Ismartoyo Ismartoyo
Pendidikan Matematika FKIP UPBJJ UT Semarang

Published : 7 Documents
Articles

Found 7 Documents
Search

PENGEMBANGAN E-MODUL DENGAN MODEL GUIDED NOTE TAKING PADA MATA KULIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA II PROGRAM S1 PGSD BI DI POKJAR KOTA SEMARANG Nurmawati, Nurmawati; Ismartoyo, Ismartoyo; Prayitno, Edy
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 6, No 1/Maret (2015): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v6i1/Maret.860

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya minat mahasiswa program BI dalam proses kegiatan tutorial, padahal mereka adalah lulusan sarjana semua baik pendidikan maupun non kependidikan, kemudian diketahui masih banyak mahasiswa yang mendapat nilai dibawah 70, hal ini dikarenakan kurangnya kemampuan tutor dalam menciptakan inovasi baru dalam proses tutorial. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan suatu media pembelajaran berupa modul elektronik pembelajaran matematika dengan model Guided Note Taking pada mata kuliah pendidikan matematika II, sehingga menghasilkan media pembelajaran yang layak dan efektif digunakan selama proses pembelajaran, serta diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Research and Development. Penelitian ini dilakukan dengan dua tahap. Tahap pertama untuk pengembangan produk menggunakan model ADDIE dan tahap kedua untuk menguji keefektifan produk melalui tes uji coba dengan desain eksperimen Posttest-Only Control Design. Berdasarkan kriteria kevalidan ditunjukkan oleh hasil validasi ahli materi dan ahli media. Pada validasi ahli?é?á materi menunjukkan persentase sebesar 85,75% dan validasi ahli?é?á media sebesar 94,25%. Dari persentase kedua ahli dapat terlihat skor penilaian masing-masing berada pada interval 81% -100% yang menempatkan posisi kriteria sangat baik, jadi media E-Modul dengan menggunakan model Guided Note Taking valid digunakan pada proses pembelajaran. Pada kriteria efektif produk ditunjukkan dari prestasi belajar kelas eksperimen lebih baik dibanding kelas kontrol dengan menggunakan uji-t pihak kanan, dengan analisis menggunanakan uji-t didapatkan?é?á thitung > ttabel yaitu 1,82 > 1,67, maka Ho ditolak artinya pembelajaran dengan menggunakan media E-Modul dengan menggunakan model Guided Note Taking lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Jadi dapat disimpulkan bahwa media E-Modul dengan menggunakan model Guided Note Taking efektif digunakan sebagai proses pembelajaran. Kata Kunci: E-Modul, Guided Note Taking, Pendidikan Matematika II
PENGEMBANGAN E-MODUL DENGAN MODEL GUIDED NOTE TAKING PADA MATA KULIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA II PROGRAM S1 PGSD BI DI POKJAR KOTA SEMARANG Nurmawati, Nurmawati; Ismartoyo, Ismartoyo; Prayitno, Edy
AKSIOMA Vol 6, No 1/Maret (2015): AKSIOMA
Publisher : IKIP PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya minat mahasiswa program BI dalam proses kegiatan tutorial, padahal mereka adalah lulusan sarjana semua baik pendidikan maupun non kependidikan, kemudian diketahui masih banyak mahasiswa yang mendapat nilai dibawah 70, hal ini dikarenakan kurangnya kemampuan tutor dalam menciptakan inovasi baru dalam proses tutorial. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan suatu media pembelajaran berupa modul elektronik pembelajaran matematika dengan model Guided Note Taking pada mata kuliah pendidikan matematika II, sehingga menghasilkan media pembelajaran yang layak dan efektif digunakan selama proses pembelajaran, serta diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Research and Development. Penelitian ini dilakukan dengan dua tahap. Tahap pertama untuk pengembangan produk menggunakan model ADDIE dan tahap kedua untuk menguji keefektifan produk melalui tes uji coba dengan desain eksperimen Posttest-Only Control Design. Berdasarkan kriteria kevalidan ditunjukkan oleh hasil validasi ahli materi dan ahli media. Pada validasi ahli  materi menunjukkan persentase sebesar 85,75% dan validasi ahli  media sebesar 94,25%. Dari persentase kedua ahli dapat terlihat skor penilaian masing-masing berada pada interval 81% -100% yang menempatkan posisi kriteria sangat baik, jadi media E-Modul dengan menggunakan model Guided Note Taking valid digunakan pada proses pembelajaran. Pada kriteria efektif produk ditunjukkan dari prestasi belajar kelas eksperimen lebih baik dibanding kelas kontrol dengan menggunakan uji-t pihak kanan, dengan analisis menggunanakan uji-t didapatkan  thitung > ttabel yaitu 1,82 > 1,67, maka Ho ditolak artinya pembelajaran dengan menggunakan media E-Modul dengan menggunakan model Guided Note Taking lebih baik dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Jadi dapat disimpulkan bahwa media E-Modul dengan menggunakan model Guided Note Taking efektif digunakan sebagai proses pembelajaran. Kata Kunci: E-Modul, Guided Note Taking, Pendidikan Matematika II
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF DENGAN PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK PADA MATA KULIAH DASAR-DASAR MATEMATIKA DAN SAINS Ismartoyo, Ismartoyo; haryati, Yuli; Nurmawati, Nurmawati
PAUDIA : JURNAL PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v5i2.1187

