p-Index From 2014 - 2019
7.613
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Energi Dan Manufaktur KAPAL Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelautan English Education Journal Jurnal Floratek Jurnal Teknik Sipil Jurnal Teknologi & Industri Pertanian Indonesia IMAJINASI Jurnal Kesehatan Masyarakat Pendidikan Matematika Al-Risalah Al-Baro`ah Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional TANRA Jurnal Ternak Tropika Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial (EduTech) Global Medical & Health Communication (GMHC) ODONTO Dental Journal JURNAL KOLABORASI Journal Ilmu KOMUNIKASI UHO Jurnal Al-Qadau Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Unsyiah Jurnal Pendidikan Geografi JURNAL TAMALANREA : Media Inspirasi Karya Mahasiswa Sriwijaya University Learning and Education International Conference Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Panggung Jurnal Akuntansi dan Pembangunan (JAKTABANGUN) Nuansa Journal of Arts and Design InComTech: Jurnal Telekomunikasi dan Komputer Prosiding Seminar Nasional Teknoka DE LEGA LATA: Jurnal Ilmu Hukum Jurnal As-Salam Jurnal Kesehatan Bina Generasi JIPES - JOURNAL OF INDONESIAN PHYSICAL EDUCATION AND SPORT Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Jurnal Ibn Abbas JPF : JURNAL PENDIDIKAN FISIKA Al - Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Metalurgi JURNAL PANGAN Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Husada Mahakam: Jurnal Kesehatan Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmu Pendidikan: e-Saintika Jurnal Teknik Sipil dan Teknologi Konstruksi
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial (EduTech)

Fungsi Hakam Dalam Menyelesaikan Sengketa Rumah Tangga (Syiqaq) Dalam Peradilan Agama Irfan, Irfan
EDUTECH Vol 4, No 1 (2018): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : EDUTECH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perjalanan kehidupan rumah tangga tidak selamanya berjalan mulus, dan tidak selamanya suami istri dapat mempertahankan keutuhan rumah tangganya. Ketika perkawinan (rumah tangga) timbul suatu konflik atau pertengkaran yang dapat membahayakan keutuhan sebuah keluarga (syiqaq), maka angkatlah penengah diantara mereka atau hakam guna mendamaikannya. Pegangkatan hakam, ialah mengutus juru damai yang disebut hakam dari pihak keluarga perempuan dan pihak keluarga laki-laki untuk mendamaikan persengketaan atau perselisihan suami istri itu. Hakam semaksimal mungkin berusaha untuk mendamaikan suami istri itu, apabila tidak berhasil maka hakam boleh membuat suatu kesimpulan bahwa kedua belah pihak sulit untuk didamaikan.Fungsi hakam dalam menyelesaikan sengketa rumah tangga (syiqaq) dalam Peradilan Agama, hanya dengan alasan syiqaq maka hakam itu ada dan diangkat. Karena syiqaq ialah adanya perselisihan dan pertengkaran secara terus menerus antara suamiĀ  istri. Syiqaq diatur dalam Pasal 76 ayat (1) Undang-Undang Nomor 50 Tahun 2009 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 Tentang Peradilan Agama. Fungsi hakam selaku juru damai dalam penyelesaian sengketa perceraian hanya sebatas memberikan usulan pendapat dan pertimbangan dari hasil yang telah dilakukan, kepada hakim, hakam tidak memiliki kewenangan untuk menceraikan.Kata Kunci: Fungsi, Hakam, Sengketa, Rumah Tangga