p-Index From 2015 - 2020
6.928
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Dedikasi Jurnal Teknik Industri Indonesian Journal of Electronics and Instrumentation Systems Sport and Fitness Journal Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia (MIFI) Ilmu Informasi Perpustakaan dan Kearsipan Matematika: Jurnal Teori dan Terapan Jurnal Ilmiah Universitas Bakrie Publikasi Pendidikan Jurnal Penelitian Pendidikan Insani Jurnal Fisioterapi JURNAL KARYA TEKNIK SIPIL Journal of Oceanography TRANSIENT Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Kreano Jurnal Tomalebbi JURNAL ILMU PERTANIAN Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Ekonomi Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jurnal Mahasiswa Fakultas Hukum Fibusi (Jurnal Online Fisika) English Review: Journal of English Education Jurnal Al-Qadau Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Studia Quranika Jurnal Hutan dan Masyarakat Jurnal Penelitian Sains semanTIK KALAMATIKA Jurnal Pendidikan Matematika SCIENCE TECH: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan dan Teknologi SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora JURNAL GALUNG TROPIKA Jurnal INSYPRO (Information System and Processing) MEDIA INFORMATIKA BUDIDARMA Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri Compiler Jurnal Ilmiah Sosiologi Agama (JISA) At-Tadbir : jurnal ilmiah manajemen JMM UNRAM - MASTER OF MANAGEMENT JOURNAL JURNAL MATHEMATIC PAEDAGOGIC Jurnal Iktiologi Indonesia Ecosains International Journal of Remote Sensing and Earth Sciences (IJReSES) DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN Portal: Jurnal Teknik Sipil JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan JP3M (Jurnal Penelitian Pendidikan dan Pengajaran Matematika) ACTA DIURNAL : Jurnal Ilmu Hukum Kenotariatan Jurnal Ulunnuha Jurnal Riset Pembelajaran Matematika AUTOCRACY: Jurnal Otomasi, Kendali, dan Aplikasi Industri
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JISA (Jurnal Ilmiah Sosiologi Agama)

Rasionalisme Islam Sebagai Sandaran Teologi Kerukunan Irfan, Muhammad
JISA (Jurnal Ilmiah Sosiologi Agama) Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Harun Nasution (1919-1998) dikenal luas oleh kaum intelegensia Indonesia sebagai salah seorang ilmuan yang tekun mendalami berbagai bidang kajian keislaman, seperti ilmu kalam, falsafah, dan tasawuf. Salah satu dari kontribusinya adalah pengenalan pendekatan baru dalam studi Islam, yaitu. pendekatan filsafat dengan titik tekan pada rasio, “Rasionalisme” (akal) atau yang lebih dikenal dengan Islam Rasional. Perhatian Harun Nasution bukan saja terfokus pada bidang keilmuan Islam, tetapi juga terhadap permasalahan yang dihadapi umat Islam, khususnya di Indonesia. Di tengah maraknya isu-isu disharmonis, ketidakrukunan, kekerasan bahkan konflik, yang mengatasnamakan agama, maka pemikiran Islam rasional yang digagas oleh Harun Nasution  merupakan solusi tawaran dalam memahami agama dalam rangka menwujudkan kerukunan umat beragama. Pemikran Islam rasional tidak hanya terbatas bagi umat Islam dalam mamahami agama secara rasional, tetapi dapat diterapkan pada agama lain dalam memahami agama secara rasional. Dengan pemahaman agama secara rasional, maka dapat membangun kerangka berpikir yang rasional dalam menyikapi persoalan umat manusia dan pemahaman agama secara rasional memberi kontribusi yang besar bagi terwujudnya kerukunan umat beragama.
Paradigma Islam Rasional Harun Nasution: Membumikan Teologi Kerukunan Irfan, Muhammad
JURNAL ILMIAH SOSIOLOGI AGAMA (JISA) Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.451 KB) | DOI: 10.30829/jisa.v1i1.1784

Abstract

Harun Nasution (1919-1998) dikenal luas oleh kaum intelegensia Indonesia sebagai salah seorang ilmuan yang tekun mendalami berbagai bidang kajian keislaman, seperti ilmu kalam, falsafah, dan tasawuf. Salah satu dari kontribusinya adalah pengenalan pendekatan baru dalam studi Islam, yaitu. pendekatan filsafat dengan titik tekan pada rasio, “Rasionalisme” (akal) atau yang lebih dikenal dengan Islam Rasional. Perhatian Harun Nasution bukan saja terfokus pada bidang keilmuan Islam, tetapi juga terhadap permasalahan yang dihadapi umat Islam, khususnya di Indonesia. Di tengah maraknya isu-isu disharmonis, ketidakrukunan, kekerasan bahkan konflik, yang mengatasnamakan agama, maka pemikiran Islam rasional yang digagas oleh Harun Nasution  merupakan solusi tawaran dalam memahami agama dalam rangka menwujudkan kerukunan umat beragama. Pemikran Islam rasional tidak hanya terbatas bagi umat Islam dalam mamahami agama secara rasional, tetapi dapat diterapkan pada agama lain dalam memahami agama secara rasional. Dengan pemahaman agama secara rasional, maka dapat membangun kerangka berpikir yang rasional dalam menyikapi persoalan umat manusia dan pemahaman agama secara rasional memberi kontribusi yang besar bagi terwujudnya kerukunan umat beragama. 
PARADIGMA ISLAM RASIONAL HARUN NASUTION: MEMBUMIKAN TEOLOGI KERUKUNAN Irfan, Muhammad
JURNAL ILMIAH SOSIOLOGI AGAMA (JISA) Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.499 KB) | DOI: 10.30829/jisa.v1i2.5434

