Articles

ANALISIS KINERJA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KOTA PALU DALAM PEMBUATAN PERATURAN DAERAH (STUDI KASUS PERATURAN DAERAH TENTANG PAJAK DAERAH) Ishak, Ishak
Katalogis Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Katalogis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.768 KB)

Abstract

This research aimed: first, to analyze the Indonesian Legistative Assembly performance at Municipal level Palu City?s in making provincial regulation (case study of provincial regarding local taxes). Second, to know the factors influenced the Indonesian Legistative Assembly performance at Municipal level Palu City?s in making provincial regulation (case study of provincial regarding local taxes). The research method used was descriptive qualitative, population of this research was all members os Special Committtee of the Indonesian Legistative Assembly performance at Municipal level Palu City?s, executives of NGO were 37 persons with the sample were 13 respondents determined by using sampling, the collected data was analyzed qualitatively by describing in systematically and analytically concerning the individual characteristics, facts, condition, or group. The research result sjowed the obtained scores of thr four indicators of this research were catagorized good. While the supporting factors for the the Indonesian Legistative Assembly performance at Municipal level Palu City?s were first, the willingness of members of special committee in communication involvement with related parties towards their duties, second, the members of special committee attitude and behavior, and third, the members of special committee  seriousness in doing their duties. While the restricting factors were first, the members of special committee dicipline in doing their duties, second, lack of the members of special committee ability in understanding leader?s instructions, third, limited capability of the members of special committee in using the available aquipments.
EKUIVALENSI KEKONVERGENAN POINTWISE DAN KEKONVERGENAN SERAGAM PADA BARISAN FUNGSI Alwi, Wahidah; Ishak, Ishak; Irwan, Muh.
Matematika dan Statistika serta Aplikasinya Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.012 KB) | DOI: 10.24252/msa.v6i2.6417

Abstract

Tulisan ini membahas tentang ekuivalensi kekonvergenan pointwise dan kekonvergenan seragam pada barisan fungsi. Kekonvergenan pointwise adalah kekonvergenan barisan fungsi dimana suatu barisan fungsi dapat memiliki satu atau lebih nilai limit dan tidak mampu mempertahankan sifat kontinu suatu fungsi. Sedangkan kekonvergenan seragam mengakibatkan ketunggalan nilai limit dan mampu mempertahankan kekontinuan fungsi. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan karakteristik dari barisan fungsi yang menjamin ekuivalensi dari dua jenis kekonvergenan tersebut. Terkait dengan ekuivalensi kekonvergenan pointwise dan kekonvergenan seragam, dapat ditunjukkan karakteristik barisan fungsi yang menjadi syarat terjadinya ekuivalensi yaitu barisan yang monoton dan terbatas serta ketunggalan nilai limitnya. Selain itu ditunjukkan karakteristik fungsi yang menjamin terjadinya ekuivalensi yaitu barisan fungsi monoton seragam.
MONITORI APPLICATION DESIGN BY USING VBA AS A TOOL TO DETERMINE WASTE BANK ADAPTABILITY Wiraatmaja, Cosmas Andi; Kristina, Helena J; Ishak, Ishak
J@ti Undip : Jurnal Teknik Industri Volume 11, No. 1, Januari 2016
Publisher : Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (803.606 KB) | DOI: 10.12777/jati.11.1.27-36

Abstract

Waste banks are really important for Indonesian Government as they help the country to deal with household waste issues. And to make sure that the waste banks will continue to exist, the government has done some monitoring regarding its adaptability. Even so, the monitoring they had done wasn?t comprehensive enough, as it is difficult to do so. The difficulty remains on the rather complex calculation needed, which can be really tedious at times, so it deemed as time consuming and not worth the time. Monitori is designed to overcome this problem, to help the user determine the adaptability value of a waste bank. Using Microsoft Excel and its Visual Basic for Application function to design it, the application is able to do all the calculation automatically, and by doing so eliminate the calculation error possibility. The application also has some preventive measure to prevent error in the data inputting process. Monitori also designed to be flexible, so it can be used on any waste bank.  
ANALISIS TRANSPORTASI TERHADAP PENERAPAN ARUS LALU LINTAS SATU ARAH Ishak, Ishak
Rang Teknik Journal Vol 2, No 1 (2019): Volume 2 No 1 Januari 2019 Rang Teknik Journal
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/rtj.v2i1.1071

