Articles

Found 26 Documents
Search

Kebijakan Anti Dumping dan Trade Deflection: Studi Kasus Synthetic Staple Fibre Polyester (PSF) Rukminf, Wara Agustina; Irawan, Ferry
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia Vol 10, No 1 (2009): Juli
Publisher : Department of Economics-FEUI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. This research empirically examines whether a country´s anti dumping policy can distort export of another country to third markets. This research tries to explore about trade deflection of Indonesia´s export on Synthetic Staple Fibre Polyester (PSF) HS 550320 to non-European Union as the result of European Union´s (EU) anti dumping policy on Indonesia. This research uses panel data model (fixed effects) and 20 countries (non-European Union) of Indonesia´s PSF export during ten years (1996-2005). We find evidence that trade deflection for Indonesia´s export on Synthetic Staple Fibre Polyester (PSF) HS 550320 occurred. Because of European Union had imposed anti dumping duty on Indonesia, Indonesia´s export to nonEuropean Union had increased ranged from 25 percent to 44 percent. This result shows that dumping duty from European Union does not fully carry out negative effect for Indonesia, furthermore thisphenomena can be used as ”early warning” for Indonesia both for case of Indonesia as exporting country or third countries.
Analisis Dampak Kebijakan Fiskal terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Nawawi, Ahmad; Irawan, Ferry
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia Vol 10, No 2 (2010): Januari
Publisher : Department of Economics-FEUI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper presents an analysis of the effect of fiscal policy in Indonesia based on a VAR approach. Fiscal policy shocks are identified as a structural residuals related to unexpected government expenditures and tax revenues. Impulse responses are then used to simulate the dynamic response of key macroeconomics variables of shocks. The analysis shows that GDP responses negatively to tax shocks, and positively to expenditure shock. Moreover, disposable income and private consumptionreact negatively to taxation and positively to government expenditures. Altogether the results are consistent with that of Keynesian models.
PERSEPSI TERHADAP PERANAN BIROKRASI DAN STRESS KERJA PERAWAT Irawan, Ferry; Diah Sari, Erita Yuliasesti
HUMANITAS (Jurnal Psikologi Indonesia) Vol 7, No 2: Agustus 2010
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (38.641 KB)

Abstract

This study aim is to determine the relationship between perceptions of the role of bureaucracy and work stress on nurses. A total of 106 respondents participated in this study. Subjects in this study were nurses of general hospital in Central Java. The results showed that there was significant negative relationship between perceptions of the role of bureaucracy and work stress. This relationship was shown by the correlation coefficient (rxy) = - 0.317 with p = 0.0001 (p <0.01). Perceptions of the role of bureaucracy contribute effectively to the work stress of 10.1% and 89.9% were contributed by other factors.
INFRASTRUCTURE IMPROVEMENT AND ITS IMPACTS ON THE INDONESIAN ECONOMIC PERFORMANCE Irawan, Tony; Hartono, Djoni; Irawan, Ferry; Yusuf, Arief Anshory
Journal of Indonesian Economy and Business Vol 27, No 3 (2012): September
Publisher : Journal of Indonesian Economy and Business

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.809 KB)

Abstract

Indonesian government shows their big commitment on the improvement of infrastructure which is reflected in some regulations and policies made. It is supported by many empirical evidences that show the importance of infrastructure improvement on the economic performance. This paper developed a Computable General Equilibrium (CGE)model to analyze the impacts of infrastructure on the Indonesian economy by introducing several types of infrastructure and discussing the impacts of it on the poverty level. The results suggest that improvement on any types of infrastructure is expected to increase the economic growth, raise the government revenue, raise the factors’ income and reduce the poverty level. Improvement on the public work of agriculture, land transportation and telecommunication are still being preferable options comparing to others. Interestingly, even though the public work of agriculture is usually located in rural areas, the model suggests that the improvement on this sector will result higher impact on the urban household rather than to the rural household.Keywords: infrastructure, CGE, policy, poverty.
Kebijakan Moneter, Pertumbuhan Ekonomi dan Pengujian Hipotesis Ekspektasi Rasional dengan Analisis VAR Irawan, Ferry; Saufan, Sugiharso
Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia Vol 6 No 1 (2005): Juli
Publisher : Department of Economics-FEB UI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.457 KB) | DOI: 10.21002/jepi.v6i1.107