Abstract

Harun Nasution (1919-1998) dikenal luas oleh kaum intelegensia Indonesia sebagai salah seorang ilmuan yang tekun mendalami berbagai bidang kajian keislaman, seperti ilmu kalam, falsafah, dan tasawuf. Salah satu dari kontribusinya adalah pengenalan pendekatan baru dalam studi Islam, yaitu. pendekatan filsafat dengan titik tekan pada rasio, “Rasionalisme” (akal) atau yang lebih dikenal dengan Islam Rasional. Perhatian Harun Nasution bukan saja terfokus pada bidang keilmuan Islam, tetapi juga terhadap permasalahan yang dihadapi umat Islam, khususnya di Indonesia. Di tengah maraknya isu-isu disharmonis, ketidakrukunan, kekerasan bahkan konflik, yang mengatasnamakan agama, maka pemikiran Islam rasional yang digagas oleh Harun Nasution merupakan solusi tawaran dalam memahami agama dalam rangka menwujudkan kerukunan umat beragama. Pemikran Islam rasional tidak hanya terbatas bagi umat Islam dalam mamahami agama secara rasional, tetapi dapat diterapkan pada agama lain dalam memahami agama secara rasional. Dengan pemahaman agama secara rasional, maka dapat membangun kerangka berpikir yang rasional dalam menyikapi persoalan umat manusia dan pemahaman agama secara rasional memberi kontribusi yang besar bagi terwujudnya kerukunan umat beragama.
Co-Authors -, Wahyuddin Abdurrachman Baksir, Abdurrachman Abdurrasyid - Akmal Johan, Akmal Ali Imron Ali Imron, Moh Ali Mokhtar Ambri, Saipul Andi Aco Agus, Andi Aco Andri Andri Aniza Aniza, Aniza Aref Vai, Aref Arga Khariyono Arif Pristianto, Arif Aris, Muhammad Arsali Arsali, Arsali Arsyad, Usman Azhar Affandi Bagus Komang Satriyasa Bakhtiar Alldino Ardi Sumbodo Bangga Dirgantara Adiputra, Bangga Dirgantara Bastian Triatmojo, Bastian Budirman Bachtiar Damanik, Suryadi Dedi Setiabudidaya, Dedi Denny Nugroho Sugianto DESAK MADE WIHANDANI Desriyeni, Desriyeni Dewa Putu Sutjana Dewi Libriana Dhofirul Fadhil Dzil Ikrom Al Hazmi Dhofirul Fadhil Dzil Ikrom Al Hazmi Dimas Sondang Irawan Djatmiko, Wisnu Doddy Panentu Dodi Siregar Dwi Setiyawati Enda Wista Sinuraya Erma Suryani Sahabuddin, Erma Suryani Fadli Syamsuddin, Fadli Fera Lusiana, Fera Frinsyah Virgo, Frinsyah Gentur Handoyo Hardi Wibowo Hastuti, Santi Bery Hawis H. Madduppa Heny Sulistyaningrum I Dewa Ayu Inten Dwi Primayanti I Made Muliarta I Made Niko Winaya I Putu Adiartha Griadhi I Putu Gede Adiatmika I Putu Sutha Nurmawan Ika Candradewi, Ika Ilham, Mhd Iskhaq Iskandar Isril " J. Alex Pangkahila Jehanzeb, Sumaira Jemmy Susanti Jufrizel Jufrizel Kaltum, Umi Ketut Tirtayasa Khan, Shaukat Kotta, Raismin Lailis Syafa’ah, Lailis Luh Putu Ratna Sundari, Luh Putu Ratna Machmud Effendy Maman Somantri Meisar, Fajar Mesran Mesran, Mesran Muhammad Fadly Muhammad Marzuqi Abdullah, Muhammad Marzuqi Muhammad Sudirman Muslimin Muslimin Natalia Natalia Nebuchadnezzar Akbar Nia Kurniati Novi Shintia, Novi Nur Azlina Nurcahyani Dewi Retnowati Nurmulyani, Nurmulyani Nuroji Nuroji Nurvi Alvi Sari Nyoman Adiputra Pradanto Poerwono, Pradanto Rahmi Zulhida, Rahmi Renita Juwita Reza Maulana Rizka Grahara Rizki, Cut Zakia Ronny Mantala, Ronny RUMYENI " Rusli Rusli Sinaga, Agustian Sri Adi Widodo Sri Yuliana SUDARYANTO - Sugijanto - Suginam Suginam, Suginam Suharta, Asep Surahman Surahman Susy Purnawati Suwignyo . SYAHRANI SYAHRANI Syam, Masrum Syofia, Irna Tala, Selfin Triandari, Listya Ulah, Irfan Ulfa, Merinda Wa Ode Zusnita Muizu wahyuni wahyuni Waslaluddin Waslaluddin Wayan Weta Wijaya Mardiansyah, Wijaya Yudi Alhadi, Yudi Zainur, Zainur