Abstract

Berdasarkan observasi di pokjar SMPN 39 dan pokjar terang bangsa Semarang tahun 2015 menunjukkan bahwa proses pembelajaran mata kuliah dasar-dasar matematika dan sains S-1 PGPAUD belum menggunakan pendekatan matematika realistik dengan dikaitkan dengan contoh-contoh konkret di kehidupan nyata. Sehingga mahasiswa kurang faham aplikasi dari materi kuliah tersebut dalam kehidupan nyata, kemudian belum dimaksimalkannya media berbasis komputer dalam proses pembelajaran, oleh karena itu perlu dilakukan penelitian yang berkaitan dengan masalah tersebut. Dengan rumusan masalah bagaimana mengembangkan media pembelajaran berbasis multimedia interaktif pada mata kuliah dasar-dasar matematika dan sains yang valid. Dari hasil penelitian ini telah dihasilkan suplemen materi meliputi 6 buah bab dengan software lectora yang telah divalidasi oleh ahli materi dan media dari UNISSULA dan UPGRIS dengan skor rata-rata 88,5 dan 92,5 yang termasuk kategori sangat layak untuk digunakan dalam proses tutorial..
IMPROVING LIBIDO AND SPERM QUALITY OF BALI BULLS BY SUPPLEMENTATION OF MORINGA OLEIFERA LEAVES Syarifuddin, N. A.; Toleng, A. L.; Rahardja, D. P.; Ismartoyo, Ismartoyo; Yusuf, M.
Media Peternakan Vol. 40 No. 2 (2017): Media Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1718.912 KB) | DOI: 10.5398/medpet.2017.40.2.88

Abstract

Moringa oleifera (Moringa) leaves contain high levels of nutrition that can be utilized as a feed supplement to increase libido and semen quality. This study was aimed to evaluate the effect of Moringa leaves supplementation on libido and sperm quality of Bali bulls. This study used two-sample t-test on four Bali bulls were kept under individual pens for two periods of eight weeks. During the first period (control), the experimental Bali bulls were fed concentrates (1% of body weight) and rice straw ad libitum. During the second period, the experimental Bali bulls were fed similar to the first period with an additional of Moringa leaves 15% of the weight of the concentrate (treatments). Libido and sperm quality were measured twice a week. Plasma samples were taken three times a day (06:00, 14:00, and 22:00h) on the last day of each period. Plasma testosterone concentrations were analyzed by using ELISA techniques. Variables measured were compared using paired student's t-test. Supplementation of Moringa leaves increased testosterone levels (P<0.05) (4.57 vs 4.79, 0.45 vs 4.78, and 2.35 vs 5.63 ng/mL, respectively during 06.00; 14.00; and 22.00h), increased libido (P<0.05) (7.20±1.49 vs 3.49±0.40 min), and increased both the total motility (P<0.05) (63.99±3.37% vs 84.96±3.09%) and the progressive motility (P<0.05) (52.77±1.76% vs 67.03±3.74%) of sperm. Supplementation of Moringa leaves also increased (P<0.05) the velocity and the amplitude and decreased (P<0.05) the linearity of sperm. It can be concluded that the supplementation of Moringa leaves could increase plasma testosterone concentrations, libido, and sperm motility of Bali bulls.
The Analysis of Renal Anatomy and Histological Changes of Green Iguana (Iguana Iguana) After Feeding With Red Spinach (Amaranthus tricolor L.) Nurjunitar, Annita Vury; Purba, Fika Yuliza; Wahyuni, Wahyuni; Ismartoyo, Ismartoyo; Sari, Dwi Kesuma
Jurnal Riset Veteriner Indonesia (Journal of The Indonesian Veterinary Research) VOLUME 3 No. 1, JANUARY 2019
Publisher : Hasanuddin University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jrvi.v3i1.5816

