Articles

Found 3 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU MENYUSUI DI KECAMATAN WONOPRINGGO KABUPATEN PEKALONGAN Zuhana, Nina; Izzah, Nur; Rusmariana, Aida
Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIK) Vol 1, No 1 (2007): Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIK)
Publisher : STIKES Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Breast milk have an important effect mother and baby, it also wide effect for status nutrion and baby healthy. Education, accupation, knowledge, mother acts have correlation with her habit support from family, healthy department also influence that behaviour. This research was to analyze the factors that influence in giving eksklusif breast milk. This research have a background with the decrease tendention of giving eksklusif breast milk. The design of the research was deskriptif analytic with cross sectional approach. Hipothesis indicided to know the influence of factors education, accupation,, knowledge, attitude, health department, family with giving eksklusif breast milk. The sample that used in this research was 50 respondents which was taken by cluster sampling. The result of this research with statistic chi square have correlation between knowledge with acts giving eksklusif breast milk with p value 0,035,thought another variables education, accupation, attitude, health department and family didn’t have correlation. That means was mother awareness to breast feeding eksklusif still low and the faint of their culture more surrounding in their environment. Recommendation for health department to giving education about eksklusif breast milk using the society approach that deepest so may be they more believe and sure with health department information.
PENGARUH KECEMASAN IBU HAMIL TRIMESTER I TERHADAP MUNCULNYA GANGGUAN MORNING SICKNESS DI WILAYAH KERJA PUSKESMA KUSUMA BANGSA KOTA PEKALONGAN TAHUN 2005 Izzah, Nur; Rusmariana, Aida; Retnawati, Teti
Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIK) Vol 1, No 1 (2007): Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIK)
Publisher : STIKES Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan merupakan proses alami dan normal dalam kehidupan wanita pada masa reproduksi. Selama 3 bulan pertama, wanita mengalami perubahan-perubahan fisik maupun psikis untuk mempersiapkan petumbuhan janin, masa persalinan dan menyusui. Keadaan perubahan yang terjadi dapat menimbulkan hambatan atau gangguan dalam kehamilan. Morning Sickness merupakan gangguan khas kehamilan yang umumnya sering terjadi pada awal kehamilan. Walaupun alasan timbulnya Morning Sickness belum pasti, namun para ahli meyakini gangguan ini terjadi karena perubahan hormon kehamilan. Selain itu reaksi psikologis seperti kecemasan juga diyakini dapat memicu munculnya Morning Sickness dalam kehamilan. Penelitian ini menganalisa pengaruh kecemasan ibu hamil trimester I terhadap munculnya gangguan Morning Sickness di Wilayah Kerja Puskesmas Kusuma Bangsa kota Pekalongan tahun 2005. Hal ini dilatar belakangi dengan hampir semua ibu hamil mengalami gangguan Morning Sickness pada awal kehamilannya (trimester I). Desain yang digunakan dalam penenlitian ini menggunakan metode deskripstif analitik dengan pendekatan cross sectional. Hipotesis ditetapkan untuk melihat apakah ada pengaruh kecemasan dengan gangguan Morning Sickness. Hasil uji statistik Chi Square menunjukkan tidak ada pengaruh yang bermakna antara kecemasan dengan gangguan Morning Sickness dengan P>a (0,5-0,1). Namun ada kecenderungan ibu hamil trimester I yang cemas berpeluang 3,2 kali mempengaruhi ibu hamil untuk mengalami Morning Sickness dibandingkan dengan ibu hamil yang tidak Morning Sickness. Saran kepada pihak puskesmas Kusuma Bangsa Kota Pekalongan untuk memberikan perhatian yang lebih kepada ibu hamil terutama dari aspek psikologis serta kecemasan, khususnya bagi ibu hamil yang mengalami gangguan ketidaknyamanan seperti Morning Sickness, agar komplikasi kehamilan yang ditimbulkan atau diperberat oleh factor psikis dapat diminimalkan. Kata kunci: Kecemasan, gangguan Morning Sickness, Kehamilan
Kohesi Metode Tamyiz Dalam Pelajaran Bahasa Arab Di Pesantren Takhasus Bayt Tamyiz Indramayu Hairani, Esi; Faizah, Nadjematul; Muzayyanah, Muzayyanah; Izzah, Nur
MISYKAT: Jurnal Ilmu-ilmu Al-Quran, Hadist, Syari'ah dan Tarbiyah Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : INSTITUT ILMU AL QURAN JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33511/misykat.v3i2.61

Abstract

Diversitas metodologi dalam mempelajari bahasa Arab dan aspek terkait lainnya telah banyak diproklamirkan oleh beberapa cendikiawan, mulai dari metodologi yang bersifat klasik (metode iqra`, qira`ati, baghdadi, al-barqi, maisura, amsilati) hingga metodologi yang berbasis elektronik). Dan salah satu metode yang masih eksis sampai saat ini adalah metode Tamyiz yang diaplikasikan pada pembelajaran teori dasar nahwu-shorof di Pesantren Takhasus Bayt Tamyiz di Indramayu. Hasil penelitian ini diketahui bahwa metode Tamyiz memiliki pebedaaan dengan metode bahasa Arab lainnya, yaitu dengan mempelajari segala hal tentang bahasa Arab dengan hanya memformulasikan teori dasar nahwu-shorof quantum dengan cara pembelajaran yang mudah (easy) dan menyenangkan (fun), adapun langkah metodis dalam metode Tamyiz adalah sebagai berikut : pertama, menghadirkan guru dalam kelas sebagai fasilitator, kedua, metode Tamyiz tidak ada ijazah, dikatakan mampu adalah dengan mengajarkan para juniornya dengan dimonitoring dan evaluasi dari Ustadz, ketiga, memaksimalkan metode menghafal dan mengulangnya, keempat, dielaborasi dengan metode madkhal, manhaj, kelima, tutorial sebaya atau teknik scaffolding atau gunakan kawan sesama murid yang lebih ahli sebagai guru, keenam, kelas formal SMP dibagi berdasarkan jenjang semester kurikulum nasional pendidikan dan dipisah dalam waktunya lalu dilakukan tamyiz tersendiri, ketujuah, metode pembelajaran Tamyiz juga aplikasikan pada mata pelajaran umum lainnya, dan kedelapan, tamyiz Icon Indramayu masih belum optimal karena tidak mengikuti sistem pembelajaran Tamyiz sesuai dengan apa yang telah digariskan oleh penemu metode Tamyiz Abaza, MM.