p-Index From 2015 - 2020
7.607
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Dedikasi Indonesian Journal of Electronics and Instrumentation Systems Sport and Fitness Journal Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia (MIFI) Matematika: Jurnal Teori dan Terapan Jurnal Ilmiah Universitas Bakrie Publikasi Pendidikan Jurnal Penelitian Pendidikan Insani Jurnal Fisioterapi JURNAL KARYA TEKNIK SIPIL Journal of Oceanography TRANSIENT Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Kreano Jurnal Tomalebbi JURNAL ILMU PERTANIAN Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Ekonomi Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum Fibusi (Jurnal Online Fisika) English Review: Journal of English Education Jurnal Al-Qadau Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Studia Quranika Jurnal Hutan dan Masyarakat Jurnal Penelitian Sains semanTIK KALAMATIKA Jurnal Pendidikan Matematika SCIENCE TECH: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan dan Teknologi SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora JURNAL GALUNG TROPIKA Jurnal INSYPRO (Information System and Processing) MEDIA INFORMATIKA BUDIDARMA Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri Compiler Jurnal Ilmiah Sosiologi Agama (JISA) At-Tadbir : jurnal ilmiah manajemen JMM UNRAM - MASTER OF MANAGEMENT JOURNAL JURNAL MATHEMATIC PAEDAGOGIC Jurnal Iktiologi Indonesia Ecosains International Journal of Remote Sensing and Earth Sciences (IJReSES) DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN Portal: Jurnal Teknik Sipil JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan JP3M (Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pengajaran Matematika) ACTA DIURNAL : Jurnal Ilmu Hukum Kenotariatan Jurnal Ulunnuha Jurnal Riset Pembelajaran Matematika AUTOCRACY: Jurnal Otomasi, Kendali, dan Aplikasi Industri International Journal of Insights for Mathematics Teaching (IJOIMT)
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Jurnal Fisioterapi

Beda Pengaruh Auto Stretching dengan Contract Relax and Stretching terhadap Penambahan Panjang Otot Hamstring Irfan, Muhammad; Natalia, Natalia
Jurnal Fisioterapi Vol 8, No 1 (2008)
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fleksibilitas merupakan factor penting untuk melakukan suatu gerakan baik dalam berolahraga ataupun aktivitas fisik lainnya. Akan tetapi, pekerjaan yang berat atau lati-han fisik yang keras, koordinasi gerakan yang buruk, postur yang jelek, kurang aktivitas/gerak, gerakan yang monoton dan atau gerakan satu arah, cedera dan nyeri dapat membuat otot mengalami pemendekan, stiffness dan tightness. Auto stretching adalah suatu metode penguluran/stretching yang biasa dilakukan pada otot-otot postural sebagai suatu latihan fleksibilitas yang dilakukan secara aktif oleh klien/pasien. Contract relax stretching merupakan salah satu teknik dalam proprioceptive neuromuscular fascilitation (PNF) yang melibatkan kontraksi isometric dari otot yang mengalami spasme/ ketegangan yang diikuti fase relaksasi kemudian diberikan stretching secara pasif dari otot yang mengalami ketegangan tersebut. Biasanya contract relax stretching ditujukan pada otot-otot mobilitas. Penelitian ini bersifat quasi eksperimental. Pada penelitian ini variabel dibagi menjadi dua objek atau kelompok yaitu yang pertama kelompok perlakuan I yang diberikan perlakuan pemberian auto stretching, sedangkan pada kelompok perlakuan II diberikan perlakuan pemberian Contract Rilex and Stretching. Pada kedua kelompok dilakukan pengukuran dengan menggunakan sit and reach test untuk kemudian dimasukkan kedalam kriteria penilaian panjang otot. Penelitian menun-jukkan pemberian latihan Auto Stretching memberi pengaruh yang bermakna terhadap penambahan panjang otot hamstring dengan hasil uji T-Test Related dengan P = 0,00 (P<0,05). Pemberian latihan Contract Relax Stretching memberi pengaruh yang bermakna terhadap penambahan panjang otot hamstring. uji T-Test Related menun-jukkan dengan P = 0,00 (P<0,05). Tidak terdapat perbedaan penambahan panjang otot hamstring yang bermakna antara Auto Stretching dengan Contract Relax Stretching. Hal ini ditunjukkan dari hasil uji T-Test Independent dengan P = 0,11 (P>0.05).Kata kunci : Auto Stretching, Contract Relax and Stretching, Panjang Otot
