agama. Hal tersebut terlihat dari materi-materi pengajian yang menjelaskan mengenai akidah, ibadah dan akhlak, dengan menggunakan buku rujukan yang relevan sebagai pedoman penyampaian materi dan para pematerinya juga adalah orang-orang yang profesional dan dapat dijadikan panutan dimasyarakat dari segi ibadah dan akhlaknya. Namun pembinaan keagamaan yang sudah dilakukan belum secara keseluruhan mampu membentuk kepribadian atau peningkatan ibadah anggota majelis taklim sesuai yang diharapkan dikarenakan masyarakat atau anggota yang kurang konsisten mengikuti setiap pertemuan pengajian ini. Kata Kunci: Pembinaan Keagamaan, Majelis Taklim.
PENGEMBANGAN MEDIA KOMIK PEMBELAJARAN MATEMATIKA MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS V Indaryati, Indaryati; Jailani, Jailani
Jurnal Prima Edukasia Vol 3, No 1: Januari 2015
Publisher : Asosiasi Dosen PGSD dan Dikdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.436 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan produk media berupa komik pembelajaran matematika yang dapat meningkatkan motivasi dan prestasi belajar matematika siswa kelas V SD. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan, yang terdiri dari: (1) penelitian dan pengumpulan data, (2) perencanaan, (3) pengembangan draft produk, (4) uji coba lapangan awal,  (5) revisi hasil uji coba, (6) uji coba lapangan, (7) penyempurnaan produk hasil uji coba lapangan, (8) uji pelaksanaan lapangan, dan (9) penyempurnaan produk akhir. Subjek uji coba adalah siswa kelas V SDN Glagah Yogyakarta. Subjek uji coba satu-satu terdiri atas tiga orang siswa. Subjek uji coba kelompok kecil terdiri atas sembilan orang siswa yang belum terlibat dalam uji coba satu-satu, dan subjek uji lapangan terdiri atas 54 orang siswa dari kelas VB dan kelas VC yang tidak ikut dalam uji coba satu-satu dan uji coba kelompok kecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan ini mendapatkan penilaian dari para ahli dengan kategori “baik”, penilaian guru dan siswa yang menggunakan media komik menyatakan praktis, sehingga media pembelajaran ini layak digunakan. Hasil uji lapangan menunjukkan media komik pembelajaran matematika yang digunakan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa sebesar 0,65 tergolong dalam kategori sedang menurut skala gain, sedangkan prestasi belajar siswa sebesar 0,73 tergolong dalam kategori tinggi menurut skala gain. ____________________________________________________________________________________________________________________________________ DEVELOPING COMIC MEDIA FOR THE TEACHING OF MATHEMATICS TO ENCHANCE THE MOTIVATION AND MATHEMATICS LEARNING OUTCOMES GRADE V ABSTRACT This research aims to produce a product in the form of mathematics teaching comics which can improve motivation and learning achievement of students of grade V of SD. This research is research and development study consisting of nine stages, namely: (1) research and data collection, (2) planning, (3) developing the draft product, (4) the initial field trial, (5) revising the test results (6) field trials, (7) refinement of the results of field trials of the products, (8) implementation of the field test, and (9) improvement of the final product. The subjects were students of SDN Glagah Yogyakarta. The subjects of the trial consisted of three students. The trial subjects test consisted of nine students did not involve in the one-on-one trial, and the field test subjects consisted of 54 students from classes VB and VC which were not participate one on one trial test and small group trial. The developed media gained result from the experts who considered it good, the assesment of students and teachers showed that the comic media was practice and feasible. Based on the field test the comic media of mathematics learning could improve learning motivation of 0.65 as moderate  category, the learning performances was 0.73 as high category according to gain scale. Keywords: comics media development, motivation and learning achievement
RANCANGAN MODEL PENILAIAN PORTOFOLIO DI SEKOLAH Jailani, Jailani
Jurnal Ilmiah Didaktika Vol 12, No 2 (2012): Jurnal Ilmiah DIDAKTIKA Februari 2012
Publisher : State Islamic University (UIN) of Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jid.v12i2.450

Abstract

There are a lot of criticism on the implementation of the learning outcome evaluation system in schools at the moment. The criticism is directed primarily to the substance and ambiguity between the idealism targeted in the perspective learning essence. This article tries to present an evaluation model to answer the criticisms. The writer tries to introduce portfolio assessment in detail. It is a collection of documents or options providing information of assessment. It contains the work of the students during a given time providing information on objective assessment which present of what can be done by the students in their learning experiences. The results are intended to be a measure of how well the task given to students in accordance with the curriculum learning objectives. Portfolio assessment is based on a collection or set of work set by the teacher to the students according to the learning objectives. Through portfolio assessment students can demonstrate differences ability to complete the tasks given by the teacher from time to time and or in comparison with other students work. In portfolio assessment students are given more opportunities to assess themselves from time to time. There are three important elements in the portfolio assessment, namely: (1) storing, (2) sorting, and (3) dating of a task.
EFFECTS OF ANTHROPOGENIC ACTIVITY ON STREAM WATER QUALITY IN LANGSA, ACEH Akbar, Helmy; Suyatna, Iwan; Jailani, Jailani; Putra, Singgih Afifa; Azmi, Fauziah
Jurnal Biologi Tropis Jurnal Biologi Tropis Vol.18 No.2 Juli-Desember 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v18i2.826

Abstract

Increased human activity towards the water bodies will change the condition of water quality. Case study in Langsa, Aceh, It was found that an increase in Some physical parameter (TSS) that exceeds the value determined in PP 82 of 2001 (Indonesian government standard). The high value of TSS in Station 2 and Station 3 indicates that the sediment loading to the water body is high, especially in Station 3, where the TSS concentrations far exceed the standard. Activity of type C surface mining materials tends to affect the brightness, turbidity, depth and TSS. Water conditions with low pH were also found in this study. In location studied no EPT larvae were found Keyword: Langsa, Water Quality, Stream, Total Suspended Solid, Anthropogenic Activity