Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Natural Science: Journal of Science and Technology

Purifikasi dan Karakterisasi Silika (SiO2) Berbasis Pasir Kuarsa dari Desa Pasir Putih Kecamatan Pamona Selatan Kabupaten Poso

Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 6, No 3 (2017): Volume 6 Number 3 (December 2017)
Publisher : UNIVERSITAS TADULAKO

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.949 KB)

Abstract

Purifikasi dan karakterisasi silika berbasis pasir kuarsa dari Desa Pasir Putih Kecamatan Pamona Selatan Kabupaten Poso telah dilakukan pada penelitian ini. Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan kemurnian silika (SiO2) menggunakan metode purifikasi dengan mencampur sampel dalam larutan HCl 2 M kemudian dititrasi dengan aquades hingga PH 7 (netral). Sampel dikarakterisasi dengan menggunakan XRF dan XRD. Kandungan senyawa silika (SiO2) berdasarkan hasil analisis XRF sebelum pemurnian yaitu 99,51% dan setelah pemurnian diperoleh 99,89%. Hasil analisis XRD diperoleh bidang difraksi yaitu 3,26  dan sudut difraksi 27,31o. Pencocokan hasil analisis XRD dengan Software Search Match diperoleh konstanta kisi yaitu a = b = 4,8915 dan c = 5,3885 , bidang difraksi 3,33 , sudut difraksi 27,29o, orientasi bidang [011] dan grup ruang P 32 21 (154). Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa sampel teridentifikasi berbentuk fasa kuarsa dengan struktur Kristal trigonal (heksagonal axes).

Potensi Daun Biduri (Calotropis gigantea) Sebagai Bahan Aktif Dye-Sensitized Solar Cell (DSSC)

Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 5, No 2 (2016): Volume 5 Number 2 (August 2016)
Publisher : UNIVERSITAS TADULAKO

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.942 KB)

Abstract

Penelitian tentang potensi daun biduri (Calotropis gigantea) sebagai bahan aktif Dye Sensitized Solar Cell (DSSC) telah dilakukan. Daun biduri diekstrak dengan menggunakan metode meserasi dengan pelarut aseton 80%. Absorbansi hasil ektrak (larutan) kemudian diukur dengan menggunakan spektrofotometri UV-Vis, dan kadar klorofilnya dihitung dengan metode Arnon. Adapun konduktivitasnya dihitung dengan metode two point probe. Dengan menggunakan Microsoft Excel diperoleh absorbansi maksimum berada pada konsentrasi 0,15 g/ml yaitu sebesar 3,352 a.u. Hasil perhitungan menunjukkan kadar klorofil daun biduri sebesar 1,4621 mg/g. Data hasil perhitungan konduktivitas yang diolah dengan Microsoft Excel menunjukkan kenaikan konduktivitas larutan klorofil sebesar 0,0555 (Ωm)-1 pada setiap penambahan konsentrasi 1 gr/ml. Berdasarkan data-data tersebut dapat disimpulkan bahwa daun biduri memiliki potensi untuk dijadikan bahan aktif Dye-Sensitized Solar Cell (DSSC)

Dye Sensitized Solar Cell Nanokristal TiO2 Menggunakan Ekstrak Antosianin Melastoma malabathricum L

Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 6, No 3 (2017): Volume 6 Number 3 (December 2017)
Publisher : UNIVERSITAS TADULAKO

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (640.582 KB)

Abstract

Dye Sensitized Solar Cell (DSSC) merupakan sel surya generasi baru yang berkembang karena kebutuhan akan sel surya yang murah dan ramah lingkungan. DSSC bekerja berdasarkan prinsip fotoelektrokimia dengan dye sebagai agen penyerap cahaya dan semikonduktor sebagai tempat separasi muatan. Penelitian ini bertujuan untuk membuat serta menganalisis pemanfaatan ektrak dye antosianin Melastoma malabathricum L sebagai sensitizer pada sel surya DSSC berbasis nanopartikel semikonduktor TiO2. Metode penelitian meliputi proses pembuatan nanopartikel TiO2, ekstraksi antosianin Melastoma malathricum L, perangkaian sel surya dan pengujian karakteristik I-V dari sel surya DSSC yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan sel surya DSSC berbasis TiO2 berbahan dye antosianin Melastoma malabathricum L memiliki kemampuan untuk menghasilkan energi listrik. Nilai parameter karakteristik I-V yang dihasilkan ialah yakni Voc sebesar 125 mV, kuat arus Isc sebesar 1,3 µA, daya maksimal 0,049 mW/cm2, fill factor sebesar 31% dan tingkat efisiensi sebesar 0,4%.