Hubungan Persepsi Mahasiswa Akademi Fisioterapi UKI Tentang Profesi Fisioterapi dengan Motivasi Belajar Tahun 2004 Juwita, Renita; Irfan, Muhammad
Jurnal Fisioterapi Vol 6, No 2 (2006)
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran Persepsi Mahasiswa Akademi  Fisoterapi UKI tentang Profesi Fisioterapi dan gambaran Motivasi Belajar Mahasiswa  Akademi Fisioterapi UKI serta hubungan kedua variabel tersebut. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2004. Pengumpulan data dilakukan dengan pemberian kuesioner kepada mahasiswa Akademi Fisioterapi UKI tingkat 1,tingkat 2 dan tingkat 3 yang menggunakan sampel sebanyak 60 mahasiswa (responden) kemudian memberikan skor dari masing-masing pernyataan kuesioner. Akademi Fisioterapi merupakan salah satu lembaga pendidikan yang menghasilkan tenaga fisioterapi diharapkan mampu menghasilkan tenaga fisioterapi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat baik kualitas maupun kuantitasnya yang salah satu faktornya adalah pencapaian hasil belajar mahasiswa tersebut. Selain peran pendidik motivasi belajar dan persepsi mahasiswa tentang profesi fisioterapi mempunyai hubungan timbal balik terhadap hasil belajar mereka selama proses pendidikan di Akademi Fisioterapi maupun dalam menjalankan profesinya sebagai fisioterapis. Menurut Hocberg (1969) hubungan persepsi dengan tingkahlaku itu sangat erat sebab dalam persepsi khususnya persepsi sosial mempunyai pengaruh terhadap individu dalam mencapai tujuan. Maka persepsi yang positif terhadap profesi fisioterapi diharapkan dapat meningkatkan motivasi belajar mahasiswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ada hubungan antara persepsi mahasiswa Akademi Fisioterapi UKI tentang profesi fisioterapi dengan motivasi belajar. Dari hasil uji statistik dengan analisis Korelasi Pearson diperoleh ada hubungan yang bermakna tetapi lemah antara persepsi tentang profesi fisioterapi dengan motivasi belajar dengan P value=0,003.Kata Kunci: Profesi Fisioterapi, Persepsi, Motivasi Belajar
Pengaruh Penurunan Nilai Chronaxie Pada Arus Strength Duration Curve Terhadap Peningkatan Kekuatan Otot Irfan, Muhammad; Nurmawan, I Putu Sutha
Jurnal Fisioterapi Vol 5, No 1 (2005)
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penurunan nilai chronaxie pada arus strength duration curve terhadap peningkatan kekuatan otot. Penelitian yang dilakukan ini bersifat quasi eksperimen .Sampel penelitian terdiri dari 30 orang yang terdiri dari 15 orang laki-laki dan 15 orang perempuan. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling 1 kelompok sample dilakukan pengukuran nilai kekuatan otot dan nilai chronaxie sebelum dan sesudah dilakukan latihan. Dengan design penelitian yang telah ditetapkan maka kesimpulan akan dapat diperoleh dengan menggunakan analisa comparative antara nilai cronaxie sebelum dan sesudah otot mengalami peningkatan kekuatan. Pada pembuktian hipotesis, data statistik yang di dapatkan dalam pengukuran, peneliti menggunakan uji T-test Related untuk mengetahui pengaruh penurunan nilai chronaxi terhadap peningkatan kekuatan otot. Hasil pengukuran yang diperoleh dari SDC (Strength Duration Curve) dan Dynamometer. Dimana dari hasil pengujian hipotesa didapatkan P = 0,000 , atau dengan nilai t sebesar 16,098 dan t-tabel pada df 29 dan taraf signifikan 0,05 yaitu sebesar 1,6991. Hal tersebut menunjukkan ada perbedaan yang bermakna nilai chronaxie sebelum dan sesudah otot mengalami peningkatan. Yang secara deskriptif menunjukkan rata-rata nilai chronaxie mengalami penurunan sehungga dapat dikatakan bahwa peningkatan kekuatan otot pada sejumlah kelompok sample dipengaruhi oleh penurunan nilai chronaxie.Kata Kunci: Cronaxie, Kekuatan Otot, SDC
Perbedaan Pengaruh Pemberian Intervensi Cold Pack Dan Active Assisted Exercise Dengan Infra Red Radiation Dan Active Assisted Exercise Terhadap Pengurangan Oedem Pada Post Arthroscopy Rekonstruksi Ligamen Cruciatum Anterior Setelah Minggu I Libriana, Dewi; Irfan, Muhammad