Abstract

Tulisan ini  menganalisis efektivitas kebijakan moneter di Indonesia dengan rentang waktu dua dekade terakhir. Implementasi kebijakan moneter dalam berbagai literatur sering kali memunculkan pertanyaan bagaimana efektifitas kebijakan tersebut dapat dipertahankan. Dengan mengunakan pendekatan rational expectation dengan data Indonesia, studi ini menemukan bahwa tingkat inflasi di Indonesia dipengaruhi oleh secara signifikan oleh kebijakan moneter yang bersifat dapat diantisipasi (anticipated). Kebijakan moneter yang dapat diantisipasi (anticipated) juga berpengaruh positip signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. 
PERUBAHAN PERFORMANSI KOMPRESOR SUPERIOR W74 KARENA PENURUNAN TEKANAN GAS ALAM KE SUCTION KOMPRESOR DI CONOCO PHILLIPS (RAMBA) LTD Irawan, Ferry
AUSTENIT Vol 3, No 01 (2011): AUSTENIT 03012011
Publisher : AUSTENIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi dewasa ini, khususnya di bidang industri. Maka penggunaan kompresor hampir meliputi di setiap bidang kehidupan, mulai dari industri rumah tangga sampai industri-industri berat. Pada suatu lokasi penambangan minyak dan gas, banyak digunakan alat modern. Salah satunya adalah kompresor. Dalam hal ini adalah Reciprocating Compressors yang jenisnya adalah Superior W74. Kompresor ini digunakan untuk membantu mengangkat migas dan menstabilkan tekanan di dalam formasi/reservoir (perut bumi yang mengandung minyak dan gas). Pada eksperimen ini dibahas mengenai perubahan performansi kompresor Superior W74. Perubahan ini disebabkan perubahan tekanan gas alam ke suction kompresor. Dalam hal ini dibahas mengenai penurunan tekanan gas ke suction kompresor, dengan memasukkan data-data yang ada ke perhitungan sehingga dari hasilnya terlihat perubahan performansinya dan dibandingkan dengan performansi aktual. Diharapkan adanya kajian yang lebih dalam terhadap alat ini untuk pengembangan bahasan lainnya.
Perception Analysis on Tax Audit Quality Jawa Barat I Regional Tax Office Analisis Persepsi Kualitas Pemeriksaan Pajak: Studi Kasus pada Kanwil DJP Jawa Barat I) Irawan, Ferry
Jurnal Ilmiah Akuntansi Universitas Pamulang Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Akuntansi Universitas Pamulang
Publisher : S1 Accounting Program, Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.06 KB) | DOI: 10.32493/jiaup.v4i2.168

Abstract

This paper tries to investigate the quality of tax audit in Directorate General of Taxes (DGT) especially in Jawa Barat I Regional Tax Office (Kanwil DJP Jawa Barat I). In this research, we used a descriptive and qualitative approach. Also, we conduct a deep interview with several key persons in each tax office and officials at DGT Head Office. It is found that the quality of tax audit can be categorizedd as “good”. However, it needs continuous improvement.
MODIFIKASI AC SPLIT MENJADI AC SISTEM GEOTERMAL MENGGUNAKAN AIR SEBAGAI REFRIGERAN SEKUNDER Widiyatmoko, Widiyatmoko; Irawan, Ferry
AUSTENIT Vol 9, No 1 (2017): AUSTENIT 09012017
Publisher : AUSTENIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengkondisian udara merupakan sistem yang digunakan untuk mengkondisikan udara sesuai dengan rancangan yang diinginkan. Penggunaan alat pengkondisian udara ini seperti pada gedung dan rumah tempat tinggal. Alat pengkondisian udara ini ada bermacam-macam tetapi yang menjadi topik dalam penelitian ini adalah AC Split yang dimodifikasi. Selain alat terdapat bermacam-macam juga sistem pengkondisian udara, tetapi penulis memilih sistem geotermal dalam penelitian ini. Teknologi geotermal adalah teknologi yang memanfaatkan suhu bumi. Penelitian ini dilakukan dengan memodifikasi AC Split menjadi AC sistem geotermal. Tujuan khusus yang ingin dicapai pada penelitian ini adalah untuk mengetahui performa maupun kerja kompresi dari AC split biasa dibanding dengan AC split modifikasi. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental meliputi observasi, study literatur, perancangan, pengambilan data, dan analisis terhadap sistem tata udara yang sebelum dimodifikasi dan setelah dimodifikasi. Bagian yang dimodifikasi adalah bagian kondensor. Pengambilan data dilakukan selama dua hari, dengan kondisi AC Split sebelum dimodifikasi dan setelah dimodifikasi. Hasil yang didapatkan untuk performa dan kerja kompresi sebelum dimodifikasi, didapatkan COP rata-rata adalah 4,66, dan Wk rata-rata adalah 0,61. Dan hasil yang didapatkan untuk performa dan kerja kompresi setelah dimodifikasi, didapatkan COP rata-rata adalah 4,05, dan Wk rata-rata adalah 0,56. Hasil dari penelitian ini diharapkan menjadi tolak ukur dan diharapkan juga adanya penelitian lebih lanjut.
ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA MENGGUNAKAN REFRIGERAN R134A DAN REFRIGERAN R404A PADA MESIN BAR ICE CREAM MANUAL MAKER Sutrisno, Sutrisno; Azharudin, Azharudin; Irawan, Ferry
PETRA : Jurnal Teknologi Pendingin dan Tata Udara Vol 1 No 1 (2015): Jurnal PETRA
Publisher : Politeknik Sekayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (676.856 KB)