Pemurnian dan Karakterisasi Silika Menggunakan Metode Purifikasi (Leaching) dengan Variasi Waktu Milling pada Pasir Kuarsa Desa Pasir Putih Kecamatan Pamona Selatan Kabupaten Poso

Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 6, No 2 (2017): Volume 6 Number 2 (August 2017)
Publisher : UNIVERSITAS TADULAKO

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.925 KB)

Abstract

Penelitian tentang pemurnian dan karakterisasi silika pada pasir kuarsa Desa Pasir Putih Kecamatan Pamona Selatan Kabupaten Poso telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh kadar kemurnian silika (SiO2) yang tinggi menggunakan metode purifikasi (leaching) dengan variasi waktu milling selama 2-5 jam. Sebelum pemurnian, pasir kuarsa dihaluskan dengan menggunakan ball milling. Selanjutnya direndam dalam larutan HCl 2 M selama 12 jam lalu dibersihkan dengan aquades hingga pH netral. Sesudah itu, setiap sampel dikarakterisasi menggunakan alat XRF dan XRD. Dari hasil karakterisasi XRF diperoleh kadar kemurnian silika tertinggi terdapat pada sampel dengan waktu milling 5 jam (99,90%). Kemudian hasil karakterisasi XRD pada sampel tersebut memiliki struktur kristal dengan sistem kristal hexagonal,  yang meliputi jarak bidang difraksi, konstanta kisi, dan derajat kristalin ketika dicocokkan dengan software Search Match dan data JCPDS ialah berturut- turut 3,35 Ǻ, a = b = d = 4,90 Ǻ, c = 5,44 Ǻ, dan 80,11%.

Analisis Sifat-Sifat Fisik Keramik Dengan Bahan Dasar Tulang Sapi Dan Lempung Asal Desa Sidera Kecamatan Sigi Biromaru

Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 7, No 2 (2018): Volume 7 Number 2 (August 2018)
Publisher : UNIVERSITAS TADULAKO

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.375 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh variasi pencampuran abu tulang sapi pada lempung terhadap sifat-sifat fisik keramik. Variasi komposisi abu tulang sapi terhadap lempung adalah: 0%, 5%, 10%, dan 15% dengan suhu pembakaran 700°C selama 2 jam. Parameter pengujian yang dilakukan meliputi: kuat tekan, susut kering, susut bakar, dan daya serap air. Dari hasil pengujian menunjukkan bahwa keramik dengan variasi komposisi terbaik adalah 5% abu tulang sapi dari volume lempung. Pada komposisi tersebut, sampel yang dihasilkan memiliki karakteristik kuat tekan 14,04 MPa, susut kering 10,3%, susut bakar 0,5%, dan daya serap air 12,3%. Nilai-nilai yang telah diperoleh memenuhi batas yang dipersyaratkan untuk pembuatan keramik yang baik.

Hubungan Tingkat Kalsifikasi Dengan Densitas Optik Pada Film Foto Thorax Pasien Atherosclerosis

Natural Science: Journal of Science and Technology Vol 8, No 1 (2019): Volume 8 Number 1 (April 2019)
Publisher : UNIVERSITAS TADULAKO

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tentang hubungan antara tingkat kalsifikasi terhadap densitas radiograf film pada pemeriksaan foto thorax pasien atherosclerosis telah dilakukan dengan menggunakan film radiograf hasil foto thorax pasien atherosclerosis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat kalsifikasi terhadap densitas radiograf film. Pengukuran tingkat kalsifikasi dilakukan dengan menggunakan viewer box dan pengukuran nilai kalsifikasi dilakukan dengan menggunakan software DiCom sedangkan untuk pengukuran densitas radiograf film foto thorax dilakukan dengan menggunakan alat densitometer. Hubungan antara tingkat kalsifikasi terhadap densitas film dapat dilihat dengan menggunakan uji statistik chi square dan korelasi spearman. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai hasil uji statistik chi square yaitu X2 hitung < X2 tabel (4,956 < 14,067), dan untuk hasil uji statistik korelasi spearnan diperoleh nilai r sebesar -0,937. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dan korelasi negatif yang sangat kuat antara tingkat kalsifikasi terhadap densitas radiograf film foto thorax pasien atherosclerosis di RSUD I Lagaligo Wotu. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai adanya hubungan antara tingkat kalsifikasi pasien atherosclerosis terhadap densitas radiograf film yang dihasilkan dari penyinaran foto thorax pasien.