Jurnal Fisioterapi Vol 5, No 2 (2005)
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh cold pack dan active assisted exercise dengan infra red radiation dan active assisted exercise terhadap pengurangan oedem pada post arthroskopi rekonstruksi ligamen cruciatum anterior setelah minggu I. Penelitian dilaksanakan sejak bulan Juni 2005 sampai dengan Agustus 2005 di RS. Siaga Raya Jakarta. Metode penelitian bersifat kuasi  eksperimental untuk mengetahui efek suatu perlakuan pada objek penelitian. Pengolahan data dan analisa data menggunakan program Statistical Program for Science (SPSS 11.5). Adapun hasil uji wilcoxon nilai penurunan oedem pada  kelompok perlakuan 1 adalah nilai P Value = 0,028 (P< a, a = 0,05), yang berarti ada pengaruh pengurangan oedem yang bermakna pada penggunaan cold pack dan active assisted exercise. Hasil uji wilcoxon nilai penurunan oedem pada  kelompok perlakuan 2 adalah nilai P Value = 0,027 (P<a, a = 0,05), yang berarti ada pengaruh pengurangan oedem basis patella yang bermakna pada penggunaan infra red radiation dan active assisted exercise. Berdasarkan grafik tampak penurunan nilai oedem basis patela kelompok perlakuan 1 yang tidak jauh berbeda dengan kelompok 2. Dari uji Mann Withney didapat nila P value = 0,228 (P< a, a = 0,05), yang berarti tidak terdapat perbedaan yang bermakna penurunan nilai oedem basis patella antara kelompok perlakuan 1 dan kelompok perlakuan 2. Dengan demikian kedua metode ini dapat digunakan sebagai metode intervensi untuk mengurangi oedem pada kondisi tersebut.Kata Kunci : Cold Pack, Active Assisted Exercise, Long Axis Oscillated Traction,  Capsular Pattern, Osteoarthritis. 
Pengaruh Penerapan Motor Relearning Programme (NRP) Terhadap Peningkatan Keseimbangan Berdiri pada Pasien Stroke Hemiplegi Irfan, Muhammad; Susanti, Jemmy
Jurnal Fisioterapi Vol 8, No 2 (2008)
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This watchfulness aims to detect motor applications influence relearning programme (MRP) in stroke hemiplegi towards balance enhanced stands. Watchfulness sample con-sists of 9 patients stroke hemiplegi that ready to endure practice program. This watch-fulness has quasi eksperimental to detects intervention effect that done towards watch-fulness sample. this watchfulness uses repeat measure with withdrawl design (a - b - a design). Which sample is done balance ability measurement stands before intervention period mrp and during intervention MRP. This watchfulness statistics analysis uses test difference two average with t-test of related. Test result t-test of related show value p = 0,018 with real standard 0,05. Mean that found influence that have a meaning motor applications relerning programme towards balance value enhanced stands in patient stroke hemiplegia. In this watchfulness result is suggested so that fisioterapis use mea-surement instrument in measures success level a method and also do documentation upon which evaluation with re-evaluation. With this watchfulness result, so researcher can recommend method MRP as chosen method to increase patient balance ability stroke hemiplegi that is one of important component in patient functional activity stroke.Keywords: Hemiplegi, Balance, Stroke
Aplikasi Terapi Latihan Metode Bobath Dan Surface Electromyography (SEMG) Memperbaiki Pola Jalan Insan Pasca Stroke Irfan, Muhammad
Jurnal Fisioterapi Vol 12, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTujuan : Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui aplikasi terapi latihan dengan metode Bobath dan pemberian surface Electromyography dapat memperbaiki pola jalan normal insan stroke yang merupakan unsur terpenting dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Metode : Penelitian dilakukan dengan desain pre test post test control group, dimana didapatkan jumlah sampel untuk kelompok I dengan intervensi metode Bobath dan surface Electromyography sebanyak 9 orang dan pada kelompok II dengan intervensi konvensional sebanyak 8 orang. Hasil : Dari hasil pengujian hipotesis I dengan menggunakan uji beda dua rata-rata yaitu paired sample t-test didapatkan nilai p<0,05 yang berarti bahwa intervensi pada kelompok I memberikan perbaikan yang bermakna terhadap pola jalan normal insan pasca stroke. Pada pengujian hipotesis II dengan menggunakan uji beda dua rata-rata yaitu paired sample t-test didapatkan nilai p<0,05 yang berarti bahwa intervensi pada kelompok II memberikan perbaikan yang bermakna terhadap pola jalan normal insan pasca stroke. Pengujian hipotesis III dengan menggunakan uji beda dua rata-rata yaitu Independent sample t-test didapatkan nilai p<0,05 yang berarti bahwa ada perbedaan yang bermakna rata-rata nilai pola jalan kelompok perlakuan I (Aplikasi metode Bobath dan surface Electromyography) dengan kelompok perlakuan II (Aplikasi Metode Konvensional). Dengan menggunakan hipotesis satu arah maka didapatkan p<0,05 sehingga menunjukkan bahwa intervensi pada kelompok I (Aplikasi metode Bobath dan surface Electromyography) lebih efektif secara signifikan dibandingkan dengan  intervensi pada kelompok II (Aplikasi Metode Konvensional) dalam memperbaiki pola jalan normal insan pasca stroke. Kesimpulan: Aplikasi metode Bobath dan Surface Electromyography memperbaiki pola jalan normal pada insan pasca stroke. Aplikasi metode konvensional memperbaiki pola jalan normal pada insan pasca stroke dan Metode Bobath dan Surface Electromyography lebih efektif daripada metode konvensional untuk memperbaiki pola jalan normal pada insan pasca stroke.Kata kunci : Stroke, jalan normal, Bobath AbstractObjective :  This research aimed to identifi application of exercise therapy with Bobath method and surface Electromyography (sEMG) to improve normal gait pattern in stroke patients which is the most improtant component in daily activities. Method: This research is using pre test post test control group design. Patients were randomised into two groups: the Experimental Group (EG) that used the Bobath method and s EMG is 9 patients and the Control Group (CG) that used the conventional method is 8 patients. Result : The result of hypothesis I test which using compare means with paired sample t-test, p<0,05 that mean the intervention in EG is having significant improvement in their normal gait pattern. In Hypothesis II, which using compare means with paired sample t-test, p-value = p<0,05 that means the intervention in CG is  having significant improvement in their normal gait pattern. The hypothesis III test researcher using compare mean test with Independent sample t-test, p<0,05 that means there are significant  different between EG result and CG result. In one-tail hypothesis got result p<0,05, so it shows that intervention in EG more effective significantly than CG in improving normal gait pattern in stroke patients. Conclusion : The application of Bobath method, sEMG and  conventional method both are improving the normal gait pattern in stroke patients, but Bobath method and sEMG more effective than conventional method in improving normal gait pattern in stroke patients.Keywords: Stroke, Normal Gait, Bobath
Uji Validitas Dan Reliabilitas Butir Pemeriksaan Dengan Montreal Cognitive Assesment Versi Indonesia (MOCA-Ina) Pada Insan Pasca Stroke Fase Recovery Panentu, Doddy; Irfan, Muhammad
Jurnal Fisioterapi Vol 13, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakLatar Belakang : Stroke merupakan masalah kesehatan utama di dunia karena menjadi menyebab kematian ketiga didunia dan menjadi penyebab pertama kecacatan. Kemajuan tehnologi kesehatan telah berhasil menurunkan angka kematian akibat stroke, namun angka kecacatan stroke akibat stroke bahkan cenderung meningkat. Kecacatan pasca stroke dapat berupa gangguan motorik, sensorik, otonom maupun gangguan kognitif. Tujuan: Untuk mengetahui valid dan reliabel butir pemeriksaan dengan montreal cognitif assesment versi Indonesia (Moca-Ina) pada insan pasca stroke fase recovery. Metode : Penelitiaan ini merupakan penelitian komparatif dengan desain penelitian Same Subject Design. Pengujian reliabilitas pada penelitian ini