Abstract

Perubahan arus lalulintas satu arah (One Way Street)  pada ruas jalan yang diterapkan Pemerintah Kota Jambi tentunya akan berimbas pada pengguna jalan  yang  semakin meningkat karena  menghubungkan ke jalan utama. Dengan semakin meningkatnya para pengguna jalan (kendaraan bermotor) maka akan mempengaruhi kinerja dan tingkat pelayanan jalan tersebut. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini memiliki tahapan-tahapan, mulai dari studi literatur dan pengumpulan data secara primer dan sekunder. Selanjutnya pengumpulan data hambatan samping dilakukan dengan menghitung dan mencatat jumlah aktivitas samping jalan pada lokasi penelitian selama periode pengamatan yang dilakukan oleh beberapa surveyor. Hasil perhitungan kecepatan arus bebas Kol. Amir Hamzah yang menggunakan arus satu arah didapat sebesar 51 km/. Derajat kejenuhan ( DS) atau tingkat pelayanan  jalan satu arah (One Way Street) Kategori C dan Kategori B, berarti arus lalu lintas masih baik (lancar)
"KAJIAN NILAI MARSHALL CAMPURAN SMA 0/11 DENGAN MENGGUNAKAN FLY ASH (ABU TERBANG) SEBAGAI PENGGANTI FILLER ABU BATU" Ishak, Ishak
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 15, No 4 (2015): Desember
Publisher : Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.16 KB)

Abstract

One type of flexible pavements that have high structural value is SMA (Split Mastic Asphalt), so that high school is widely used in Indonesia to the streets with a high service level. SMA 0/11 (Split Mastic Asphalt 0/11) composed of aggregates of several factions that have a certain gradation using bitumen belt material.This study uses a SMA 0/11 with variations in fly ash content of 0%, 5%, 10%. SMA 0/11 mixture then compacted with a compaction temperature of 1600C. Then the test piece immersed in water bath with a temperature of 600C with a soaking time of 0.5 hours and 24 hours. Then testing by using Marshall.The addition levels of fly ash with a variation of 0%, 5%, 10%, greater stability of the value obtained with a value of 1665.135 kg, the value VITM getting down to the lowest value of 4.90%, the value of flow rose to a value of 4.644 mm, the value VFWA getting down to the value of 71.499%, the greater the density value with a value of 2.125 g / cm3 and Marshall Quotient higher value with a value of 354.323 kg / mm.Key words : SMA 0/11, fly ash, Marshall Test
ANALISIS KEGAGALAN STRUKTUR BETON AKIBAT KOROSI BAJA TULANGAN Ishak, Ishak
Teras Jurnal Vol 1, No 1` (2011): Teras Jurnal, Vol.1, No.1, Maret 2011
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegagalan struktur beton pada baja tulangan khususnya di lingkungan laut sering terjadi akibat korosi. Korosi pada baja berkibat rusaknya struktur beton. Kegagalan yang terjadi akibat korosi ini diawali dengan perusakan selaput pasif protektif. Pemicu pelarutan selaput pasif protektif disebabkan penetrasi ion-ion agresif dan oksigen terlarut. Produk korosi yang mungkin terbentuk FeOOCl, Fe3O4, Fe2O3, dan FeO dan berakibat desakan ekpansif terhadap selimut beton. Pencegahannya harus dilakukan saat perencanaan pembentuk struktur beton baja tulangan yang lebih matang, dan pengendalian saat struktur terpasang dilakukan dengan proteksi katodik.Kata kunci : Baja tulangan, korosi, selaput pasif, ion agresif, proteksi katodik
KAJIAN NILAI MARSHALL CAMPURAN BETON ASPAL (AC) DENGAN MENGGUNAKAN RETONA BLEND 55 SEBAGAI BAHAN ADITIF Ishak, Ishak
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 15, No 1 (2015): Februari
Publisher : Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.538 KB)

Abstract

One type of flexible pavements that have a high structural value is asphalt concrete. Asphalt concrete is widely used in Indonesia’s roads with a high service level. Asphalt concrete is composed of aggregates of several factions that have a certain gradation using asphalt binder.This study uses asphalt concrete (AC) with a variation of Retona Blend 55 levels of 0%, 0.5%, 1%, 1.5%, 2%. Asphalt concrete mix then compacted at a temperature of 1600C. The test specimen then immersed in waterbath at a temperature of 600C with a immersion time of 0.5 hours and 24 hours. Then testing Marshall characteristics.Addition levels of Retona Blend 55 generates the value of of stability and higher density values. Instead VITM (void in the mix) value, flow rate, and the value of VFWA (Void Filled With Asphalt) lower.Keywords: Beton Aspal, Retona Blend 55; karakteristik  Marshall
EFEKTIFITAS INHIBITOR EKSTRAK TANIN KULIT KAYU AKASIA (ACACIA MANGIUM) TERHADAP LAJU KOROSI BAJA LUNAK (ST.37) DALAM MEDIA ASAM KLORIDA Jalaluddin, Jalaluddin; Ishak, Ishak; Rosmayuni, Rosmayuni
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Teknologi Kimia Unimal
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v4i1.66