Abstract

Background and Objective: Iguana breeders usually used red spinach as a feed for iguanas. However, several studies have indicated that red spinach contains oxalate and purine which are harmful if consumed at a certain level because they can interfere with kidney function. This study aimed to investigate the change of anatomy and histology of green iguana (Iguana iguana) kidney after feeding with red spinach. Materials and methods: Twelve iguanas were used in this study and were divided into four groups in accordance to the dose level of red spinach (100%, 75%, 50% and 25%, namely group I to IV, respectively). The red spinach was given for 30 days through the nasogastric intubation. The effect of red spinach administration was observed through the anatomy and histological changes. The results were statistically analyzed with One Way ANOVA with p<0.05 was considered significant, and Post Hoc Test. The histopathology change of the kidney was analyzed descriptively. Results: The administration of red spinach in iguanas caused some anatomy changes of the kidney; such as the enlargement of iguana?s kidney. The histological findings included the enlargement of the glomerulus, capsular space constriction, hydropic degeneration, tubular dilation, necrosis, and formation of connective tissue (fibrosis), uric acid crystal sediment (gout), oxalate crystal, and lymphocyte infiltration. Among four different dose levels of red spinach, 100% of red spinach caused the highest damage to the iguana?s kidney. The significant change grew as the increasing dose of red spinach that was given to the green iguanas? bodies. Conclusion:? Red spinach caused changes in anatomy structure as well as kidney histology of green iguanas. Severe damages occurred in the treatment group III, moderate damage occurredin the treatment group II, and light damage occurred in the treatment group I.?Keywords: Green iguana, Red spinach, Kidney, Anatomy Change, Histology Change
KECERNAAN BAHAN KERING DAN BAHAN ORGANIK IN VITRO DAUN MAJA (Aegle marmelos) DAN DAUN GAMAL (Gliricidia sepium) Harniati, Harniati; Islamiyati, Rohmiyatul; Ismartoyo, Ismartoyo
Buletin Nutrisi dan Makanan Ternak Vol 13, No 1 (2019)
Publisher : Buletin Nutrisi dan Makanan Ternak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk  mengetahui kecernaan bahan kering dan bahan organik in vitro daun maja (Aegle marmelos) dan daun gamal (Gliricidia sepium). Penelitian ini dianalisis menggunakan uji T dengan lima ulangan. Data hasil penelitian menunjukkan bahwa kecernaan bahan kering  dan bahan organik in vitro tidak berbeda nyata (P>0,05) antara daun maja dan daun gamal. Disimpulkan bahwa kecernaan bahan kering dan bahan organik in vitro daun maja dan daun gamal adalah sama
Pengaruh Pengunjung Terhadap Tingkah Laku dan Konsumsi Makan Rusa Totol (Axis-axis) Pada Penangkaran Rusa Totol di Fakultas Peternakan Unhas Suharto, Agil; Asriany, Anie; Ismartoyo, Ismartoyo
Buletin Nutrisi dan Makanan Ternak Vol 13, No 1 (2019)
Publisher : Buletin Nutrisi dan Makanan Ternak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rusa totol ( axis ? axis ) merupakan salah satu spesies yang tinggal di daerah tropis yang disebut Indian Deerpopulasinya sebanyak di temukan di luar habitat aslinya, khusus di penangkaran, Rusa dapat menjadi daya tarik pengunjung di penangkaran, karena penampilannya yang menarik. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni sampai juli 2019. Di penangkaran rusa Fakultas Peternakan Unhas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pengunjung terhadap  pemberian pakan oleh pengunjung terhadap konsumsi makan dan tingkah laku rusa. Metode pengumpulan data melalui pengamatan langsung di lapangan ( observasi survey ) dengan metode Time Sampling dilakukan terhadap rusa yang berada di penangkaran, wawancara dengan pengunjung serta studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis pakan yang diberikan oleh pengunjung meliputi kangkung, wortel, sawi.  rumput lapangan, hal ini tidak berpengaruh terhadap tingkah laku dan konsumsi makan rusa, akan tetapi memberikan perubahan pada tingkah laku dan konsumsi makan yang meningkat.