dengan menggunakan uji test-retest instrument. Sebanyak 20 responden dengan kondisi pasca stroke fase recovery di RSUP. Dr. Moh. Hosein Palembang, Sumatera Palembang yang berumur 45 – 56 tahun. Responden akan melewati dua kali tahapan observasi. Hasil : Untuk hasil validitas Moca-Ina nilai r = 0,529 dan p = 0,046 dengan demikian instrument Moca-Ina dinyatakan valid untuk digunakan untuk pemeriksaan kognitif pasien pasca stroke fase recovery. Untuk uji reabilitas diperoleh nilai p =0,027 dengan test-retest menggunakan uji korelasi person didapatkan nilai r = 0,963 dan p = 0,000 dengan demikian Moca-Ina dinyatakan reliabel untuk digunakan untuk memeriksa kognitif pada pasien pasca stroke fase recovery. Kesimpulan : Moca-Ina valid dan reliabel untuk pemeriksaan kognitif pada pasien pasca stroke fase recoveryKata kunci: stroke, validitas, moca-ina AbstractBackground: Stroke is a major health problem in the world for being the third cause of death in the world and be the first cause of disability. Advancement of medical technology has been successful in reducing the number of deaths from stroke, but the number of stroke disability due to stroke and even tended to increase. Disability after stroke may be impaired motor, sensory, autonomic and cognitive impairment. Objective: To determine valid and reliable point inspection by an Indonesian version of montreal cognitive assessment (MoCA-Ina) on human post-stroke recovery phase. Methods:  a comparative study with the Same Subject Design. Reliability testing in this study using a test-retest test instrument. A total of 20 respondents with post-stroke recovery phase conditions in the department. Dr. Moh. Hosein Palembang, Sumatera, Palembang were aged 45-56 years. Respondents will pass through two stages of observation times. Results: The validity of Moca-Ina obtained r = 0.529 and p = 0.046 . Reliability test obtained p=0.027, person correlation test obtained value of r = 0.963 and p = 0.000 . Congclution : Moca-Ina is valid and realible to be used to examine cognitive patients with post-stroke recovery phase.Keywords: stroke, validity, moca-ina
Efek Penambahan Taping pada Intervensi Micro Wave Diathermy dan Stretching Terhadap Pengurangan Nyeri pada Kondisi Plantar Fascitis Sari, Nurvi Alvi; Irfan, Muhammad
Jurnal Fisioterapi Vol 9, No 2 (2009)
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This Researh aims to detect increasing effect difference existence taping in intervention micro wave mengathermy (mwd) and stretching towards pain reduction in condition plantar fasciitis. method: This research kind quation eksperimental to detect effect a intervention that done towards watchfulness object. Sample is grouped to be two treatment groups, my treatment group consists of 7 person with interventions that given micro wave mengathermy (mwd) and stretching and treatment group ii that consist of 7 person with interventions that given increasing taping in intervention micro wave mengathermy (mwd) and stretching. This watchfulness statistics analysis uses test wilcoxon and man-whitney. Result: with test wilcoxon match pairs in my treatment group demoes value p = 0,018 (p<? =0,05) and in treatment group ii value p = 0,018 (p<? =0,05) mean intervention that done in each group berefek in pain reduction in condition plantar fasciitis. and result mann-whitney demo value p = 0,003 p<? =0,05 that mean there effect significant between my treatment group and treatment group ii. Conclusion: there increasing effect difference taping in intervention micro wave mengathermy and stretching towards pain reduction in condition plantar fasciitis.Keywords: Tapping, Plantar Fascitis, Stretching
Beda Pengaruh Penambahan Long Axis Oscillated Traction Pada Intervensi MWD Dan TENS Terhadap Pengurangan Rasa Nyeri Pada Capsullar Pattern Akibat Osteoatritis Lutut Irfan, Muhammad; Grahara, Rizka
Jurnal Fisioterapi Vol 6, No 1 (2006)