Abstract

Ekstrak tanin dari kulit kayu akasia dapat digunakan sebagai inhibitor korosi baja karbon dengan menggunakan metode perendaman. Media korosif untuk perendaman digunakan asam klorida yang telah ditambahkan inhibitor. Inhibitor yang digunakan yaitu inhibitor organik yang diambil dari ekstrak tanin kulit kayu akasia. Perendaman dilakukan dalam interval waktu 5 hari, 10 hari, 15 hari, 20 hari, dan 25 hari dengan konsentrasi inhibitor 5 mg/L, 10 mg/L, 15 mg/L, 20 mg/L, dan 25 mg/L. Hasil pengujian menunjukkan bahwa serangan korosi terjadi secara merata dipermukaan logam, laju korosi dapat ditentukan dengan metode kehilangan berat. Besarnya laju korosi dinyatakan sebagai besarnya kehilangan berat benda uji per satuan luas permukaan per satuan waktu perendaman. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa laju korosi baja dalam lingkungan asam klorida menurun secara signifikan dengan meningkatnya konsentrasi ekstrak tannin kulit kayu akasia dan waktu perendaman. Penurunan ini akibat pembentukan lapisan pasif dipermukaan baja, sehingga menghambat kontak langsung antara baja dengan lingkungan. Efesiensi inhibisi tertinggi diperoleh pada perendaman 25 hari dalam lingkungan HCl 0,05 N dengan konsentrasi tanin 25 mg/L yaitu 84,7 %.
PENGARUH WAKTU FERMENTASI DAN BERAT BONGGOL NANAS PADA PEMBUATAN VIRGIN COCONUT OIL (VCO) Ishak, Ishak; Aji, Amri; Israwati, Israwati
Jurnal Teknologi Kimia Unimal Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Teknologi Kimia Unimal
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jtku.v5i1.80

Abstract

Kelapa adalah tanaman tropis dan dapat diolah menjadi berbagai macam produk makanan dan minyak kelapa salah satunya adalah Virgin Coconut Oil (VCO). Kelapa dapat diolah menjadi VCO dengan cara fermentasi dengan menggunakan bonggol nanas dan tanpa menggunakan bonggol nanas. Bonggol nanas dapat  mempercepat proses terbentuknya minyak dari santan kelapa karena menjadi nutrient bagi mikroba bromilin untuk memperbanyak diri sehingga santan kelapa  sebagai substrat berubah menjadi produk minyak. Waktu fermentasi dan berat bonggol nanas menjadi variabel pengujian terhadap banyaknya santan kelapa yang digunakan sangat mempengaruhi rendemen minyak dan kualitas VCO yang di hasilkan. Vaiabel waktu yang diuji selama 24, 30, 36, 42, 48, dan 54 jam. Untuk perlakuan penelitian ini juga divariasikan berat bonggol nanas 30, 35, 40, dan 45 gram. Rendeman VCO terbanyak didapat pada 40 gram bonggol nanas dan  waktu fermentasi 36 jam yaitu, 28,8% dengan kandungan asam lemak bebas (ALB) terbaik dihasikan pada proses pembuatan VCO tanpa bonggol nanas yaitu 0,04% dengan waktu fermentasi 24 jam. Kadar air terbaik dihasilkan pada proses pembuatan VCO tanpa bonggol nanas yaitu 0,01% dengan waktu fermentasi 24 jam. Densitas terbaik dihasilkan pada proses pembuatan VCO tanpa menggunakan bonggol nanas yaitu 0,915 gr/ml dengan waktu fermentasi 48 dan 54 jam. Rendemen VCO terbaik dihasilkan pada proses pembuatan VCO menggunakan 40 gram bonggol nanas yaitu dengan waktu 36 jam.
IDENTIFIKASI KERAGAMAN GENETIK ANTARA PELITA I/I DAN ROJOLELE MENGGUNAKAN MARKAH RAPD Ishak, Ishak
BERITA BIOLOGI Vol 5, No 1 (2000)
Publisher : Research Center for Biology-Indonesian Institute of Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.533 KB) | DOI: 10.14203/beritabiologi.v5i1.1095

Abstract

The study of genomic diversity in molecular level on two sub-species i.e indica andjavanica rice types were represented by cv.Pelita 1/1 and Rojolele respectively.Javanica called padi bulu due to long aunt on the grain. Polymerase Chain Reaction (PCR)with 17 primers have been used for detecting genomic variation between these two sub-species.Results of experiment indicated that 12 out of 17 primers showed polymorphic DNA.This study would assist plant breeder to decide,whether to improve rice quality through crossing between javanica and indica is necessary.