Abstract

Dari berkembangnya teknologi yang ada saat ini,banyak terciptanya mesin pendingindalam segala bidang dan bentuk. Dari sekian banyak mesin pendingin tersebut tentunya membutuhkan fluida pendingin yang sering disebut refrigranyang mana memiliki nilai guna dan keuntungan yang tinggi.penulis laporan ini bertujuan untuk membandingkan refrigeran dan mengetahui performa pada mesin bar ice cream dengan menggunakan refrigeran R134a dan R404a . Metode penelitian menggunakan metode eksperimental dan metode literatur. Tahap pertama adalah persiapan,, dilanjutkan pengambilan data. Tahap berikutnya adalah analisis data dan pembahasan, yang terakhir adalah kesimpulan. Proses Pengambilan data temperatur, tekanan, arus listrik, dan tegangan dalam waktu 60 menit dan dilakukan 4 kali data yang diambil menggunakan refrigeran R134a dan refrigeran R404a. Kesimpulan dari penulisan ini yaitu berdasarkan hasil pengukuran dan perhitungan dari refrigeran R134a COP yang di dapat yaitu: 2,93 pada menit ke 15 dan waktu yang seterusnya cendrung konstan dan pada R404a dengan waktu yang sama COP yang di dapat adalah2,03 pada menit ke 15, kemudian performanya mengalami kecendrungan konstan.
ANALISA VARIASI DEBIT AIR SEBAGAI REFRIGERAN SEKUNDER PADA BAGIAN INDOOR UNIT AIR CONDITIONER (AC) TERHADAP PERFORMA SISTEM REFRIGERASI Hidayati, Baiti; Irawan, Ferry; Apriyansyah, Apriyansyah
PETRA : Jurnal Teknologi Pendingin dan Tata Udara Vol 2 No 1 (2016): Jurnal PETRA
Publisher : Politeknik Sekayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1107.698 KB)

Abstract

Air Conditioner (AC) Split 1/2 PK menggunakan media air sebagai secondary refrigeran merupakan salah satu sistem baru pengkondisian dari AC split biasa yang direnofasi  pendistribusiannya. AC split 1/2 PK dimodifikasi menjadi AC yang memiliki dua jenis refrigeran, yaitu refrigeran primer (R-22) dan sekunder (air). Dari permasalahan ini, perlu diketahui hubungan antara performansi AC Split dan variasi debit air yang masuk ke evaporator. Sehingga dapat mengetahui pengaruh debit air keluaran dari  liquid coolerl menuju evaporator terhadap performansi AC split 1/2 PK menggunakan media air sebagai secondary refrigerant. Penelitian tentang refrigerasi dan tata udara telah banyak di lakukan untuk mendapatkan performansi terbaik, dengan meninjau dari  pengaruh komponen utama mesin itu sendiri atau dari luar komponen utama mesin pendingin. Seperti penambahan refrigerant sekunder sebagai fluida tambahan untuk membantu efektifitas dari sistem pendinginan untuk sekala besar dan jumlah debit air yang akan mengalir pada indoor unit AC. Oleh karena itu, Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan performa dan efisiensi yang baik dengan mengatur jumlah debit air yang yang mengalir. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah memvariasi debit air keluaran dari liquid cooler menuju indoor unit. Debit air yang divariasikan adalah debit air pada sudut valve dengan bukaan  300, 600, dan 900. Pada tiap bukaan keran diperoleh data berupa suhu kompresor, suhu kondensor, suhu ekspansi, suhu evaporator, tekanan tinggi dan tekanan rendah. Sehingga diperoleh nilai Coefficient of Performance (COP) dan efisiensi. Dari pengolahan data didapatkan COP sebesar 4,8 pada sudut bukaan 900, 4,9 pada sudut bukaan 600 dan 5 pada bukaan sudut 300. Dari hasil perhitungan dan analisis dapat diketahui bahwa terjadi peningkatan COP pada sistem refrigerasi apabila  debit air pada keluaran cooling coil semakin kecil.