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan pengaruh penambahan Long axis oscillated traction pada intervensi MWD dan TENS terhadap penurunan nyeri pada kondisi capsullar pattern akibat osteoatritis lutut. Penelitian ini dilaksanakan di unit Fisioterapi RSAL MINTOHARDJO Bendungan Hilir, Jakarta. Dimulai pada tanggal 11 Juli sampai 20 Agustus 2005. Penelitian bersifat Quasi eksperimental dan mengunakan teknik perposive sampling.  Osteoatritis adalah suatu patologi yang mengenai kartilago hialin dari sendi lutut, kondisi ini berpengaruh pada pengerasan jaringan subchondral, rawan sendi mengeras, pemendekan capsulligament, spasme otot dan terjepitnya saraf poli modal yang berada di sekitar sendi oleh osteofite maka keluhan yang dapat timbul yaitu berupa nyeri. Pemberian intervensi MWD, TENS dan long axis oscillated traction memberikan pengaruh yang sangat bermakna pada penurunan nyeri akibat osteoatritis lutut. Hal ini disebabkan karena efek terapetik dari MWD dan TENS melalui level sensoris dan level spinal serta efek traksi pada jaringan sekitar sendi. Hasil uji Mann-Whitnay selisih nilai VAS akhir pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol menunjukan nilai P = 0,001, terdapat perbedaan pengaruh yang sangat signifikan pada kedua kelompok. Peneliti menyimpulkan bahwa penambahan long axis oscillated traction pada intervensi MWD, TENS berpengaruh terhadap penurunan nyeri pada capsullar pattern akibat osteoatritis lutut. Dengan demikian pemilihan salah satu metoda dapat digunakan sebagai solusi dan juga kombinasi kedua intervensi tersebut dapat digunakan untuk mendapatkan hasil yang optimal.Kata Kunci: Long Axis Oscillated Traction, Capsular Pattern, Osteoarthritis
Co-Authors -, Wahyuddin Abdurrachman Baksir, Abdurrachman Abdurrasyid - Akmal Johan, Akmal Ali Imron Ali Imron, Moh Ali Mokhtar Ambri, Saipul Andi Aco Agus, Andi Aco Andri Andri Aniza Aniza, Aniza Aref Vai, Aref Arga Khariyono Arif Pristianto, Arif Aris, Muhammad Arsali Arsali, Arsali Arsyad, Usman Azhar Affandi Bagus Komang Satriyasa Bakhtiar Alldino Ardi Sumbodo Bangga Dirgantara Adiputra, Bangga Dirgantara Bastian Triatmojo, Bastian Budirman Bachtiar Damanik, Suryadi Dedi Setiabudidaya, Dedi Denny Nugroho Sugianto DESAK MADE WIHANDANI Dewa Putu Sutjana Dewi Libriana Dhofirul Fadhil Dzil Ikrom Al Hazmi Dhofirul Fadhil Dzil Ikrom Al Hazmi Dimas Sondang Irawan Djatmiko, Wisnu Doddy Panentu Dodi Siregar Dwi Setiyawati Enda Wista Sinuraya Erma Suryani Sahabuddin, Erma Suryani Fadli Syamsuddin, Fadli Fera Lusiana, Fera Frinsyah Virgo, Frinsyah Gentur Handoyo Hardi Wibowo Hastuti, Santi Bery Hawis H. Madduppa Heny Sulistyaningrum I Dewa Ayu Inten Dwi Primayanti I Ketut Suyasa I Made Jawi I Made Krisna Dinata I Made Muliarta I Made Niko Winaya I Nyoman Adiputra I Putu Adiartha Griadhi I Putu Adiartha Griadhi, I Putu Adiartha I Putu Gede Adiatmika I Putu Sutha Nurmawan Ika Candradewi, Ika Ilham, Mhd Iskhaq Iskandar Isril " J Alex Pangkahila J. Alex Pangkahila Jehanzeb, Sumaira Jemmy Susanti Jufrizel Jufrizel Kaltum, Umi Ketut Tirtayasa Khan, Shaukat Kotta, Raismin LUH MADE INDAH SRI HANDARI ADIPUTRA Luh Putu Ratna Sundari, Luh Putu Ratna Machmud Effendy Maman Somantri Meisar, Fajar Mesran Mesran, Mesran Muhammad Fadly Muhammad Marzuqi Abdullah, Muhammad Marzuqi Muhammad Sudirman Muslimin Muslimin Natalia Natalia Nebuchadnezzar Akbar Ni Made Swasti Wulanyani Ni Nyoman Ayu Dewi, Ni Nyoman Ayu Nia Kurniati Novi Shintia, Novi Nur Azlina Nurcahyani Dewi Retnowati Nurmulyani, Nurmulyani Nuroji Nuroji Nurvi Alvi Sari Nyoman Adiputra Pradanto Poerwono, Pradanto Rahmi Zulhida, Rahmi Renita Juwita Reza Maulana Rizka Grahara Rizki, Cut Zakia Ronny Mantala, Ronny RUMYENI " Rusli Rusli Sariaman, Agus Frandes Sinaga, Agustian Sisworo Sisworo, Sisworo Sri Adi Widodo Sri Yuliana Subanji Subanji, Subanji SUDARYANTO - Sugijanto - Suginam Suginam, Suginam Suharta, Asep Suparwati, Komang Tri Adi Surahman Surahman Susy Purnawati Suwignyo . Syah, La Ode Muhammad Gustrin SYAHRANI SYAHRANI Syam, Masrum Syofia, Irna Tala, Selfin Toto Nusantara Triandari, Listya Ulah, Irfan Ulfa, Merinda Wa Ode Zusnita Muizu wahyuni wahyuni Waslaluddin Waslaluddin Wayan Weta Widanti, Herista Novia Wijaya Mardiansyah, Wijaya Yudi Alhadi, Yudi Zainur, Zainur