Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Penelitian Sains

Komunitas Arthropoda Tanah di Kawasan Sumur Minyak Bumi di Desa Mangunjaya Kecamatan Babat Toman Muli, Risda; Irsan, Chandra; Suheryanto, Suheryanto
Jurnal Penelitian Sains Vol 17, No 3 (2015)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (791.369 KB)

Abstract

Penelitian dilakukan untuk mengetahui perbedaan struktur komunitas arhtropoda tanah di sekitar lo-kasi eksplorasi minyak bumi.. pH, kelembapan dan suhu tanah) serta kadar TPH diukur dan dianalisis untuk mengetahui pengaruhnya terhadap indeks keanekaragaman, dominansi dan kemerataan arthropoda. Lokasi pengambilan sampel di sumur minyak bumi di desa Mangunjaya kecamatan Babat Toman pada tanggal 19-24 Februari 2015. Sampel arthropoda diambil dengan menggunakan pit fall traps dan corong barlese-tullgren, to-tal titik pengambilan sampel yaitu 96 titik. Identifikasi famili arthropoda dilakukan di Laboratorium Entomologi Jurusan Hama Penyakit Tanaman Fakultas Pertanian. Analisis kadar TPH tanah dilakukan di Laboratorium Kimia Fakultas MIPA Universitas Sriwijaya menggunakan metode Gravimetri. Hasil identifikasi famili arthropo-da dilanjutkan dengan penghitungan indeks keanekaragaman, dominansi dan kemerataan arthropoda. Anali-sis Varian pada taraf 5 % dilakukan untuk mengetahui pengaruh lokasi eksplorasi dan jarak tumpahan minyak bumi dari sumur minyak bumi terhadap kadar TPH, pH, kelembapan, suhu, indeks keanekaragaman, domi-nansi dan kemerataan arthropoda. Analisis Regresi multi-linier dilakukan untuk mengetahui hubungan kadar TPH tanah terhadap pH, kelembapan dan suhu tanah serta hubungan indeks komunitas terhadap TPH, pH, ke-lembapan dan suhu tanah. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata TPH dan pH tanah di lokasi eksplorasi mi-nyak bumi yang dilakukan oleh Pertamina EP Asset 1 Field Ramba lebih rendah daripada di lokasi yang dila-kukan eksplorasi oleh masyarakat. Kelembapan dan suhu tanah di lokasi eksplorasi oleh Pertamina EP Asset 1 Field Ramba lebih tinggi daripada di lokasi eksplorasi masyarakat. Kadar TPH, pH, kelembapan dan suhu ta-nah tidak berpengaruh terhadap indeks keanekaragaman, dominansi dan kemerataan arhropoda dikedua lo-kasi eksplorasi minyak bumi (Pertamina Asset 1 Field Ramba. Tetapi, rata-rata indeks keanekaragaman arthro-poda tergolong rendah dengan nilai indeks tertinggi di lokasi eksplorasi oleh Pertamina EP Asset 1 Field Ram-ba (0,95).
Arthropoda pada Varietas Padi di Lahan Organik di Desa Tegal Binangun Kecamatan Plaju Kelurahan Plaju Darat Palembang Hendra, Hendra; Irsan, Chandra; P.Priadi, Dwi
Jurnal Penelitian Sains Vol 17, No 3 (2015)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.335 KB)

Abstract

Ekosistem merupakan suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik tak terpisah-kan antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Serangga sebagai salah satu komponen ekosistem memiliki perananan penting dalam jaringan makanan. Masalah dalam penelitian ini (1) Apakah varietas padi inroduksi yang ditanam dapat mempengaruhi keanekaragaman spesies arthropoda yang datang atau hidup di tanaman padi tersebut yang ditanam di sawah organik?; (2) Apakah varietas padi introduksi yang tahan hama dapat mempengaruhi kemerataan arthropoda yang datang?; (3) Apakah lingkungan dapat mempengaruhi keaneka-ragaman arthropoda pada varietas padi introduksi?; Pengambilan data menggunakan metode eksplorasi dengan pengamatan satu lahan padi organik yang berumur 30 HST. Parameter yang diamati adalah indeks keragaman (H’) dari Sannon-Weaver, kemerataan jenis (E) dari Pielou. Hasil penelitian pada Bulan Febru-ari—Mei 2014 didapatkan 2 kelas yaitu Insekta dan Archanida dengan jumlah arthropoda pada varietas Mi-ra-1 162 ekor dan varietas Bestari 158 ekor, dengan pengamatan 10, 20, 30 hari setelah tanam. Berdasarkan perhitungan indeks keragaman menunjukkan pada varietas padi Mira-1 2.658 dan padi varietas Bestari 2.443 masih stabil dengan indeks keragaman 1≤ H’≤3. Perhitungan Indeks kemerataan padi varietas Mira-1 1.604 dan pada padi varietas Bestari 1.597, indeks kemerataan padi varietas Mira-1 dan pada padi varietas Bes-tari menunjukkan kemerataan tinggi dan populasi stabil denga indeks kemerataan 0.6<E’≤1.0.