Sri Iswidayanti
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

FUNGSI MITOS DALAM KEHIDUPAN SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT PENDUKUNGNYA (The Function of Myth in Social Cultural Life of Its Supporting Community) Iswidayanti, Sri
Harmonia: Journal of Arts Research and Education Vol 8, No 2 (2007)
Publisher : Department of Drama, Dance, and Musik (Sendratasik), Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmonia.v8i2.790

Abstract

Kebudayaan sebagai abstraksi pengalaman manusia bersifat dinamis dan cenderunguntuk berkembang sejalan dengan perkembangan masyarakat pendukungnya, di sisilain mitos juga mencerminkan kebudayaan dan cenderung menyampaikan pesanpesanyang bersifat transformative, yang terpadu dalam satu mitos, ataupun bisaterwujud dalam versi baru dalam mitos yang sama. Fungsi mitos dalam kehidupansosial budaya masyarakat pendukungnya adalah: (1) untuk mengembangkan simbolsimbolyang penuh makna serta menjelaskan fenomena lingkungan yang merekahadapi; (2) sebagai pegangan bagi masyarakat pendukungnya untuk membinakesetiakawanan sosial di antara para anggota agar ia dapat saling membedakanantara komunitas yang satu dan yang lain ; dan (3) sebagai sarana pendidikan yangpaling efektif terutama untuk mengukuhkan dan menanamkan nilai-nilai budaya,norma-norma sosial dan keyakinan tertentu. Pada umumnya mitos-mitosdikembangkan untuk menanamkan dan mengukuhkan nilai-nilai budaya, pemikiranmaupun pengetahuan tertentu, yang berfungsi untuk merangsang perkembangankreativitas dalam berpikir.Kata Kunci : mitos, pesan terselubung, budaya, kreatifitas berpikir
FUNGSI MITOS DALAM KEHIDUPAN SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT PENDUKUNGNYA (The Function of Myth in Social Cultural Life of Its Supporting Community) Iswidayanti, Sri
Harmonia: Journal of Arts Research and Education Vol 8, No 2 (2007)
Publisher : Department of Drama, Dance, and Musik (Sendratasik), Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/harmonia.v8i2.790

Abstract

Kebudayaan sebagai abstraksi pengalaman manusia bersifat dinamis dan cenderunguntuk berkembang sejalan dengan perkembangan masyarakat pendukungnya, di sisilain mitos juga mencerminkan kebudayaan dan cenderung menyampaikan pesanpesanyang bersifat transformative, yang terpadu dalam satu mitos, ataupun bisaterwujud dalam versi baru dalam mitos yang sama. Fungsi mitos dalam kehidupansosial budaya masyarakat pendukungnya adalah: (1) untuk mengembangkan simbolsimbolyang penuh makna serta menjelaskan fenomena lingkungan yang merekahadapi; (2) sebagai pegangan bagi masyarakat pendukungnya untuk membinakesetiakawanan sosial di antara para anggota agar ia dapat saling membedakanantara komunitas yang satu dan yang lain ; dan (3) sebagai sarana pendidikan yangpaling efektif terutama untuk mengukuhkan dan menanamkan nilai-nilai budaya,norma-norma sosial dan keyakinan tertentu. Pada umumnya mitos-mitosdikembangkan untuk menanamkan dan mengukuhkan nilai-nilai budaya, pemikiranmaupun pengetahuan tertentu, yang berfungsi untuk merangsang perkembangankreativitas dalam berpikir.Kata Kunci : mitos, pesan terselubung, budaya, kreatifitas berpikir
GENDING RARE: ITS POTENTIAL AS A CHARACTER EDUCATION MEDIA BASED ON LOCAL AUTHORITY IN DENPASAR CITY Hariswari, Kadek Paramitha; triyanto, Triyanto; Iswidayanti, Sri
Catharsis Vol 8 No 3 (2019): October 2019
Publisher : Catharsis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/catharsis.v8i3.34764

Abstract

In the midst of technological advances, changes in mindset, behavior and habits of the people of Denpasar City did not cause Gending Rare to experience extinction even though its existence was not as before. Gending rare has the potential as a media for character education that can be analyzed in terms of the form and value contained therein. The method used in this research is qualitative method. Data collection techniques using observation, interview and document study techniques. The data validity technique uses source triangulation. Data analysis techniques using song form theory and character value theory. The results of this study found that the barrel used in Gending Rare is the pelog barrel and selendro barrel, with a slow, moderate, gangsar (deft), and fast tempo. The time bar or the  time signature used is time bars 2/4 and time bars 4/4. The language used is Fine Balinese Language and Casual Balinese Language. The character values ??contained are religious, honest, tolerance, discipline, hard work, creative, independent, curiosity, love of the motherland, communicative, caring for the environment, and responsibility. This research can broaden the perspective of readers about the existence of Gending Rare and provide information about the form and value of the characters contained in Gending Rare. Keywords : Gending Rare, Form, and Value of Character Education.